Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs SABDASpace

Ketidak berdosaan Yesus

hiskia22's picture

Banyak orang di dunia ini yang tidak mempercayai bahwa Yesus adalah Tuhan. Mereka menganggap bahwa Yesus hanyalah manusia biasa. Jadi mereka juga menganggap bahwa Yesus juga dapat berdosa. Tetapi pandangan ini sangat ditentang oleh kita sebagai anak-anak-Nya yang mempercayai bahwa Yesus adalah Tuhan dan Juruselamat kita semua. Sehingga kita sangat yakin bahwa Yesus tidak berdosa sama sekali dan Dia tidak dapat berbuat dosa. Didalam artikel ini akan dibahas tentang ketidak berdosaan Yesus. Sehingga keyakinan kita tentang Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat semakin kuat melekat di hati kita.

A. Penciptaan manusia.

     Alkitab menyatakan dengan jelas sekali di dalam Kejadian 1:26-27, bahwa manusia pertama yaitu Adam diciptakan menurut gambar dan rupa Allah. Dan di dalam Mazmur 8:6 dijelaskan bahwa Adam adalah ciptaan yang sangat sempurna sekali sebelum jatuh ke dalam dosa, karena telah dimahkotai oleh kemuliaan dan hormat.

     Tetapi akibat dari dosa, maka kemuliaan yang ada pada Adam hilang, dan menyebabkan gambar dan rupa Allah menjadi rusak. Sehingga manusia pertama menjadi berdosa dan menghasilkan keturunan-keturunan yang berdosa pula.

Bagian lain dari Alkitab yang relevan dengan pengajaran ini adalah:

1. Kejadian 5:1-3, yang memuat tentang penularan gambar (citra) Adam kepada keturunannya setelah dia berdosa.

2. Roma 5:12, dosa telah masuk ke dalam dunia oleh satu orang, begitu juga maut.

B. Kemanusiaan Yesus Kristus.

     Pertentangan terbesar yang Amat Sangat mencolok di berbagai negara adalah mengenai Yesus. Ada banyak buku-buku yang telah diterbitkan, film-film yang telah diputar di berbagai negara yang sangat menentang ajaran orang-orang kristiani bahwa Yesus adalah Tuhan.

     Mereka tidak percaya dan menganggap bahwa Yesus adalah manusia biasa. Hal-hal ini justru mereka dapat dari Alkitab. Setelah mereka membaca Alkitab bahwa Yesus mengalami apa yang dialami manusia, mereka menyimpulkan bahwa Yesus itu adalah manusia biasa. Contohnya:

1. Yesus Kristus lahir dari manusia biasa (Matius 1:25)
2. Yesus Kristus tidur (Matius 8:24)
3. Yesus Kristus merasa lapar (Matius 21:18)
4. Yesus Kristus sangat letih (Yohanes 4:6)
5. Yesus Kristus menangis (Yohanes 11:35)
6. Yesus Kristus haus (Yohanes 19:28)
7. Yesus Kristus mati (Yohanes 19:30)

     Dengan adanya kesimpulan dari orang-orang yang tidak percaya ini, tentu saja sangat mengguncang iman kita apabila kita tidak diperlengkapi dengan pengajaran yang benar tentang Yesus Kristus yang kita percayai sebagai Tuhan dan Juruselamat kita.

C. Siapa saja yang menentang bahwa Yesus Kristus adalah Tuhan.

     Pertentangan tentang Yesus adalah Tuhan datang dari beberapa kalangan. Diantaranya:

1. Berdasarkan Alkitab di dalam Matius 27:41-42, yaitu imam-imam kepala, ahli-ahli Taurat dan tua-tua pada waktu itu.

2. Perdebatan antara tokoh agama Islam dan Kristen. Diantaranya yaitu Syeikh Ahmed Deedat ketika mengadakan debat kontemporer dengan DR. Anish Shorosh. (Buku yang berjudul “Benarkah Yesus Tuhan” ). Argumen yang diajukan oleh Syeikh Ahmed Deedat yaitu:

a. Apakah Yesus pernah mengaku sebagai Tuhan?
b. Apakah Yesus pernah mengatakan “Sesungguhnya Aku adalah Tuhan”
c. Apakah Yesus pernah mengatakan “Sembahlah Aku”

Dari kesimpulan diatas, Syeikh Ahmed deedat menganggap bahwa Yesus adalah manusia biasa dan dapat berbuat dosa.

3. Dari kalangan anak-anak Tuhan sendiri yang masih meragukan Yesus adalah Tuhan.Karena mereka juga melihat dari kelahiran Yesus yang berasal dari manusia biasa yaitu Maria. Dan setiap manusia yang dilahirkan adalah orang berdosa. Jadi mereka menyimpulkan bahwa Yesus berdosa. Seperti di dalam film Da Vinci Code yang beredar Sekarang ini. Anggapan ini juga pernah dilakukan oleh orang-orang yang hidup dijaman Yesus. Karena mereka melihat latar belakang kelahiran Yesus, mereka menolak Yesus adalah Tuhan. Secara otomatis mereka beranggapan bahwa Yesus manusia biasa dan dapat berbuat dosa (Matius 13:53-58)

D. Penjelasan bahwa Yesus adalah Tuhan.

    Banyak sekali ayat-ayat di Alkitab yang membuktikan bahwa Yesus adalah Tuhan. Dan dari pembuktian inilah maka dapat disimpulkan bahwa Yesus tidak berdosa. Diantaranya:

1. Lukas 5:32, “Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, tetapi orang berdosa, supaya mereka bertobat.” Yang sanggup melakukan ini adalah Tuhan, Allah (Kej 3:9)

2. Matius 28:20, Yang menyertai kita adalah Tuhan. Ini sama dengan yang tertulis di dalam Kel 3:12 dan Yesaya 41:10.

3. Matius 9:6 dan Yohanes 1:29, Yang menghapus dosa kita adalah Tuhan (Markus 2:5-7 ; Yesaya 43:25)
 

4. Perkataan malaikat (Lukas 2:10-11 , 2:21), Juruselamat ialah Yesus. Jadi Yesus adalah Tuhan. (Yesaya 43:3 & 11)
 

5. Matius 9:29, Jadilah maka jadi
    Matius 15:28, Jadilah maka jadi
    Lukas 5:13, Jadilah maka jadi.

   Hanya Tuhan yang sanggup melakukan hal ini
   (Kej 1:3 , 1:6 , 1:7 , 1:14 , 1:16 ; Ratapan 3:37).

6. Yesus menyelamatkan kita dengan kesengsaraan-Nya
(Kis 26:23), ini sama dengan seperti yang terdapat di dalam Ayub 36:15.

7. Perkataan Yesus (Yohanes 13:13)
“Memang Akulah Guru dan Tuhan.” Kalau Yesus bukan Tuhan, maka akan terjadi seperti Herodes (Kis 12:22-23).
 

8. Yesus tidak menolak untuk disembah.
(Matius 8:2 , 15:25 , 28:9), Seandainya Ia bukan Tuhan maka Ia akan menolak.  Contohnya:
a. Petrus (Kis 10:25-26)
b. malaikat (Why 19:10).

9. Bait Allah dikatakan rumah-Ku (Matius 21:12-13).

10. Tuhan telah meninggalkan Takhta-Nya (Sorga) →(Yer 12:7) Yesus turun dari Sorga (Yohanes 6:38), karena Yesus telah turun dari Sorga, maka Dia dapat menuju ke Sorga (Yoh 3:13).

11. Ia menebus kita (Matius 20:28 ; 1 Kor 1:30 ; 1 Tim 2:6) ini sama dengan Yesaya 41:14.
 

12. Matius 9:29-30 = Mzm 146:8

E. Penjelasan bahwa Yesus tidak berdosa

    Kita lihat dari proses  Adam sebelum dia jatuh ke dalam dosa. Tidak ada campur tangan dari manusia. Semuanya adalah murni dari Allah (Kejadian 1:26-27 ; Kejadian 2:7). Begitu juga dengan Yesus. Tidak ada satupun campur tangan dari manusia. Semuanya juga adalah murni dari Allah (Matius 1:24-25 ; Lukas 1:28-38).  Jadi jelas bahwa walaupun Yesus lahir dari manusia biasa, tetapi Dia tidak membawa benih dosa. Karena murni dari Allah. Tidak ada campur tangan dari manusia. Maria sebenarnya adalah perantara saja untuk menggenapi FT di dalam Yesaya 7:14.

    Walaupun Yesus lahir dari manusia biasa, hidup sebagai manusia biasa, dan mati secara manusia biasa, tetapi sebenarnya Dia adalah Tuhan. Semua ini dapat diambil dari penjelasan-penjelasan di atas. Jadi Yesus sama sekali tidak berdosa dan Dia tidak dapat berbuat dosa.

__________________

GBU

Samuel Franklyn's picture

Ada beda besar antara tidak berdosa dan tidak dapat berdosa

Ada beda besar antara tidak berdosa dan tidak dapat berdosa. Yesus memang tidak berdosa akan tetapi sebelum Yesus bangkit dan memiliki tubuh kebangkitan maka Yesus sama seperti Adam yaitu dapat berdosa.

Yesus adalah Adam kedua. Sama seperti Adam tidak tercemar oleh dosa sebelum jatuh dalam dosa maka Yesus tidak tercemar oleh dosa. Dan sama seperti Adam bisa jatuh dalam dosa maka Yesus juga bisa jatuh dalam dosa. Yesus harus menggantikan Adam dalam menerima murka Allah. Karena itulah Yesus harus bisa menjadi dosa karena kita.

2 Kor 5:21
(21)  Dia yang tidak mengenal dosa telah dibuat-Nya menjadi dosa karena kita, supaya dalam Dia kita dibenarkan oleh Allah.

2 Kor 5:21 (KJV)
(21)  For he hath made him to be sin for us, who knew no sin; that we might be made the righteousness of God in him.

Kalau Yesus tidak dapat berdosa maka Dia tidak bisa menanggung dosa kita. Sesudah Yesus bangkit dari kematian dan memiliki tubuh kebangkitan maka Yesus tidak dapat berbuat dosa lagi.

1Co 15:54-58
(54)  Dan sesudah yang dapat binasa ini mengenakan yang tidak dapat binasa dan yang dapat mati ini mengenakan yang tidak dapat mati, maka akan genaplah firman Tuhan yang tertulis: "Maut telah ditelan dalam kemenangan.
(55)  Hai maut di manakah kemenanganmu? Hai maut, di manakah sengatmu?"
(56)  Sengat maut ialah dosa dan kuasa dosa ialah hukum Taurat.
(57)  Tetapi syukur kepada Allah, yang telah memberikan kepada kita kemenangan oleh Yesus Kristus, Tuhan kita.
(58)  Karena itu, saudara-saudaraku yang kekasih, berdirilah teguh, jangan goyah, dan giatlah selalu dalam pekerjaan Tuhan! Sebab kamu tahu, bahwa dalam persekutuan dengan Tuhan jerih payahmu tidak sia-sia.

 

hiskia22's picture

@ SF

Thanx tambahannya...GBU

__________________

GBU

Samuel Franklyn's picture

Ini bukan tambahan ini koreksi

Ini bukan tambahan ini koreksi. Tulisan kamu perlu dikoreksi karena kamu menulis:

"Sehingga kita sangat yakin bahwa Yesus tidak berdosa sama sekali dan Dia tidak dapat berbuat dosa."

Pernyataan kamu diatas jelas tidak benar.

hiskia22's picture

@ SF

Pernyataan saya Yesus tidak berdosa, sudah anda jawab di komentar pertama:

"Ada beda besar antara tidak berdosa dan tidak dapat berdosa. Yesus memang tidak berdosa"

Singkatnya saya menyatakan, Yesus tidak berdosa, dan anda menjawab Yesus memang tidak berdosa.

Pernyataan saya Yesus tidak dapat berbuat dosa.........

Kalau anda tidak setuju, tolong tunjukkan pada saya, perbuatan dosa apakah yang sudah Yesus lakukan?

Yesus dibuat berdosa berbeda dengan Yesus dapat berbuat dosa.

Ayat di komentar pertama anda:

2 Kor 5:21
(21) Dia yang tidak mengenal dosa telah dibuat-Nya menjadi dosa karena kita, supaya dalam Dia kita dibenarkan oleh Allah.

Apakah dosa yang ditanggung Yesus lahir dari perbuatan Yesus?

Pernyataan saya tetap Yesus tidak dapat berbuat dosa. Dan tambahan dari anda Yesus dibuat berdosa. Bukan koreksi.

GBU


 

__________________

GBU

Samuel Franklyn's picture

Yesus bisa berbuat dosa

Pada waktu Yesus hidup sebagai manusia di dunia maka Dia bisa berbuat dosa. Kalau Yesus tidak dapat berbuat dosa maka Dia tidak bisa menjadi Adam kedua. Kalau Yesus tidak dapat berbuat dosa maka Dia tidak bisa menggantikan manusia yang bisa berbuat dosa untuk menerima hukuman atas dosa. Omongan kamu Yesus tidak dapat berbuat dosa itu bisa menjadi pintu menuju kesesatan yaitu menolak bahwa Yesus itu menjadi manusia. Kalau Yesus tidak dapat berbuat dosa maka itu berarti Dia tidak pernah menjadi manusia.

1Jn 4:2
(2)  Demikianlah kita mengenal Roh Allah: setiap roh yang mengaku, bahwa Yesus Kristus telah datang sebagai manusia, berasal dari Allah,
 

Samuel Franklyn's picture

Yesus itu manusia dan Allah secara bersamaan

Yesus itu manusia dan Allah secara bersamaan. Allah tidak dapat berbuat dosa dan manusia dapat berbuat dosa. Kedua sifat ini hidup bersamaan dalam diri Yesus waktu Dia hidup sebagai manusia di dunia. Ke Illahian Yesus tidak menghilangkan kemanusiaanNya dan juga sebaliknya. Yesus adalah jembatan dan jalan antara manusia dan Allah. Karena Dia adalah keduanya. Dia Allah dan juga manusia. Yesus sebagai manusia baru tidak dapat berbuat dosa sesudah Dia mengalami kebangkitan. Hal ini karena Yesus sesudah bangkit mengenakan tubuh kebangkitan. Hal ini akan berlaku juga atas orang percaya. Pengakuan akan kemanusiaan Yesus itu sama pentingnya bagi iman yang sejati dengan pengakuan ke Illahian Yesus. Kita mengakui Yesus bukan hanya sebagai Allah akan tetapi kita juga mengakui Yesus sebagai manusia. Kalau kita tidak mengakui Yesus sebagai manusia maka itu berarti kita sudah menuju kesesatan sama seperti kalau kita tidak mengakui Yesus sebagai Allah.

http://www.theopedia.com/Humanity_of_Christ

hiskia22's picture

@ SF

Kenapa saya mengatakan bahwa Yesus tidak dapat berbuat dosa? Coba anda renungkan ayat berikut:

Yohanes 7:19

Maka Yesus menjawab mereka, kata-Nya : Aku berkata kepadamu, sesungguhnya Anak tidak dapat mengerjakan sesuatu dari diri-Nya sendiri, jikalau tidak Ia melihat Bapa mengerjakannya; sebab apa yang dikerjakan Bapa, itu juga yang dikerjakan Anak

Halo saudaraku SF....Semua yang dikerjakan Yesus sama dengan yang dikerjakan Bapa. Kalau anda mengatakan bahwa Yesus dapat berbuat dosa, berarti Yesus mencontoh Bapa yang berdosa....

Berarti anda menyembah Yesus yang dapat berbuat dosa, karena mencontoh bapa yang berdosa...dan bapa itu ialah iblis...

kasihan sekali anda @SF....

Saya katakan sekali lagi...Yesus tidak dapat berbuat dosa, karena segala sesuatu yang dikerjakan Yesus,  Dia melihatnya dari Bapa. dan Bapa tidak berdosa....

GBU

 

__________________

GBU

Samuel Franklyn's picture

Anda tidak mempertimbangka argumen saya

Anda tidak mempertimbangkan argumen saya. Yesus dapat berbuat dosa bukan karena Dia meniru Bapa tapi karena Dia sepenuhnya manusia juga. Coba check ayat dibawah ini:

Joh 14:28
(28)  Kamu telah mendengar, bahwa Aku telah berkata kepadamu: Aku pergi, tetapi Aku datang kembali kepadamu. Sekiranya kamu mengasihi Aku, kamu tentu akan bersukacita karena Aku pergi kepada Bapa-Ku, sebab Bapa lebih besar dari pada Aku.

Ayat ini sering digunakan oleh saksi Yehova dan aliran sesat untuk menolak ke Ilahian Yesus. Padahal dalam ayat diatas Yesus mengacu bukan pada sifatnya  sebagai Allah melainkan sifatnya sebagai manusia. Sebagai manusia Yesus lebih kecil dari Allah. Sebagai Allah maka Yesus setara dengan Bapa. Yesus adalah satu pribadi dengan 2 sifat. 1. Sifat sebagai Allah 2. Sifat sebagai manusia. Menurut sifatnya sebagai Allah maka Yesus memang tidak dapat berbuat dosa. Akan tetapi menurut sifatnya sebagai manusia Yesus dapat berbuat dosa. Karena paradox inilah maka inkarnasi Allah menjadi manusia disebut sebagai rahasia ibadah oleh Rasul Paulus.

1Ti 3:16
(16)  Dan sesungguhnya agunglah rahasia ibadah kita: "Dia, yang telah menyatakan diri-Nya dalam rupa manusia, dibenarkan dalam Roh; yang menampakkan diri-Nya kepada malaikat-malaikat, diberitakan di antara bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah; yang dipercayai di dalam dunia, diangkat dalam kemuliaan."

Ini memang hal yang sulit dimengerti. Tapi sekalipun misalnya kamu tetap bersikeras bahwa Yesus tidak dapat berbuat dosa ya nggak apa-apa. Asalkan kamu jangan menolak bahwa Yesus itu sepenuhnya manusia juga. Pada saat kamu menolak bahwa Yesus itu manusia maka jalan menuju kesesatan sudah kamu tempuh.
 

 

hiskia22's picture

@ SF

Kata dapat berbuat dosa seperti yang anda tuliskan berarti mengacu kepada suatu perbuatan yang dikerjakan oleh Yesus. Dan anda sudah membaca FT di komentar saya bahwa segala sesuatu yang dikerjakan Yesus yaitu Yesus melihatnya dari Bapa. Bapa tidak melakukan dosa. Karena itu juga Yesus tidak melakukan dosa.

Saya tidak pernah menolak Yesus adalah 100% Allah dan Yesus adalah 100% manusia. 

GBU bro

__________________

GBU

Samuel Franklyn's picture

Dapat adalah suatu kemungkinan bukan perbuatan

Dapat adalah suatu kemungkinan bukan perbuatan. Dapat itu potensi dan perbuatan itu realisasi. Dapat muntah bukan berarti sudah muntah. Yesus dapat berbuat dosa sebagai manusia bukan berarti dia berbuat dosa sebagai manusia. Sebagai manusia Yesus tidak berbuat dosa akan tetapi tidak berbuat dosa tidak sama dengan tidak dapat berbuat dosa.

romystevenj's picture

Wah

Apakah kalian sudah menonton fim The Last Temptation of Christ? Film ini di banned oleh banyak negara dengan alasan film sesat.

Tapi setelah saya menontonnya, menurut saya bukanlah sesat karena film ini membahas sisi kemanusiaan dari Yesus. Di mana Yesus juga mengalami rasa takut, sedih bahkan Yesus pun menghadapi godaan sex ketika berdua hanya berdua dengan Maria (Pelacur). Eh, jangan salah dulu, Yesus ke rumah bordir bukan untuk melakukan hal negatif lho tapi memberitahu Maria tentang visinya namun Mariapun merayunya, tapi Yesus menolak dan berhasil melewati godaan itu.

Nah, di sini kita lihat, Yesus ke rumah bordir dan bertemu dengan pelacur apakah dengan demikian Yesus berdosa? Menurut saya sih karena Yesus berhasil menolak godaan itu maka Yesus tidak berbuat dosa.

Yesus berdosa adalah kata sifat dan hanya Bapa yang tau hal itu karena Yesus sebagai manusia jadi Yesus tidak maha tau pada waktu itu.

Yesus tidak DAPAT berbuat dosa berarti Yesus seperti robot yang telah diset agar tidak berbuat dosa,

Yesus tidak berbuat dosa (walaupun sebenarnya bisa saja) nah inilah sisi kemanusiaanNya :)

Yesus mengikuti apa yang Bapa lakukan itu adalah KEPUTUSAN yang Yesus ambil bukan satu aturan.

Jadi semoga tulisan saya ini bisa membantu :)

God bless you all

Artikel terkait: www.pujituhan.com/forum/media/film-the-last-temptation-of-christ#137