GAMBAR dan Rupa Allah

hai hai's picture

Alkitab mengajarkan, bahwa manusia adalah gambar dan rupa Allah sedangkan Iblis adalah malaikat yang dihukum Allah karena memberontak. Kenapa manusia, gambar dan rupa Allah lebih mempercayai Iblis dibandingkan dengan Allah? Apakah kejatuhan manusia ke dalam dosa adalah pertanda, bahwa Iblis lebih hebat atau minimal sama hebatnya dibandingkan Allah, atau ketidak sempurnaan manusia sebagai ciptaan Allah? Siapa yang harus disalahkan atas kejatuhan manusia tersebut, manusia atau Iblis?

Berfirmanlah Allah: "Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi." Kejadian 1:26

Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka. Kejadian 1:27

Alkitab mencatat, bahwa manusia adalah gambar dan rupa Allah, dalam Alkitab Terjemahan Lama dikatakan, bahwa manusia adalah peta dan teladan Allah. Apa makna peta dan teladan Allah, gambar dan rupa Allah? Mustahil itu berarti, bahwa wujud atau tampang Allah seperti manusia! Karena kita semua tahu, Allah tidak memiliki wujud.

Selama ini, kebanyakan Theolog dan pengkotbah hanya mengajarkan, bahwa gambar dan rupa Allah itu dalam tiga hal, yaitu manusia memiliki roh, akal budi dan hati nurani. Malaikat memiliki akal budi, malaikat adalah roh. Iblis dan roh-roh jahatnya memiliki akal budi, juga memiliki roh. Bukankah malaikat, Iblis dan roh-roh jahatnya juga memenuhi syarat untuk disebut sebagai GAMBAR dan RUPA Allah, PETA dan TELADAN Allah? Tubuh ini bersifat fana, tidak kekal, akan aus dan mati, jelas bukan tubuh wadag ini yang menjadikan manusia gambar dan rupa Allah, sedangkan malaikat, iblis dan roh jahat bukan.

Nah, silahkan memikirkannya dan mencari tahu apa yang dimaksudkan dengan GAMBAR dan RUPA Allah, PETA dan TELADAN Allah? Apa yang membuat manusia istimewa dibandingkan bumi, tumbuhan, binatang, malaikat, roh roh jahat dan Iblis? Kenapa manusia, gambar dan rupa Allah justru lebih percaya pada Iblis daripada Allah?

Seperti yang sudah-sudah, hai hai akan menyatakan pendapatnya setelah 200 klik pada tulisan ini, tulisan itu nanti akan diberi judul, "Sistem Kasta Alam Semesta".

Pernahkah anda mempertanyakan hal ini? Pernahkah anda mencari tahu akan hal ini? Pernahkah anda merasa tidak puas dengan kotbah-kotbah tentang hal ini selama ini? AYO semangat-semangat, berjuang-berjuang! Firman Tuhan katakan, anda harus mengasihi Allah dengan segenap akal budimu!

Anda ingin tahu misteri Kejatuhan manusia di taman Eden? Silahkan Klik di sini!

Aries Yunarta's picture

Yang serupa dan segambar

Saya yakin manusia itu serupa dan segambar dengan Allah (buktinya Tuhan Yesus menjelma sebagai manusia, bukan yang lain).

Menurut saya, keserupaan dan kesegambaran manusia dengan Allah bukan hanya dari segi Roh, akal budi dan hati nurani. Tapi yang paling mirip adalah sifat. Kalau kita membaca Alkitab dari Kejadian sampai Wahyu, kita akan temukan semua sifat Allah pasti ada pada diri manusia. Namun karena Iblis dan keinginan manusia sendiri, membuat sifat Allah itu mulai pudar dari pribadi manusia sekarang ini, bahkan dilencengkan menjadi sifat yang buruk.

GBU ALLLaughing

Puput Manis's picture

Karena Dosa

Ya, karena semua manusia telah berbuat DOSA, jadi manusia telah kehilangan kemuliaan Allah... (Roma 3:23)

 

Salam Hangat Dalam Kasih-Nya,

Kalo Yesus menjelma jadi

Kalo Yesus menjelma jadi malaikat, jin, ataupun makhluk yang tidak kelihatan wujudnya, ntar manusia jelas tidak bisa melihat wujudnya donk, cz makhluk ghaib kan bisa melihat kita manusia tapi kita tidak bisa melihat mereka,,

Berarti Allah wujudnya seperti manusia apa benar begitu??? Terus punya jenis kelamin donk Sealed

Kalo menurutku sich gambar Allahlebih menunjukkan pada semacam rancangan wujud manusia atw blueprint yg akan diciptakan-Nya,, tapi ini cuma pendapat aja lhoLaughing 

anakpatirsa's picture

Gara-gara hai-hai

Gara-gara hai-hai aku harus membuka sebuah buku berjudul, "Nelsons Expository Dictionary of the Old Testament". Dalam bagian penjelasan tentang "gambar dan rupa Allah" mereka menulis:

"gambar dan rupa Allah" diterjemahkan dari kata tselem yang artinya "patung" (lihat 2 Raj 11:18)

Kata ini menyatakan sebuah "image" atau "copy" dari sesuatu dalam konteks replika (1 Sam 6:5). Di Yehezkiel 23:14, kata tselem mewakili lukisan dinding orang-orang Kasdim.

Kata ini juga berarti "image" dalam konteks sifat manusiawi. Perhatikan Kejadian 5:3 dimana kata ini menyatakan sifat kemanusiaan dalam karakteristik internal dan eksternal yang bersifat lebih dari sekedar duplikat yang sama.

Jadi Allah membuat manusia dalam "image"-nya. Merefleksikan beberapa kesempurnaan-Nya; sempurna dalam pengetahuan, kebenaran dan kekudusan. Dan penguasaan atas maklum hidup (Kej 1:26).

YG PENTING YESUS TUHANKU ADA DIMANA-MANA

Gambar atau lukisan berikut ini adalah Maria dan Yesus menurut versi bangsa-bangsa di beberapa negara di dunia.


1) Apakah ini fotoatau lukisan? Jika foto, berarti ini manusia jaman
sekarang, dipilih yang cantik dan ganteng la lu dipotret, terus
dikatakan inilah Maria dan Yesus. Mungkin saja saat ini mereka masih
hidup.


2) Benarkah ini foto yang menggambarkan wajah Yesus? Sebenarnya dia
adalah salah seorang bintang film yang memerankan diri Yesus. Saat ini
dia pun masih hidup.


3) Lukisan ketiga ini menggambarkan Yesus dalam wajah yang lain lagi,
tidak sama seperti yang pertama dan kedua. Jika Yesus Tuhan, koq Tuhan
bisa mati?


4) Inilah Maria & Yesus dalam versi bangsa lain. Mungkin Maria dan
Yesus bagi suku bangsa ini adalah yang tercantik dan terganteng.


5) Maria dan Yesus menurut versi Guadalupe. Wajah Yesus persis seperti anak wanita?


6) Wajah Maria dan Yesus ini menurut versi bangsa apa ini??


7) Maria dan Yesus versi orang Timur Tengah. Bahasa Arab yang tertulis
diatas adalah: Ummi Allah = ibu Allah. Yasua Almasih = Yesus Almasih


8) The Good Seheperd adalah julukan kepada Yesus sebagai Pengembala yang baik


9) Yesus Kristus versi orang Bolivia dengan wajah yang sangat berbeda


10) Mungkin ini wajah Yesus versi orang Indian


11) Maria dan Yesus menurut suku Apache


12) Yesus berambut kribo mirip orang Ambon


13) Lion of Judah adalah salah satu julukan buat Yesus, sebagai singanya orang Yahudi.

hai hai's picture

Menyembah Dalam Roh Dan Kebenaran

Alkitab mengajarkan agar kita menyembah Allah dalam roh dan kebenaran, bila Allah menghendaki kita menyembahnya dalam WUJUD, pasti Alkitab mencatatnya. Namun Alkitab mencatat bahwa Allah menghendaki kita menyembahNya dalam ROH.

Hukum pertama dari Sepuluh Hukum Allah melarang manusia menyembah ilah lain, Hukum yang kedua melarang manusia menyembah Allah dalam WUJUD.

Saya tidak pernah menyukai WUJUD-WUJUD baik patung atau lukisan yang katanya YEsus Kristus, Allah maupun Roh Kudus! 

Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak

hai hai's picture

Ada Apa Dengan Setan & Malaikat?

Anak Partisa, karena anda punnya bukunya, maka sekalian dech saya merepotkan anda sekali lagi, Kenapa Malaikat, Iblis dan roh-roh jahatnya tidak dikatakan gambar dan rupa Allah?

Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak

epoh's picture

Mungkin....

Hai Hai,

Maaf epoh terlalu kecil buat nimbrung komentar.. By the way, emang ada yang pernah baca kisah penciptaan malaikat? Kalau ada, kali aja tulisannya sama, mereka juga diciptain serupa Allah. Semua ciptaanNya menggambarkan kemuliaanNya (yah, mirip kaya bulan yang memancarkan sinar matahari gitu deh..). Kalo iblis ga jatuh dalam dosa, dia pasti masih jadi malaikat kan? Malaikat ga berdusta, Tuhan ga berdusta, tapi iblis tukang tipu. Makanya dia ga mungkin dikatakan serupa dengan Allah, ANYMORE, ANYHOW..

well, that's all :-) be blessed,

epoh

Puput Manis's picture

Malaikat Adalah Mahluk Roh

Hai, Anakpatirsa koq 'lom jawab? Apa lagi nyari bukunya? Atau sedang dipelajari lagi? Judul bukunya apa?

Menurut yang saya pernah tahu; malaikat, iblis dan roh-roh jahat (mantan malaikat, yaitu 1/3 malaikat yang ikut Lusifer memberontak kepada Allah) itu mahluk roh saja, ga punya tubuh dan jiwa seperti manusia, jadi ga bisa dikatakan segambar dan serupa dengan Allah (Tritunggal). Ibaratnya klo meja, kursi, lemari dan benda-benda mati lainnya itu hanya fisik saja. Klo hewan itu hanya tubuh dan jiwa (makanya ga perlu di-Injili), kalau manusia itu terdiri dari tubuh, jiwa dan roh yang ga bisa mati, bisanya masuk surga ato neraka (jadi 'tritunggal' seperti Penciptanya).

 

Salam Hangat Dalam Kasih-Nya,

Raissa Eka Fedora's picture

terlalu kecil ya kak epoh?

Oh yeah? aku sendiri berumur 13 taon, tapi pengen banget nimbrung. Pernah denger nih, bener gak bener, percaya gak percaya, entahlah, tapi pernah denger bahwa sejumlah malaikat diberi hati manusia. salah satunya si malaikat pujian dan penyembahan Allah dulu, Lucifer. Kemudian, karena merasa ganteng, jago nyanyi, suara bagus dan 'elit' karena dapet hati manusia, jago main musik dari gamelan sampai biola atau yang paling susah sekalipun, dan ia ada di tempat paling bagus di seluruh tempat lain, surga, ia nyombong dan berambisi mempunyai 'warisan' kerajaan Surga, maksudnya, mendudukan diri sama seperti Allah atau Raja tertinggi, maka ketika ketauan sama Tuhan yang Mahatahu, dilemparkan-Nya si Iblis dari wilayah Surga, tempat terindah di semua tempat. Ketika keluar, mungkin ia sedikit kecewa. Namun berubah menjadi kesenangan yang dia bilang kesempatan. Maka dibangunnyalah suatu kerajaan baru yang bertentangan, neraka. Menurut Wahyu 12:9, Lucifer memiliki 'pembantu', yaitu rekan-rekan sponsornya. Berbekal pengalaman hidupnya di surga dulu, lalu gerak-gerik Tuhan, dan struktur kerajaan sorga, ia membangun kerajaan baru tersebut. Mungkin gak pas banget ya, iblis yang buat atau Tuhan, karena masih kutanyakan Tuhan buat neraka atau tidak. Bila ya, maka tempat hukuman itu dipakai untk sebuah kerajaan baru, Neraka. Lucifer pun dapat julukan, Iblis. Lalu Lucifer mungkin berpikir, Kerajaan tanpa rakyat gak berguna. Karena ia tidak bisa menciptakan apapun, maka ia mencuri kepunyaan Tuhan, manusia. Jadilah banyak rakyat sejak kejatuhan Adam dan Hawa. Begitulah.

epoh's picture

YEAH!!

Yeahh!!

GAMBATTE, Raissa

be blessed,

epoh

Gambar Makhluk

Dari Ibnu Abbas Radiyallahu ‘anhu : Saya mendengar Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasalam bersabda : “Siapa yang membuat satu gambar di dunia, dia akan diazab (disuruh) untuk meniupkan ruh pada gambar itu dan ia bukan peniupnya (tidak akan mampu meniup ruh untuk menghidupkan gambar tersebut) Ibnu Abbas r.a. adalah seorang tabii’. Satu hari beliau diajak makan oleh seorang pelukis. Kata beliau kepada pelukis itu “Jangan lukis gambar yang bernyawa“. Jawab pelukis itu “Ini rezeki saya“. kata Ibnu Abbas r.a. : “Apabila kamu harus membuat gambar (melukis), gambarlah pohon atau sesuatu yang tidak ada nyawanya.” (seperti gambar pemandangan -bukit, gunung, sungai) Hanya Allah yang boleh menjadikan makhluk bernyawa. Manusia tidak layak menirunya, malah Allah akan menghidupkan gambar (makhluk bernyawa) yang dilukis itu dan dimasukkan ke dalam neraka bersama pelukis gambar untuk memukul pelukisnya:- Diriwayatkan daripada Ibnu Umar r.a katanya: Sesungguhnya Rasulullah s.a.w pernah bersabda : “Orang-orang yang membuat atau melukis gambar-gambar akan disiksa pada Hari Kiamat. Maka akan difirmankan kepada mereka: Hidupkan apa yang telah kamu ciptakan.” Diriwayatkan daripada Abdullah bin Mas’ud r.a katanya : Rasulullah s.a.w bersabda : “Manusia yang paling berat siksanya pada Hari Kiamat, ialah para juru gambar.” Diriwayatkan daripada Ibnu Abbas r.a katanya : Aku pernah mendengar Rasulullah s.a.w bersabda : “Setiap tukang gambar akan di masukkan ke dalam Neraka. Allah akan menjadikan baginya dengan setiap gambar yang dibuatnya nafas yang menyiksanya di Neraka Jahannam.” Bagaimana pula gambar yang diambil dengan kamera? Ulama terdahulu telah membahaskan tentang hukum gambar yang diambil dengan menggunakan kamera. Ada yang membolehkan, dengan alasan kamera tidak memerlukan usaha dari tangan manusia. Manakala yang mengharamkannya mengatakan kamera juga memerlukan usaha tangan manusia untuk memasukkan filem, mencuci filem dan sebagainya. Gambar dari kamera tetap tercipta walaupun tidak dilukis dengan tangan. Akhirnya kalah pendapat yang membolehkan penggunaan kamera. Semua 4 mazhab mengharamkan melukis gambar makhluk bernyawa. Diharamkan kecuali bergambar untuk keperluan seperti membuat IC (mykad), passport dan sebagainya. Kalau nak bergambar juga, simpanlah dalam album, jangan digantung kerana malaikat tidak masuk ke dalam rumah yang digantung gambar. Hadis Sahih Bukhari bahawa Abu Thalhah berkata, “Aku telah mendengar Rasulullah bersabda, “Malaikat tidak akan masuk ke dalam rumah yang di dalamnya terdapat anjing dan gambar.” (Malaikat rahmat sahaja tidak masuk, malaikat “ketuk-ketuk” iaitu malaikat maut masuk juga) Ada juga yang kata gambar separuh boleh (iaitu gambar muka sahaja)? Betulkah begitu? Bahagian yang paling penting dalam badan ialah muka kerana manusia dikenali melalui rupa bentuk mukanya seperti mata, hidung dan mulutnya. Tanpa bahagian kepala dan muka, manusia tidak dikenali. Jadi adalah tidak logik jika dikatakan gambar muka dibolehkan. Makhluk bernyawa dibezakan melalui kepala dan mukanya. Nabi pernah memotong gambar bahagian kepala burung pada kain langsir yang dipasang Siti Aisyah, dan kain itu dijadikan sarung bantal. Diriwayatkan daripada Aisyah r.a katanya : Kami mempunyai kain langsir yang bergambar burung. Orang yang hendak masuk, tentu akan melihat kain langsir yang bergambar tersebut. Lalu Rasulullah s.a.w bersabda kepadaku: “Gantilah kain langsir ini, kerana setiap kali aku masuk dan melihatnya aku menjadi ingat kepada dunia. UMUM BALWA (perkara terlarang yang sukar dielakkan) Isu gambar ini juga merupakan satu perkara yang termasuk dalam kategori “umum balwa”, majoriti orang ramai telah terlibat dengan perkara terlarang tersebut. Hukumnya di”pendamkan” tetapi tidak dihapuskan, iaitu tidak bercakap tentang hukumnya secara terang-terangan kecuali jika ditanya dari hati ke hati atau melalui pengajian dalam majlis ilmu.

hai hai's picture

Gambar dan Patung Allah

Jimmy, terima kasih atas informasinya. Walaupun selama ini sering mendengar teman-teman muslim saling menyalahkan tentang gambar, namun baru kali ini saya membacanya secara tuntas.

Di dalam agama Kristen, gambar binatang dan manusia tidak dilarang. Namun mengenai gambar dan patung Allah, firman Allah menyatakan:

Jangan membuat bagimu patung yang menyerupai apa pun yang ada di langit di atas, atau yang ada di bumi di bawah, atau yang ada di dalam air di bawah bumi. Jangan sujud menyembah kepadanya atau beribadah kepadanya, sebab Aku, TUHAN, Allahmu, adalah Allah yang cemburu, yang membalaskan kesalahan bapa kepada anak-anaknya, kepada keturunan yang ketiga dan keempat dari orang-orang yang membenci Aku, tetapi Aku menunjukkan kasih setia kepada beribu-ribu orang, yaitu mereka yang mengasihi Aku dan yang berpegang pada perintah-perintah-Ku. Keluaran 20:4-6

Saat ini banyak sekali gambar dan patung dari Allah beredar di kalangan umat Kristen, baik gambar Allah Bapa, Yesus Kristus maupun Roh Kudus, KetigaNya Yang Esa. Mengenai gambar dan patung Allah, nampaknya adalah tiga kelompok pendapat di kalangan umat Kristiani.

Kelompok pertama tidak pernah memikirkan masalah itu sama sekali. Kelompok kedua adalah mereka yang menentang dan menyebut keberadaan gambar dan patung Allah itu adalah perbuatan laknat yang melanggar firman Allah yang tercatat dalam Kitab Keluaran tersebut di atas. Kelompok ketiga menyatakan bahwa semua patung dan gambar Allah tersebut hanya barang-barang seni untuk mengungkapkan cinta kasih kepada Allah dan untuk menggambarkan kebesaran Allah. Selama umat Kristen tidak tunduk menyembah patung dan gambar-gambar tersebut, maka mereka tidak berdosa.

Saya adalah salah satu orang Kristen yang menentang keberadaan gambar dan patung Allah. Menurut saya itu adala perbuatan laknat, melanggar perintah Allah seperti yang tercatat di dalam Keluaran 20:4-6 yang saya kutip di atas.

Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak

Mox's picture

Memilih peraturan sendiri

Saya heran, kenapa peraturan mengenai membuat patung dan persembahan persepuluhan masih diberlakukan, sedangkan yang lainnya tidak?

Apakah karena peraturan yang lainnya terasa membebani kehidupan manusia, sehingga banyak orang yang berusaha mencari-cari alasan agar bisa meniadakan peraturan yang sulit untuk dilaksanakan?

Saya mengambil kesimpulan, bahwa peraturan-peraturan yang mudah untuk dilaksanakan, maka peraturan tersebut masih diberlakukan. Sedangkan peraturan-peraturan yang sulit, maka orang-orang mencari-cari berbagai macam cara untuk meniadakan peraturan tersebut.

Apakah benar seperti itu bung Hai-hai? 

kasih

saya senang atas rubik2 diatas terkebih berbicara mengenai kebenaran, karena pd hakekatnya manusia diciptakan mempunyai kemiripan dengan penciota, hanya semenjak zaman adam manusia dberikan hak untuk memilih, nau taat akan perintah Allah atau tidak dan karena kesombongan akhirnya manusia mempunyai karakter yang bukan dari Allah. Tetapi Allah tidak tinggal diam Ia memiliki kasih melalui Yesus Kristus manusia disadarkan kembali kepada ciotaan yang sempurna........

Kok sepertinya hanya cari poin ya

Yang seperti ini..ehm kayak anak kecil yang cari-cari poin.
di surga yang terbesar anak-anak tapi kalacu cari poin seperti anak-anak
bagus kalau kita buat lomba poin terbanyak dan pemenangnya pasti anda !

Rupa Allah

Maksud Allah menciptakan sesuatu yang ada dibumi maupun dilangit adalah agar manusia dapat berpikir bahwa rupa Tuhan itu, tidak seperti apa yang sudah ia pernah ciptakan, misalnya: Allah menciptakan matahari berarti Allah itu bukanlah berupa bola api yang sangat besar, karena apabila Tuhan Menciptakan seperti rupa-Nya berarti Tuhan itu bukan Maha Segala-galaNya,oleh sebab itu Tuhan tidak mungkin mirip dengan rupa manusia

islam vs kristian

>>> azman 25/09/2005 03:57:53 >>>
Temuramah ekslusif bersama Ustaz Tajuddin OthmanAbdullah, bekas Paderi
Besar Gereja-Gereja Seluruh Sabah.

Oleh Jamilah Aini Mohd. Rafiei.

BEKAS Paderi Besar Sabah, TAJUDDIN OTHMAN ABDULLAH, mengupas
perbandingan yang cukup ilmiah di antara agama Islam dan Kristian
berdasarkan pengkajiannya yang cukup mendalam lagi terperinci selama
menjadi Paderi Besar Kristian selama 12 tahun.

Iktibar Buat Mereka Yang Murtad AGAMA Kristian menurut kitab Injil yang
asal jika dikaji sedalam-dalamnya maka jawapan akhir yang akan ditemui
adalah ISLAM. Hakikat ini telah dibuktikan oleh ramai orang Kristian
yang akhirnya mendapat hidayah Allah dan kemudiannya memeluk agama
Islam.

Tetapi apa yag paling menakjubkan kali ini, kita berpeluang berkongsi
pengalaman hidup yang tiada tolok bandingannya bersama USTAZ TAJUDDIN
OTHMAN ABDULLAH, seorang bekas paderi besar di seluruh Sabah, yang
belajar sebahagian besar dalam hidupnya untuk menjadi paderi. Beliau
yang selama ini berada di tahap paling tinggi dan mulia sekali di Sabah
Kerana berkedudukan untuk mengampunkan segala dosa yang dilakukan oleh
orang-orang Kristian Sabah contohnya orang yang paling berpengaruh
ketika itu Pairin Kitingan. Pengalamannya sebagai Bekas Paderi di
sekitar 80-an membuatkan beliau banyak mengetahui selok belok agama
termasuk agama Islam. Setelah puas mengkaji, akhirnya Allah memberikan
hidayah kepadanya dengan memilih Islam sebagai jalan hidup. Beliau kini
bertugas di Majlis Agama Islam Melaka di bahagian Unit Kristianologi.
Bersama seterusnya dengan JAMILAH AINI MOHD. RAFIEI, turut hadir
SUZILAWATI ROZAINOR ABBAS dengan jurufoto WAN ZAHARI WAN MOHD. SALLEH
yang berdialog dengan beliau
di Masjid Al-Azim (Negeri), Air Keroh, Melaka, baru-baru ini.

SEMASA Kristian saya dikenali sebagai Paderi Thomas Laiden. Saya
berasal dari Sabah dan berketurunan Solok. Agama asal saya ialah Roman
Katholik. Saya mendapat pendidikan di Seminary Kepaderian Vantiken Itali
iaitu institusi kepaderian terulung di Itali dan dibiayai oleh Persatuan
Kristian Sabah. Saya tamatpengajian pada tahun 1985 seterusnya bertugas
sebagai paderi di Vantiken. Seterusnya saya memohon untuk kembali ke
negara asal saya iaitu Sabah.

Pada tahun 1988 saya ditukarkan ke Sabah dan berkhidmat sebagai paderi.
Saya bertugas di Gereja St. Mary, Persatuan Gereja Roman Katholik Sabah
seluruh Sabah yang berpusat di Kota Kinabalu. Keluarga saya terlalu kuat
berpegang pada agama. Itulah sebabnya bapa menghantar saya ke Vantiken,
dengan harapan agar saya menjadi seorang paderi yang dikira jawatan yang
terlalu mulia. Saya mempunyai ramai adik beradik tetapi kesemuanya
perempuan, saya adalah anak lelaki tunggal dalam keluarga.

Semasa menjadi paderi, saya banyak membuat kajian mengenai agama
Kristian, Buddha, Hindu dan Islam. Ketika itu saya tidak tahu langsung
tentang keindahan dan kecantikan Islam dan tidak pernah terlintas di
fikiran untuk ke situ. Tambahan pula saya dibesarkan di dalam keluarga
yang kuat mengamalkan agama Kristian. Saya aktif bergiat dalam dakyah
Kristianisasi yang cenderung kepada banyak buku-buku Islam. Setelah
banyak membuat kajian, saya terfikir apabila saya dilantik menjadi
paderi, saya mendapat kesimpulan yang saya sudah mula meragui agama yang
saya anuti. Konflik Diri Yang Tidak Terbendung

Ianya ketara di sekitar 1988, apabila sebagai seorang paderi diberi
tanggungjawab yang besar iaitu untuk mengampunkan dosa manusia. Timbul
di fikiran saya bagaimana saya sebagai manusia biasa bisa mengampunkan
dosa manusia lain sedangkan para Nabi dan Rasul yang diutuskan Allah,
mereka ini tidak sanggup mengampun dosa manusia dan tidak mampu
mengampunkan dosa manusia. Saya mula serius membuat kajian mengenai
Islam.

Apabila saya diberi tanggungjawab mengampun dosa orang-orang Kristian
seluruh Sabah, jadi masa itu saya rasakan seolah-olah agama ini sengaja
direka-reka oleh manusia. Seterusnya pada tahun 1989 saya kembali ke
Vantiken untuk membuat Kursus Kepaderian di sana selama tiga tahun. Di
sana saya telah berjumpa dengan ketua paderi tertinggi seluruh dunia
iaitu Pope John Paul. Saya telah berdialog dengannya dan bertanya akan
perkara yang memusykilkan saya sepanjang saya menjadi paderi. Saya
berkata kepadanya, "Paul, saya sekarang rasa ragu dengan agama yang kita
ini". Dia terkejut dan bertanya, "Apa yang kamu ragukan?"

Saya berkata, "Cuba John Paul fikirkan sendiri, kita ini seorang
manusia biasa. Di negeri saya Sabah, di negeri saya sendiri setiap malam
Ahad saya mengampunkan dosa orang Kristian yang beratus-ratus orang yang
datang mengaku dosa.

Mereka harap saya yang mengampunkan dosa mereka sedangkan para Nabi pun
tidak pernah melakukannya."

Beliau berkata, "Wahai Paderi Thomas, kamu ini dilantik menjadi
seorang paderi, maka kamu ini seorang yang suci dan tidak mempunyai
sebarang dosa," Saya katakan yang saya merasakan diri saya mempunyai
dosa. Beliau seterusnya menyambung, "Memang kita manusia ini mempunyai
dosa. Nabi Adam sendiri mempunyai dosa. Apabila seseorang yang telah
dilantik menjadi paderi bermakna kamu ini telah dilantik oleh Jesus
Christ. Jesus Christ tidak ada dosa maka kita sebagai paderi ini tidak
mempunyai dosa."

Di situlah saya mula tidak percaya pada agama kristian yang mengatakan
ulamak-ulamak Kristian tidak mempunyai dosa.

Saya katakan pada Paul yang ulamak Kristian itu pembohong. Dia terkejut
lalu berkata,"Thomas, kamu telah dihantar hingga ke peringkat tertinggi
untuk menjadi paderi, kenapa kamu berkata demikian. Cuba kamu jelaskan
kenapa kamu kata agama Kristian pembohong".

Saya menyoalnya, "Jesus Christ itu Tuhan atau Nabi?" Beliau menjawab,
"Dia Tuhan." Saya bertanya kembali, "Pernahkah orang nampak Tuhan?
Bagaimana wujudnya Tuhan? Siapa Tuhan kita sebenarnya, Jesus Christ
(Nabi Isa) atau Allah bapa? (Allah)."

Beliau mengatakan Jesus itu Tuhan.

Saya menyoal kembali, "Apa matlamat utama Jesus Christ diutus ke
dunia?"

Beliau menjawab, "Untuk menebus dosa bangsa manusia, semua bangsa dan
agama."

Jadi saya katakan padanya kenapa perlu ada paderi tukang ampun dosa
jika Jesus Christ sudah menebus dosa semua manusia. Di situ dia mula
pening dan terpinga sambil berkata, "Paderi Thomas awak ini telah
dimasuki iblis sehingga berani mempertikaikan Kristian."

Saya katakan padanya, "Kita seorang paderi yang suci, bagaimana iblis
boleh masuk?"

Saya juga katakan padanya saya mempunyai ibu bapa dan adik-beradik
apabila ibu bapa saya membuat dosa mereka mengaku di hadapan anak,
kerana kedudukan saya ketika itu sebagai seorang paderi. Jadi saya
terfikir bagaimana saya seorang anak boleh mengampunkan dosa ibu bapa.
Sepatutnya seorang anak yang meminta ampun dari ibunya.

Selepas perdebatan itu Pope John Paul meninggalkan saya, sebagai
seorang paderi beliau tidak boleh marah kerana marah merupakan satu
dosa. Di dalam Kristian mempunyai tujuh rukun iaitu:-

i. Ekaristi Pembaptisan - seseorang yang ingin memeluk Kristian
mereka mesti dibaptiskan air suci.

ii. Ekaristi Pengakuan - mengaku dosa di hadapan paderi

iii. Ekaristi Maha Kudus - memakan tubuh Tuhan (Khusti kudus)

iv. Ekaristi Minyak Suci - air suci

v. Ekaristi Krisma - penerima ekaristi Maha Kudus layak menerima
krisma

vi. Ekaristi Imaman - menjadi paderi

vii. Ekaristi Perkahwinan - hanya untuk penganut awam (Paderi tidak
menerima ekaristi ini)

Dalam Kristian air suci atau lebih dikenali sebagai Holy Water, adalah
paling bernilai sekali. Untuk menjadi seorang Kristian, seseorang perlu
menjalani Ekaristi Pembaptisan iaitu meminum air ini. Ia diperolehi dari
proses uzlah yang dijalani sebelum menjadi paderi. Jika tidak mempunyai
akidah yang benar-benar kuat, akidah boleh rosak disebabkan air ini.
Contohnya ialah seperti apa yang berlaku ke atas seorang doktor
perempuan Melayu di Selangor. Setelah minum, beliau langsung tidak boleh
mengucap, hatinya telah tertutup. Menurutnya beliau sudah tidak yakin
lagi dengan agama lain kecuali Kristian sahaja Kerana melalui Kristian
beliau boleh melihat Tuhan Jesus yang turun setiap malam.

Itulah permainan iblis. Sesiapa yang meminum air tersebut dapat melihat
apa sahaja. Sebaik sahaja doktor tersebut meminumnya, akhirnya beliau
memeluk Kristian. Saya pergi menemuinya, dia katakan kepada saya Islam
tidak benar, hanya Kristian agama yang benar kerana umatnya boleh
melihat Tuhan.

Apabila saya tunjukkan air itu kepadanya sambil bertanya pernahkah
beliau meminumnya. Beliau menjawab memang pernah meminumnya semasa
beliau belajar di Indonesia;

Apabila pergi ke gereja beliau akan diberi minum air tersebut. Beliau
menyatakan kepada saya beliau akan hidup dan mati dalam Kristian. Saya
membacakan kepadanya surah Al-Kahfi di samping memintanya mengamalkan
surah tersebut setiap masa. Alhamdulillah lama-kelamaan keadaannya
semakin pulih. Inilah permainan sihir sebenarnya. Tidak siapa dapat
melawan ilmu Allah, hanya ilmu Allah sahaja yang berkesan menghapuskan
permainan sihir.

Tidak lama kemudian beliau kembali mengucap dan terus menangis. Saya
katakan kepadanya saya sudah terlalu berpengalaman dengan taktik
Kristian. Itulah, cara memikat orang untuk ke agama Kristian cukup
mudah, tidak mengapa jika tidak percaya kepada agama Kristian, tetapi
apabila minum air itu segala-galanya akan berubah. Setelah saya
mempelajari Islam barulah saya tahu rupanya iblis ini boleh menyerupai
bermacam rupa. Kekuatannya hanya pegangan akidah.. Tetapi Holy Water ini
sekarang tidak boleh lagi diedarkan di Malaysia kerana orang yang
membuatnya di biara Vantiken telah memeluk Islam dan membongkar rahsia
ini. Ramai orang sudah tahu mengenai air ini dan mula berhati-hati
dengan setiap apa yang meragukan.

Rukun yang kedua pula iaitu Ekaristi Maha Kudus bermaksud memakan tubuh
Tuhan. Saya pernah berhujah dengan John Paul mengenainya. Saya katakan
padanya sedangkan Firaun yang zalim itupun tidak pernah memakan tubuh
tuhan kenapa pula kita sebagai ulamak Kristian boleh makan tubuh tuhan?.

Saya jelaskan kepadanya, apabila semua paderi memakan Khusti Kudus
(sejenis makanan yang diimport khas dari Itali) bermakna itu satu
penghinaan kerana tubuh tuhan boleh dimakan.

Kata beliau, itu memang sudah menjadi rukun Kristian dan tidak boleh
dipertikaikan lagi. Apa yang paling merbahaya ialah Holy Water. Khusti
Kudus tidak mempunyai rahsia apa-apa, ia seolah-olah seperti roti yang
dicampur dengan bahan lain. Berlainan dengan Holy Water yang kesannya
cukup kuat. Bayi-bayi yang baru dilahirkan pun dibaptiskan.

Terdapat sesetengah klinik yang membaptiskan bayi walaupun bayi
tersebut Islam.

Bagi kepercayaan Kristian setiap bayi yang baru lahir wajib dibaptiskan
kerana ia mempunyai dosa, ia menyimpan dosa pusaka yang ditinggalkan
datuk moyang mereka. Ia berlainan dengan Islam, Islam meletakkan bayi
yang baru lahir itu adalah dalam keadaan fitrah (bersih).

Di dalam semua kitab tidak ada mengenai agama Kristian. Kristian ini
baru sahaja berkembang oleh seorang Paul yang pertama di zaman Julius
kemudian beliau mengembangkannya. Asal agama Kristian ialah dari agama
Yahudi dan Nasara. Tetapi di Romawi ia dinamakan Kristianisasi. Jika
kita meneliti di dalam kitab Nabi Isa (Injil) tidak ada disebut
Kristian. Sebenarnya semua mubaligh Kristian tahu mengenai kedudukan
agama Islam.

Pernah terjadi dalam tahun '78, semasa itu saya terjumpa kitab yang
menyatakan kebenaran Nabi Muhammad. Tetapi semasa itu saya tidak begitu
memperdulikannya. Di dalam kitab tersebut ada menyebut mengenai Ahmad
iaitu Nabi Muhammad s.a.w.

Ketika itu saya masih belajar di Vantiken, oleh kerana saya kurang
sihat saya tidak dapat mengikut kelas pengajian. Saya diberi tugas oleh
seorang paderi untuk menjaga sakristi (perpustakaan yang terdapat di
gereja) untuk menjaga kitab-kitab di situ. Paderi tersebut mengatakan
kepada saya, Thomas, kamu perlu menjaga kesemua kita-kitab di sakristi
ini tetapi kamu tidak boleh membuka almari."

Beliau menunjukkan kepada saya almari yang dimaksudkan. Saya hairan
kerana beliau melarang saya membuka almari tersebut sedangkan kuncinya
diserahkan kepada saya. Sifat manusia, apabila dilarang maka itulah yang
ingin dibuatnya.

Ketika itu semangat saya terlalu berkobar-kobar untuk mengetahui isi
kandungan turunkan kepada Nabi Isa a.s.Saya mengambil kitab itu dan
menyembunyikannya. Kitab tersebut ditulis di dalam bahasa Hebron. Ia
masih saya simpan hingga ke hari ini dan saya dalam proses untuk
menterjemahkannya ke dalam bahasa Melayu. Ia menjadi rujukan kepada
saya, dan sebagai bukti untuk berdebat dengan orang-orang Kristian. Saya
telah utarakan kepada Majlis Agama Islam Melaka, jika boleh saya ingin
menterjemahkannya dan sebarkan kepada orang ramai. Pihak Majlis tidak
berani melakukannya, menurut mereka ia akan mengancam nyawa saya kerana
dengan pendedahan kitab tersebut rahsia Kristian akan tersebar. Isi
kitab tersebut sama dengan al-Quran. Rupa-rupanya barulah saya
mengetahui semasa upacara mengangkat sumpah dalam proses beruzlah pada
hari yang ke 39, setiap paderi akan meletakkan tangan mereka ke atas
kitab yang dibalut dengan kain putih yang diletakkan di atas bantal.
Tidak siapa dibenarkan membukanya
dan isi kandungannya.

Berbalik kepada kisah saya mencuri kitab tersebut, selepas
kehilangannya paderi yang menyerahkan kunci kepada saya dahulu memanggil
saya dan bertanya apakah saya ada mengambilnya. Saya menafikan dengan
mengatakan tidak pernah mengambil kitab tersebut. Hati saya nekad untuk
tidak mengaku dan menyerahkannya kerana saya ingin mengkaji
kitabtersebut. Disebabkan seseorang bakal paderi tidak boleh berbohong,
beliau mempercayai pengakuan saya. Akhirnya pada keesokannya iaitu pada
hari mengangkat sumpah, disebabkan Injil tersebut telah hilang, mereka
meletakkan kitab suci al-Quran (yang dibalut dan sentiasa tersimpan di
almari) sebagai ganti kitab yang hilang. Al-Quran digunakan di dalam
upacara mengangkat sumpah? Semua paderi tidak tahu hal ini kecuali saya.
Pada masa itu saya terfikir, apa gunanya jika kita bersumpah di atas
kitab al-Quran tetapi masih tidak beriman dengannya? Bermakna semua
paderi telah bersumpah di atas al-Quran tetapi kufur selepas itu.

Menyingkap saat saya didatangkan hidayah ialah ketika saya sudah tamat
belajar dan bertugas di Gereja St. Mary, Sabah. Pada suatu malam Ahad
pada tahun 1991, saya bersembahyang dengan cara Kristian) di hadapan
tuhan-tuhan saya iaitu. Tuhan Bapa, Ibu Tuhan (Mary) dan Anak Tuhan
(Jesus Christ). Ketika itu saya terfikir di dalam hati, patung-patung
ini diukir oleh manusia, saya menyembahnya setiap hari di dalam bilik.'
Apabila saya selesai sembahyang saya meletakkannya di bawah tempat
tidur. Hati saya berkata, alangkah hinanya Tuhanku. Kenapa aku boleh
meletakkannya di bawah tempat tidur yang boleh aku baringkan dan letak
sesuka hatiku?

Turunnya hidayah

Malam itu, selesai sembahyang saya mengambil sehelai kertas dan saya
tulis diatasnya, "Tuhan, diantara agama Islam, Kristian, Hindu dan
Buddha aku telah mengetahui semua agama ini. Malam ini tolonglah
tunjukkan kepadaku manakah di antara tiga agama ini yang benar bagiku".
Setelah itu, tak tahulah saya katakan bagaimana mengantuknya mata saya
yang tak pernah-pernah saya alami rasa mengantuk yang lain macam, mata
saya langsung tidak boleh terangkat. Akhirnya saya tertidur. Pada malam
itu, pada saya mungkin bagi para Nabi boleh dianggap mimpi tetapi
menurut saya mungkin Tuhan ingin memberikan hidayah kepada saya. Di
dalam tidur, saya merasakan seolah-olah saya menaiki lif dari satu
tingkat ke tingkat lain sehingga tingkat tujuh, ketika itu mata saya
tidak boleh dibuka kerana di hadapan saya ada satu cahaya yang terang
benderang menyuluh. Saya bertanya kepada seorang yang berdiri di hadapan
saya, orangnya MasyaAllah terlalu tinggi. Jarak di antara kaki dan
kepala umpama langit dan bumi.
Saya bertanya kepadanya, "Negeri apakah ini?"

Beliau berkata kepada saya, "Awak tidak layak masuk ke negeri ini, ini
negeri umat Nabi Muhammad s.a.w."

Saya meminta keizinannya sekali lagi untuk masuk tetapi beliau tetap
tidak membenarkan. Dari luar saya dapat lihat di dalamnya ada satu jalan
umpamanya titi yang halusnya seperti sehelai rambut. Saya tak berani
katakan ia Titian Sirat atau apa-apa kerana tidak mengetahui apa-apa
ketika itu. Saya hairan kenapa orang yang berjubah dan bertudung mereka
melintas jalan itu dengan mudah sedangkan saya langsung tidak boleh
mengangkat kaki. Penjaga itu berkata lagi, "Awak tidak boleh masuk,
tetapi awak lihatlah bagaimana keadaan mereka yang beragama Yahudi dan
Nasara (Kristian)."

Alangkah terkejutnya saya apabila melihat orang-orang Kristian yang
kepalanya dimasukkan ke dalam api umpama dijadikan kayu api. Saya
terkejut dan sedar hanya Islam agama yang benar. Akhirnya saya tersedar
seelok sahaja azan subuh dilaungkan dari masjid berhampiran. Saya bangun
dan membersihkan badan saya. Saya menuju ke kereta. Pemandu telah
bersedia membawa saya tetapi saya menolak pelawaannya dan katakan
kepadanya saya ingin pergi ke satu tempat yang orang lain tidak boleh
ikut serta. Saya memandu kereta menuju ke sebuah masjid di atas bukit.
Ketika saya tiba, mereka sedang berjamaah menunaikan fardu Subuh, saya
menanti seketika sebagai menghormati agama mereka. Setelah selesai, saya
pergi menemui imam yang bertugas ketika itu. Saya katakan kepadanya yang
saya ingin memeluk Islam hari itu juga. Beliau terkejut dan berkata
kepada saya, "Awak ini di bawah Pairin Kitingan, Ketua Menteri Sabah,
susah kami hendak Islamkan awak, tambahan pula awak paderi besar seluruh
Sabah."

Saya katakan padanya," Awak jangan bimbang sebab dosanya saya yang
ampun, hal dia tidak perlu dibincangkan. Apa yang saya mahu, hari ini
saya mahu peluk Islam."

Seterusnya imam tersebut berkata lagi, "Awak tak boleh masuk Islam
sekarang sebab awak perlu mengisi borang, tandatangan surat akuan sumpah
dahulu, baru awak boleh masuk Islam."

Dengan agak kasar saya katakan kepadanya, "Kalau beginilah caranya
untuk memeluk Islam, lebih baik orang masuk Kristian. Kalau masuk
Kristian, hari ini terus dibaptiskan dan menjadi Kristian.

Untuk masuk Islam pun perlu isi borang ke? Baiklah, jika hari ini saya
turun ke bawah dan ditakdirkan tiba-tiba saya dilanggar kereta dan mati,
maka apa akan jadi kepada saya dan siapa yang akan bertanggungjawab?"
Akhirnya imam tersebut menyuruh saya mengucap dua kalimah syahadah. Maka
pada pagi Ahad itu saya telah sah sebagai seorang Islam.

Kekuatan diri

Setelah selesai mengucap, saya kembali ke rumah saya. Ketika saya
melalui kawasan gereja, orang ramai sudah penuh menunggu saya untuk
upacara pengampunan. Mereka melambai tangan ke arah saya. Saya membalas
kembali lambaian mereka. Ketika itu seakan ada satu kekuatan dalam diri
saya. Saya keluar dari kereta dan membuat pengumuman di hadapan mereka.

Saya katakan kepada mereka, "Kamu ini jika sembahyang pun berdosa kalau
tak sembahyang lagi bagus."

Kemudian saya meninggalkan mereka yang kelihatan seperti kehairanan.
Saya meneruskan perjalanan menuju ke rumah. Di dalam rumah semua ahli
keluarga sudah bersedia menanti saya untuk ke gereja. Jubah saya sudah
siap diseterika. Saya panggil semua ahli keluarga sambil bertanya apakah
mereka sudah makan atau belum. Mereka katakan yang mereka sudah makan
kecuali Khusti Kudus sahaja yang belum dimakan. Saya katakan itu tidak
payah dimakan pun tidak mengapa kerana di kedai banyak roti untuk di
makan. Saya membuat pengumuman kepada mereka, saya berkata sambil
memandang ke arah bapa saya, "Saya hendak memberitahu kamu sesuatu
perkara. Saya belajar di Vantiken selama 12 tahun dan sudah terlalu
banyak menghabiskan wang bapa. Selama 12 tahun saya belajar, saya tahu
bahawa agama yang saya anut ini adalah agama yang salah, agama yang
betul adalah Islam."

Ketika itu saya lihat tidak ada apa-apa riak di wajah bapa dan ahli
keluarga saya, tetapi mereka semua terdiam. Saya menyambung kembali,
"Tadi saya telah memeluk Islam di masjid bandar sana dan menyuruh saya
mengucap. Bermakna hari ini saya sudah menjadi orang Islam."

Bapa saya berkata kepada saya, "Oh! kamu sudah Islam! Tidak mengapa!"

Seterusnya beliau menuju turun ke dapur. Saya ingatkan tidak ada
apa-apa ketika itu. Saya tidak sedar rupa-rupanya beliau pergi mengambil
parang panjang dan cuba menyerang saya. Saya yang kebetulan duduk di
tepi tingkap di tingkat satu terus terjun ke bawah. Saya melompat dari
tingkat atas dengan berkaki ayam. Tuhan masih mahu memanjangkan umur
saya. Saya turun dan terus meninggalkan rumah sehelai sepinggang hingga
ke hari ini. Dari segi pengamalan kedua ibu bapa saya yang memang cukup
kuat berpegang pada agama, apabila seorang anak murtad (keluar Kristian)
mereka tidak lagi mengaku anak.

Hijrah untuk Keselamatan dan Belajar

Selepas itu saya pergi ke Jabatan Agama Islam Sabah. Demi keselamatan
diri saya, salah seorang pegawai di sana menasihatkan saya agar pergi
belajar dan keluar dari Sabah. Akhirnya saya merantau ke Semenanjung dan
menyambung pengajian saya di Institut Dakwah Kelantan pada tahun 1992
dan seterusnya saya menyambung pula ke Nilam Puri sehingga tahun 1995.

Ketika itu saya adalah pelajar yang paling tua sekali. Setelah tamat
pengajian, saya menganggur sekejap. Tidak lama kemudian saya diterima
bertugas di Majlis Agama Islam Melaka hingga ke hari ini. Kemungkinan
juga selepas ini saya akan dipindahkan ke majlis Agama Islam Kelantan.

Di sini (Melaka) saya ingin menerbitkan buku mengenai kajian Kristian.
Tetapi terlalu banyak prosedur yang perlu dijalani.

Kini setelah hampir sembilan tahun saya memeluk Islam dan meninggalkan
Sabah, saya masih diugut dan dikecam. Namun saya tidak khuatir kerana
yakin Allah tetap melindungi hamba-Nya dan yakin ajal maut itu tetap
dating walaupun bersembunyi di ceruk mana sekalipun. Kini saya bahagia
setelah mendirikan rumah tangga bersama isteri yang cukup memahami jiwa
saya. Dalam usia 49 tahun, saya baru mempunyai seorang cahaya mata
berusia satu tahun setengah.

Islam tidak menyusahkan penganutnya. Jika menjadi paderi perkahwinan
tidak dibenarkan tetapi setelah Islam, baru saya tahu betapa indahnya
perkahwinan dan zuriat yang merupakan rezeki dari Allah (SWT).

Di Vantiken, orang Kristian yang keluar agama kemudian masuk ke negara
tersebut, mereka akan bunuh. Bagi mereka seseorang yang murtad dianggap
kotor dan mencemarkan maruah agama. Tetapi adakalanya saya terfikir,
jika di sana orang Kristian murtad kenapa ianya tidak terjadi di negara
yang pemerintah dan majoriti penduduknya beragama Islam. Itulah yang
susahya. Saya membuat kajian hampir empat tahun baru mendapat nikmat
Islam. Terlalu sukar saya mengecapi nikmat Islam tetapi orang di sini
yang memang lahirnya dalam Islam dengan mudah mahu membuang Islam. Di
sini saya bertanggungjawab terhadap mereka yang murtad, jika yang tidak
berpengetahuan tidak mengapa tetapi yang sedihnya yang murtad ini ialah
mereka yang mempunyai pendidikan hingga ke peringkat tertinggi dan
mempunyai pendapatan yang melebihi dari keperluan bulanan.

Pernah saya katakan kepda seorang doktor, "Doktor, suatu ketika dahulu
saya menerima gaji bulanan sebanyak RM5,000 sebulan, dilengkapi dengan
pembantu rumah, pemandu dan rumah serba lengkap. Kehidupan saya terlalu
mewah di Sabah. Tetapi doktor, kenapa saya sanggup melepaskan itu semua
semata-mata kerana Islam! Gaji doktor sekarang terlalu encukupi tetapi
mengapa perlu tinggalkan Islam?"

Saya memang cukup marah dan terkilan apabila mendengar orang yang ingin
murtad. Minta maaf jika saya katakan, mengapa terlalu bodoh sangat
sehingga sanggup menanggung dosa besar? Umat Islam dari segi ekonomi
sebenarnya terlalu mencukupi cuma cara pelaksanaannya yang agak longgar.
Kita lihat Kristian, dari segi kerjasama dan ukhuwah mereka begitu kuat.

Semasa saya menjadi paderi dahulu, apabila saya masuk ke sesebuah
kampung untuk berdakwah saya dibekalkan Beberapa ribu wang. Ini kerana
gereja di seluruh dunia bersatu padu. Meskipun dari segi politik berbeza
dan bermusuh tetapi untuk menghancurkan Islam mereka mesti bersatu.
Mereka berkata jika di negara Barat, penduduk penganut Kristian tidak
bersembahyang pun tetapi mereka tetap Kristian. Gereja di sana setiap
hari Ahad kosong kerana setiap hari Ahad diadakan acara perlawanan bola
sepak di kalangan paderi. Orang ramai pergi menyaksikan acara tersebut.
Itu yang mereka minat. Oleh sebab itu peruntukan untuk di sana sudah
tidak ada lagi.

Sebagai alternatifnya mereka akan mengalihkan peruntukan itu untuk
disalurkan ke negara Asia terutamanya ke Indonesia dan Malaysia.
Begitulah kuatnya kerjasama di antara mereka. Bagi mereka tidak perlu
berdakwah untuk orang Barat yang sudah sedia Kristian sebab untuk mereka
memeluk Islam sukar. Yang lebih penting ialah misi mengkristiankan orang
Islam.

Bagi pandangan saya, saya lihat orang Islam agak susah untuk bersatu.
Masing-masing mempunyai fikrah yang berbeza dan hidup dalam kelompok
sendiri. Kadangkala di kalangan orang Islam sendiri bergaduh. Ini
berlainan dengan orang Kristian yang amat menitikberatkan soal
kebajikan. Namun bukan semua orang Islam begitu, masih ramai di kalangan
mereka yang bijak.

Semasa saya menjadi paderi, saya memberikan tumpuan kepada orang
miskin. Pernah terjadi di Perak, saya telah menghabiskan beratus ribu
untuk mereka, mereka mengambil wang tersebut tetapi tidak memeluk
Kristian. Selepas saya Islam, saya pergi menemui mereka, senarai nama
mereka masih ada dalam simpanan saya.

Setelah saya periksa rupa-rupanya mereka ini masih Islam. Walaupun pada
awalnya mereka berjanji untuk memeluk Kristian. Alhamdulillah mereka
tidak berdendam pada saya sebaliknya mereka membelanja saya makan
setelah mengetahui saya telah memeluk Islam.

Masalah Kelemahan Pendakwah Islam

Adakalanya saya terfikir kenapa ketika Barat menjajah kita, orang
Melayu tidak murtad sedangkan pada hari ini negara yang pemerintahnya
Islam tetapi orang Melayu boleh murtad dengan begitu mudah sekali.
Kelemahan kita ialah pendakwah Islam kadang-kadang boleh kalah dengan
pendakwah Kristian.

Saya beri contoh seorang kawan saya yang pernah sama-sama belajar
dengan saya semasa di Vantiken dahulu. Beliau pernah menyatakan kepada
saya, orang Yahudi sekarang sedang memberi tumpuan kepada kajian
al-Quran dan Hadis.

Dia mengatakan pada saya; "Wahai Thomas, (dia tetap memanggil saya
dengan nama Kristian walaupun saya telah Islam), Allah ada mengatakan di
dalam salah sebuah ayatnya yang bermaksud;

Tidak akan masuk syurga melainkan orang-orang yang beragama Yahudi dan
Nasara. Sekarang kami pendakwah Kristian mahu pandai membaca al-Quran,
terjemahan dan hadis. Kami mempunyai kursus khusus mengkaji al-Quran dan
Hadis. Awak lihatlah apa yang telah dikatakan oleh Tuhan mu itu."

Saya katakan kepadanya, "Betul apa yang awak baca ini. Kami membaca
al-Quran bukan seperti apa yang awak faham. Memang benar awak membaca
ayat itu tetapi al-Quran ini jika awak tafsir separuh-separuh itu tidak
betul. Al-Quran bukan seperti Injil yang boleh ditafsir separuh-separuh.
Saya dahulu apabila belajar al-Quran mengambil masa sehingga tiga tahun
baru khatam. Saya ucapkan terima kasih pada awak kerana hanya enam bulan
awak sudah boleh membaca al-Quran." Saya katakan lagi padanya,
"Sebenarnya awak tidak tahu tafsir al-Quran. Maksud sebenar ayat
tersebut ialah "Telah berkata mereka (orang-orang Yahudi dan Nasara),
tidak akan masuk syurga melainkan orang Yahudi dan Nasara, sedangkan
semua itu hanyalah merupakan angan-angan kamu yang kosong." Itu bukan
firman Allah, kata-kata itu adalah keluar dari mulut orang-orang Yahudi
sendiri.

Paderi tersebut masih belum faham lalu bertanya, "Apakah angan-angan
kosong itu?"

Saya katakan, "Setiap hari Ahad kamu makan tuhan kamu. Apabila kau
menghadap Khudsi Kudus sambil berdoa bermakna kamu telah memakan tuhan
kamu. Untuk apa kamu berbuat demikian?" Beliau tidak boleh berkata
apa-apa walaupun mukanya telah merah padam.

Saya katakan kepadanya, "Kamu tidak boleh marah. Kalau kamu marah,
siapakah yang akan mengampunkan dosa kamu?" Hal itu tidak mengapa jika
diutarakan di hadapan mereka yang faham, tetapi apa yang saya bimbangkan
bagaimana jika ayat itu dibacakan di hadapan mereka yang tidak faham dan
rendah pengetahuan agamanya?

Siapa sasaran Kristian

Program mereka kini ialah berdakwah kepada orang Islam yang
menghabiskan masa di kaki-kaki lima terutamanya golongan remaja yang
bermain gitar. Mereka akan katakan, jika bermain di kaki lima tidak
mendapat apa-apa bayaran, lebih baik bermain lagu di gereja setiap hari
Ahad dengan pendapatan lumayan. Dari situ ramai yang tertarik. Dari segi
wanita Islam pula, yang saya perhatikan senarai namanya terlalu ramai
orang Melayu yang memohon menukar nama di Jabatan Pendaftaran Negara
(JPN). Itu yang menyedihkan saya. Di JPN, beratus nama sedang menunggu,
apabila pihak JPN meluluskan nama- nama tersebut, maka akan murtadlah
nama-nama itu. Itu kelemahan undang-udang negara, kami tidak boleh
berbuat apa-apa kerana mereka ini berpegang pada peruntukan yang
mengatakan apabila seseorang yang berumur 18 tahun ke atas bebas
beragama.

Apa ikhtiar kita?

Ada seorang wanita berjumpa saya tetapi keadaannya meragukan. Beliau
memakai tudung. Saya menggunakan isteri saya untuk memerhatikan wanita
ini. Bila mereka tinggal berdua, barulah saya tahu di dalam tudungnya
itu ada salib.

Isteri saya memberitahu saya. Saya memanggilnya. Saya katakan
kepadanya, "Kamu tidak sayangkan Islam ke? Tolong buang benda yang ada
di dalam tudung kamu itu".

Dia tidak mengaku, tetapi saya yakin beliau memakainya. Sejurus
kemudian beliau mengeluarkan rantai salib di lehernya dan mengatakan
beliau sengaja memakainya tanpa mempunyai niat apa-apa. Saya katakan
padanya yang saya dahulu memakai rantai yang lebih besar daripadanya.
Akhirnya saya megambil rantai tersebut dan menyimpannya di pejabat saya
untuk dibawa ke pihak atasan dan menerangkan bagaimana seriusnya
penyakit ini di kalangan anak remaja kita. Wanita jika tidak kuat
pegangan memang mudah dipengaruhi. Ada juga taktik orang-orang Yahudi
yang menjadikan perkahwinan sebagai langkah paling mudah untuk
memurtadkan gadis Islam. Untuk berkahwin, mereka (lelaki Kristian) akan
memeluk Islam, kemudian akan membawa isterinya ke negara asalnya dan
memurtadkan isterinya itu.

Kemenangan Islam, Keadilan Sejagat

'Sesungguhnya orang-orang yang berkata: Tuhan kami ialah Allah,
kemudian mereka beristiqamah, turun kepada mereka malaikat Allah
berkata: jangan kamu takut dan jangan berdukacita, dan bergembiralah
dengan syurga yang dijanjikan kepada kamu.'

Terimakasih atas Kisah hidup

Terimakasih atas Kisah hidup anda...... Tuhan Yesus Besertamu Slalu. AMIN.

KOK Aneeehh seorang

KOK Aneeehh seorang paderi/Pastur masih tinggal dengan kluarga.... Bener pa ndak nii CERITA.

 

 

 

 

"Saya meneruskan perjalanan menuju ke rumah. Di dalam rumah semua ahli keluarga sudah bersedia menanti saya untuk ke gereja. Jubah saya sudah siap diseterika. Saya panggil semua ahli keluarga sambil bertanya apakah mereka sudah makan atau belum. Mereka katakan yang mereka sudah makan kecuali Khusti Kudus sahaja yang belum dimakan. Saya katakan itu tidak payah dimakan pun tidak mengapa kerana di kedai banyak roti untuk di makan. Saya membuat pengumuman kepada mereka, saya berkata sambil memandang ke arah bapa saya, "Saya hendak memberitahu kamu sesuatu perkara. Saya belajar di Vantiken selama 12 tahun dan sudah terlalu banyak menghabiskan wang bapa. Selama 12 tahun saya belajar, saya tahu bahawa agama yang saya anut ini adalah agama yang salah, agama yang betul adalah Islam." Ketika itu saya lihat tidak ada apa-apa riak di wajah bapa dan ahli keluarga saya, tetapi mereka semua terdiam. Saya menyambung kembali, "Tadi saya telah memeluk Islam di masjid bandar sana dan menyuruh saya mengucap. Bermakna hari ini saya sudah menjadi orang Islam." Bapa saya berkata kepada saya, "Oh! kamu sudah Islam! Tidak mengapa!" Seterusnya beliau menuju turun ke dapur. Saya ingatkan tidak ada apa-apa ketika itu. Saya tidak sedar rupa-rupanya beliau pergi mengambil parang panjang dan cuba menyerang saya. Saya yang kebetulan duduk di tepi tingkap di tingkat satu terus terjun ke bawah. Saya melompat dari tingkat atas dengan berkaki ayam. Tuhan masih mahu memanjangkan umur saya. Saya turun dan terus meninggalkan rumah sehelai sepinggang hingga ke hari ini. Dari segi pengamalan kedua ibu bapa saya yang memang cukup kuat berpegang pada agama, apabila seorang anak murtad (keluar Kristian) mereka tidak lagi mengaku anak."

 

 

 

Tuhan Yesus Slalu Besertamu. AMIN.

hai hai's picture

Kisah Penipuan Paderi Masuk Islam

Kisah pertobatan tersebut di atas sudah pernah di copy paste oleh Jenifer Lim, saya tidak tahu apa maksud pengunjung mengcopy paste kisah penipuan di Malaysia pada tahun 1998/1999 tersebut? Saya tidak akan membahas kisah penipuan tersebut, namun anda semua dapat membacanya (walaupun di tulisa dalam dialek melayu Malaysia) di sini. Nampaknya blog tersebut memuat seluruh kisah secara lengkap.

Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak

 

Akhirnya saya tertidur.

Akhirnya saya tertidur. Pada malam
itu, pada saya mungkin bagi para Nabi boleh dianggap mimpi tetapi
menurut saya mungkin Tuhan ingin memberikan hidayah kepada saya.
Di
dalam tidur, saya merasakan seolah-olah saya menaiki lif dari satu
tingkat ke tingkat lain sehingga tingkat tujuh, ketika itu mata saya
tidak boleh dibuka kerana di hadapan saya ada satu cahaya yang terang
benderang menyuluh. Saya bertanya kepada seorang yang berdiri di hadapan
saya, orangnya MasyaAllah terlalu tinggi. Jarak di antara kaki dan
kepala umpama langit dan bumi.
Saya bertanya kepadanya, "Negeri apakah ini?"

Beliau berkata kepada saya, "Awak tidak layak masuk ke negeri ini, ini
negeri umat Nabi Muhammad s.a.w."

mengutip dari tulisan anda,maaf saya mau tanya.
1.kalau anda bilaang di depan anda ada cahaya terang mata anda tdk boleh dibukakan,kenapa anda tahu didepan anda ada orang??
2.orang dalam mimpimu itu satu bangsa denganmu dong??gimana pula anda bisa liat orang itu kalau jarak kepala dan kaki setinggi langit dan bumi??
tapi kalau saya bisa diberi mimpi seperti anda saya janji akan masuk agama anda.jd tolong doakan..
setahu saya belum pernah ada orang yg bermain musik digereja dibayar...
jadi gak mungkin ada orang yg mingiming2i bermain musik di gereja bisa memiliki pendapatan yg lumayan seperti yg anda katakan..
sebelum dan sesudahnya maaf & terima kasih.
nanti saya lanjutkan lg.
god bless you.

"Jesus Christ itu Tuhan atau Nabi?"

Saya menyoalnya, "Jesus Christ itu Tuhan atau Nabi?" Beliau menjawab,
"Dia Tuhan." Saya bertanya kembali, "Pernahkah orang nampak Tuhan?
Bagaimana wujudnya Tuhan? Siapa Tuhan kita sebenarnya, Jesus Christ
(Nabi Isa) atau Allah bapa? (Allah)."

Beliau mengatakan Jesus itu Tuhan.

Saya menyoal kembali, "Apa matlamat utama Jesus Christ diutus ke
dunia?"

Beliau menjawab, "Untuk menebus dosa bangsa manusia, semua bangsa dan
agama."

Jadi saya katakan padanya kenapa perlu ada paderi tukang ampun dosa
jika Jesus Christ sudah menebus dosa semua manusia. Di situ dia mula
pening dan terpinga sambil berkata, "Paderi Thomas awak ini telah
dimasuki iblis sehingga berani mempertikaikan Kristian."

Saya katakan padanya, "Kita seorang paderi yang suci, bagaimana iblis
boleh masuk?"

Saya juga katakan padanya saya mempunyai ibu bapa dan adik-beradik
apabila ibu bapa saya membuat dosa mereka mengaku di hadapan anak,
kerana kedudukan saya ketika itu sebagai seorang paderi. Jadi saya
terfikir bagaimana saya seorang anak boleh mengampunkan dosa ibu bapa.
Sepatutnya seorang anak yang meminta ampun dari ibunya.

Tiada bacaan sebanyak kosakata Al-Quran

Tiada bacaan seperti Al-Quran yang diatur tata cara membacanya, mana yang dipendekkan, dipanjangkan, dipertebal atau diperhalus ucapannya, di mana tempat yang terlarang, atau boleh, atau harus memulai dan berhenti, bahkan diatur lagu dan iramanya, sampai kepada etika membacanya.

Tiada bacaan sebanyak kosakata Al-Quran yang berjumlah 77.439 (tujuh puluh tujuh ribu empat ratus tiga puluh sembilan) kata, dengan jumlah huruf 323.015 (tiga ratus dua puluh tiga ribu lima belas) hurbaik antara uf yang seimbang jumlah kata-katanya, kata dengan padanannya, maupun kata dengan lawan kata dan dampaknya.Tiada bacaan seperti Al-Quran yang diatur tata cara membacanya, mana yang dipendekkan, dipanjangkan, dipertebal atau diperhalus ucapannya, di mana tempat yang terlarang, atau boleh, atau harus memulai dan berhenti, bahkan diatur lagu dan iramanya, sampai kepada etika membacanya.

Tiada bacaan sebanyak kosakata Al-Quran yang berjumlah 77.439 (tujuh puluh tujuh ribu empat ratus tiga puluh sembilan) kata, dengan jumlah huruf 323.015 (tiga ratus dua puluh tiga ribu lima belas) huruf yang seimbang jumlah kata-katanya, baik antara kata dengan padanannya, maupun kata dengan lawan kata dan dampaknya.

Sebagai contoh -sekali lagi sebagai contoh- kata hayat terulang sebanyak antonimnya maut, masing-masing 145 kali; akhirat terulang 115 kali sebanyak kata dunia; malaikat terulang 88 kali sebanyak kata setan; thuma'ninah (ketenangan) terulang 13 kali sebanyak kata dhijg (kecemasan); panas terulang 4 kali sebanyak kata dingin.

Kata infaq terulang sebanyak kata yang menunjuk dampaknya yaitu ridha (kepuasan) masing-masing 73 kali; kikir sama dengan akibatnya yaitu penyesalan masing-masing 12 kali; zakat sama dengan berkat yakni kebajikan melimpah, masing-masing 32 kali. Masih amat banyak keseimbangan lainnya, seperti kata yaum (hari) terulang sebanyak 365, sejumlah hari-hari dalam setahun, kata syahr (bulan) terulang 12 kali juga sejumlah bulan-bulan dalam setahun.

"Allah menurunkan kitab Al-Quran dengan penuh kebenaran dan keseimbangan (QS Al-Syura [42]: 17)."

Adakah suatu bacaan ciptaan makhluk seperti itu? Al-Quran menantang:

"Katakanlah, Seandainya manusia dan jin berkumpul untuk menyusun semacam Al-Quran ini, mereka tidak akan berhasil menyusun semacamnya walaupun mereka bekerja sama" (QS Al-Isra,[17]: 88).

Orientalis H.A.R. Gibb pernah menulis bahwa: "Tidak ada seorang pun dalam seribu lima ratus tahun ini telah memainkan 'alat' bernada nyaring yang demikian mampu dan berani, dan demikian luas getaran jiwa yang diakibatkannya, seperti yang dibaca Muhammad (Al-Quran)." Demikian terpadu dalam Al-Quran keindahan bahasa, ketelitian, dan keseimbangannya, dengan kedalaman makna, kekayaan dan kebenarannya, serta kemudahan pemahaman dan kehebatan kesan yang ditimbulkannya.

Sebagai contoh -sekali lagi sebagai contoh- kata hayat terulang sebanyak antonimnya maut, masing-masing 145 kali; akhirat terulang 115 kali sebanyak kata dunia; malaikat terulang 88 kali sebanyak kata setan; thuma'ninah (ketenangan) terulang 13 kali sebanyak kata dhijg (kecemasan); panas terulang 4 kali sebanyak kata dingin.

Kata infaq terulang sebanyak kata yang menunjuk dampaknya yaitu ridha (kepuasan) masing-masing 73 kali; kikir sama dengan akibatnya yaitu penyesalan masing-masing 12 kali; zakat sama dengan berkat yakni kebajikan melimpah, masing-masing 32 kali. Masih amat banyak keseimbangan lainnya, seperti kata yaum (hari) terulang sebanyak 365, sejumlah hari-hari dalam setahun, kata syahr (bulan) terulang 12 kali juga sejumlah bulan-bulan dalam setahun.

"Allah menurunkan kitab Al-Quran dengan penuh kebenaran dan keseimbangan (QS Al-Syura [42]: 17)."

Mau Jualan Alquran ya Mas ? Iklan neh ..

Mau Jualan Alquran ya Mas ? Iklan neh .. tapi maaf mas, saya gak butuh. Setahu saya itu hanya mengajarkan amal soleh untuk menggantikan dosa saya, tetapi amal saya tidak bisa menggantikan dosa-dosa saya. Ke tempat lain saja ya promosinya ..

Klo dach gitu kita musti

Klo dach gitu kita musti banyak tobat dan beramal sholeh donk,, biar dosa kita terhapus dgn amal sholeh tadi,, jangan berbuat dosa lagi meski itu sulit dilakukan,, atau apa benar dosa itu bisa diampuni dgn instan Sealed no comment,, kagak taw cz itu Innocent

Smua pemeluk agama pasti

Smua pemeluk agama pasti membenarkan ajaran agamanya....

Marilah kita saling mengasihi, bukankah setiap agama mengajarkan saling mengasihi dan menyayangi (katanya siiih).

Percuma kalo memeluk agama tapi saling menjatuhkan satu sama lain...

Apa emang harus gitu yaaa biar kedatanganNYA dipercepat.

Tampilan Terbaik di 1024 x 768