Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs SABDASpace

Kerinduan mempelai perempuan ( Kidung Agung 5 : 2 - 7 )

hiskia22's picture

KIDUNG AGUNG  5 : 2  Aku tidur, tetapi hatiku bangun. Dengarlah, kekasihku mengetuk. "Bukalah pintu, dinda, manisku, merpatiku, idam-idamanku, karena kepalaku penuh embun, dan rambutku penuh tetesan embun malam!" 

* Aku tidur, tetapi hatiku bangun : Kita yang mengalami kegelisahan ( Tidak nyenyak )

Dengarlah kekasihku mengetuk pintu : Kekasih = Yesus...Mengetuk pintu = Berharap pintu segera dibuka, agar Yesus bisa masuk.

Bukalah pintu, dinda, manisku, merpatiku, idam-idamanku :Kata-kata yang manis sekali agar kita mau membuka pintu untuk Yesus.

* karena kepalaku penuh embun, dan rambutku penuh tetesan embun malam : Embun adalah kesejukan / Kedamaian. Yesus membawa kesejukan dan kedamaian untuk kita yang sedang gelisah ( Yohanes 14 : 27 )

14:27 Damai sejahtera Kutinggalkan bagimu. Damai sejahtera-Ku Kuberikan kepadamu, dan apa yang Kuberikan tidak seperti yang diberikan oleh dunia kepadamu. Janganlah gelisah dan gentar hatimu.

Embun itu menetes. Kesejukan dan kedamaian yang dibawa Yesus sangat banyak .

KIDUNG AGUNG 5 : 3  Bajuku telah kutanggalkan, apakah aku akan mengenakannya lagi? Kakiku telah kubasuh, apakah aku akan mengotorkannya pula?

Bajuku telah kutanggalkan : Baju berbicara tentang kebenaran ( Yesus ). Silahkan klik di sini

apakah aku akan mengenakannya lagi : Jawabannya seharusnya ya. Tetapi ragu-ragu. Dan ini tidak sesuai dengan Wahyu 16 : 15

16 : 15 Lihatlah, Aku datang seperti pencuri. Berbahagialah dia, yang berjaga-jaga dan yang memperhatikan pakaiannya, supaya ia jangan berjalan dengan telanjang dan jangan kelihatan kemaluannya.

Kakiku telah kubasuh : Kaki berbicara tentang perjalanan memberitakan injil.

* Apakah aku akan mengotorkannya pula? : Tidak mau lagi memberitakan injil. Kalau kotor, berarti kaki itu dipakai buat berjalan. Kalau tidak ( bersih ) berarti kaki itu beristirahat.

KIDUNG AGUNG 5 : 4  Kekasihku memasukkan tangannya melalui lobang pintu, berdebar-debarlah hatiku. 

Kekasihku memasukkan tangannya melalui lubang pintu : Yesus berusaha masuk. Karena pintu tidak segera dibuka.

Berdebar-debar hatiku : Takut karena apabila pintu dibuka, maka kelihatan sedang telanjang. Ingat kisah Adam dan Hawa.Kejadian 3 : 10

3:10 Ia menjawab: "Ketika aku mendengar, bahwa Engkau ada dalam taman ini, aku menjadi takut, karena aku telanjang; sebab itu aku bersembunyi." 

KIDUNG AGUNG 5 : 5  Aku bangun untuk membuka pintu bagi kekasihku, tanganku bertetesan mur; bertetesan cairan mur jari-jariku pada pegangan kancing pintu. 

Aku bangun untuk membuka pintu bagi kekasihku : Pintu terkunci dari dalam. Maka kita sendiri yang harus membukanya.Pintu terkunci, karena kita yang menguncinya.

Tanganku bertetesan mur.........pada pegangan kancing pintu : Pintu itu terlebih dahulu dipegang oleh Yesus.

KIDUNG AGUNG 5 : 6 Kekasihku kubukakan pintu, tetapi kekasihku sudah pergi, lenyap. Seperti pingsan aku ketika ia menghilang. Kucari dia, tetapi tak kutemui, kupanggil, tetapi tak disahutnya

Kekasihku.......sudah pergi  : Terlambat. Seharusnya disaat Yesus mengetuk, langsung dibukakan. Hal ini disebabkan tidak berjaga - jaga.

Seperti pingsan : Terdiam / tidak sadar / pandangan kosong.

Kucari dia.....kupanggil : Hal ini disebabkan karena Yesus telah pergi.

 

KIDUNG AGUNG 5 : 7 Aku ditemui peronda-peronda kota, dipukulinya aku, dilukainya, selendangku dirampas oleh penjaga-penjaga tembok.

Aku ditemui oleh peronda-peronda kota : Peronda - peronda = berjalan keliling = Iblis ( Ayub 1 : 7 )

1:7 Maka bertanyalah TUHAN kepada Iblis: "Dari mana engkau?" Lalu jawab Iblis kepada TUHAN: "Dari perjalanan mengelilingi dan menjelajah bumi." 

* Dipukulinya aku, dilukainya : Pekerjaan iblis hanya merusak, membunuh, dan membinasakan 

GBU all

 

__________________

GBU