Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs SABDASpace

Loading

Taman Eden - Misteri Pohon Kehidupan

hai hai's picture

Pada mulanya Adam dan Hawa hidup kekal. Keduanya kehilangan kekekalannya setelah makan buah pohon pengetahuan tentang hal yang baik dan yang jahat. Pada mulanya Adam dan Hawa tidak mengetahui tentang hal baik dan jahat. Keduanya baru mengetahui hal baik dan jahat setelah makan buah pohon pengetahuan tentang hal yang baik dan yang jahat. Itulah yang saya pahami selama ini. Pemahaman yang nampak Alkitabiah dan logis, namun meninggalkan sebuah pertanyaan tak terjawab selama ini. Karena Adam dan Hawa belum tahu hal baik dan jahat, bukankah mustahil mereka tahu bahwa melanggar perintah Allah itu jahat? Bila keduanya tidak tahu, kenapa Allah yang Maha Adil menghukum mereka?


Pohon Kehidupan Sumber Hidup Kekal

Pohon kehidupan jarang sekali disebut ketika menceritakan kisah penciptaan dan kejatuhan manusia pada anak sekolah minggu, juga jarang disebut para pengkotbah dalam kotbah-kotbahnya, bahkan di dalam buku-buku Theologia pohon kehidupan jarang disebut apalagi dibahas secara luas. Mungkinkah pohon kehidupan jarang disebut karena dianggap tidak penting atau tidak sepenting pohon pengetahuan tentang hal yang baik dan yang jahat. Benarkah demikian?

Sesungguhnya pohon kehidupan memegang peranan yang sangat penting dalam kisah penciptaan dan kejatuhan manusia. Banyak kesalahan memahami ajaran sejati Alkitab terjadi karena tidak memahami peranan pohon kehidupan. Banyak perdebatan sia-sia dilakukan karena masing-masing tidak memahami peranan pohon kehidupan. Banyak ajaran Alkitab yang selama ini sulit untuk dipahami menjadi mudah dipahami ketika kita memahami peranan pohon kehidupan.

Lalu TUHAN Allah menumbuhkan berbagai-bagai pohon dari bumi, yang menarik dan yang baik untuk dimakan buahnya; dan pohon kehidupan di tengah-tengah taman itu, serta pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat. Kejadian 2:9

Lalu TUHAN Allah memberi perintah ini kepada manusia: "Semua pohon dalam taman ini boleh kaumakan buahnya dengan bebas, tetapi pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat itu, janganlah kaumakan buahnya, sebab pada hari engkau memakannya, pastilah engkau mati." Kejadian 2:17

Berfirmanlah TUHAN Allah: "Sesungguhnya manusia itu telah menjadi seperti salah satu dari Kita, tahu tentang yang baik dan yang jahat; maka sekarang jangan sampai ia mengulurkan tangannya dan mengambil pula dari buah pohon kehidupan itu dan memakannya, sehingga ia hidup untuk selama-lamanya." Kejadian 3:22

Selama ini saya memandang kisah taman Eden dengan cara salah. Saya menyangka bahwa manusia kehilangan hidup kekal karena makan buah pohon pengetahuan. Sebelum makan, manusia memiliki hidup kekal, setelah makan, kekekalannya diambil Allah. Pandangan demikian salah sama sekali. Hidup kekal tidak berhubungan dengan pohon pengetahuan. Hidup kekal berhubungan dengan pohon kehidupan. Sebelum makan buah pohon kehidupan manusia tidak memiliki hidup kekal, karena tidak memakannya, maka manusia tetap tidak memiliki hidup kekal.

Bacalah Kejadian 3:22 dengan hati-hati dan teliti, kemudian kita akan menjawab berapa pertanyaan berikut ini. Apa yang akan terjadi bila manusia makan buah pohon kehidupan? Manusia akan hidup selama-lamanya. Apa yang terjadi karena manusia tidak makan buah pohon kehidupan? Manusia tidak akan hidup selama-lamanya. Tidak hidup selama-lamanya berarti akan mati. Bukankah itu berarti ketika diciptakan manusia tidak kekal dan akan mati? Manusia baru akan hidup selama-lamanya setelah makan buah pohon kehidupan. Sayang Adam dan Hawa tidak memakannya.

Pohon Pengetahuan Sumber Kebodohan

Selama ini saya menyangka bahwa sebelum makan buah pohon pengetahuan tentang hal yang baik dan yang jahat Adam dan Hawa tidak tahu tentang yang baik dan yang jahat. Sebelum makan, keduanya tidak tahu hal yang baik dan jahat, setelah makan baru tahu. Ternyata pandangan demikian salah sama sekali.

Lalu TUHAN Allah memberi perintah ini kepada manusia: "Semua pohon dalam taman ini boleh kaumakan buahnya dengan bebas, tetapi pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat itu, janganlah kaumakan buahnya, sebab pada hari engkau memakannya, pastilah engkau mati." Kejadian 2:16-17

Untuk dapat menaati perintah Allah tersebut di atas Adam harus tahu tentang yang baik dan yang jahat. Di samping itu dia juga harus mampu membedakan mana yang baik dan yang jahat dan mampu memilih yang baik dan menolak yang jahat. Memberi nama kepada segala ternak, segala burung-burung di udara dan segala binatang hutan adalah bukti bahwa Adam tahu tentang hal yang baik dan yang jahat, mampu membedakan keduanya dan mampu memilih yang baik dan menolak yang jahat. Menyadari bahwa dia tidak menjumpai penolong yang sepadan dengan dirinya adalah bukti bahwa Adam tahu yang baik dan yang jahat, mampu membedakannya dengan benar dan mampu memilih yang baik dan menolak yang jahat.

Lalu sahut perempuan itu kepada ular itu: "Buah pohon-pohonan dalam taman ini boleh kami makan, tetapi tentang buah pohon yang ada di tengah-tengah taman, Allah berfirman: Jangan kamu makan ataupun raba buah itu, nanti kamu mati." Kejadian 3:2-3

Perempuan itu melihat, bahwa buah pohon itu baik untuk dimakan dan sedap kelihatannya, lagipula pohon itu menarik hati karena memberi pengertian. Lalu ia mengambil dari buahnya dan dimakannya dan diberikannya juga kepada suaminya yang bersama-sama dengan dia, dan suaminya pun memakannya. Kejadian 3:6

Ayat-ayat tersebut di atas menunjukkan dengan jelas bahwa Hawa tahu yang baik dan yang jahat. Hawa juga mampu membedakan yang baik dan yang jahat dengan benar, dia juga mampu memilih yang baik dan menolak yang jahat. Selama ini saya menyangka kalimat, “ … Jangan kamu makan ataupun raba buah itu, …” menunjukkan bahwa Hawa tidak mengetahui perintah Allah dengan jelas, karena dia mengetahui perintah itu dari Adam. Namun sesungguhnya kalimat tersebut justru membuktikan bahwa Hawa selain tahu bahwa makan buah pohon pengetahuan itu jahat, dia juga mampu menyadari bahwa meraba buah pohon tersebut akan membangkitkan keinginannya untuk memakannya.

Apa yang terjadi setelah Hawa makan buah pohon pengetahuan? Hawa tetap tahu hal yang baik dan yang jahat, namun tidak mampu membedakannya dengan benar dan tidak mampu untuk memilih yang baik dan menolak yang jahat. Hal itu terbukti dengan perbuatannya yang tidak bertanggung jawab dengan memberikan buah pohon pengetahuan kepada Adam.

Maka terbukalah mata mereka berdua dan mereka tahu, bahwa mereka telanjang; lalu mereka menyemat daun pohon ara dan membuat cawat. Kejadian 3:7

Selama ini saya memahami ayat tersebut di atas sebagai bukti pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat. Sekarang saya memahami bahwa ayat tersebut justru membuktikan hal sebaliknya, Adam dan Hawa kehilangan kemampuan mereka untuk membedakan hal yang baik dan yang jahat dengan benar. Kalimat “terbukalah mata mereka berdua,” tidak menyatakan bahwa keduanya sebelumnya tidak tahu dirinya telanjang lalu menjadi tahu. Kalimat tersebut justru membuktikan bahwa keduanya telah kehilangan kemampuan untuk membedakan hal yang baik dan yang jahat dengan benar.

Ia menjawab: "Ketika aku mendengar, bahwa Engkau ada dalam taman ini, aku menjadi takut, karena aku telanjang; sebab itu aku bersembunyi." Kejadian 3:10

Ayat tersebut di atas bukan bukti bahwa Adam sudah tahu tentang yang baik dan yang jahat. Namun bukti bahwa Adam telah kehilangan kemampuan untuk membedakan hal yang baik dan yang jahat dengan benar dan kemampuan untuk memilih yang baik dan menolak yang jahat. Telanjang bukan alasan yang benar bagi Adam untuk merasa takut kepada Allah, malu bukan alasan yang benar bagi Adam untuk sembunyi. Adam takut kepada Allah karena sudah melanggar perintah, Adam sembunyi karena takut dibunuh Allah. Bukankah Allah mengancam, … sebab pada hari engkau memakannya, pastilah engkau mati?

Keadilan Di Taman Eden

Sebagai seorang pelatih anjing, prinsip utama yang harus ditaati adalah tidak boleh melakukan koreksi (menegur, menghukum) apabila anjing belum memahami sebuah perintah dengan benar. Menurut penelitian, seekor anjing baru benar-benar mengerti sebuah perintah setelah dia dilatih 30 - 70 kali untuk perintah tersebut. Setelah mengerti sebuah perintah, maka anjing tersebut harus dilatih 30 - 70 kali lagi untuk mampu membedakan bahwa mematuhi perintah adalah baik dan menolak perintah adalah jahat, sekaligus mampu memilih untuk patuh 100% dalam segala situasi dan keadaan.

Koreksi baru dilakukan setelah anjing benar-benar mengerti sebuah perintah dan koreksi diberikan agar anjing tersebut mampu dan mau patuh 100% dalam situasi dan kondisi apapun. Seorang pelatih yang tidak memahami dan menaati prinsip utama tersebut secara konsisten, bukan pelatih anjing yang baik. Anjing yang dilatihnya tidak akan patuh padanya 100%, bahkan anjing tersebut tidak akan menghormatinya dan mengasihinya. Seekor anjing yang menghormati akan mempercayakan jiwa raganya di bawah kuasa tuannya. Seekor anjing yang mengasihi akan selalu berusaha untuk menyenangkan hati tuannya. Rasa hormat membuat anjing patuh, cinta kasih membuat anjing senang untuk patuh.

Sebagai orang tua, prinsip utama yang harus ditaati adalah tidak boleh melakukan koreksi (menegur, menghukum) apabila anaknya belum memahami sebuah ajaran dengan benar. Menurut penelitian, seorang anak di bawah usia 5 tahun baru benar-benar mengerti setelah diajar 7 - 10 kali. Setelah mengerti sebuah ajaran yang benar, maka anak tersebut harus diajar 7 - 10 kali lagi untuk mampu membedakan bahwa menjalankan ajaran tersebut adalah baik dan tidak menjalaninya adalah jahat, sekaligus mampu memilih untuk menjalankan ajaran tersebut 100% dalam segala situasi dan kondisi.

Koreksi baru dilakukan setelah anak kecil mengerti dan koreksi diberikan agar anak tersebut mampu dan mau menjalankan ajaran tersebut 100% dalam segala situasi dan kondisi apapun. Orang tua yang tidak memahami dan menaati prinsip utama tersebut secara konsisten, bukan orang tua yang baik. Anaknya tidak akan menghormatinya dan mengasihinya. Seorang anak yang menghormati akan selalu mematuhi orang tuanya. Seorang anak yang mengasihi akan selalu berusaha untuk menyenangkan hati orang tuanya.

Apabila seorang pelatih anjing memperlakukan anjing yang hanya seekor binatang demikian, apabila orang tua memperlakukan anaknya demikian, mustahil Allah Yang Maha Adil melarang Adam dan Hawa makan buah pohon pengetahuan bila keduanya tidak tahu bahwa menaati perintah Allah adalah baik dan melanggarnya adalah jahat, tidak mampu membedakannya dan tidak mampu menaatinya. Mustahil Allah mengkoreksi (menghukum) bila keduanya belum mengerti dan mampu membedakan. Koreksi diberikan Allah agar manusia mampu dan mau menjalankan perintahNya 100% dalam segala situasi dan kondisi. Allah yang tidak adil dan konsisten tidak patut dihormati, Allah yang tidak berperi kemanusiaan tidak layak dikasihi.

Malu – Menyelesaikan Masalah Dengan Masalah

Malu! Sebelum berdosa manusia tidak tahu malu. Adam dan Hawa telanjang, namun keduanya tidak merasa malu (Kejadian 2:25). Namun setelah berbuat dosa, keduanya merasa malu (Kejadian 3:7, Kejadian 3:8). Benarkah yang membuat Adam dan Hawa merasa malu adalah ketelanjangan mereka? Tidak! Kalau Adam dan Hawa malu karena telanjang, maka setelah menyematkan daun pohon ara dan memakai cawat keduanya tidak akan merasa malu lagi ketika mendengar langkah Allah di taman Eden. Menyelesaikan masalah dengan masalah. Itulah yang dilakukan oleh Adam dan Hawa. Hawa dalam masalah setelah makan buah pohon pengetahuan, dia menyelesaikannya dengan masalah baru, memberikan buah itu kepada Adam. Adam dalam masalah setelah makan buah pohon pengetahuan. Dia menyelesaikan masalahnya dengan membuat masalah baru, sembunyi. Ketika sembunyi tidak menyelesaikan masalahnya, dia menyelesaikannya dengan masalah baru, mencari alasan dirinya telanjang. Ketika alasan telanjang tidak menyelesaikan masalahnya, dia menyelesaikannya dengan masalah baru, mencari kambing hitam, menyalahkan Hawa kekasihnya. Apakah masalahnya selesai? Tidak! Masalahnya dia belum makan buah pohon kehidupan sehingga tidak bisa hidup selama-lamanya. Masalahnya dia sudah makan buah pohon pengetahuan sehingga walaupun masih memiliki pengetahuan tentang hal yang baik dan yang jahat, namun dia tidak mampu untuk membedakannya dengan benar dan dia tidak mampu untuk memilih kebaikan dan menolak kejahatan. Apabila dia merasa malu dengan hal itu, seharusnya dia belajar untuk mendapatkan kemampuannya kembali, bukannya lari sembunyi atau mencari alasan bahkan kambing hitam.

Kita merasa malu ketika kesalahan kita terbongkar. Namun, alih-alih mengakui kesalahan, kita justru mencari alasan dan kambing hitam. Mencari alasan dan kambing hitam adalah ungkapan kasihan pada diri sendiri dan memohon orang untuk mengasihani diri kita. Hal itu tidak akan menyelesaikan masalah. Itu namanya menyelesaikan masalah dengan masalah baru.

Kita merasa malu karena tahu diri sendiri tidak sesempurna orang lain. Namun alih-alih membina diri, kita justru menuntut orang lain untuk menerima kekurangan kita. Minder adalah perasaan malu yang tidak diungkapkan.

Kita merasa minder karena tahu diri sendiri tidak sesempurna orang lain. Saya tidak seganteng dia, saya tidak secantik dia, saya tidak sekaya dia, saya tidak sepintar dia, saya tidak seberbakat dia, saya tidak seberuntung dia. Kita menjadikan semua hal itu sebagai alasan diri sendiri tidak bahagia. Kita menjadikan semua hal itu sebagai alasan untuk tidak mencintai diri sendiri. Kita menjadikan semua hal itu sebagai alasan diri sendiri tidak berprestasi. Kita menjadikan semua hal itu sebagai alasan untuk mengasihani diri sendiri.

Ketika merasa minder, kita tidak membina diri, justru lari menyembunyikan diri. Itulah naluri manusia, naluri Adam dan Hawa, naluri manusia umumnya. Sebagai orang Kristen yang menyebut dirinya murid Yesus Kristus, hal itu tidak boleh terjadi lagi. Malu atau minder seharusnya menjadi pendorong bagi kita untuk membina diri menggapai kesempurnaan, bukan alasan untuk lari bersembunyi, mengasihani diri sendiri dan mengharapkan orang lain memaklumi kita.

Kata Akhir

Musashi, seorang pendekar pedang yang paling sakti sepanjang sejarah Jepang mengajarkan, “Ketika engkau tidak dapat mengalahkan musuh dengan semua jurusmu, maka berhentilah bertarung lalu mulailah bertarung seolah-olah itu adalah pertarungan baru.” Pengkotbah Indonesia yang paling saya hormati dalam kotbah-kotbahnya sering berkata, “Firman Allah itu bersifat progresif.” Dosen yang paling saya hormati mengajarkan, “Yang paling penting adalah prinsip. Penguasaan struktur adalah langkah pertama untuk memahami sebuah ilmu.” Sahabat kuliah saya setelah mendapat gelar Drs ekonomi lalu kuliah untuk mendapatkan gelar Master of divinity Theologia, mungkin dia belum pernah membaca tulisan Musashi, namun jelas dia telah mempraktekkannya, itu sebabnya selain kuliah untuk Master of divinity Theolgia dia juga kuliah untuk meraih gelar Sarjana Theologia.

NB
Bung Stephen, saya menemukan kebenaran tentang pohon kehidupan ini ketika memeras otak untuk menulis komentar untuk tulisan anda Kematian. Saya mendedikasikan tulisan ini buat anda. Tadinya tulisan ini menyatu dengan tulisan Nafas Allah.

 

__________________

Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak

anakpatirsa's picture

Jika Manusia tidak mati

Dulu aku pernah dianggap sesat karena pernah berkata: “Jika manusia tidak makan pohon pengetahuan tentang hal yang baik dan yang jahat maka bumi ini sudah penuh karena manusia tidak akan mati. Akan terjadi ledakan pengetahuan yang terlalu cepat.” Dengan penuh keyakinan aku menambahkan, ”Bumi tidak akan bisa menampung manusia, jika tidak ada kematian,” Waktu itu aku masih ingat pelajaran IPS Geografi di kelas 2 SMP yang membahas tentang ledakan penduduk. Seorang membantah dengan berkata, “Tidak, seandainya manusia tidak memakan pohon itu, Bagi Allah tidak mustahil untuk membuat bumi ini memelar, atau membuat bumi kembar lainnya. Allah Mahakuasa.” Aku tidak bisa berkata apa-apa lagi, apalagi pemimpin kelompok PA kami ikut membela temanku. Walaupun dalam hati aku masih berkata, “Allah itu Mahakuasa dan Mahatahu. Tahu tentang ledakan penduduk, dan bumi yang diciptakannya ini bukanlah sesuatu yang kekal. Bumi akan hancur, Ia tidak akan menciptakan sesuatu yang kekal di atas bumi yang tidak kekal.” Banyak hal yang tidak kupahami
hai hai's picture

Jalan Pikiran Kita Sama

Anak Partisa, jalan pikiran kita sama. Namun baru sekarang saya dapat menjelaskan kenapanya.

Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak

__________________

Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak

John Adisubrata's picture

Adam dan Hawa

Hai Hai menulis:

"Apakah Allah melarang manusia untuk makan buah pohon kehidupan? Tidak! Apakah Allah melarang manusia untuk makan buah pohon pengetahuan tentang hal yang baik dan yang jahat? Iya! Kenapa Adam dan Hawa justru memakan buah pohon yang dilarang namun tidak makan buah pohon yang tidak dilarang? Saya tidak tahu. Saya berjanji, bila masuk surga nanti dan bertemu dengan kedua beliau, saya akan menanyakannya."

Bercanda dikit ya, Hai:

Katanya, ... kalau 'kelak' kita bingung mau nemuin Adam dan Hawa, lihat aja di sono perut-perut setiap 'orang'. Kalau ada yang engga punya pusar (udel), merekalah orangnya. He He He!

Syalom,

John Adisubrata

Priska's picture

Jangan lupa lho Ko hai hai

Saya berjanji, bila masuk surga nanti dan bertemu dengan kedua beliau, saya akan menanyakannya.

Ko, engkau pernah mengajarkan kepadaku: Janji adalah utang yang harus dibayar!!! So, jangan lupa pada janjimu!!!

__________________

"I can do all things through Christ who strengthen me"

hai hai's picture

Hawa dan Adam

Pak John bisa aja. Tetapi benar juga ya? Tadinya sich saya pikir, mau cari yang nggak punya mertua. Mereka pasti Kongco Adam dan Eyang putri Hawa.

Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak

__________________

Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak

hai hai's picture

hai Mengedit Pohon Kehidupan

Saudara-saudara sekalian, saya baru mengedit tulisan ini sehingga lebih berbobot dan mudah untuk dipahami. Semoga anda menyukainya.

Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak

__________________

Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak

NOSID's picture

waduh, komentar

waduh, komentar Hai-hai: Ketika engkau tidak dapat mengalahkan musuh dengan semua jurusmu, maka berhentilah bertarung lalu mulailah bertarung seolah-olah itu adalah pertarungan baru. kata-kata ini salah satu yang paling saya suka dari Musashi. o-ia Bung Hai, kalao gak salah ada buku dari pesaingnya Musashi (namanya lupa), saya sih belum sempet baca. apa bung Hai doyan Samkok juga?
hai hai's picture

Pesaing Musashi?

Nosid, makanya saya tulis, sebab itulah yang paling saya sukai dari the Book of five rings-nya Musashi. Kayaknya kita sama-sama mengaguminya? Setahu saya, pada awalnya terbit novel dengan judul samurai yang ditulis oleh orang bule. Karena orang Jepang tidak suka dengan novel tersebut, maka muncullah novel dengan judul Musashi. Keduanya pernah dimuat di harian Kompas, Karena kedua cerita tersebutlah maka saya menjadi pelanggan Kompas yang fanatik. Kalau buku pesaing buku tulisan Musashi The Book of five rings, saya malah belum tahu tuh. Samkok, terdiri dari 4 jilid, warna bukunya merah.Banyak orang Tionghua yang percaya mitos bahwa orang yang membaca buku Samkok tidak tamat, dia akan menjadi penjahat. Pertama kali membaca Samkok waktu itu saya masih kelas 5 SD. Biasanya ortu ngomel kalau saya baca buku cerita silat. Namun ketika mereka tahu saya membaca Samkok, mereka justru mendorong saya untuk membacanya sampai akhir. Saya sudah baca kisah Samkok 4 kali. Rencananya saya mau baca kelima kalinya semester depan. Samkok? Gila ...! Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak
__________________

Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak

Mod's picture

Nitip pertanyaan

Wah, Hai hai mau nanya ke surga?

Saya juga mau nitip pertanyaan dong :
1. Adam dan Hawa itu termasuk manusia purba atau manusia seperti kita?
2. Pada jaman mereka ada dinosaurus ngga sih?
3. Kerajaan Troy dan pulau Atlantis itu beneran atau cuma mitos?
4. Hercules dan Achilles beneran ada ngga?
5. Di masa depan nanti ada mesin waktu ngga?
6. Di galaksi lain ada kehidupan lain atau ngga?

Nanti kalau udah nanya di surga, Hai hai balik lagi ke sini terus bikin bukunya, dijamin laris.
hai hai's picture

Nasib Saya Jelek

Wah Mod, nggak janji dech! Nasib saya jelek, pasti panjang umur. Tapi kalau nasib saya bagus dan mati muda, maka saya akan tanyakan keenam pertanyaan kamu. Soal balik lagi itu nampaknya mustahil karena sekali mati saya tidak mau balik lagi.

Saat ini banyak pengkotbah alam roh yang mengaku memiliki anugerah untuk piknik ke surga dan neraka dan ngobrol dengan tuhan seolah ngobrol dengan teman. Gimana kalau kamu titip mereka saja pertanyaan-pertanyaan kamu itu?

Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak

__________________

Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak

jesusfreaks's picture

HAHAHAHA...

Bro MOD, lucu... hahaha... gw yakin si Hai2 lagi terseyum simpul sambil geregetan. hahaha... sori nih... koment gw gak penting... buat tambah point aza. hahaha... Jesus Freaks, "Live X4J, die as a martyr"
__________________

Jesus Freaks,

"Live X4J, Die As A Martyr"

-SEMBAHLAH BAPA DALAM ROH KUDUS & DALAM YESUS KRISTUS- 

Mod's picture

Sedia payung sebelum hujan

Kalau gitu pertanyaan saya buat persiapan aja deh, kalo seandainya suatu saat Hai hai tergiur untuk menjadi seorang pengkotbah alam roh. Jadi saya sudah sedia payung sebelum hujan. Atau mungkin juga Hai hai membuat tulisan yang menyangkal pengkotbah alam roh untuk permulaan saja. Jangan-jangan Hai hai sudah punya rencana untuk menjadi pengkotbah alam roh, awalnya Hai hai membuat tulisan yang menyangkal para pengkotbah alam roh, lalu Hai hai membuat kesaksian bahwa Hai hai dulunya tidak pernah percaya kepada pengkotbah alam roh, kemudian Hai hai bertobat dan menjadi pengkotbah alam roh juga. Semoga aja tidak seperti itu ya! Jesusfreaks mau nyari point plus plus ya? Ada hadiahnya ngga?
hai hai's picture

Hai hai Jadi Pengkotbah Alam Roh

Wah, mod, anda tidak beruntung. Sejak menjadi orang Kristen 26 tahun yang lalu saya bergumul untuk menjadi pendeta, namun hingga saat ini saya yakin bahwa Tuhan tidak memanggil saya untuk menjadi pendeta. Saya hanya provokator dan akan tetap jadi provokator. Beberapa orang teman pengkotbah menyebut saya theolog jalanan. Sebutan itu terlalu muluk buat saya.

Wah tapi seru juga ya kalau saya bertobat lalu menjadi pengkotbah alam roh? Kira-kira berapa ya tarif sekali kotbah atau bersaksi yang akan saya peroleh?
 

Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak

__________________

Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak

Mod's picture

Ngga takut disantet?

Kalau tarifnya saya tidak tahu, tapi saya pernah mendengar langsung salah satu kotbah dari pengkotbah alam roh sendiri, katanya dia tidak membawa uang sepeserpun untuk pergi berkotbah, tapi dia perginya menggunakan taksi. Bayangkan saja, tidak punya duit tapi berani untuk naik taksi.

Cuma yang saya takutkan, karena para pengkotbah alam roh cerdik, jangan-jangan Hai hai sebenarnya salah satu dari pengkotbah alam roh, pada awalnya Hai hai berpura-pura untuk membantahnya.

Lalu suatu saat, setelah pendukung Hai hai sudah banyak dari yang membaca blog  dan bukunya Hai hai (sudah ada belum?), Hai hai menjadi pengkotbah alam roh. Otomatis banyak pendukung Hai hai yang tadinya sama-sama tidak percaya kepada pengkotbah alam roh menjadi percaya kepada pengkotbah alam roh. Dan Hai hai mempunyai bukti bahwa Hai hai dulunya membantah pengkotbah alam roh di dalam blognya dan bukunya Hai hai.

                                                                                                                          

Tapi ngomong-ngomong, Hai hai bikin tulisan yang membantah para pengkotbah alam roh, emangnya Hai hai ngga takut kalo disantet atau diancam sama para pengkotbah alam roh?

Saya pernah baca kesaksian seorang aaiijdpr (nama samaran, kalau istilah komputernya, namanya sudah di enkripsi sehingga tidak bisa dibaca).
Saya akan mengutip kesaksiannya :

“Maaf, ada rekan Pendeta mengkritik saya, lebih lima orang koma, mati, lumpuh, atau kanker. Bahkan sewaktu mengkritik di depan saya –di mimbar— tentang yang saya sampaikan mengenai Kerajaan Sorga, saya langsung berdoa ‘Tuhan Yesus, saya hanya melakukan perintahmu’. Tuhan Yesus langsung menanggapi aaiijdpr, orang itu akan aku cabut nyawanya.’”

Kalau saya sih takut, kalau Hai hai dan yang lainnya ngga takut disantet?

hai hai's picture

Cerdik Seperti Merpati, Tulus Seperti Ular

Mod, saat ini saya punya 4 buah buku yang hampir selesai. Mudah-mudahan pada tahun 2008 ini saya dapat menyelesaikan minimal 2 di antaranya dan ada penerbit Kristen yang berani menerbitkannya.

Saya tidak akan berani menjadi pengkotbah alam roh, karena menurut Alkitab, seorang penyesat harus digantung dengan batu penggilingan lalu ditenggelamkan dan itupun masih belum cukup. Tapi bila suatu saat nanti saya tersesat, tolong gebukin saya! Biar bertobat atau mati sekalian daripada menyesatkan umat Allah.

“Maaf, ada rekan Pendeta mengkritik saya, lebih lima orang koma, mati, lumpuh, atau kanker. Bahkan sewaktu mengkritik di depan saya –di mimbar— tentang yang saya sampaikan mengenai Kerajaan Sorga, saya langsung berdoa ‘Tuhan Yesus, saya hanya melakukan perintahmu’. Tuhan Yesus langsung menanggapi aaiijdpr, orang itu akan aku cabut nyawanya.”
Saya sering mendengar kesaksian seperti itu dari teman-teman tentang kehebatan pengkotbahnya. Menurut mereka itulah bukti Kehebatan pengkotbahnya dan bukti bahwa pengkotbahnya diberkati dan diurapi Tuhan. Saya sama sekali tidak mampu memahami kisah-kisah demikian. Di mana letak cinta kasih dari para pengkotbah demikian? Di mana letak cinta kasih dari orang-orang yang menyampaikan kesaksian demikian? Ketika Yesus Kristus meregang nyawa di atas kayu salib, dia berdoa, “Bapa, ampunilah mereka sebab mereka tidak tahu apa yang dikatakannya!” Mustahil Tuhan Yesus berjanji untuk mencabut nyawa orang yang mengeritik hambanya yang sedang kotbah di atas mimbar.

Ngomong-ngomong bagaimana nasib orang yang mengeritik itu? Apakah Tuhan Yesus benar-benar mencabut nyawanya saat itu?

Mod, lebih baik saya mati disantet atau ditembak dari pada membiarkan ajaran-ajaran sesat dikotbahkan di mimbar-mimbar gereja dan dijual dalam bentuk buku-buku.

Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak

__________________

Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak

Taufan's picture

Kej 3:22

Hi salam kenal, saya newbie niyh... Saya tak sengaja melihat postingan ini, pada awalnya cuma ingin (u/ pertama kalinya) membaca Alkitab dari awal hingga akhir. Terus ketemu soal pohon kehidupan ini,,, dan koq sepertinya saya seperti baru tersadar... oh iya ya knp dari dulu ga pernah kepikiran bahwa pohon pengetahuan dan pohon kehidupan beda, dari dulu nganggepnya sama... terus coba googling deh.. eh ketemu blog ini... Ada yg mau saya tanya... saya kurang lebih sepaham, namun masih ada ganjalan, 'Pohon Pengetahuan Sumber Kebodohan', Anda mengatakan sebenarnya Adam & Hawa sudah tau mana yg baik dan yg jahat, namun setelah memakan buah dari pohon pengetahuan Adam & Hawa menjadi tidak bisa 'memilih' dengan benar yang baik dan menjauhi yang jahat? Begitu kan kira2... Namun, Kej 3:22 "Berfirmanlah TUHAN Allah: "Sesungguhnya manusia itu telah menjadi seperti salah satu dari Kita, tahu tentang yang baik dan yang jahat,...." kata '...telah menjadi..." berarti kan menunjukan setelah memakan buah pengetahuan, kemudian "...seperti salah satu dari Kita,..." Kita disini maksudnya siapa saja? Tuhan beserta malaikat2nya? Jika iya masa balik lagi ke awal: "pohon pengetahuan sumber kebodohan"? Pasti Anda tidak setuju donk Tuhan beserta malaikat2nya itu bodoh... Ini yang mau saya tanyakan... terima kasih. ohiya jika tidak merepotkan, boleh kirim balesannya ke email saya juga...? dantecelcius@yahoo.com. thnx JCLU
hai hai's picture

PENGETAHUAN dan PENGALAMAN

Taufan, pertanyaan anda nampak sepele, namun sesungguhnya sangat berat untuk dijawab. Menurut saya yang dimaksudkan dengan KITA di dalam Kejadian 3:22 adalah Ketiganya Yang Esa, bukan malaikat.

Memang saya menggunakan kalimat “Pohon Pengetahuan Sumber Kebodohan” Untuk judul paragraf dalam tulisan saya. Apabila anda membaca tulisan di bawahnya maka nampak jelas apa yang saya maksudkan dengan KEBODOHAN di dalam tulisan itu. KEBODOHAN yang  saya maksudkan bukan lawan dari PINTER namun lawan dari BIJAKSANA.

Ayam memiliki dua kaki seperti manusia. Apakah anda juga menyimpulkan bahwa manusia juga BERTELUR karena kalimat sebelumnya menyatakan bahwa ayam seperti manusia?

PENGETAHUAN dan PENGALAMAN adalah dua hal yang berbeda. Sebelum makan buah pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat manusia sudah memiliki PENGETAHUAN tentang yang baik dan yang jahat serta memiliki PENGALAMAN tentang yang baik. Setelah makan buah pohon pengetahuan, saat itulah manusia memiliki PENGALAMAN tentang yang jahat.      
 

Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak

__________________

Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak

Nero's picture

TAMAN EDAN eh EDEN maksud saya

Gimana ya...kok HAI HAI bisa kepikran sampe sana ya? salut bgt... semula pemikiran say yah...ga makan berarti hidup kekal... dari artikel Anda berarti anda menyimpulkan kalo pada mulanya manusia tidak kekal? wkt diciptakan manusia da ga diselamtkan ya?
hai hai's picture

Memang Edan ... Eh ... Eden Maksudnya

Itu anugerah Nero, Roh Kudus membimbing akal budi saya sehingga dapat memahaminya, setelah memahaminya, maka saya berkewajiban untuk memberitahu handai taulan yang belum memahaminya.

Anda benar, manusia diciptakan dengan TUBUH yang FANA (tidak kekal), itu sebabnya Allah menciptakan pohon Kehidupan, agar manusia memilihnya, namun manusia justru memilih melanggar perintah Allah.

Salah satu bukti bahwa tubuh manusia tidak kekal adalah perintah Allah agar manusia BERANAK CUCU. Bisa dibayangkan apa yang terjadi bila tubuh manusia KEKAL adanya.

Alkitab mengajarkan bahwa sejak semula Allah sudah MEMILIH dan MENETAPKAN orang-orang pilihanNya. Banyak orang yang menuduh Allah tidak Adil karena hanya memilih sebagian orang dan menolak yang lainnya. Namun itulah yang diajarkan Alkitab. Mustahil menentang apa yang diajarkan Alkitab.
 

Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak

__________________

Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak

Nero's picture

Manusia

Berarti menurut Hai Hai, Allah menciptakan manusia yang tidak kekal,knp harus memberi pilihan...toh tidak kekal juga?

yah,HAI HAI balek lagi ke predestinasi ya...hahahha ...yah,justru karena ANUGRAH Allah lah kita didorong utk kembali kepada ALLAh? Anda setuju ga dengan statement demikian? Anugrah tidak jauh2 dengan predestinasi

Nero's picture

Kekal

Kalo manusia sudah dari pertama kekal adanya...pastilah kita ga bkalan diselamatkan...karena kita bakal hidup dalam dosa yang kekal...dan rencana penyelamatan manusia melalui Yesus Kristus tidak akan terjadi
hai hai's picture

Kenapa dan Bagaimana?

Wah, Nero, saya sedang memikirkan bagaimana menjawab komentar anda, eh ternyata anda sudah menjawabnya sendiri. Jiwa manusia kekal adanya sementara tubuh manusia itu fana. Memang benar, ada beberapa Tholog yang mengajarkan TEORI bahwa bila tubuh manusia bersifat kekal, maka itu berarti tidak ada PENGAMPUNAN dosa, seperti Iblis.

Sebenarnya saya tidak setuju dengan teori demikian, namun hingga saat ini belum mampu menunjukkan di mana kesalahan (bila teori itu memang salah) dan menjawab kenapa Allah menciptakan manusia dengan jiwa yang kekal namun tubuh yang fana. Waktu muda, ketika mempelajari Alkitab saya sering sekali bertanya “KENAPA?” Namun dengan berlalunya waktu saya semakin jarang bertanya “KENAPA?” namun sering sekali bertanya, “BAGAIMANA?”   
 

Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak

__________________

Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak

Nero's picture

Jawab sendiri

Wah...da saya jawab sendiri ya? saya sendiri juga tidak sadar...hahhaa..tapi masih bingung,kenapa masih harus diciptakan dua pohon? apa karena mmg diberi kebebasan kepada manusia untuk memilih? kalo diberi kebebasan memilih,ngapaen coba..toh pada awalnya tidak kekal dan berdosa..

sebenarnya tubuh yang berdosa ataukah jiwa yang berdosa? atau kedua2nya? kalo kedua2nya mgkn teori itu benar...kalo jiwa...makin bingung teori itu

phrack's picture

@hai2 ttg pencabut nyawa kok kejam

Nyuwun kritik ya..Sori hai2... peace... .V. cuma aga nyimpang topik.. Tulis hai2: Di mana letak cinta kasih dari para pengkotbah demikian? Di mana letak cinta kasih dari orang-orang yang menyampaikan kesaksian demikian? Mustahil Tuhan Yesus berjanji untuk mencabut nyawa orang yang mengeritik hambanya yang sedang kotbah di atas mimbar. Ngomong-ngomong bagaimana nasib orang yang mengeritik itu? Apakah Tuhan Yesus benar-benar mencabut nyawanya saat itu? Jawab: Kan yang mencabut nyawa ketika Pengkotbah Alam roh kotbah Tuhan? Paling ga yang ngasih kesaksian.. Jangan dibilang "Mustahil" dong kalo tidak ada konfirmasinya dari Tuhan. Pakailah kata "MASA". Tapi kenapa dibilang dimana letak cinta kasihnya.. Tersirat dan tersamar kaya mo nulis.. Allah ko bisa kejam.. Ko hai2 bingung dengan Allah yang bisa kejam? Balik lagi baca "Ngintip toilet neraka Yuuk! Biarin disangka promosi! cuek aje! Jangan salahkan daku jika daku salah mengertimu.. Mohon penjelasan apa daku salah?
__________________

(+) berdoalah agar supaya jangan penggoda merugikan jiwamu (+)

hai hai's picture

@ Phrack, Bila Pengeritik hai hai

Phrack, bila Allah berkata kepada saya bahwa Dia akan mencabut nyawa orang karena orang itu mengeritik saya atau menyakiti saya, maka saya akan berlutut kepada Allah dan memohon agar orang itu diampuni.

Bila Allah berkta kepada saya bahwa Dia mencabut nyawa seseorang karena orang itu mengeritik saya, maka saya akan berlutut kepada Allah dan minta Allah mengampuni kesalahan orang itu karena mengeritik saya.  

Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak

__________________

Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak

dennis santoso a.k.a nis's picture

serpent seed and original sin

hai, gara2 ngobrol ama SF di TA kemaren, gue jadi interest buat baca2 segala pembahasan tentang kejadian 3 ini. blog lo udah gue baca, lalu gue juga googling2 dan nemu banyak versi "ajaib2".

salah satu versi paling "ajaib" adalah ini: "The Doctrine of the Serpent Seed and the Original Sin"; pernah denger atau baca gak lo? kalo belom, coba baca dan kemukakan apa pendapat lo.

gue masih belum satu kali selesai bacanya. nanti abis satu kali baca, gue endapin dulu, terus baru bisa ngomong pendapat gue. sekarang, ceritanya, gue mau ajak lo mikir bareng ;-)

Samuel Franklyn's picture

My own pieces of the puzzle

Pertama-tama Adam dan Hawa tidak diciptakan sebagai orang dewasa.

http://knol.google.com/k/jared-bielby/a-childhood-eden/6k2fryxbmasp/5#

Yang kedua ular itu adalah Adam sendiri. Tidak ada binatang bisa bicara. Tuhan menggunakan gaya bahasa yang sama waktu berurusan dengan Adam dan orang Farisi dan ahli Taurat.

http://whoisthegodofthisworld.blogspot.com/2009/07/who-is-serpent-in-genesis-3.html

Tulisan yang kamu kasih ada yang benar ada yang salah. Dosa pertama memang terkait dengan masalah seksual tapi itu semua sebenarnya masuk dalam rencana Tuhan. Tuhan nggak punya rencana cadangan. Kalau penafsiran bahwa Adam=Ular=Naga Tua=Satan adalah penafsiran yang benar maka banyak ayat yang jadi pegangan kaum teolog hancur lebur.

Ada buku science fiction yang didalamnya ada pantun berikut:

Looking at the enemy in the mirror,
gazing at friend accross the battle field.

Pantun tersebut benar.

Who is the enemy of God? Just look in the mirror.

dennis santoso a.k.a nis's picture

ditampung

gue akan baca tulisan di link pertama... tapi temanya sih gue dah tau kalo ini sih. ya, adam dan hawa memang cukup lama tinggal di eden sebelum peristiwa kejatuhan itu. bahkan kain baru lahir pas kira2 adam umur 130 kalo ga salah.

tulisan di link kedua itu juga udah gue baca.... semuanya punya versi yang beda2, hahaha... seru seru seru.... :-)

semua gue tampung dan renungkan. sembari merenung pikiran gue tergoda dengan satu pertanyaan ala markus yang praktikal, "emang kalo nanti bener2 tau ini semua, gunanya apa?". "entahlah", jawab gue, "yang jelas sekarang gue bener2 tergoda untuk nyari tau".

btw sam, buat baca link yang gue kash, gue butuh waktu seharian bacanya karena ada 3 page dengan segala apendix... plus gue baca2 ayat di sabda juga buat liat perbandingan dengan terjemahan2 lainnya (link tadi bener2 king james minded). lo bacanya cepet banget bro? cool ;-)

Samuel Franklyn's picture

@dennis: Mengurangi kambing hitam yang disembelih

Gunanya? Mengurangi kambing hitam yang disembelih. Guna lainnya adalah mengajarkan bahwa bertanggung jawab atas kelakuan sendiri itulah yang paling dituntut oleh Tuhan.

hai hai's picture

@dennis, Benih Setan

Dennis, ketika mengkhususkan diri untuk mempelajari Taman Eden, gua banyak membaca tulisan tentang hal itu. Gua sebelumnya blom pernah baca tulisan yang lu referensikan namun pernah membaca tulisan lain yang mengajarkan hal yang sama.

Menurut gua ajaran dalam tulisan tersebut penuh dengan jurus tafsir 1001 mimpi. Kalau nggak percaya, silahkan terjemahkan nanti gua tunjukkin kesalahan-kesalahannya termasuk ketidakkonsistenannya.

Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak

__________________

Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak

dennis santoso a.k.a nis's picture

baca dulu kalo belom baca hai

kalo belom baca, baca dulu deh hai, jadi kita bisa ngobrol dengan base artikel yang sama sehingga lebih nyambung nantinya pas nunjukkin link dan baris ke berapa nya.

sementara lo baca, gue akan googling terus buat tahu benernya ada berapa sih variasi cerita yang selama ini timbul seputar topik ini. sementara ini gue lagi ngaduk2 di "catholic encyclopedia".

hai hai's picture

Gua Udah Baca

Sebelum lu referesi gua blom baca ketika gua nulis komentar, gua dah baca.

Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak

__________________

Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak

dennis santoso a.k.a nis's picture

speed reading nya edan bener

gile, berarti sama seperti sam, lo bacanya juga ngebut banget.... :-)

nanti, di blog ini, gue akan mencoba membuat rangkuman dari 2 link yang ngebahas tentang kejadian 3 ini. satu yang dari si sam dan satu lagi dari yang gue. rangkuman ini akan gue bikin secara kronologis beserta clue2 atau pertanyaan2 yang timbul di kepala gue pada tiap point2 nya. abis itu kita bahas bareng yah :-)

hai hai's picture

@ Dennis, Boleh aja

Itu cuman baca biasa lagi. Ok nanti kita diskusikan.

Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak

__________________

Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak

hai hai's picture

@Samuel, Bayi Adam?

Samuel, Apakah diciptakan sebagai janin atau pun diciptakan ujug-ujug dewasa, satu hal sudah pasti. Adam tumbuh dari ZERO KNOWLEDGE. Demikian juga Hawa.

Berikut ini adalah beberapa kalimat kunci:

  1. Manusia dan binatang sama-sama dibentuk dari tanah.
  2. Penolong yang sepadan diucapkan Allah sebelum dia menciptakan binatang.
  3. Keduanya akan menjadi satu daging diucapkan Allah sebelum Adam dan Hawa berdosa
  4. Adam dan Hawa baru bersetubuh setelah keluar dari Taman Eden
  5. Keduanya telanjang namun tidak malu
  6. Mereka hanya ada berdua ketika merasa malu
  7. pada hari engkau memakannya, pastilah engkau mati

Coba gunakan yohanes 1:1-5 untuk membantu memahami  kisah Taman Eden.

Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak

__________________

Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak

whoislikegod's picture

Taman Eden - Misteri Pohon Kehidupan????

Taman Eden - Misteri Pohon Kehidupan

 
 

ditanggapi lagi hari ini tanggal 2009-08-27, hmmm ada apa ya????

·siapa seperti Allah?·

__________________

·siapa seperti Allah?·

dennis santoso a.k.a nis's picture

karena ada KONSPIRASI

ada pertemuan 3 orang sesat minggu lalu di TA... mereka bersepakat untuk berusaha menghancurkan tatanan kekristenan... hahahaha >:-)

awas awas awas.... ada KONSPIRASI :-p

whoislikegod's picture

Konspirasi 3 tokoh sesat??

Yang kudus biar tambah kudus

yang sesat biar tambah sesat...

Apa tidak tahu wahai kalian bertiga bahwa ada tokoh sakti di SS ini yang bisa MENENGKING kalian semua???

·siapa seperti Allah?·

__________________

·siapa seperti Allah?·

dennis santoso a.k.a nis's picture

bukan "tokoh"

bukan "tokoh" wilg, terlalu jauh levelnya buat sampe ke sebutan "tokoh" mah... "orang tolol" aja udah kebagusan.... kekekeke *tawa sok imut*


hai hai's picture

whoislikegod, PR Yang Dikerjakan

whoislikegod, setelah membaca misteri pohon kehidupan ini beberapa blogger terus mengerjakan PR-nya. Nampaknya PR itu akan didiskusikan saat ini itu sebabnya blog ini dibuka lagi.

Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak

__________________

Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak

whoislikegod's picture

hmm, kukira....

Iklan promosi....

·siapa seperti Allah?·

__________________

·siapa seperti Allah?·

dennis santoso a.k.a nis's picture

betul wilg

yup betul sekali wilg... tebakan pertama kamu bener banget... lo emang cerdas... ini adalah iklan promosi dari seorang "sahabat" untuk membuka jalan bagi "dua orang tolol" itu (orang tolol ketiga lagi sibuk di gerejanya), hahahaha [tawa narsis] :-)

*pasang helm biar kepala gue selamet pas disambit batu*

dennis santoso a.k.a nis's picture

-- reserved place for updating later --

sesuai janji gue ke hai2, gue reserve dulu comment ini... comment ini akan gue update tiap kali gue dapet hal baru seputar issue ini dan akan gue declare selesai dan siap untuk dibahas setelah gue puas collecting resource.

sekarang, comment ini hanya akan berupa orat-oret yang ga perlu ditanggapi.

---

materi section 1: artikel dari sam di sini

materi section 2: artikel dari gue di sini

--> bantahan untuk section 2 di sini

--> masih seputar section 2, "enoch, nephilim, sons of God, daughters of man", di sini

--> a disgrace for serpent seed doctrine... di sini

materi section 3: artikel dari om google, mulai dari sini sampe link ke-10 di bawahnya

uncategorized:

1: bullinger's di sini

adder:

1: "Mitochondrial Eve" (posting ke-4 dari sini)

2: wiki seputar point 1 dari sini

3: "the rain" dari sini

4: "woman and the serpent" dari sini

5: "is the serpent's satan?" dari sini

6: "tree of souls: the mythology of judaism" hlm. 442 dari sini

7: "half right on the serpent and satan" dari sini

8: "who were the nephillim" dari sini; note: paragraf terakhir nya cukup bagus untuk dijadikan peringatan bagi studi kecil2an ini :-)

9: keywords: "elaine pagels - adam, eve, and the serpents"... belum ketemu pdf nya, baru ringkasannya... kayaknya akan meng-counter materi section 2.

.....

whoislikegod's picture

Dennis gimana sih?

Kok isa dapat link begini darimana? Googling saja? Atau ada cara lain? Ajarin dong...

·siapa seperti Allah?·

__________________

·siapa seperti Allah?·

dennis santoso a.k.a nis's picture

penasaran

namanya juga penasaran bro ;-)

 

ps.

to billy, in case lo liat, inilah kira2 cara gue dalam berusaha mengenal Allah

akhung's picture

PR

PR baru lagi buat dibaca... hehe

bro, semangat buat penyelidikannya.. topik yang menarik nih..

------------------------Jesus Bless U----------------------

Akhung Berithel

Kita tidak bisa selalu memiliki apa yang kita sukai, tapi kita bisa untuk belajar menyukai dan mensyukuri apa yang kita miliki

__________________

Jesus Bless U


Akhung Berithel



Kita tidak bisa selalu memiliki apa yang kita sukai, tapi kita bisa belajar menyukai dan mensyukuri apa yang kita miliki

sandman's picture

@All waduh... kok begini?

Let's take those terms -- "Tree of Life" , "Tree of Knowledge of Good and Evil" , "In the midst of the garden" , and "Eat" , and MEDITATE upon them

Mari kita ambil istilah istilah- "Pohon Kehidupan", "Pohon Pengetahuan Baik dan Jahat", "Di tengah-tengah taman", dan "Makan", dan focus  kepada 3 hal ini untuk sementara.

We will understand that the human body is the garden , and in the midst of the garden is the sexual reproductive organ . Kita akan mengerti bahwa tubuh manusia adalah kebun, dan di tengah-tengah taman itu adalah organ reproduksi seksual.

And two laws govern that sexual reproductive organ. Dan dua hukum mengatur reproduksi organ seksual. (Remember, two trees stood in the midst of the garden , not side by side Gen.2:9). (Ingat, dua pohon berdiri di tengah-tengah taman, tidak berdampingan Gen.2: 9).

The Divine Way or Law of Life is symbolised by the Tree of Life . The Perverted Way or Law of Death is symbolised by the Tree of Knowledge of Good and Evil .

Jalan Ilahi atau Hukum Kehidupan dilambangkan oleh Pohon Kehidupan. Jalan yang Sesat atau Hukum Kematian dilambangkan oleh Pohon Pengetahuan Baik dan Jahat.

These two Laws (Trees) are diametrically opposed to each other. When one keeps or breaks the Law of God, one will and must reap its fruit accordingly. 

Kedua Ketetapan (Pohon) adalah bertentangan satu sama lain. Ketika seseorang terus atau melanggar Hukum Allah, orang akan dan harus memetik buahnya yang sesuai.

 

 

Karena kita sungguh berharga bagi-Nya dan Dia mengasihi kita.

__________________

hai hai's picture

Sandman, Ajaran Kim Ki Dong Dari Korea

Sandman, bila ditelusuri terus, maka anda akan tahu bahwa ajaran demikian dianut oleh Kim Ki Dong di Korea dan di Indonesia berkembang dengan nama Gerakan Berea.

Salah satu anggota mereka pernah ptantanng ptenteng di ICN dengan nama Gunawan dan di sini dengan nama Bereans.

Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak

__________________

Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak

sandman's picture

@Hai gunawan ...?

sepertinya pernah baca salah satu tulisan dia, kalau gak salah ada hubungannya sama  NEPHILIM .

 

 

Karena kita sungguh berharga bagi-Nya dan Dia mengasihi kita.

__________________

hai hai's picture

Sandman, Betul

Betul ada hubungannya dengan nephilim. klik aja nama gunawan di atas, itu akan membawa anda ke blognya di Icn.

Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak

__________________

Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak

sandman's picture

The Serpent ??

The word "serpent" came from the Hebrew word "nachash" and has the following meanings: "hiss", that is, "whisper a (magic) spell"; "a divine enchanter"; "use enchantment"; "learn by experience". "Subtile" is not just cunning but also wise and intelligent, having a knowledge of the understanding of life as well.

Kata "ular" berasal dari kata Ibrani "Nachash" dan memiliki arti sebagai berikut: "mendesis", yaitu, "berbisik (sihir) mantra"; "ahli sihir yang ilahi"; "menggunakan pesona"; "belajar dari pengalaman ".Bukan hanya licik, tetapi juga bijak dan cerdas, memiliki pengetahuan tentang pemahaman kehidupan juga.

( rev. Richard Gan )

Bandingkan:

The Hebrew word rendered "serpent" in Gen. 3.1 is Nachash (from the root Nachash, to shine ), and means a shining one. Hence, in Chaldee it means brass or copper , because of its shining. Hence also, the word nehushtan , a piece of brass, in 2 Kings 18.4.

Kata Ibrani yang diterjemahkan "ular" dalam Kej 3.1 Nachash (dari akar Nachash, bersinar), dan berarti yang bersinar. Oleh karena itu, dalam Chaldee berarti kuningan atau tembaga, karena bersinar. Oleh karena itu juga, kata nehushtan , sepotong kuningan, dalam 2 Raja-raja 18.4.

( Dr Bullinger )

 Yang bener yang mana?

 

 

 

Karena kita sungguh berharga bagi-Nya dan Dia mengasihi kita.

__________________