Firman Tuhan
By mercy - Posted on Juni 11th, 2008
ALKITAB VS ALKITAB
Tulisan di blog ini merupakan pemahaman sederhana saya tentang bagaimana saya “melihat” dan menempatkan dua pandangan yang diambil dari Firman Tuhan, yang sering saya dengar melalui kotbah-kotbah serta cukup sering pula saya baca melalui beberapa tulisan berupa ringkasan kotbah, artikel bahkan tulisan-tulisan yang ada di dunia maya, termasuk tentunya di Sabdaspace.
Kedua pandangan yang saya maksud adalah pandangan mengenai PREDESTINASI DAN KEHENDAK BEBAS. Saya melihat, terkadang terjadinya keadaan dimana penyebab perbedaan pendapat dalam diskusi terhadap sebuah materi atau tulisan, yang didalamnya melibatkan pandangan PREDESTINASI dan KEHENDAK BEBAS, adalah karena di satu pihak ada yang menyampaikan argumen dengan menggunakan pandangan PREDESTINASI, sementara pihak lainnya berargumen dengan menggunakan pandangan KEHENDAK BEBAS. Sehingga sebagai hasilnya, ada perbedaan dalam memahami satu topik atau bagian Firman Tuhan.
By mercy - Posted on Juni 11th, 2008
SEPERTI BAPA SAYANG KEPADA ANAKNYA
(Maz 103:13) Seperti bapa sayang kepada anak-anaknya, demikian TUHAN sayang kepada orang-orang yang takut akan Dia.
Dalam banyak hal, saya belajar bagaimana Tuhan begitu sayang kepada kita, adalah ketika saya sudah memiliki anak. Secara garis besar, dalam pemahaman saya, ada dua "bentuk" kasih Bapa yang sering kita alami. Dalam tulisan ini saya menyampaikan dua diantara banyak pengalaman sejenis di dalam keluarga kami (khususnya antara orangtua dan anak), sebagai ilustrasi untuk menggambarkan kedua "bentuk" kasih Bapa yang saya maksudkan, yang melaluinya saya semakin mengerti akan kasih Bapa.
By mercy - Posted on Juni 6th, 2008
TUHAN MENYEDIAKAN YANG LEBIH BAIK
Tulisan ini merupakan tanggapan saya atas sebagian dari komentar “Love” pada tulisan saya yang berjudul “IMAN, UNTUK APA?”. Berikut bagian dari komentar “Love” yang ingin saya tanggapi melalui tulisan ini.
Apakah Allah pernah tidak menolong kita? Apakah sampai hari ini kita bisa bertahan menghadapi setiap badai hidup bukan suatu mujizat? Hal-hal besar seperti apa yang ingin kita lihat Allah lakukan dalam hidup kita?
Kita tahu pasti bahwa pertolongan Allah "tidak pernah tidak terjadi".
By mercy - Posted on Juni 4th, 2008
IMAN, UNTUK APA?
Shalom semuanya.
By mercy - Posted on Juni 3rd, 2008
Tuhan Musuhan Dengan Orang Kaya
Saya pernah mendengar orang-orang berbicara tentang teologi kemakmuran, dimana intinya adalah mengajarkan bahwa Tuhan menghendaki kita sukses, kaya, sehat, diberkati dll. Kalau kita miskin, maka ada yang tidak beres dengan kehidupan kita, entah itu masih ada kutuk yg belum diputus, iman yang kurang, atau dosa yg masih belum dibereskan (masih disimpan).
By mercy - Posted on Mei 31st, 2008
Tulisan ini, terinspirasi oleh tulisan hai hai yang berjudul BAPTISAN ROH KUDUS – KONTROVERSI GENERASI INI. Untuk itu, semoga hai hai tidak keberatan (sebenarnya saya yakin hai hai tidak keberatan) karena saya menggunakan judul tulisan yg mirip dengan judul tulisannya hai hai.
Tetapi saya mengakui, kemampuan saya dalam menulis serta pengetahuan saya akan topik ini masih sangat terbatas, sehingga saya akan sangat berterima kasih kepada rekan-rekan yang bersedia membaca, apalagi memberi tanggapan serta masukan untuk menjadikan tulisan ini lebih bermanfaat.
By mercy - Posted on Mei 30th, 2008
TINDAKAN IMAN
Seringkali kita mendengar pendeta berkotbah mengenai percaya kepada Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juru Selamat. Dimana salah satu penekanannya adalah kata mengenai kata percaya. Biasanya mereka menyampaikan bahwa percaya yang dimaksud adalah percaya yang sungguh-sungguh percaya. Bahkan ada yang menyampaikan dengan bantuan ilustrasi atau contoh, untuk membuat jemaat lebih mudah mengerti.
By mercy - Posted on Mei 29th, 2008
Allah masih berbicara
Didalam Alkitab, banyak sekali kita menemukan kata-kata seperti : “Tuhan berbicara”, “berfirmanlah Allah”, “berfirmanlah Tuhan”, atau ”berkatalah Malaikat” atau kata-kata lain yang intinya Tuhan atau Malaikat Tuhan berbicara kepada seseorang.
By mercy - Posted on Mei 27th, 2008
KENAPA KRISTUS DIHUJAT? KARENA KAMU
By sarlen - Posted on Mei 26th, 2008
Yang berbahagia ialah mereka yang mendengarkan firman Allah dan yang memeliharanya. (Lukas 11 : 28)
By mercy - Posted on April 5th, 2008
Ibrani 5:8. “Dan sekalipun Ia adalah Anak, Ia telah belajar menjadi taat dari apa yang telah diderita-Nya”
Pengajaran dan Peringatan
Pengajaran untuk membina diri kita. Peringatan untuk melindungi diri kita. Kalau kita hanya belajar dan belajar terus, namun mengabaikan peringatan (teguran, kritik, nasehat), kita bisa kehilangan apa yang sudah kita bina melalui pengajaran. Tak peduli seberapa hebat dan baiknya pengajaran itu sudah menjadikan kita hebat dan berhikmat.
Sinyo
“Aduh,” kata bik Ipah, “pagi tadi Sinyo ditampar dedinya ampe terjungkir dari kursi.”
“Apa sebab?”
“Abis, Sinyo bertanya kenapa dedinya lama di kamar kecil.”
“Tapi tak seharusnya ia ditampar sampai terlempar dari kursi.”
Kalo kita berbuat baik, atau mengadakan kegiatan sosial... apakah untungnya buat Tuhan Yesus? Itu yang saya pikirin beberapa saat yang lalu.
“Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga." (Matius 5:16)
Sesungguhnya banyak diantara kita yang dalam keputusasaan menginginkan Tuhan menjadi segalanya di dalam hidup kita. Kita menginginkan kebaikan dan kesempurnaan Tuhan terjadi dalam kehidupan kita, walaupun kita harus mengalami penderitaan selama proses Tuhan itu. Kita mau melakukan apapun juga yang Tuhan minta untuk kita lakukan, sehingga kita menjadi sempurna bagiNya dan memberikan diri kita kepadaNya.
By Michael - Posted on Februari 8th, 2007
Kepada kita sebagai kepunyaan-Nya, Tuhan mengatakan dalam Yesaya 43:1, “Janganlah takut”, karena di dunia ini banyak hal yang membuat kita takut sehingga tidak ada damai dan sukacita. Tetapi kalau kita sebagai kepunyaan-Nya sendiri maka kita dapat dengan yakin berkata, “Aku tidak akan takut sebab Tuhan adalah Penolongku,” seperti yang tertulis dalam Ibrani 13:6. Janji Tuhan bahwa Dia menolong kita adalah pasti, karena pada ayat 8 dikatakan, bahwa Tuhan Yesus tidak pernah berubah, sehingga hari-hari kita penuh harapan. Oleh sebab itu janganlah kita berubah, tetapi tetaplah menjadi kepunyaan Tuhan, supaya pertolongan-Nya tetap dapat kita rasakan setiap hari.
|