Sekilas umum tentang Yudas yang nakal dan licik
Yudas bin Simon Iskariot (Yohanes 6:7), dia adalah salah seorang dari dua belas rasul yang dipilih oleh Yesus Kristus, dan dia bertugas sebagai bendahara (Yohanes 12:6, 13:29).Di kalangan orang Kristen, nama Yudas Iskariot sudah tidak asing lagi. Dia dianggap sebagai pengkhianat karena telah menyerahkan Yesus Kristus kepada imam-imam kepala dengan harga 30 keping perak (Matius 26:14-15).
Alkitab juga mencatat bahwa Yudas mati dengan kondisi perut terbelah dan semua isi perutnya keluar (Kisah Para Rasul 1:18).Posisinya digantikan oleh Matias setelah kesebelas murid membuang undi untuk menentukan siapa orang ke-12 yang akan menggantikannya (Kisah Para Rasul 1:26). Yudas Iskariot inilah yang dianggap oleh beberapa kalangan "dikorbankan" dengan disalib menggantikan Yesus Kristus untuk mengelabuhi banyak orang.
~Judas as the chosen one (not special one)
Yudas adalah murid Yesus yang disebut sabagai Iblis, bukan Tuhan tidak tahu mengenai sifat Yudas, tetapi Yudas adalah the chosen one.Entah rumus apa yang dipakai dalam menentukan sang the chosen one.. hanya Tuhan yang tahu. *Jawab Yesus kepada mereka: "Bukankah Aku sendiri yang telah memilih kamu yang dua belas ini? Namun seorang di antaramu adalah Iblis." (Yoh 6:70)
~Judas the Corruptor
Yudas adalah salah satu dari 12 murid Yesus, posisinya adalah sebagai pemegang kas atau bendahara.Yudas memiliki sifat pencuri, Yudas adalah seorang hamba mamon. Pada saat Maria Magdalena hendak mengurapi Yesus dengan minyak, Yudas adalah orang yang paling perhitungan dengan apa yang dilakukan oleh Maria Magdalena, dengan licik Yudas berkata lebih baik uangnya digunakan untuk orang miskin. Rayuan uang ternyata sangat kuat. Cinta akan uang membutakan mata Yudas, sekalipun ia berada bersama Tuhan sendiri, tetap saja uang telah membuatnya gelap mata.
*Yudas berkata begitu bukan karena ia memperhatikan orang miskin, tetapi karena ia pencuri. Ia sering mengambil uang dari kas bersama yang disimpan padanya. (Yohanes 12:6)
Yudas menyesal karena telah menumpahkan darah orang yang tidak bersalah (Yesus), apa yang ia lakukan atas penyesalannya kemudian adalah melempar uang penghkianatannya kedalam Rumah Tuhan. bisa dikatakan selama perjalanan Yesus dan para rasul, sudah banyak uang yang di korupsi Yudas. Yesus sudah pasti tahu karakter Yudas, tetapi mengapa Yudas justru menjabat sebagai bendahara? ibarat meletakan serigala dalam kandang domba..mungkin hal ini juga hanya Tuhan yang tahu.
~Judas and the Last Supper
Selain itu ada perbedaan lain yang cukup jelas tentang Yudas dibandingkan dengan rasul yang lain. Jika melihat peritiwa yang terjadi sebelum Yudas dikuasai oleh iblis, maka bisa terlihat kalau ia memakan roti perjamuan terakhir dengan cara yang berbeda, yakni ia memakan roti yang DICELUPKAN kedalam anggur. Sampai hari ini ada gereja-gereja yang melakukan cara Yudas memakan roti perjamuan terakhir,bahkan gereja tersebut merupakan sebuah aliran gereja besar di dunia.
* Jawab Yesus: "Dialah itu, yang kepadanya Aku akan memberikan roti, sesudah Aku mencelupkannya." Sesudah berkata demikian Ia mengambil roti, mencelupkannya dan memberikannya kepada Yudas, anak Simon Iskariot. (Yoh 13:26)
Mengapa Yudas tidak bertanya; mengapa Yesus memberikan roti tersebut kepadanya ?. Pada sisi yang lain; ke-11 Rasul tidak ada yang fokus dan menyimak pada apa yang dikatakan Yesus, sehingga tidak ada yang peduli mengapa Yudas yang diberikan roti tersebut. Padahal semua murid pada awalnya sangat concern pada masalah ini.
Mungkin inilah yang dipikirkan Yudas bin Simon Iskariot; seiring pengembaraannya dengan Sang Guru tentu Yudas melihat begitu banyak Mujizat yg Tuhan Yesus lakukan, lalu berpikirlah Yudas bahwa “mungkin” Sang Guru butuh sedikit cambukan agar “bertindak”.Maka dia menyerahkan Tuhan Yesus hanya demi 30 keping perak karena pikir Yudas, orang yg sanggup membangkitkan si mati, mencelikkan si buta, membuat berjalan si lumpuh, menyembuhkan pendarahan puluhan tahun pastilah SANGGUP pula membebaskan diriNya dari tentara-tentara Romawi.
~Judas and his Suicide
Yudas tidak menerima anugerah Roh Pertobatan seperti Petrus, sehingga alih-alih ia bertobat atas apa yang dilakukannya, malah ia bunuh diri. Yudas terintimidasi oleh iblis sehingga ia berada dalam posisi sudah jatuh tertimpa tangga. Apa yang Yudas lakukan adalah apa yang Yudas pikirkan berdasar pertimbangannya sendiri, bukan apa yang diajarkan Yesus selama Yudas mengikutNya.
So.. what Judas learn after all ?, yang pasti motivasi awalnya mengikut Yesus sudah salah.
-####-
*Karena akar segala kejahatan ialah cinta uang. Sebab oleh memburu uanglah beberapa orang telah menyimpang dari iman dan menyiksa dirinya dengan berbagai-bagai duka. ( I Timotius: 6:10 )
*Tak seorangpun dapat mengabdi kepada dua tuan. Karena jika demikian, ia akan membenci yang seorang dan mengasihi yang lain, atau ia akan setia kepada yang seorang dan tidak mengindahkan yang lain. Kamu tidak dapat mengabdi kepada Allah dan kepada Mamon." (Matius: 6:24)
Shallom4Ever