Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs SABDASpace

Loading

Renungan : Menyembah dalam roh dan kebenaran, penyembahan akhir jaman, yang dikehendaki oleh Tuhan?

Kiem's picture

Gambar : Visualisasi Keluaran 37 : 25 - 28

SALAM DAMAI SEJAHTERA BAGI KITA SEMUA

Sekedar Basa Basi

Lama-lama, saya semakin paham juga teknik menulis di SS yang mudah dimengerti (khusus untuk topik pemahaman alkitab lho).

Kira-kira beginilah menurut pengertian saya cara menulis yang baik itu :

  1. Penjelasan dari ayat-ayat Firman Tuhan yang secara langsung menjelaskan Topik, akan disajikan lengkap dengan ayatnya dan isinya.
  2. Penjelasan dari ayat Firman Tuhan yang tidak secara langsung menjelaskan Topik, maka cukup disebut ayatnya saja tanpa menyajikan isi ayat tersebut. Berarti para pembaca harus membuka alkitab lagi, dong?. Iya,... kalau mau lebih jelas.
  3. Daripada blog ini sulit untuk dipahami, lebih baik sebagian informasi tidak disajikan disini. Daripada terlalu panjang??. Tentunya dengan harapan, pembahasan itu akan muncul dalam komentar-komentar atau pertanyaan-pertanyaan dari teman-teman. 

 

Bagaimana menyembah?

Kalau ditanya kaum aliran kepercayaan, mereka akan menjawab : Siapkan sajen, dan serahkan dengan kata-kata.

Kalau ditanya teman-teman kita yang beragama Hindu atau Budha, jawaban mereka mungkin mirip, atau sedikit berbeda dengan kamu aliran kepercayaan. 

Kalau ditanya Saudara kita yang beragama Islam, mereka akan menjawab : menyembah itu adalah sebagaimana yang kami lakukan dalam 5 waktu.

Kalau ditanya Saudara kita yang Katolik dan Protestan, mereka akan menjawab menurut pengertian masing-masing, antara lain : Menyembah, ya BERDOA itu. Prakteknya : Temukan kedua telapak tangan (posisi menyembah), posisi telapak tangan kira-kira di depan mulut, dan berdoa, ada yang mengatakan berlutut di tempat tidur, ada yang mengatakan berlutut di depan gambar Tuhan Yesus atau di depan Salib yang di kiri dan kanannya ada lilin yang menyala.

(Sekali lagi, masing-masing akan menjawab menurut pengertian masing-masing, tanpa pedoman atau panduan yang baku) .

 

Penyembahan di kalangan Charismatic/Pentecostal

Kalau ditanya teman saya dari aliran Kharismatik A, Pantekosta B, atau Karismatik /Pantekosta lainnya, maka jawabannya adalah : 

“Kita bernyanyi dulu lagu pujian yang slow, diulang-ulangi sampai penghayatan yang mendalam.

Pada akhir pujian, pemimpin puji-pujian mengajak : mari kita menyembah Tuhan

Para jemaat masing-masing mengungkapkan kata-kata pujian (kebanyakan diucapkan dengan nada-nada lagu bebas/dinyanyikan) menurut isi hati masing-masing, atau kata-kata apa yang paling baik menurut pemikirannya, misalnya (sambil dinyanyikan) : “Haleluya……kami puji Engkau Tuhan, Glory bagiMu Tuhan, Segala kemuliaan hanya bagimu, kami sembah Engkau Tuhan….., Haleluya……, dst, dsb….”. 

Tetapi semuanya yang diucapkan itu, atau kata-kata penyembahan yang keluar dari mulut jemaat itu berasal dari pikiran, atau diperintah oleh pikirannya masing-masing.

Penyembahan jenis ini masih sangat umum dan dilakukan di kebanyakan gereja kharismatik/Pantekosta.

Penyembahan seperti ini memang Baik, karena niat kita baik, dan tidak salah, karena kita lakukan dalam rangka Menyembah Tuhan dari hati kita yang terdalam.

 

Tetapi…..

Alkitab mengatakan, BELUM penyembahan yang demikian itu yang dikehendaki oleh Bapa.

Pada pembicaraan antara Yesus dengan perempuan Samaria, disebut bahwa penyembahan yang dikehendaki oleh Bapa bukan di gunung, dan bukan juga di Yerusalem (Yohanes 4 : 22), tetapi menyembah dalam roh dan kebenaran (kebenaran = Firman Tuhan).

Yohanes 4:23 – 24, 21

4:23 Tetapi saatnya akan datang dan sudah tiba sekarang, bahwa penyembah-penyembah benar akan menyembah Bapa dalam roh dan kebenaran; sebab Bapa menghendaki penyembah-penyembah demikian.

4:24 Allah itu Roh dan barangsiapa menyembah Dia, harus menyembah-Nya dalam roh dan kebenaran."

4:21 Kata Yesus kepadanya: "Percayalah kepada-Ku, hai perempuan, saatnya akan tiba, bahwa kamu akan menyembah Bapa bukan di gunung ini dan bukan juga di Yerusalem.

 

MENYEMBAH DALAM ROH DAN KEBENARAN

Sama halnya pada istilah "bahasa roh", maka pada istilah "menyembah dalam roh dan kebenaran" , roh (r = huruf kecil, artinya roh manusia).

Mengenai bahasa roh, sudah pernah saya tulis DISINI.

Menyembah didalam roh berarti roh manusialah yang melakukan penyembahan. Kata-kata penyembahan itu diucapkan oleh roh manusia, sebab manusia terdiri dari 3 unsur, yaitu roh, jiwa dan tubuh.

1 Tesalonika 5:23 Semoga Allah damai sejahtera menguduskan kamu seluruhnya dan semoga roh, jiwa dan tubuhmu terpelihara sempurna dengan tak bercacat pada kedatangan Yesus Kristus, Tuhan kita.

Menyembah dalam roh, bukan dalam jiwa (seperti penyembahan di kalangan charismatic/Pentecostal disebut diatas). Bukan juga menyembah dalam Tubuh (jasmaniah) seperti penyembahannya kaum aliran kepercayaan yang saya contohkan diatas.

Roh kitalah yang berkata-kata, menyampaikan kata-kata penyembahan kepada Bapa,  dengan bahasa roh, bukan bahasa akal budi (pikiran) yang keluar dari  pikiran manusia, atau dengan nyanyian (mazmur), atau dengan penyataan Allah, atau dengan yang lain, tergantung Roh Kudus.

1 Korintus 14:14 Sebab jika aku berdoa dengan bahasa roh, maka rohkulah yang berdoa, tetapi akal budiku tidak turut berdoa.

Ciri-cirinya, yaitu bahasanya adalah bahasa roh, bahasa yang diberikan oleh Roh Kudus untuk dikatakan. Kata-kata yang dikatakan oleh roh manusia itu adalah kata-kata yang diberikan oleh Roh Kudus.

I Korintus  14 :2 Siapa yang berkata-kata dengan bahasa roh, tidak berkata-kata kepada manusia, tetapi kepada Allah. Sebab tidak ada seorang pun yang mengerti bahasanya; oleh Roh ia mengucapkan hal-hal yang rahasia. (oleh Roh = oleh Roh Kudus; R = huruf besar)

 

Kisah para Rasul 2:4 Maka penuhlah mereka dengan Roh Kudus, lalu mereka mulai berkata-kata dalam bahasa-bahasa lain, seperti yang diberikan oleh Roh itu kepada mereka untuk mengatakannya. (diberikan oleh Roh itu = diberikan oleh Roh Kudus; R = huruf besar)

 

Bagaimana bisa menyembah dalam roh dan kebenaran?

Sebagaimana tadi dikatakan, bahwa yang menyembah (berkata-kata penyembahan) itu adalah roh manusia, sementara roh manusia itu baru bisa berkata-kata kalau sudah dipenuhkan oleh Roh Kudus. (dibawah ini saya copy ulang ayat-ayat yang mengatakan demikian) :

I Korintus  14 :2 Siapa yang berkata-kata dengan bahasa roh, tidak berkata-kata kepada manusia, tetapi kepada Allah. Sebab tidak ada seorang pun yang mengerti bahasanya; oleh Roh ia mengucapkan hal-hal yang rahasia. (oleh Roh = oleh Roh Kudus; R = huruf besar)

Kisah para Rasul 2:4 Maka penuhlah mereka dengan Roh Kudus, lalu mereka mulai berkata-kata dalam bahasa-bahasa lain, seperti yang diberikan oleh Roh itu kepada mereka untuk mengatakannya. (diberikan oleh Roh itu = diberikan oleh Roh Kudus; R = huruf besar)

Jadi, kita harus dipenuhkan dulu dengan Roh Kudus.

Bagaimana jika belum dipenuhkan Roh Kudus?, apakah tidak boleh menyembah, atau dengan kata lain apakah penyembahan yang bukan dalam roh tidak diperbolehkan?

Jawabannya : Boleh, dan itu sangat baik, bahkan menyembah (berdoa) permohonan juga baik, 

Tetapi ingat, bahwa penyembahan yang dikehendaki oleh Tuhan (di akhir jaman ini) adalah penyembahan dalam roh dan kebenaran. Ayat berikut, saya copy lagi :

 

Yohanes 4:23 – 24

4:23 Tetapi saatnya akan datang dan sudah tiba sekarang, bahwa penyembah-penyembah benar akan menyembah Bapa dalam roh dan kebenaran; sebab Bapa menghendaki penyembah-penyembah demikian.

4:24 Allah itu Roh dan barangsiapa menyembah Dia, harus menyembah-Nya dalam roh dan kebenaran."

Bahkan pada ayat 24 ditegaskan “HARUS” menyembah dalam roh dan kebenaran.

 

Justru karena keHARUSan inilah, makanya kita harus kita gumulkan, jangan menyerah dan jangan puas dengan penyembahan yang bukan dalam roh dan kebenaran.

Yang celakanya, walau sudah jelas disebutkan HARUS, , tetapi ada Umat Tuhan, bahkan hamba Tuhan yang langsung menyerah, malah menafsirkan alkitab dengan macam-macam, untuk menyesuaikan dengan kondisi pribadinya, yaitu pribadi yang tidak bisa menyembah dalam roh dan kebenaran, bahkan mengajarkannya lagi kepada jemaat gembalaannya.

Yang paling menyedihkan hati saya (mungkin menyedihkan hati Tuhan juga, ya?), ada juga yang TEGA berbahasa roh PALSU (dalam hal ini ada dusta dalam penyembahan itu, atau ada “Saham” iblis yaitu SIFAT DUSTA dalam ibadah atau penyembahan itu, lihat Yohanes 8 : 44). Tuhanlah yang tahu, dan mengampuni orang yang seperti itu.

Untuk kasus kepalsuan ini, sebenarnya kita bisa merasakan adanya kepalsuan itu, tetapi menurut saya, kita tidak berhak menghakimi, atau mengungkapkannya, KECUALI jika yang bersangkutan adalah umat gembalaan kita. 

 

Kalau harus penuh dulu dengan Roh Kudus, lalu bagaimana supaya penuh Roh Kudus?

GUMULKAN, pasti Tuhan akan memberikan sesuai FirmanNya.

Bergumul terus sampai seperti orang yang tidak tahu malu. Seperti dikatakan dalam ayat berikut ini.

Ngotot terus seperti orang tidak tahu malu, karena Roh Kudus itu memang SANGAT PENTING, karena menyangkut SORGA dan NERAKA. 

Lukas 11 : 9 -  13  (baca mulai ayat 1)

11:9 Oleh karena itu Aku berkata kepadamu: Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu.

11:10 Karena setiap orang yang meminta, menerima dan setiap orang yang mencari, mendapat dan setiap orang yang mengetok, baginya pintu dibukakan.

11:11 Bapa manakah di antara kamu, jika anaknya minta ikan dari padanya, akan memberikan ular kepada anaknya itu ganti ikan?

11:12 Atau, jika ia minta telur, akan memberikan kepadanya kalajengking?

11:13 Jadi jika kamu yang jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di sorga! Ia akan memberikan Roh Kudus kepada mereka yang meminta kepada-Nya."

 

Sekedar kesaksian :

Waktu saya dibaptis (Umur 35 tahun), memang saya merasakan berbahasa roh, seperti yang dialami oleh banyak orang dalam Kisah Para Rasul..

Sesudah itu, mulai dari besok harinya, sampai kira-kira 1 (satu) bulan lamanya, saya tidak bisa lagi berbahasa roh….. tidak bisa. Arti dari semua ini (menurut saya), Tuhan mengijinkan saya harus bergumul dulu untuk memohon Roh Kudus seperti orang lain yang belum mendapatkannya. 

Memang programnya pendeta yang mempertobatkan saya saat itu adalah penyusulan (penggumulan) Roh Kudus. 

Kira-kira 1 (satu) bulan kemudian, saya baru merasakan lancarnya berbahasa roh (atau menyembah dalam roh dan kebenaran). Saking lancarnya, saya bisa dijadikan contoh sebagai orang yang disebut oleh Rasul Paulus dalam 1 Korintus 14 : 23, sebagai orang yang dikatakan oleh pengunjung yang datang sebagai "orang GILA", karena berbahasa roh tidak pada tempatnya. Tetapi itu sah-sah saja, karena hanya saya dan Tuhan yang tahu apa yang saya rasakan saat itu.

Setelah berlangsung kira-kira 1 tahun setelah bisa berbahasa roh, “KIBLAT” saya mulai beralih pada harta dan kemegahan dunia ini, maka Roh Kudus undur dari saya. Mulut saya masih bisa “SEPERTI” berbahasa roh,tetapi di hati saya tidak merasakan lagi sukacita dari Roh Kudus itu, yang ada hanya bahasa roh palsu atau bekas-bekasnya bahasa roh atau kebiasaan lidah saya berbahasa roh masih ada.

Selama kurang lebih 2 tahun, saya merasakan kekeringan. 

Baru saya disadarkan oleh Pendeta saya yang sekarang, bahwa Roh Kudus bisa undur daripada kita jika :

  1. Kita sudah mulai ber”kiblat” pada harta dan kemegahan dunia ini.

  2. Kita tidak pernah menggunakan bahasa roh itu untuk menyembah dalam roh dan kebenaran.

  3. Kita melakukan dosa/pelanggaran (seperti yang dirasakan oleh Raja Daud ketika dia berjinah), sebab Roh Kudus itu cemburu.

 EDIT : Copy Tambahan (lanjutan informasi) : (DICOPY DARI SINI)

Dalam hal ini, saya disadar melalui Firman Tuhan yang disampaikan dalam Ibadah Doa dan Puasa (pagi hari Jumat Minggu Pertama bulan Oktober 1999) dan pada sore harinya pada Ibadah Doa Penyembahan.

Pada Penyembahan setelah Firman Tuhan itulah saya kembali dipenuhkan oleh Roh Kudus, dan Puji Tuhan, sampai sekarang masih bisa menyembah dalam roh dan kebenaran, bahkan penyembahan itu semakin menyenangkan, karena banyak hal-hal baru dari Roh Kudus, berupa nyanyian-nyanyian, mazmur, puji-pujian, senandung rindu, penyataan Allah, bahkan ratapan-ratapan.

 

Tuhan Yesus memberkati.

alvarez's picture

@KIEM, tidak salah lagi anda NABI AJAIB DAN SUPRANATURAL

Nabi KIEM :

Nabi itu, adalah jabatan bagi orang-orang yang dipakai oleh Tuhan untuk bernubuat. Contohnya nabi-nabi dalam Perjanjian Lama

alvarez :

Nabi KIEM, sepengetahuan saya nabi tidak hanya digunakan Tuhan HANYA untuk sekedar bernubuat. Contohnya Musa, banyak sekali keajaiban dan supranatural yang sudah dilakukannya, begitu juga dengan Nabi Elia dan Elisa.

Sedangkan and pernah mengklaim kepenuhan Roh yang Ajaib dan Supranatural, bukankah itu berarti anda seorang nabi? bahkan banyak nabi di Alkitab tidak diberi kemampuan Ajaib dan Supranatural, ada yang sekedar bernubuat. Bukankah anda selalu kepenuhan Roh yang Ajaib dan juga pernah bernubuat?

Berbanggalah dengan gelar TERHORMAT tersebut kiem

Kiem's picture

@ Alvarez, dimana ada tertulis "Nabi Musa"??

Salam Damai Sejahtera Sdr. Alvarez

alvarez :

Nabi KIEM, sepengetahuan saya nabi tidak hanya digunakan Tuhan HANYA untuk sekedar bernubuat. Contohnya Musa, banyak sekali keajaiban dan supranatural yang sudah dilakukannya, begitu juga dengan Nabi Elia dan Elisa.

Sedangkan and pernah mengklaim kepenuhan Roh yang Ajaib dan Supranatural, bukankah itu berarti anda seorang nabi? bahkan banyak nabi di Alkitab tidak diberi kemampuan Ajaib dan Supranatural, ada yang sekedar bernubuat. Bukankah anda selalu kepenuhan Roh yang Ajaib dan juga pernah bernubuat?

Berbanggalah dengan gelar TERHORMAT tersebut kiem

 

Kiem menjawab :

Tolong tunjukkan kepada saya, dimana dalam ALKITAB ada tertulis NABI MUSA??,

bantu saya, karena saya belum pernah menemukan.

Memang, di kalangan Saudara kita yang beragama Islam, sering saya dengar sebutan itu.

Kalau anda berpedoman ke ajaran mereka, maka benarlah sebutan saya kepada anda, bahwa :

Sdr. Alvazez, Anda adalah seorang Penyusup di SS ini,

Masih ingat kata-kata saya itu?

Kalau tidak salah, waktu itu, nama anda masi ALVAZEZ, berum berubah menjadi ALVAREZ.

Waktu itu, saya mengatakan seperti itu karena saya menunggu anda membuat blog, tapi tidak kunjung tiba, tetapi anda sering mengomentari tulisan orang lain dengan KASAR-KASAR.

Kalau anda sudah lupa, silahkan lihat lagi KATA PENGANTARnya Tante Paku dalam tulisan anda yang anda tulis melalui nama Tante Paku.

Maaf kalau dugaan saya tidak benar, saya menduga demikian karena penjelasan saya tadi.

Tuhan Yesus memberkati

alvarez's picture

Nabi KIEM bernubuat tentang MUSA bukan Nabi

Salam Damai sejahtera Nabi Kiem yang TERHORMAT

Nabi Kiem BERNUBUAT :

Memang, di kalangan Saudara kita yang beragama Islam, sering saya dengar sebutan itu.

Maka benarlah sebutan saya kepada anda, bahwa :

Sdr. Alvazez, Anda adalah seorang Penyusup di SS ini,

Masih ingat kata-kata saya itu?

Kalau tidak salah, waktu itu, nama anda masi ALVAZEZ, berum berubah menjadi ALVAREZ.

alvarez :

Nabi Kiem, bolehkah saya menganggap Musa sebagai salah seorang Nabi walau anda mengatakan bahwa itu salah dan menyebut saya seorang muslim karena mengatakan Musa adalah seorang Nabi.

Yehezkiel 13 : 3  Beginilah firman Tuhan ALLAH: Celakalah nabi-nabi yang bebal yang mengikuti bisikan hatinya sendiri dan yang tidak melihat sesuatu penglihatan

Yehezkiel 13 : 8-9 Sebab itu, beginilah firman Tuhan ALLAH, oleh karena kamu mengatakan kata-kata dusta dan melihat perkara-perkara bohong, maka Aku akan menjadi lawanmu, demikianlah firman Tuhan ALLAH. Aku akan mengacungkan tangan-Ku melawan nabi-nabi yang melihat perkara-perkara yang menipu dan yang mengucapkan tenungan-tenungan bohong;mereka tidak termasuk perkumpulan umat-Ku dan tidak akan tercatat dalam daftar kaum Israel, dan tidak akan masuk lagi di tanah Israel; dan kamu akan mengetahui bahwa Akulah Tuhan ALLAH.

Yehezkiel 13 : 22 Oleh karena kamu melemahkan hati orang benar dengan dusta, sedang Aku tidak mendukakan hatinya, dan sebaliknya kamu mengeraskan hati orang fasik, sehingga ia tidak bertobat dari kelakuannya yang fasik itu, dan kamu membiarkan dia hidup.Oleh sebab itu kamu tidak lagi melihat perkara-perkara yang menipu dan mengucapkan tenungan-tenungan bohong; Aku akan melepaskan umat-Ku dari tanganmu dan kamu akan mengetahui bahwa Akulah TUHAN.

 

Kiem's picture

@ Alvarez, saya hanya mengatakan belum saya temukan di Alkitab

Salam DAMAI SEJAHTERA Saudaraku Alvarez.

 

alvarez :

Nabi Kiem, bolehkah saya menganggap Musa sebagai salah seorang Nabi walau anda mengatakan bahwa itu salah dan menyebut saya seorang muslim karena mengatakan Musa adalah seorang Nabi.

 

Kiem mengomentari :

Silahkan anda menyebutkan Musa itu sebagai Nabi,

Saya tidak melarang, sebab itu hak anda, barang jkali anda memiliki DASAR ATAU REFERENSI YANG KUAT UNTUK MENGATAKANNYA.

Yang saya katakan adalah saya tidak menemukan di Alkitab sebutan "NABI" untuk Musa, dan saya juga bertanya, barangkali anda menemukan.

Saya juga mengatakan, kalau dari Saudara kita yang beragama Islam, saya sering mendengarkannya, dan istilah Nabi untuk Musa, untuk Isa, dan lain-lain, sudah biasa saya dengarkan.

Satu hal yang saya sesalkan adalah, Anda memberikan nnama saya sebagai NABI KIEM sebagaimana pada judul komentar anda diatas, saya tahu, itu bukan KEWENANGAN ANDA.

 

Alvarez mengutip ayat :

Yehezkiel 13 : 3  Beginilah firman Tuhan ALLAH: Celakalah nabi-nabi yang bebal yang mengikuti bisikan hatinya sendiri dan yang tidak melihat sesuatu penglihatan

Yehezkiel 13 : 8-9 Sebab itu, beginilah firman Tuhan ALLAH, oleh karena kamu mengatakan kata-kata dusta dan melihat perkara-perkara bohong, maka Aku akan menjadi lawanmu, demikianlah firman Tuhan ALLAH. Aku akan mengacungkan tangan-Ku melawan nabi-nabi yang melihat perkara-perkara yang menipu dan yang mengucapkan tenungan-tenungan bohong;mereka tidak termasuk perkumpulan umat-Ku dan tidak akan tercatat dalam daftar kaum Israel, dan tidak akan masuk lagi di tanah Israel; dan kamu akan mengetahui bahwa Akulah Tuhan ALLAH.

Yehezkiel 13 : 22 Oleh karena kamu melemahkan hati orang benar dengan dusta, sedang Aku tidak mendukakan hatinya, dan sebaliknya kamu mengeraskan hati orang fasik, sehingga ia tidak bertobat dari kelakuannya yang fasik itu, dan kamu membiarkan dia hidup.Oleh sebab itu kamu tidak lagi melihat perkara-perkara yang menipu dan mengucapkan tenungan-tenungan bohong; Aku akan melepaskan umat-Ku dari tanganmu dan kamu akan mengetahui bahwa Akulah TUHAN.

 

Kiem mengomentari :

Saya tidak memahami apa kaitan judul komentar anda dengan kutipan ayat ini.

Tuhan Yesus memberkati

alvarez's picture

@Nabi Kiem, tentu saja anda belum menemukan di Alkitab!

Salam damai sejahtera Nabi Kiem yang TERHORMAT

Ijinkan saya menasihatkan anda sebelumnya bahwa blog anda ini membahas bahwa jemaat tidak TERBENTUK kalau jemaat akhir jaman tidak berbahasa roh. Jadi sebisa mungkin anda tidak memperlebar topik kemana-mana sehingga pokok bahasan menjadi kabur.

Tentu saja anda juga tidak melarang saya menyebut Musa yang sudah membimbing keluar umat Israel dari Mesir sebagai Nabi. Anda tidak melarang, hanya menyebut bahwa hanya muslim yang menyebut Musa sebagai Nabi, juga anda menyinggung nick saya sebelum ini (alvazez), selain itu anda juga BERNUBUAT bahwa saya adalah seorang PENYUSUP (muslim) Benar Kiem anda tidak melarang menyebut Musa sebagai Nabi.

Mengenai mengapa saya menyebut anda menjabat Nabi, karena anda mengaku kepenuhan Roh yang Ajaib dan Supranatural yang tidak dimiliki Kristen Protestan.

 

Matius 18 : 6  "Tetapi barangsiapa menyesatkan salah satu dari anak-anak kecil ini yang percaya kepada-Ku, lebih baik baginya jika sebuah batu kilangan diikatkan pada lehernya lalu ia ditenggelamkan ke dalam laut.

Kiem's picture

@ Alvarez, berhentilah anda menyesatkan dan Memprovokasi

Salam Damai Sejahtera Saudaraku Alvarez

 

Judul Komentarnya Alvarez :

@Nabi Kiem, tentu saja anda belum menemukan di Alkitab!

Kiem mengomentari :

Apakah anda sudah menemukan?.

Kalau sudah menemukan, tolonglah bertahukan kepada saya, agar anda nampak berlaku sportif, artinya bukan hanya membantah, tetapi bisa menunjukkan dimana yang salah dan mana yang benar.

 

Alvarez menulis :

Salam damai sejahtera Nabi Kiem yang TERHORMAT

Ijinkan saya menasihatkan anda sebelumnya bahwa blog anda ini membahas bahwa jemaat tidak TERBENTUK kalau jemaat akhir jaman tidak berbahasa roh. Jadi sebisa mungkin anda tidak memperlebar topik kemana-mana sehingga pokok bahasan menjadi kabur.

Kiem menjawab :

Dari sini, saya menyimpulkan bahwa ANDA TIDAK MAMPU MENYIMAK ISI BLOG INI.

Berarti selama ini anda modal nekad dan terlalu PD mengomentari tulisan orang lain, terbukti disini, anda nekad mengomentari tanpa menyimak.

Wajar saja tidak menyembung dan bertengkar terus dan terkesan provokatif.

ISI Blog ini adalah :"Menyembah dalam roh dan kebenaran, penyembahan yang benar, penyembahan akhir jaman, yang dikehendaki oleh Tuhan"

Kalau anda mengatakan bahwa isi blog ini adalah : "bahwa jemaat tidak TERBENTUK kalau jemaat akhir jaman tidak berbahasa roh". Blog saya yang membahas hal ini sudah lewat.

Anda mimpi kali Ya???

Ini saya link blog saya yang membahas hal tersebut : KLIK DISINI

Ternyata anda sendiri TELAH MEMPERLEBAR PEMBAHASAN TOPIK INI, yang disebabkan ketidak mampuan anda untuk MENYIMAK.

 

Alvarez menulis :

Tentu saja anda juga tidak melarang saya menyebut Musa yang sudah membimbing keluar umat Israel dari Mesir sebagai Nabi.

Kiem menjawab :

Saya hanya tidak tahu apa dasar anda mengatakan bahwa Musa membimbing keluar umat Israel dari Mesir sehingga disebut sebagai NABI

 

Alvarez menulis :

Anda tidak melarang, hanya menyebut bahwa hanya muslim yang menyebut Musa sebagai Nabi, juga anda menyinggung nick saya sebelum ini (alvazez), selain itu anda juga BERNUBUAT bahwa saya adalah seorang PENYUSUP (muslim) Benar Kiem anda tidak melarang menyebut Musa sebagai Nabi.

Kiem menjawab :

Saya tidak mengatakan "hanya muslim yang menyebut Musa sebagai Nabi", yang saya sebut, bahwa sebutan itu "sering saya dengar dari Saudara-Saudara kita yang beragama Islam".

Untuk itulah, saya sarankan agar anda mau merendahkan diri untuk BELAJAR LINK, agar tidak bertambah-tambah lagi orang yang mengatakan anda sebagai provokator.

Saya sudah menyarankan anda untuk belajar membuat LINK kepada Ibu Joli.

 

Alvarez menulis :

Mengenai mengapa saya menyebut anda menjabat Nabi, karena anda mengaku kepenuhan Roh yang Ajaib dan Supranatural yang tidak dimiliki Kristen Protestan.

Kiem mengomentari :

Mengenai panggilan Nabi,

Saya mohon kepada anda, jika alasan anda menyebut saya sebagai NABI karena alasan sebagaimana diatas, mengingat :

  • Alasan itu tidak dapat digunakan, dan kebenarannya hanya menurut anda sendiri,
  • tidak ada referensi lain yang mendukung pendapat anda,
  • Panggilan itu bukan kewenangan anda,

Maka saya mohon panggilan itu dihentikan.

Alasan saya yang lain adalah :

  1. Panggilan NABI sangat sensitif untuk Saudara kita yang beragama Islam.
  2. Saya masih mencurigai anda itu sebagai penyusup dalam Komunitas Bloger Kristen ini, atau
  3. Saya masih mencurigai bahwa tujuan anda disini hanya untuk mengacau dan memprovokasi, karena saya belum melihat bahwa anda Menulis atau mengomentari dengan itikad baik.

 

Alvarez menutip ayat :

Matius 18 : 6  "Tetapi barangsiapa menyesatkan salah satu dari anak-anak kecil ini yang percaya kepada-Ku, lebih baik baginya jika sebuah batu kilangan diikatkan pada lehernya lalu ia ditenggelamkan ke dalam laut.

Kiem mengomentari :

Saya kurang mengerti apa kaitannya ayat ini,

Nampaknya ayat ini sangat umum digunakan di SS ini, KETIKA JAMAN DAHULU SS INI MASIH DALAM SUASANA PANAS, digunakan untuk saling menyerang sesama bloger KRISTEN, tetapi itu kan DULU.

Apakah Sdr. Alvarez masih tenggelam pada jaman itu?

 

Tuhan Yesus memberkati

hai hai's picture

@Kiem, Memahami Roh

Kata ROH di dalam Perjanjian Baru diterjemahkan dari kata Yunani Pneuma sementara kata JIWA diterjemahkan dari kata Yunani PSUCHE.

Anda anda hendak memahami ROH dan JIWA mulailah dengan memahami kedua kata tersebut. Silahkan klik di sini untuk belajar tentang ROH dan klik di sini untuk mempelajari tentang JIWA.

Pneuma Hagios = Roh Kudus

Pneuma akathartos = Roh jahat = setan

Pneuma leitourgikos = Roh yang melayani = malaikat

Pneuma = Roh Kudus = Roh Allah

Menyembah dalam Roh dan Kebenaran

Kebenaran adalah Tuhan Yesus = Yesus Kristus setelah bangkit

Roh adalah Allah alias Roh Kudus

Berbahasa Roh = Roh Kudus berkata-kata

Berbahasa Roh = manusia mengucapkan namun Roh Kudus yang berkata-kata

Yang mendapat anugerah dapat mengendalikan bahasa Roh namun tidak berkuasa atas Roh Kudus.

Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak

__________________

Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak

Kiem's picture

@ Hai-Hai, ada perbedaan nyata

Salam Damai Sejahtera Pak Hai-Hai

Kutipan Komentarnya Hai-Hai :

Roh adalah Allah alias Roh Kudus


Berbahasa Roh = Roh Kudus berkata-kata

 

Berbahasa Roh = manusia mengucapkan namun Roh Kudus yang berkata-kata

Kiem :

Dalam terjemahan bahasa Indonesia, Bahasa Inggris King James Version yang sempat saya lihat, tulisan "roh" dalam bahasa roh maupun menyembah dalam roh dan kebenaran, roh ditulis dengan huruf kecil (maka pengertian saya, bahwa ini adalah roh manusia). 

Dalam hal ini, saya tidak tahu aslinya, seperti apa.

Pengertian ini diyakinkan lagi oleh pernyataan Rasul Paulus :

I Korintus  2 :11 Siapa gerangan di antara manusia yang tahu, apa yang terdapat di dalam diri manusia selain roh manusia sendiri yang ada di dalam dia? Demikian pulalah tidak ada orang yang tahu, apa yang terdapat di dalam diri Allah selain Roh Allah.

Ayat ini SAYA ARTIKAN demikian 

Dalam kita berdoa, roh manusia mengungkapkan apa yang ada dalam diri manusia kepada Roh Allah, yaitu keluhan-keluhan yang tidak terucapkan (Roma 8 : 26).

Roh Allah menyampaikan doa itu kepada Allah, karena Roh Allah yang mengetahui apa yang ada dalam diri Allah, bagaimana kehendak Allah, sebab dalam Roma 8 : 26, dikatakan, kita tidak tahu berdoa (yang berkenan kepada Allah).

Jadi yang berkata-kata itu adalah roh manusia, tetapi kata-kata itu diberikan oleh Roh Kudus (seturut kata-kata apa menurut Roh Kudus yang berkenan kepada Allah)

Tuhan Yesus memberkati

Kiem's picture

Tambahan informasi untuk Pak Hai-Hai

 Salam Damai Sejahtera Pak Hai-Hai

Sebagai informasi tambahan untuk jawaban saya kepada Pak Hai-Hai diatas, berikut saya kutip ayat Firman Tuhan :

1 Korintus 14:14 Sebab jika aku berdoa dengan bahasa roh, maka rohkulah yang berdoa, tetapi akal budiku tidak turut berdoa.

Tuhan Yesus memberkati

 

hai hai's picture

@Kiem, Jiwa Bukan Roh

Sebab jika aku berdoa dengan bahasa roh, maka rohkulah yang berdoa,  tetapi akal budiku tidak turut berdoa. 1 Korintus 14:14

Pak Kiem, seperti yang saya katakan sebelumnya, untuk memahami Roh Kudus dan bahasa Roh anda harus memahami dulu arti kata Pneuma  (Roh) dan Psuche (jiwa) dan penggunaan kedua kata tersebut di dalam Perjanjian Baru.

Apabila anda membaca keempat Injil dengan teliti dan hati-hati maka anda akan menemukan bahwa SATU-SATUNYA manusia yang memiliki ROH di dalam Perjanjian Baru sebelum Roh Kudus turun ke dunia adalah Yohanes Pembaptis.

Adapun anak itu bertambah besar dan makin kuat rohnya. Dan ia tinggal di padang gurun sampai kepada hari ia harus menampakkan diri kepada Israel. Lukas 1:80

Untuk menyebut ROH MANUSIA, selalu digunakan kata Psuche (Jiwa). Manusia lain yang memiliki Roh adalah anak yang dibangkitkan oleh Yesus.

Maka kembalilah roh anak itu dan seketika itu juga ia bangkit berdiri. Lalu Yesus menyuruh mereka memberi anak itu makan. Lukas 8:55

Setelah Roh Kudus turun ke dunia pada hari Pentakosta manusia baru memiliki Roh.

tetapi mereka tidak sanggup melawan hikmatnya dan Roh yang mendorong dia berbicara. Kisah Para Rasul 6:10

Sedang mereka melemparinya Stefanus berdoa, katanya: "Ya Tuhan Yesus, terimalah rohku." Kisah Para Rasul 7:59

Kim, apabila Roh yang berdoa ketika berbahasa Roh bukan Roh Kudus, maka itu berarti di dalam manusia ada dua manusia. Yang pertama adalah manusia Roh dan kedua adalah manusia tubuh dan jiwa. Manusia tubuh dan jiwa adalah SATU artinya apa yang dilakukan tubuh dan jiwa seiring sejalan. Namun manusia Roh tidak terhubung sama sekali dengan Roh.

Ajaran demikian kemudian melahirkan ajaran manusia-manusia yang bisa melihat roh manusia. Misal, ada yang bersaksi, ketika dia melihat manusia-manusia di ruang rapat, ketika rehat, dia malihat orang-orang itu sedang ngobrol namun ketika dia melihat menembus, ternyata roh mereka masing-masing punya kegiatan sendiri-sendiri, berbeda dengan yang orang-orang itu lakukan. Ada roh yang sedang berzinah padahal orangnya lagi ngobrol, ada roh yang sedang ngobrol dengan setan padahal orangnya lagi makan.

Salah satu buku yang mengajarkan hal demikian, bila tidak salah judulnya Ular-Ular.

Dan janganlah kamu takut kepada mereka yang dapat membunuh tubuh, tetapi yang tidak berkuasa membunuh jiwa; takutlah terutama kepada Dia yang berkuasa membinasakan baik jiwa maupun tubuh di dalam neraka. Matius 10:28

Jawab Yesus kepadanya: "Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu. Matius 22:37

Lalu kata Maria: "Jiwaku memuliakan Tuhan, Lukas 1:46

Sesudah itu aku akan berkata kepada jiwaku: Jiwaku, ada padamu banyak barang, tertimbun untuk bertahun-tahun lamanya; beristirahatlah, makanlah, minumlah dan bersenang-senanglah! Lukas 12:19

Tetapi firman Allah kepadanya: Hai engkau orang bodoh, pada malam ini juga jiwamu akan diambil dari padamu, dan apa yang telah kausediakan, untuk siapakah itu nanti? Lukas 12:20

Pak Kiem, semua kata JIWA di dalam ayat-ayat tersebut di atas diterjemahkan dari kata PSHUCE. Bukankah yang dimaksudkan JIWA di dalam ayat-ayat tersebut di atas adalah ROH MANUSIA?

Pak Kiem, saya tidak pernah menentang orang berbahasa Roh namun saya menentang pemahaman yang salah. Saya juga menentang orang berbahasa Roh beramai-ramai di Gereja atau dipersekutuan, karena hal itu melanggar perintah Firman Tuhan.

Banyak pengkotbah yang mengajarkan bahwa berbahasa Roh BERSAMA-SAMA bukan berbahasa Roh BERAMAI-RAMAI. karena ketika berbahasa Roh bersama-sama setiap orang berbahasa Roh sendiri-sendiri.

Menurut saya ajaran demikian melecehkan rasul Paulus dan Roh Kudus yang memimpin Paulus untuk membuat ATURAN berbahasa Roh di kebaktian.

Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak

__________________

Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak

Kiem's picture

@ Hai-Hai, Jika memang demikian yg dikatakan Alkitab?

Salam Damai Sejahtera Pah Hai-Hai

Hai-Hai menulis :

Kim, apabila Roh yang berdoa ketika berbahasa Roh bukan Roh Kudus, maka itu berarti di dalam manusia ada dua manusia. Yang pertama adalah manusia Roh dan kedua adalah manusia tubuh dan jiwa. Manusia tubuh dan jiwa adalah SATU artinya apa yang dilakukan tubuh dan jiwa seiring sejalan. Namun manusia Roh tidak terhubung sama sekali dengan Roh.

 

Kiem menjawab :

Memang demikianlah yang saya temukan dalam Kitab Kejadian, bahwa Tuhan menghembuskan NAFAS HIDUP kepada manusia, tetapi tidak mengehmbuskannya kepada binatang. Padahal, baik manusia, maupun binatang sama sama memiliki tubuh dan jiwa (dalam satu kesatuan), dan sama-sama dibuat dari debu tanah (Kejadian 2 : 7, 19).

Demikian jugalah yang dikatakan oleh Rasul Paulus, bahwa jiwa dan roh itu nampaknya berjalan sendiri-sendiri (seperti dua pribadi).

1 Korintus 14 : 14 - 15

14:14 Sebab jika aku berdoa dengan bahasa roh, maka rohkulah yang berdoa, tetapi akal budiku tidak turut berdoa.

14:15 Jadi, apakah yang harus kubuat? Aku akan berdoa dengan rohku, tetapi aku akan berdoa juga dengan akal budiku; aku akan menyanyi dan memuji dengan rohku, tetapi aku akan menyanyi dan memuji juga dengan akal budiku.

Hai-Hai menulis :

Ajaran demikian kemudian melahirkan ajaran manusia-manusia yang bisa melihat roh manusia. Misal, ada yang bersaksi, ketika dia melihat manusia-manusia di ruang rapat, ketika rehat, dia malihat orang-orang itu sedang ngobrol namun ketika dia melihat menembus, ternyata roh mereka masing-masing punya kegiatan sendiri-sendiri, berbeda dengan yang orang-orang itu lakukan. Ada roh yang sedang berzinah padahal orangnya lagi ngobrol, ada roh yang sedang ngobrol dengan setan padahal orangnya lagi makan.

Salah satu buku yang mengajarkan hal demikian, bila tidak salah judulnya Ular-Ular.

Kiem menjawab :

Kalau penglihatan seperti itu, saya tidak percaya roh manusia bisa dilihat.

Dalam alkitab juga saya belum pernah menemukan.

Kalau ada pengalaman para pembaca. Saya belum pernah dengar, dan kalau ada yang menemukan dalam alkitab yang mengatakan demikian, saya mohon ditunjukkan.

Memang penglihatan seperti itu pernah saya dengar, tetapi saya masih bertanya dalam hati, apakah itu Roh lain yang menyamar sebagai roh manusia?.

Mungkin sama saja halnya dengan kesurupan, yang mengaku roh nenek moyangnya, berbicara kepada keturunannya.

Sama saja dengan roh yang mengaku roh Samuel dalam Alkitab, bahwa itu adalah roh Samuel yang palsu.

 

Hai-Hai mengutip ayat :

Dan janganlah kamu takut kepada mereka yang dapat membunuh tubuh, tetapi yang tidak berkuasa membunuh jiwa; takutlah terutama kepada Dia yang berkuasa membinasakan baik jiwa maupun tubuh di dalam neraka. Matius 10:28

Jawab Yesus kepadanya: "Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu. Matius 22:37

Lalu kata Maria: "Jiwaku memuliakan Tuhan, Lukas 1:46

Sesudah itu aku akan berkata kepada jiwaku: Jiwaku, ada padamu banyak barang, tertimbun untuk bertahun-tahun lamanya; beristirahatlah, makanlah, minumlah dan bersenang-senanglah! Lukas 12:19

Tetapi firman Allah kepadanya: Hai engkau orang bodoh, pada malam ini juga jiwamu akan diambil dari padamu, dan apa yang telah kausediakan, untuk siapakah itu nanti? Lukas 12:20

 

Pak Kiem, semua kata JIWA di dalam ayat-ayat tersebut di atas diterjemahkan dari kata PSHUCE. Bukankah yang dimaksudkan JIWA di dalam ayat-ayat tersebut di atas adalah ROH MANUSIA?

 

Kiem menjawab :

Pak Hai-Hai, memang itu semua arti artinya Jiwa, bukan roh manusia.

 

Hai-Hai menulis :

Pak Kiem, saya tidak pernah menentang orang berbahasa Roh namun saya menentang pemahaman yang salah. Saya juga menentang orang berbahasa Roh beramai-ramai di Gereja atau dipersekutuan, karena hal itu melanggar perintah Firman Tuhan.

Banyak pengkotbah yang mengajarkan bahwa berbahasa Roh BERSAMA-SAMA bukan berbahasa Roh BERAMAI-RAMAI. karena ketika berbahasa Roh bersama-sama setiap orang berbahasa Roh sendiri-sendiri.

Menurut saya ajaran demikian melecehkan rasul Paulus dan Roh Kudus yang memimpin Paulus untuk membuat ATURAN berbahasa Roh di kebaktian.

Kiem menjawab :

Yang kami lakukan adalah Menyembah Tuhan bersama-sama dalam Ibadah yang kami namakan Ibadah Doa dan Penyembahan atau dalam Ibadah DOa dan Puasa, bukan Berbahasa roh besama-sama atau Ibada "NGEROH BARENG", apalagi Berbahasa roh sama-sama??, bukan itu yang kami lakukan. sebab IBADAH BERBAHASA ROH berbeda dengan IBADAH DOA PENYEMBAHAN (Ibadah Menyembah dalam roh dan kebenaran), sebab Dalam penyembahan dalam roh dan kebenaran itu bukan saja berbahasa roh, tetapi menerima semua "APA SAJA" yang diberikan oleh Roh Kudus, tentunya dari antara 9 Karunia Roh Kudus dalam 1 Korintus 12. Apa saja yang diberikan, itulah yang nampak dalam ibadah itu. Selain bahasa roh dan karunia yang lain mungkin juga akan muncul dalam Ibadah Doa Penyembahan itu antara lain, nyanyian-nyanyian, senandung-senandung, dan lain-lain.

Dan untuk menyesuaikan dengan pendapatnya Rasul Paulus dalam 1 Korintus 14, kami mengadakannya pada hari yang lain selai hari Minggu, karena nanti, jika diadakan 'nge-roh" dalam Ibadah Minggu, disana ada yang belum bertobat, atau yang belum beriman, yang nantinga akan mengatakan kita sebagai ORANG GILA..

Dalam Prakteknya,

Sebelum roh Kudus memberikan apa saya yang akan kita ungkapkan, atau kita lakukan, para jemaat akan tertib dan hening berdoa dalam hati, menyembah dalam hati dengan kata-kata dari pikiran dulu dengan tertib.

Jadi tidak ribut, semua hening dan tertib dengan posisi berlutut dan berdoa masing-masing.

Lama-lama nanti akan muncul satu persatu yang berbahasa roh, itupun tidak keras-keras, kecuali Roh Kudus yang membuat keras-keras.

Indah sekali.

Saya pernah mendengarkan suami istri, bernyanyi dengan dua suara (berduet) dengan nyanyian dan bahasa (mirip) Tionghua, dengan logat "MEDHOK" Tionghua, Nyanyian itu adalah nyanyian yang sama sekali baru bagi jemaat, padahal suami istri itu orang Batak, yang jarang sekali bergaul dengan orang Tionghua (dari kampung).

 

Semoga penjelasan ini memuaskan.

Tuhan Yesus memberkati

 

hai hai's picture

@Kiem, Silahkan Lakukan ...

Saudara kiem, silahkan lakukan yang anda lakukan. Bila anda meyakini hal itu baik, maka lakukanlah. Bila ternyata hal itu tidak baik, maka cepat atau lambat anda akan memahaminya dan tidak melakukannya lagi.

Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak

__________________

Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak

Luky_Gitaris's picture

@Hiskia

Bahasa sunda juga termasuk bahasa roh ya?

hiskia22's picture

@Lucky_Gitaris

Mungkin......

GBU 

__________________

GBU

Luky_Gitaris's picture

@Hiskia

Bahasa roh adalah bahasa indonesia atau

Bahasa Indonesia adalah salah satu bahasa roh??

tonypaulo's picture

@Hiskia, apa bahasa roh itu masih ada atau pernah ada?

@Hiskia

jujur baru kali ini saya perhatikan ada orang yang sudah pernah berbahasa roh, begitu menentang pengunaan bahasa roh?

kalau demikian baiklah saya mulai dengan pernyataan yang relevan

apakah bahasa roh itu masih ada?

atau bahasa roh itu pernah ada?

kalaupun WL atau Hamba Tuhan, mengajak jemaat untuk berbahasa roh dimana bahasa roh sudah lazim digunakan, mengapa itu jadi persoalan

kecuali dalam suatu ibadah okuimene atau persekutuan, ada yang sewenang2 mengunakan bahasa roh, baru itu dikategorikan "menganggu dan aneh"

bukankah demikian @Hiskia?

 

GBU

 

alvarez's picture

@tonypaulO, bukan bahasa roh yang menjadi masalah!

@tonypaulO

Jujur baru kali ini saya perhatikan ada mahasiswa yang membaca akan tetapi belum nangkep maksud dari apa yang dibaca. Kalau diperhatikan pertanyaan yang ada, bukan mengenai ada atau tidaknya bahasa roh, anda tidak sedang kepenuhan kan? sehingga salah tangkap akan pertanyaan yang ada di blog ini. Saya sendiri mengakui bahasa roh masih ada sampai sekarang.

TonypaulO berkata :

kalaupun WL atau Hamba Tuhan, mengajak jemaat untuk berbahasa roh dimana bahasa roh sudah lazim digunakan, mengapa itu jadi persoalan

AlvareZ :

Tentu saja masalah jikalau ada jemaatnya tidak diberi karunia berbahasa roh pada saat pertemuan jemaat, apalagi kalau jemaatnya sampai sungkan dan berkata-kata yang bukan bahasa roh, bukankah itu berarti jemaatnya diajari jadi SINTING dengan berkata-kata sukarabasukarabasukaraba?

TonypaulO berkata-kata:

Kecuali dalam suatu ibadah okuimene atau persekutuan, ada yang sewenang2 mengunakan bahasa roh, baru itu dikategorikan "menganggu dan aneh"

AlvareZ :

Dibawah ini adalah koment dari Nabi Kiem yang saya copas untuk anda lihat, apakah dapat dikategorikan "mengganggu dan aneh"

Nabi Kiem bernubuat :

Jadi Bahasa Roh adalah tanda PENUH Roh Kudus.

Bahwa orang Kristen itu HANYA yang menerima kepenuhan Roh Kudus.

"KASIHAN ALVAREZ ITU, DIA TIDAK BISA TEOLOGIA, APALAGI BERBICARA ALAM ROH".

Bahasa roh adalah untuk penyembahan yang BENAR. agar kita semakin KUDUS dan LAYAK masuk dalam Tubuh Kristus.

Jemaat TIDAK TERBENTUK kalau anggota jemaat tidak dibangun dengan BAHASA ROH

 

Bagaimana dengan ajaran yang demikian @tonypaulO ?

 

 

Kiem's picture

@ Alvarez, CC. ADMIN, kalau mengutip jangan sepotong-sepotong

Salam Damai sejahtera Sdr. ALvarez.

AlvareZ :

Dibawah ini adalah koment dari Nabi Kiem yang saya copas untuk anda lihat, apakah dapat dikategorikan "mengganggu dan aneh"

Nabi Kiem bernubuat :

Jadi Bahasa Roh adalah tanda PENUH Roh Kudus.

Bahwa orang Kristen itu HANYA yang menerima kepenuhan Roh Kudus.

"KASIHAN ALVAREZ ITU, DIA TIDAK BISA TEOLOGIA, APALAGI BERBICARA ALAM ROH".

Bahasa roh adalah untuk penyembahan yang BENAR. agar kita semakin KUDUS dan LAYAK masuk dalam Tubuh Kristus.

Jemaat TIDAK TERBENTUK kalau anggota jemaat tidak dibangun dengan BAHASA ROH

 

Bagaimana dengan ajaran yang demikian @tonypaulO ?

 

Kiem MENGOMENTARI :

Saya ingatkan kepada anda, kalau mengutip, agar lengkap, jangan dipotong, sehingga MENYESATKAN.

Saya mengikuti LATARBELAKANG di antara SAYA dengan ANDA, maka saya menduga, anda sengaja MEMBUAT DEMIKIAN.

Kalau tidak bisa LINK, belajarlah.

ANDA SUDAH MENYESATKAN DENGAN CARA ANDA.

 

Tuhan Yesus mengampuni dan memberkati anda.

 

@ ADMIN

Mohon Perhatian ADMIN terhadap hal ini, karena sangat mengganggu KUALITAS POSTINGAN (BLOG) ini.

Terimakasih ADMIN, selamat melayani.

Kiem's picture

@ ALvarez, CC. ADMIN, yang saya persoalkan, anda Memotong

Salam Damai Sejahtera Sdr. Alvarez.

Membaca komentar anda yang anda larikan salah tempat dan anda sembunyikan  DISINI, anda mengeraskan hati.

Anda curang, seharusnya anda tempatkan pada posisi komentar ini.

 

Saya Copy Komentarnya Alvarez  berikut ini :

Nabi Kiem :

Kalau tidak bisa LINK, belajarlah. ANDA SUDAH MENYESATKAN DENGAN CARA ANDA.

alvarez :

Nabi Kiem yng terhormat, semua tulisan anda yang saya copas adalah benar2 tulisan anda. Apakah anda bermaksud tidak pernah mengajarkan apa yang sudah saya copas diatas?

Nabi Kiem :

Saya mengikuti LATARBELAKANG di antara SAYA dengan ANDA, maka saya menduga, anda sengaja MEMBUAT DEMIKIAN.

alvarez :

Bukankah dulu anda juga pernah menuduh saya bahwa yang saya copas komentar anda adalah tidak benar? bukankah setelah itu juga saya respon dengan mengcopas apa yang sudah anda tulis? apakah anda bermaksud tiap kali saya mengcopas harus menyertakan link setiap komentar anda?

Tuhan Yesus mengampuni dan memberkati anda.

NB : janganlah hati anda selalu dalam keadaan emosi dan panas hati jika sedang berdiskusi, berdoalah mohon bimbingan Roh Kudus agar anda dapat berdiskusi dengan hati yang damai. Teladanilah saya yang sudah anda fitnah dan hina mulai dari miskin, gagal dan lain-lain akan tetapi tetap damai sejahtera, Ok?

 

Kiem menjawab dan mengomentari :

Kutipan anda benar, tetapi yang saya persoalkan adalah anda MEMOTONGNYA SEHINGGA BERBEDA PENGERTIAN DAN MEMPROVOKASI.

Untuk itulah saya sarankan, agar anda belajar membuat LINK, agar aslinya bisa dibaca oleh orang lain.

Kalau anda tidak bisa, silahkan belajar kepada IBU JOLI, beliau yang mengajari saya membuat LINK yang benar, karena sebelum beliau memberitahukan cara saya membuat LINK dengan benar, tampilan blog saya menjadi bergaris-garis dan samar-samar.

SILAHKAN merendahkan hati untuk belajar.

Semoga dugaan saya SALAH, bahwa saya menduga anda sengaja mengcopy sepotong-sepotong, untuk MENYESATKAN dan MEMPROVOKASI.

Tuhan Yesus memberkati

mama nia's picture

@Pak Kiem: salah satu karunia

Syalom Pak Kiem,

Andaikata tubuh seluruhnya adalah mata, di manakah pendengaran? Andaikata seluruhnya adalah telinga, di manakah penciuman? I Kor 12:17

Tetapi Allah telah memberikan kepada anggota, masing-masing secara khusus, suatu tempat pada tubuh, seperti yang dikehendaki-Nya. I Kor 12:18

Andaikata semuanya adalah satu anggota, di manakah tubuh?  I Kor 12:19

Memang ada banyak anggota, tetapi hanya satu tubuh. I Kor 12:20

Kamu semua adalah tubuh Kristus dan kamu masing-masing adalah  anggotanya. I Kor 12:27

Dan Allah telah menetapkan beberapa orang dalam Jemaat: pertama sebagai rasul, kedua sebagai nabi, ketiga sebagai pengajar. Selanjutnya mereka yang mendapat karunia untuk mengadakan mujizat, untuk menyembuhkan, untuk melayani, untuk memimpin, dan untuk berkata-kata dalam bahasa roh. I Kor 12:28

Adakah mereka semua rasul, atau nabi, atau pengajar? Adakah mereka semua mendapat karunia untuk mengadakan mujizat,  I Kor 12:29

atau untuk menyembuhkan, atau untuk berkata-kata dalam bahasa roh, atau untuk menafsirkan bahasa roh? I Kor 12:30

Tetapi semuanya ini dikerjakan oleh Roh yang satu dan yang sama, yang memberikan karunia kepada tiap-tiap orang secara khusus, seperti yang dikehendaki-Nya. I Kor 12:11

Yoh 4:24 Allah itu Roh dan barangsiapa menyembah Dia, harus menyembah-Nya dalam roh dan kebenaran."

Pak Kiem:

Roh kitalah yang berkata-kata, menyampaikan kata-kata penyembahan kepada Bapa,  dengan bahasa roh, bukan bahasa akal budi (pikiran) yang keluar dari  pikiran manusia.

Mama nia:

Pak Kiem, dari ayat2 di atas menurut saya, berbahasa roh adalah salah satu karunia yang diberikan Roh secara KHUSUS kepada orang yang dikehendaki-Nya. Artinya TIDAK semua orang mendapat karunia berbahasa roh. Seperti tubuh, tidak seluruhnya adalah mata, tidak seluruhnya adalah telinga melainkan terdiri dari mata, telinga,tangan,kaki, dll. Allah menempatkan masing2 anggota tubuh secara khusus di suatu tempat pada tubuh seperti yg dikehendaki-Nya. Pertanyaannya:

- Jika Allah menghendaki masing2 anggota tubuh Kristus HARUS menyembah-Nya dalam roh dan kebenaran, dan menurut anda menyembah dalam roh artinya menyembah dengan bahasa roh, lalu mengapa Allah tidak memberikan karunia berbahasa roh kepada semua anggota tubuh Kristus? Bukankah semua anggota tubuh Kristus harus bisa berbahasa roh supaya bisa menyembah Allah dgn benar yaitu menyembah Allah dalam roh?

Mohon penjelasannya Pak Kiem...

Thanks

 

Kiem's picture

@ Mama Nia, Kalau bahasa roh untuk pelayanan?

 Salam Damai Sejahtera Mama Nia

Pertanyaan anda BAGUS dan mengarahkan para pembaca untuk mengerti alkitab dengan benar.

Mama Nia menulis :

Andaikata tubuh seluruhnya adalah mata, di manakah pendengaran? Andaikata seluruhnya adalah telinga, di manakah penciuman? I Kor 12:17


Tetapi Allah telah memberikan kepada anggota, masing-masing secara khusus, suatu tempat pada tubuh, seperti yang dikehendaki-Nya. I Kor 12:18

Andaikata semuanya adalah satu anggota, di manakah tubuh?  I Kor 12:19

Memang ada banyak anggota, tetapi hanya satu tubuh. I Kor 12:20

Kamu semua adalah tubuh Kristus dan kamu masing-masing adalah  anggotanya. I Kor 12:27

Dan Allah telah menetapkan beberapa orang dalam Jemaat: pertama sebagai rasul, kedua sebagai nabi, ketiga sebagai pengajar. Selanjutnya mereka yang mendapat karuniauntuk mengadakan mujizat, untuk menyembuhkan, untuk melayani, untuk memimpin, danuntuk berkata-kata dalam bahasa roh. I Kor 12:28

Adakah mereka semua rasul, atau nabi, atau pengajar? Adakah mereka semua mendapat karunia untuk mengadakan mujizat,  I Kor 12:29

atau untuk menyembuhkan, atau untuk berkata-kata dalam bahasa roh, atau untuk menafsirkan bahasa roh? I Kor 12:30

Tetapi semuanya ini dikerjakan oleh Roh yang satu dan yang sama, yang memberikan karunia kepada tiap-tiap orang secara khusus, seperti yang dikehendaki-Nya. I Kor 12:11

Yoh 4:24 Allah itu Roh dan barangsiapa menyembah Dia, harusmenyembah-Nya dalam roh dan kebenaran."

 

Pak Kiem:

Roh kitalah yang berkata-kata, menyampaikan kata-kata penyembahan kepada Bapa, dengan bahasa roh, bukan bahasa akal budi (pikiran) yang keluar dari  pikiran manusia.

Mama nia:

Pak Kiem, dari ayat2 di atas menurut saya, berbahasa roh adalah salah satu karunia yang diberikan Roh secara KHUSUS kepada orang yang dikehendaki-Nya. Artinya TIDAK semua orang mendapat karunia berbahasa roh. Seperti tubuh, tidak seluruhnya adalah mata, tidak seluruhnya adalah telinga melainkan terdiri dari mata, telinga,tangan,kaki, dll. Allah menempatkan masing2 anggota tubuh secara khusus di suatu tempat pada tubuh seperti yg dikehendaki-Nya. Pertanyaannya:

- Jika Allah menghendaki masing2 anggota tubuh Kristus HARUS menyembah-Nya dalam roh dan kebenaran, dan menurut anda menyembah dalam roh artinya menyembah dengan bahasa roh, lalu mengapa Allah tidak memberikan karunia berbahasa roh kepada semua anggota tubuh Kristus? Bukankah semua anggota tubuh Kristus harus bisa berbahasa roh supaya bisa menyembah Allah dgn benar yaitu menyembah Allah dalam roh?

 

Kiem menjawab :

Memang benar bahwa bahasa roh dalam 1 Korintus 12 : 10 memang karunia Roh Kudus (1 dari 9 Karunia dalam 1 Korintus 12 : 8 - 10, dan pada ayat 11 dikatakan akan diberikan oleh Roh (Roh Kudus) kepada siapa yang dikehendakinya. Dan Karunia inilah nanti yang agan digunakan untuk pelayanan (1 Korintus 12 : 5, 28-30), artinya masing-masing pelayan akan melayani menurut jenis KARUNIA yang dimiliki (diterimanya) dari Roh Kudus, misalnya :

Kalau karunia Hikmat maka pelayanannya adalah Rasul

Kalau karunia Pengetahuan maka pelayanannya adalah Guru (pengajar)

Kalau karunia Memimpin dan membedakan bermacam-macam roh maka pelayanannya adalah Gembala

  • Kalau karunia bernubuat maka pelayanannya adalah nabi.
  • Kalau karunia Kesembuhan dan/atau Mujizat, maka pelayanannya adalah Penginjil
  • Kalau karunia Hikmat maka pelayanannya adalah Rasul
  • Kalau karunia imembedakan bermacam-macam roh maka pelayanannya adalah gembala/pemimpin
  • dan lain-lain

Kalau karunia adalah berkata-kata dengan bahasa roh (ayat 10), maka pelayanannya adalah berkata-kata dalam bahasa roh (ayat 28, tetapi jangan lepaskan dari ayat 27)

 

Penjelasan saya inilah yang dimaksud dengan ayat-ayat Firman Tuhan yang anda kuti diatas

Sehingga manfaat bahasa roh itu ada 2 (dua) macam, yaitu :

1. Untuk melayani (sebagaimana saya jelaskan diatas)

Melayani dengan bahasa roh sebagaimana 1 Korintus 12 : 28 tadi, menurut saya adalah menyampaikan sesuatu yang rahasia kepada seseorang. Saya berpendapat seperti ini, karena saya pernah mengalaminya, yaitu dalam suatu ibadah doa dan puasa, dari mulut saya keluar bahasa Tionghua (yang saya tidak mengerti bahasa Tionghua).

Setelah selesai acara doa, saya mengkonfirmasi kepada orang Tionghua yang datang ke ibadah tersebut (waktu itu ada 2 orang), dia mengatakan bahwa itu mengatakan sesuatu ayat Firman Tuhan.

Saya berpendapat juga, peristiwa hari Pentakosta adalah pelayanan dalam bahasa roh, yaitu menunjukkan kuasa Roh Kudus, bahwa oleh Roh Kudus, orang-orang Galilea bisa menaikkan puji-pujian kepada Tuhan dengan bahasa-bahasa yang dimengerti oleh kira-kira 17 bahasa, yang sebenarnya tidak dapat diucapkan oleh murid-murid yang semuanya orang Galilea. 

2. Untuk menyembah (menyembah dalam roh dan kebenaran).

Mengenai yang kedua ini, pengertian saya bersumber dari pengertian Penyembahan. Kalau menyembah dalam roh (huruf kecil), maka kata-kata penyembahan itu diucapkan oleh roh manusia. (1 Korintus  14 : 14).

Kalau kata-kata yang penyembahan itu bersumber dari pikiran manusia, maka penyembahan itu bukan penyembahan dalam roh.

Saya sudah menjelaskan diatas, bahwa kata-kata penyembahan dari roh itu, bukan hanya bahasa roh, tetapi juga nyanyian-nyanyian, senandung-senandung atau ratapan-ratapan.

Semoga penjelasan saya ini memuaskan.

Penjelasan mengenai kedua jenis tujuan bahasa roh ini, sudah pernah saya tulis, silahkan KLIK  DISINI

 

tonypaulo's picture

@Alvarez, lain ladang lain belalang

@tonypaulO

Jujur baru kali ini saya perhatikan ada mahasiswa yang membaca akan tetapi belum nangkep maksud dari apa yang dibaca. Kalau diperhatikan pertanyaan yang ada, bukan mengenai ada atau tidaknya bahasa roh, anda tidak sedang kepenuhan kan? sehingga salah tangkap akan pertanyaan yang ada di blog ini. Saya sendiri mengakui bahasa roh masih ada sampai sekarang.

Tentu saja masalah jikalau ada jemaatnya tidak diberi karunia berbahasa roh pada saat pertemuan jemaat, apalagi kalau jemaatnya sampai sungkan dan berkata-kata yang bukan bahasa roh, bukankah itu berarti jemaatnya diajari jadi SINTING dengan berkata-kata sukarabasukarabasukaraba?

@Alvarez sebagai pembelajar yang baik tentu yang pertama adalah menempatkan sesuatu sesuai dengan konteks dan kontens bukan?

bagaimana menjadi masalah jika dalam pertemuan jemaat untuk berbahasa roh kalau itu lazim sebagaimana yang pernah saya sampaikan

kalaupun WL atau Hamba Tuhan, mengajak jemaat untuk berbahasa roh dimana bahasa roh sudah lazim digunakan, mengapa itu jadi persoalan

kalau dijemaat yang dimana bahasa roh sudah lazim (lazim dalam artian kebanyakan jemaat sudah menerima karunia bahasa roh itu), tinggal minta saja kan? tidak susah kok

kalaupun belum bisa bermazmur dalam bahasa Indonesia, secara pribadi @tonypaulo lebih suka melakukan itu dalam ibadah masal

karena itulah perbedaan kondisi yang ada yang membuat itu harus ditempatkan dengan konteksnya

 

Dibawah ini adalah koment dari Nabi Kiem yang saya copas untuk anda lihat, apakah dapat dikategorikan "mengganggu dan aneh"

Nabi Kiem bernubuat :

Jadi Bahasa Roh adalah tanda PENUH Roh Kudus.

Bahwa orang Kristen itu HANYA yang menerima kepenuhan Roh Kudus.

 

"KASIHAN ALVAREZ ITU, DIA TIDAK BISA TEOLOGIA, APALAGI BERBICARA ALAM ROH".

 

Bahasa roh adalah untuk penyembahan yang BENAR. agar kita semakin KUDUS dan LAYAK masuk dalam Tubuh Kristus.

Jemaat TIDAK TERBENTUK kalau anggota jemaat tidak dibangun dengan BAHASA ROH

Bagaimana dengan ajaran yang demikian @tonypaulO ?

@alvarez, lain ladang lain belalang, suatu ungkapan yang tepat untuk kondisi ini, mungkin terkesan "Ekstrem", dari sudut ladang yang lain, namun relevan dari sudut ladang yang dipijak oleh @Kiem

mengapa tidak kita mulai dari saling menukar pemahaman dengan bahasa yang lemah lembut

sehingga arti yang disampaikan menjadi jelas dan baik

GBU

alvarez's picture

@tonypaulO, NABI BELALANG?

tonypaulo : @alvarez, lain ladang lain belalang, suatu ungkapan yang tepat untuk kondisi ini, mungkin terkesan "Ekstrem", dari sudut ladang yang lain, namun relevan dari sudut ladang yang dipijak oleh @Kiem

alvarez : untuk diketahui bahwa saya berpijak di ladang yang sama dengan kiem, hanya belalangnya yang tidak sama.

tonypaulo : mengapa tidak kita mulai dari saling menukar pemahaman dengan bahasa yang lemah lembut

alvarez : menurut saya sudah lembut bahasanya, hanya memang untuk fasilitas berbisik tidak tersedia. Kalau anda perhatikan, siapa yang panas hati selama ini?

alvarez's picture

@Nabi Kiem, anda membantah apa yg sudah anda ucapkan?

Nabi Kiem :

Kalau tidak bisa LINK, belajarlah. ANDA SUDAH MENYESATKAN DENGAN CARA ANDA.

alvarez :

Nabi Kiem yng terhormat, semua tulisan anda yang saya copas adalah benar2 tulisan anda. Apakah anda bermaksud tidak pernah mengajarkan apa yang sudah saya copas diatas?

Nabi Kiem :

Saya mengikuti LATARBELAKANG di antara SAYA dengan ANDA, maka saya menduga, anda sengaja MEMBUAT DEMIKIAN.

alvarez :

Bukankah dulu anda juga pernah menuduh saya bahwa yang saya copas komentar anda adalah tidak benar? bukankah setelah itu juga saya respon dengan mengcopas apa yang sudah anda tulis? apakah anda bermaksud tiap kali saya mengcopas harus menyertakan link setiap komentar anda?

Tuhan Yesus mengampuni dan memberkati anda.

NB : janganlah hati anda selalu dalam keadaan emosi dan panas hati jika sedang berdiskusi, berdoalah mohon bimbingan Roh Kudus agar anda dapat berdiskusi dengan hati yang damai. Teladanilah saya yang sudah anda fitnah dan hina mulai dari miskin, gagal dan lain-lain akan tetapi tetap damai sejahtera, Ok?

tonypaulo's picture

@alvarez, Nabi adalah nabi, belalang adalah belalang

tonypaulo : @alvarez, lain ladang lain belalang, suatu ungkapan yang tepat untuk kondisi ini, mungkin terkesan "Ekstrem", dari sudut ladang yang lain, namun relevan dari sudut ladang yang dipijak oleh @Kiem

alvarez : untuk diketahui bahwa saya berpijak di ladang yang sama dengan kiem, hanya belalangnya yang tidak sama.

kalau sama ladang, belalangnyapun biasanya sama, namun yang membedakan ada belalang ukuran kecil, sedang atau besar, yang besar biasanya mau memahami yang sedang dan kecil

tonypaulo : mengapa tidak kita mulai dari saling menukar pemahaman dengan bahasa yang lemah lembut

alvarez : menurut saya sudah lembut bahasanya, hanya memang untuk fasilitas berbisik tidak tersedia. Kalau anda perhatikan, siapa yang panas hati selama ini?

kalau begitu diteruskan dengan tetap menukar pemahaman dengan bahasa lemah lembut, barangkali yang panas hati akan menjadi lembut kembali bukan?

GBU

alvarez's picture

@tonypaulo, lagi NUBUATAN AJAIB dan SUPRANATURAL

Tonypaulo : kalau sama ladang, belalangnyapun biasanya sama, namun yang membedakan ada belalang ukuran kecil, sedang atau besar, yang besar biasanya mau memahami yang sedang dan kecil

AlvareZ : entah dengan anda, yang pasti saya bukan belalang. Selama ini saya selalu mau memahami Kiem walaupun dia menubuatkan saya GAGAL, MISKIN, SOMBONG dan terakhir dia melihat dalam roh bahwa saya adalah seorang MUSLIM, sungguh AJAIB dan SUPRANATURAL.

tonypaulo : kalau begitu diteruskan dengan tetap menukar pemahaman dengan bahasa lemah lembut, barangkali yang panas hati akan menjadi lembut kembali bukan?

alvarez : entahlah tony, menurut Nabi Kiem hal itu bergantung kepada Roh yang Ajaib dan Supranatural serta HATI NURANI SUCI Kiem. Walaupun saya sudah lembut tetap saja Nabi Kiem diperintahkan roh untuk tetap seperti itu.

Bagaimana dengan pemahaman anda sendiri? silahkan utarakan pandangan anda ya...

tonypaulo's picture

@alvarez, jika demikian mari buahkan damai sejahtera saja

Tonypaulo : kalau sama ladang, belalangnyapun biasanya sama, namun yang membedakan ada belalang ukuran kecil, sedang atau besar, yang besar biasanya mau memahami yang sedang dan kecil

AlvareZ : entah dengan anda, yang pasti saya bukan belalang. Selama ini saya selalu mau memahami Kiem walaupun dia menubuatkan saya GAGAL, MISKIN, SOMBONG dan terakhir dia melihat dalam roh bahwa saya adalah seorang MUSLIM, sungguh AJAIB dan SUPRANATURAL.

@alvarez kalau demikian ada benih permusuhan yang sudah tersebar, buat saya lebih baik tidak kehilangan damai sejahtera dan cooling down terlebih dahulu, tidak setiap nubuatan itu juga terlaksana kalau tidak mendatangkan damai sejahtera bukan

atau bersepekat untuk tidak bersepakat itu lebih baik daripada terus menabur benih permusuhan diantara sesama, bukankah kita ada untuk saling mengasihi?

memang tidak mudah, @tonypaulo pun dan kita semua masih terus disempurnakan KRISTUS untuk itu

tonypaulo : kalau begitu diteruskan dengan tetap menukar pemahaman dengan bahasa lemah lembut, barangkali yang panas hati akan menjadi lembut kembali bukan?

alvarez : entahlah tony, menurut Nabi Kiem hal itu bergantung kepada Roh yang Ajaib dan Supranatural serta HATI NURANI SUCI Kiem. Walaupun saya sudah lembut tetap saja Nabi Kiem diperintahkan roh untuk tetap seperti itu.

Bagaimana dengan pemahaman anda sendiri? silahkan utarakan pandangan anda ya...

kebetulan @tonypaulo baru searching beberapa pendapat dari beliau, dan seperti yang pernah @tonypaulo sampaikan kepada @alvarez

.....yang besar biasanya mau memahami yang sedang dan kecil......

2Ti 2:24  sedangkan seorang hamba Tuhan tidak boleh bertengkar, tetapi harus ramah terhadap semua orang. Ia harus cakap mengajar, sabar
2Ti 2:25  dan dengan lemah lembut dapat menuntun orang yang suka melawan, sebab mungkin Tuhan memberikan kesempatan kepada mereka untuk bertobat dan memimpin mereka sehingga mereka mengenal kebenaran,

 

sekedar tips dari @tonypaulo, ia selalu mendengarkan lagu rohani sambil merespon atau memberikan pendapat, sehingga jika @tonypaulo seorang manusia biasa yang bisa naik pitam jika dikata-katai tolol, dsb, damai sejahtera Tuhan Yesus tetap meredakan temperamen @tonypaulo

dan bagian kita adalah memberkati, bukan saling mengutuki kan sesama anak Tuhan

dalam hal ini @tonypaulo bukanlah pembela atau pendukung @Kiem, @tonypaulo hanya berbagi pendapat saja

bersabarlah @alvarez, mari kita temukan kebenaran itu bersama-sama

 

GBU

 

 

alvarez's picture

@tonypaulo, yang sabar ya, jgn lupa dengar lagu rohani

tonypaulo : @alvarez kalau demikian ada benih permusuhan yang sudah tersebar, buat saya lebih baik tidak kehilangan damai sejahtera dan cooling down terlebih dahulu, tidak setiap nubuatan itu juga terlaksana kalau tidak mendatangkan damai sejahtera bukan

alvarez : anda salah paham tonypaulo, tidak ada benih permusuhan yang tersebar. Ataukah anda menganggap orang yang bertanya dan berdiskusi tentang apa yang anda ajarkan adalah musuh seperti yang dilakukan oleh Nabi Kiem?

Saya tidak mempermasalahkan nubuatan Nabi Kiem, yang menjadi pertanyaan saya, roh apakah yang membisiki Nabi Kiem, dan apakah roh tersebut sama dengan yang membisiki Mangapin Sibuea dan Lia Eden?

 

tonypaulo : bersabarlah @alvarez, mari kita temukan kebenaran itu bersama-sama

 

alvarez : hehehe dari dulu juga saya sabar kok tony, justru saya ingin menemukan kebenaran bersama-sama dengan cara bertanya seperti tadi saya bertanya pada anda mengenai koment pada hiskia? ataukah bertanya sudah sama artinya dengan bertengkar?

Jadi bagaimana saudara tonypaulo, benarkah pendapat saya bahwa bukan persoalan ada tidaknya bahasa roh yang menjadi pembahasan di blog ini? (banyak yg muter2 juga sih dari yang muslim lah, Musa tidak boleh jadi nabilah, dll)

GBU

tonypaulo's picture

@alvarez, lagu rohani itu baik untuk didengarkan

tonypaulo : @alvarez kalau demikian ada benih permusuhan yang sudah tersebar, buat saya lebih baik tidak kehilangan damai sejahtera dan cooling down terlebih dahulu, tidak setiap nubuatan itu juga terlaksana kalau tidak mendatangkan damai sejahtera bukan

alvarez : anda salah paham tonypaulo, tidak ada benih permusuhan yang tersebar. Ataukah anda menganggap orang yang bertanya dan berdiskusi tentang apa yang anda ajarkan adalah musuh seperti yang dilakukan oleh Nabi Kiem?

Saya tidak mempermasalahkan nubuatan Nabi Kiem, yang menjadi pertanyaan saya, roh apakah yang membisiki Nabi Kiem, dan apakah roh tersebut sama dengan yang membisiki Mangapin Sibuea dan Lia Eden?

@alvarez semua orang bisa tahu siapa Mangapin Sibuea dan Lia Eden, bukan dengan demikian itu sama menabur bensin kedalam percikan api?

dalam beberapa hal @tonypaulo tidak sepenuhnya sepakat dengan @Kiem, tetapi hal tersebut bagi bagi @tonypaulo masih dalam toleransi yang mungkin belum terlalu priortas unutk diberikan pendapat lebih lanjut

tonypaulo : bersabarlah @alvarez, mari kita temukan kebenaran itu bersama-sama

 alvarez : hehehe dari dulu juga saya sabar kok tony, justru saya ingin menemukan kebenaran bersama-sama dengan cara bertanya seperti tadi saya bertanya pada anda mengenai koment pada hiskia? ataukah bertanya sudah sama artinya dengan bertengkar?

Jadi bagaimana saudara tonypaulo, benarkah pendapat saya bahwa bukan persoalan ada tidaknya bahasa roh yang menjadi pembahasan di blog ini? (banyak yg muter2 juga sih dari yang muslim lah, Musa tidak boleh jadi nabilah, dll)

tentu bertanya bukan bertengkar, tetapi kalau sudah menukar kemarahan dan berdiskusi dalam prasangka, sudahlah, baik @alvarez dan @kiem atau siapapun sudah terlalu dewasa untuk itu semua

.....yang besar biasanya mau memahami yang sedang dan kecil......

jika ada yang perlu dikoreksi dari pemahaman @kiem mari dilakukan dengan cara yang elegan, santun dan penuh kasih

sehingga jika @kiem pun ternyata didapati keliru memahami tentu akan mengkoreksi pemahamannya tersebut

dan lagu rohani itu baik untuk didengarkan ketika dalam situasi2 seperti ini sering kita terpancing emosi

sudah mencobanya @alvarez?

 

GBU

 

alvarez's picture

@TonypaulO, KEBIASAAN BURUK ITU TONY

tonypaulo : @alvarez semua orang bisa tahu siapa Mangapin Sibuea dan Lia Eden, bukan dengan demikian itu sama menabur bensin kedalam percikan api?

alvarez : menurut saya bukan begitu persisnya. Seharusnya Nabi Kiem merenungkan dari mana semua BISIKAN DAN PENGLIHATAN nubuat dan ajarannya selama ini berasal? bukankah selain dia, kita juga harus mengujinya pula, karena jelas-jelas Mangapin dan Lia Eden "mendengar" bisikan roh, begitu juga dengan anggota Mangapin, bukankah mereka langsung terpana dan percaya dengan apa yang mereka dengar tanpa mengujinya terlebih dahulu?

Nabi Kiem juga mengaku mampu melakukan kegiatan Ajaib dan Supranatural lainnya, bukankah seharusnya kita mengujinya apakah benar itu dari Roh Kudus atau bukan? juga semua ajarannya yang dikatakan oleh Nabi Kiem adalah hasil dia bertanya pada roh. Kiem juga mengatakan bahwa jika dia belum diberitahu oleh roh, maka dia akan mengatakan demikian dan tidak mencantumkan ayat. Anda sudah melihat yang diajarkan oleh Kiem?

Oh iya, sampai hari ini Nabi Kiem diam seribu bahasa ketika ditanyakan kemampuan Ajaib dan Supranatural seperti apakah yang dianugrahkan Tuhan kepadanya, walaupun hampir tiap saat dia mengatakan kepenuhan roh ajaib dan supranatural?

TonypaulO : yang besar biasanya mau memahami yang sedang dan kecil

alvarez : usia saya jauh lebih muda dari Nabi Kiem, dan saya sudah berusaha memahami dia walaupun saya adalah anak kecil.

TonypaulO : jika ada yang perlu dikoreksi dari pemahaman @kiem mari dilakukan dengan cara yang elegan, santun dan penuh kasih

alvarez : untuk mengoreksi pemahaman yang salah, kita perlu mengetahui dengan jelas dan pasti apa yang diajarkan. Untuk itulah kita bertanya dan berdiskusi, yang menurut Nabi Kiem adalah bertengkar jika kita bertanya pemahamannya. Yang lebih memperparah keadaan, justru anda bertanya mengapa orang yang sudah pernah berbahasa roh kini menyalahkan orang yang berbahasa roh? jadi tolong @tonypaulo yang saya yakin mungkin lebih mengerti permasalahannya untuk sharing dengan cara yang baik dan elegan, saya sendiri saat ini juga masih belajar kok. Jadi KEBIASAAN BURUK ITU TONY, jangan diulangi terus terusan ya!

TonypaulO :

dan lagu rohani itu baik untuk didengarkan ketika dalam situasi2 seperti ini sering kita terpancing emosi. sudah mencobanya @alvarez?

alvarez : bukankah seharusnya anda menanyakan kepada Nabi Kiem?

GBU

alvarez's picture

@Nabi KIEM, Persyaratan Anda Tidak Menjadi Nabi Lagi

Salam damai sejahtera Nabi KIEM yang Terhormat,

Sebelumnya saya ingin menasihatkan anda untuk berhenti marah-marah dan berprasangka buruk (mendengar roh) sehingga anda mengatai orang lain tanpa meneliti dahulu kebenarannya. Mungkin anda bisa mencoba nasihat tonypaulo untuk mendengarkan lagu rohani sebelum anda bernubuat.

Nabi Kiem bertanya : Apakah anda sudah menemukan?

AlvareZ : Saya sendiri tidak perlu mencari sebab saya menyebut Musa sebagai Nabi dikarenakan dia menggembalakan dan menuntun umat Israel keluar dari Mesir. Hal ini kurang lebih sama dengan Mujizat yang menyebut orang yang sms ke hpnya adalah nabi.

Nabi Kiem :

ISI Blog ini adalah :"Menyembah dalam roh dan kebenaran, penyembahan yang benar, penyembahan akhir jaman, yang dikehendaki oleh Tuhan"  Kalau anda mengatakan bahwa isi blog ini adalah : "bahwa jemaat tidak TERBENTUK kalau jemaat akhir jaman tidak berbahasa roh". Blog saya yang membahas hal ini sudah lewat.

Anda mimpi kali Ya???

AlvareZ :

Bukankah saya benar bahwa anda MENGAJARKAN menyembah dalam roh artinya berbahasa roh?

Jadi berbahasa roh adalah penyembahan yang benar, penyembahan akhir jaman, yang dikehendaki oleh Tuhan. Bukankah hal ini masih berhubungan dengan ajaran anda bahwa pada akhir jaman Jemaat TIDAK TERBENTUK kalau belum berbahasa roh, yaitu penyembahan yang benar yang dikehendaki oleh Tuhan? Jadi saya tidak sedang bermimpi Nabi Kiem, tolong dengarkan baik-baik apa yang dikatakan atau diperlihatkan oleh roh kepada anda, ok?

Nabi Kiem :

Maka saya mohon panggilan itu NABI AJAIB & SUPRANATURAL dihentikan.

Alasan saya yang lain adalah : bla bla bla omong kosong semua.

AlvareZ :

Karena menurut saya anda adalah Nabi dikarenakan anda mengatakan KEPENUHAN ROH AJAIB DAN SUPRANATURAL dimana Kristen Protestan tidak memilikinya, berarti anda harus meralat kata-kata anda tersebut, atau setidaknya anda dapat mengakui kalau anda tidak setiap saat kepenuhan roh ajaib dan supranatural. Anda juga harus meralat kata-kata anda yang mengatakan bahwa apa yang anda tulis sudah anda tanyakan kepada roh, terutama yang anda sertakan ayatnya, karena ternyata anda tidak selalu kepenuhan yang berarti anda tidak bisa selalu bertanya kepada roh. Buatlah pernyataan dan saya tidak akan menganggap anda seorang Nabi AJAIB & SUPRANATURAL lagi.

Ada beberapa komentar anda yang juga kurang cocok jikalau anda ternyata tidak kepenuhan roh Ajaib dan Supranatural, ini saya copaskan beberapa komentar KIEM diantaranya, dari klik di Tim Doa dalam Pandangan Seorang Alvarez

Komentar NABI KIEM :

Karunia Roh Kudus (kemampuan ajaib, atau kekuatan supra natural) saya sudah merasakannya.

Di gereja Protestan tidak ada Roh Kudus, Ada juga, tetapi bentuknya bukan Karunia Roh Kudus.

Keberadaan Roh Kudus bentuk lain bisa berupa Urapan (memampukan manusia yang kurang mampu, tapi belum sampai pada tingkat supranatural/belum ajaib namanya)

Pendapat ini keluar dari pikiran saya sampai saya berumur 35 tahun, karena sampai umur 35 tahun, saya adalah aktivis gereja protestan (yang menurut orang paling suci, tetapi menurut saya paling munafik), karena "melayani" tanpa kekuatan/kemampuan dari Roh Kudus, dalam hall ini, saya melayani, semata-mata dengan "kepintaran" saya yang "BODOH" dan "TOLOL", karena saya lahir dengan IQ yang diatas rata-rata......

Kepenuhan Allah itu bukan berarti kepenuhan Roh Kudus, sebab Alkitab tidak secara tegas mengatakan demikian.

Coba diperhatikan pendapat saya tentang  kemerosotan Gereja Protestan

Saya hanya menyampaikan apa yang saya terima dari Roh Kudus saat itu juga.

 

Nabi KIEM bertanya :

Nampaknya ayat ini sangat umum digunakan di SS ini, KETIKA JAMAN DAHULU SS INI MASIH DALAM SUASANA PANAS, digunakan untuk saling menyerang sesama bloger KRISTEN, tetapi itu kan DULU.

Apakah Sdr. Alvarez masih tenggelam pada jaman itu?

AlvareZ :

Nabi Kiem, ayat ini dikatakan oleh Yesus sendiri sejak dua ribu tahun yang lalu di Israel dan digunakan untuk memperingatkan dan memerintahkan bahwa para NABI PALSU dan PENYESAT ANAK-ANAK lebih baik diikat batu kilangan pada lehernya dan ditenggelamkan ke laut. Saya bahkan berencana membuat blog mengenai para penyesat anak-anak.  Ayat tersebut oleh Tuhan Yesus bukan diperuntukkan untuk jaman tertentu tapi sampai akhir jaman, tentunya saya yakin anda mengerti akhir jaman, karena anda juga membahas bahasa roh pada akhir jaman. Jadi mengapa anda harus membatasi Firman Tuhan hanya berlaku pada masa tertentu saja? berhati-hatilah dengan apa yang anda ajarkan Nabi Kiem!

 

Matius 7 : 22-23   Pada hari terakhir akhir jaman banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga? Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!

Kiem's picture

@ Alvarez, Anda sudah CURANG dan JAHAT, STOP!!!

Salam Damai Sejahtera Sdr. Alvarez

Anda tidak benar lagi menjawab.
Anda masih juga mengcopy komentar-komentar saya dengan memotong, dan melupakan Ralat saya di bawahnya. SEHINGGA MENYESATKAN

Anda membuat komentar tidak pada tempatnya, sehingga mengacaukan blog ini.
Mungkin anda sengaja, karena sebelumnya suda saya ingatkan

Untuk itu, STOP Berdiskusi dengan anda.
Saya ulangi : Saya tidak mau dijadikan Bad User.

Tuhan Yesus memberkati

alvarez's picture

@Nabi KIEM, Kendalikan Diri dan Kepenuhan Anda

Ingatlah selalu untuk berbahasa roh dan mendengar lagu rohani, janganlah panas hati terus menerus, ingat berdoa juga ya Nabi Kiem

Kiem's picture

@ Alvarez, Terimakasih Banyak atas sarannya, GBU

Salam Damai Sejahtera Sdr. Alvarez

Alvarez :

Ingatlah selalu untuk berbahasa roh dan mendengar lagu rohani, janganlah panas hati terus menerus, ingat berdoa juga ya Nabi Kiem

Kiem :

Saran anda sangat baik dan patut diterima sepenuhnya. Terimakasih atas sarannya,

Tuhanlah yang menolong saya untuk melakukannya, dan

Tuhanlah yang membalaskan segala kebaikan anda.

Tuhan Yesus memberkati anda.

alvarez's picture

@Kiem, Sama sama Kiem GBU

Salam Damai Sejahtera saudara Kiem,

Terima kasih juga anda sudah mau bersabar, kiranya anda selalu diberi penguasaan diri selalu

Tuhan Yesus memberkati

alvarez's picture

@KIEM, Mangapin Sibuea dan Lia Eden

Salam Damai Sejahtera Kiem

Mengingat ajaran anda mengenai AKHIR JAMAN, yaitu penyembahan dalam bahasa roh dan kebenaran, sebagai penyembahan yang benar yang diinginkan Tuhan, saya teringat kembali akan MANGAPIN SIBUEA yang juga menanti akhir jaman di Bandung.

Ajaran Mangapin Sibuea adalah dari ilham roh, yang diajarkan kepada jemaat sebagai ajaran Tuhan sendiri karena berasal dari ilham roh. Hal ini sama dengan keadaan anda dan Lia Eden yang mengajarkan ajaran juga dari ilham roh. Sebagai seorang pemimpin, tentu saja apa yang mereka ajarkan akan didengarkan oleh anggota jemaat mereka, dan saya juga yakin oleh jemaat anda juga. 

Tentunya Mangapin juga getol untuk berbahasa roh sama halnya juga dengan anda, kecuali mungkin Lia Eden yang bukan berasal dari aliran kharismatik. Mengenai Mangapin Sibuea dengan bahasa rohnya, saya kurang jelas apakah dia juga mengajarkan bahwa berbahasa roh adalah merupakan penyembahan dalam roh dan KEBENARAN seperti yang anda ajarkan. Yang saya tahu pasti adalah bahwa nubuat Mangapin Sibuea jelas SALAH dan TIDAK BENAR. Bukankah hal ini berarti bahasa roh dan karunia lainnya tidak menjamin bahwa seseorang PASTI BENAR dan HIDUP DALAM KEBENARAN?

Saya ingin tahu saudara Kiem, bolehkah jemaat di gereja anda bertanya mengenai apa yang sudah anda ajarkan walau pengajaran anda berasal dari ilham roh? sama halnya dengan Mangapin yang juga berasal dari ilham roh seperti umumnya Kharismatik walaupun roh mereka belum sampai tahap Ajaib dan Supranatural seperti milik anda. Atau tidak boleh karena hal itu berarti bertengkar?

Karena Kiem dan Mangapin Sibuea mengajarkan ajaran dari ilham roh, apakah berarti bahwa roh yang memberi ilham kepada Kiem dan Mangapin Sibuea adalah roh yang sama? dan kalau memang berbeda, tolong sebutkan dimana letak perbedaannya. Tentunya ini dengan asumsi bahwa kita boleh menguji roh-roh yang ada?

Mengenai menguji roh, apakah Kiem selama ini sudah menguji semua ilham roh maupun manifesasinya seperti yang anda miliki, yaitu roh yang Ajaib dan Supranatural? dan bagaimanakah cara anda mengujinya?

 

Untuk sementara sekian dulu saudara Kiem, Tuhan Yesus memberkati

Kiem's picture

@ Alvarez, kita sudah sepakat diatas

Salam Damai Sejahtera Sdr. Alvarez.

Kita sudah sepakat diatas, bahwa kita akan akhiri diskusi di antara kita, (anda dengan saya) di blog ini.

Saya mengatakan hal ini, bukan karena apa-apa, tetapi karena saya melihat anda bertanya berulang-ulang, tidak ada habisnya,

Kadang-kadang pertanyaan anda tidak nyambung.

Walaupun saya menjawab dengan ayat-ayat alkitab, andapun tidak MAU membaca dan mengerti penjelasan saya pada setiap komentar.

Itulah sebabnya saya berpendapat tidak ada gunanya berdiskusi dengan anda.

Mari kita periksa komentar anda diatas, ini saya copy.

Alvarez :

Mengingat ajaran anda mengenai AKHIR JAMAN, yaitu penyembahan dalam bahasa roh dan kebenaran, sebagai penyembahan yang benar yang diinginkan Tuhan, saya teringat kembali akan MANGAPIN SIBUEA yang juga menanti akhir jaman di Bandung.

Ajaran Mangapin Sibuea adalah dari ilham roh, yang diajarkan kepada jemaat sebagai ajaran Tuhan sendiri karena berasal dari ilham roh. Hal ini sama dengan keadaan anda dan Lia Eden yang mengajarkan ajaran juga dari ilham roh. Sebagai seorang pemimpin, tentu saja apa yang mereka ajarkan akan didengarkan oleh anggota jemaat mereka, dan saya juga yakin oleh jemaat anda juga.

Tentunya Mangapin juga getol untuk berbahasa roh sama halnya juga dengan anda, kecuali mungkin Lia Eden yang bukan berasal dari aliran kharismatik. Mengenai Mangapin Sibuea dengan bahasa rohnya, saya kurang jelas apakah dia juga mengajarkan bahwa berbahasa roh adalah merupakan penyembahan dalam roh dan KEBENARAN seperti yang anda ajarkan. Yang saya tahu pasti adalah bahwa nubuat Mangapin Sibuea jelas SALAH dan TIDAK BENAR. Bukankah hal ini berarti bahasa roh dan karunia lainnya tidak menjamin bahwa seseorang PASTI BENAR dan HIDUP DALAM KEBENARAN?

Saya ingin tahu saudara Kiem, bolehkah jemaat di gereja anda bertanya mengenai apa yang sudah anda ajarkan walau pengajaran anda berasal dari ilham roh? sama halnya dengan Mangapin yang juga berasal dari ilham roh seperti umumnya Kharismatik walaupun roh mereka belum sampai tahap Ajaib dan Supranatural seperti milik anda. Atau tidak boleh karena hal itu berarti bertengkar?

Karena Kiem dan Mangapin Sibuea mengajarkan ajaran dari ilham roh, apakah berarti bahwa roh yang memberi ilham kepada Kiem dan Mangapin Sibuea adalah roh yang sama? dan kalau memang berbeda, tolong sebutkan dimana letak perbedaannya. Tentunya ini dengan asumsi bahwa kita boleh menguji roh-roh yang ada?

Mengenai menguji roh, apakah Kiem selama ini sudah menguji semua ilham roh maupun manifesasinya seperti yang anda miliki, yaitu roh yang Ajaib dan Supranatural? dan bagaimanakah cara anda mengujinya?

Kiem menjawab.

Anda bisa mengikut komentar-komentar saya, saya menjawab dengan alkitab,

Anda tidak mampu mengikutinya.

BUKAN SEPERTI YANG ANDA KATAKAN, BAHWA SAYA MENULIS DENGAN WAHYU ROH.

Tolong tunjukkan, dimana saya katakan demikian.

KALAO TIDAK BISA ANDA TUNJUKKAN, CUKUP SAMPAI DISINI.

SAYA TIDAK BUTUH LOGIKA ANDA YANG MENYESATKAN.

Tuhan Yesus memberkati

youth-of-david's picture

Mnurut saya

Hmmm... Sdr Kiem, sy ingin bertany dl, bagaimana perasaan anda saat berbahasa roh? Soalny dr yg sy dengar dr org2 lain, mrk dr hatiny merasa terdorong utk berkata2 dlm bahasa roh. Sementara itu sy juga pernah mengalami perasaan spt mrk (dr hati merasa terdorong utk berkata2 demikian), namun sy sempat ragu krn saat sy berbahasa roh, sy jg sempat memikirkan kata2 yg ingin sy keluarkan, walau in the end ad kata2 yg bs terangkai sendiri tanpa sekehendak sy. Apakah bahasa roh yg demikian adlh bahasa roh palsu? Ap yg pikiran anda lakukan ketika anda berbahasa roh?

Selain itu ju2r sj sy kurang setuju dgn anggapan anda. Mnurut sy tdk smua org d beri kemampuan berbahasa roh, spt yg d tulis d FirTu.. (1 Kor 12:10 "Kepada yang seorang Roh memberikan kuasa untuk mengadakan mujizat, dan kepada yang lain Ia memberikan karunia untuk bernubuat, dan kepada yang lain lagi Ia memberikan karunia untuk membedakan bermacam-macam roh. Kepada yang seorang Ia memberikan karunia untuk berkata-kata dengan bahasa roh, dan kepada yang lain Ia memberikan karunia untuk menafsirkan bahasa roh itu.). Jd menurut sy, ketika se2org menyanyikan nyanyian yg blm pernah d catat (dlm pengajaran grj sy, nyanyian tsb adlh "nyanyian baru"), sm sj ketika ia menyembah dgn roh, krn pada saat itu hati terdorong utk berkata2 demikian (sy jg mengalaminy, makany sy bs berkata demikian) melalui otak qt, meski tdk seluruhny (qt menggunakan bhs indonesia ato inggris).

Thx and Jwu :)

 "You wanna see a miracle? Be a miracle!" by GOD in "Bruce Almighty" movie.

__________________

"You wanna see a miracle? Be a miracle!" by GOD in "Bruce Almighty" movie.

Kiem's picture

@Youth of David, Bahasa roh palsu, kalau dari pikiran sendiri

Salam Damai Sejahtera Sdr. Yout of David

 

Youth of David menulis :

Hmmm... Sdr Kiem, sy ingin bertany dl, bagaimana perasaan anda saat berbahasa roh? Soalny dr yg sy dengar dr org2 lain, mrk dr hatiny merasa terdorong utk berkata2 dlm bahasa roh.

Kiem nmenjawab :

Ya, memang demikian, tetapi biasanya, kata-kata itu tidak dikonsep dulu.

Youth of David menulis :

Sementara itu sy juga pernah mengalami perasaan spt mrk (dr hati merasa terdorong utk berkata2 demikian), namun sy sempat ragu krn saat sy berbahasa roh, sy jg sempat memikirkan kata2 yg ingin sy keluarkan, walau in the end ad kata2 yg bs terangkai sendiri tanpa sekehendak sy. Apakah bahasa roh yg demikian adlh bahasa roh palsu?

Kiem menjawab :

Kalau seperti itu, anda tidak perlu ragu, itu adalah bahasa roh ASLI.

Walaupun kata-katanya hanya aaaa, atau hanya terisak-isak menangis (menangis yang datang sendiri dan dibarengi sukacita), atau lalalalala, asal itu bukan dari pikiran, itu adalah bahasa roh asli, apalagi bahasa roh anda adalah seperti yang saya merahkan diatas.

1 Korintus 14:14 Sebab jika aku berdoa dengan bahasa roh, maka rohkulah yang berdoa, tetapi akal budiku tidak turut berdoa.

Kalaupun bahasa rohnya berupa lalala, walawala...., jika ditekuni, nanti akan semakin jelas, bahkan akan bermazmur dan pernyataan Roh Kudus berbentuk lain (1 Korintus 14 : 26)

Bahasa roh palsu, jika berasal dari pikiran, atau kata-kata yang diucapkan itu sudah dipikirkan lebih dahulu.

Youth of David menulis :

Ap yg pikiran anda lakukan ketika anda berbahasa roh?

 

Kiem menjawab :

Pikiran saya memikirkan yang lain.

Kalau saya pemimpin puji-pujian dalam acara ibadah Doa dan Penyembahan itu, maka saya akan memikirkan lagu apa yang cocok untuk dinyanyikan setelah selesai Doa Penyembahan.

Kalau tidak demikian, saya memikirkan dan mengingat-ingat, atau merenungkan, atau mengembangkan  Firman Tuhan yang disampaikan oleh Pendeta sebelum Menyembah.

1 Korintus 14:14 Sebab jika aku berdoa dengan bahasa roh, maka rohkulah yang berdoa, tetapi akal budiku tidak turut berdoa.

Youth of David menulis :

Selain itu ju2r sj sy kurang setuju dgn anggapan anda. Mnurut sy tdk smua org d beri kemampuan berbahasa roh, spt yg d tulis d FirTu.. (1 Kor 12:10 "Kepada yang seorang Roh memberikan kuasa untuk mengadakan mujizat, dan kepada yang lain Ia memberikan karunia untuk bernubuat, dan kepada yang lain lagi Ia memberikan karunia untuk membedakan bermacam-macam roh. Kepada yang seorang Ia memberikan karunia untuk berkata-kata dengan bahasa roh, dan kepada yang lain Ia memberikan karunia untuk menafsirkan bahasa roh itu.).

Kiem menjawab :

Penjelasannya begini,

Dalam Kesatuan Tubuh Kristus (jemaat Kudus), kesatuan itu adalah Jabatan (Tugas/Fungsinya didalam tubuh).

Sama halnya dalam tubuh manusia, setiap anggota tubuh (organ tubuh) mempunyai tugas dan fungsi masing-masing (untuk kepentingan tubuh secara keseluruhan).

Fungsi, atau tugas, atau Jabatan yang dimaksud bukanlah jabatan yang diberikan oleh ORGANISASI GEREJA, atau jabatan yang diberikan oleh Pendeta, tetapi Jabatan yang diberikan oleh Roh Kudus, sesturut dengan KARUNIA apa yang dimiliki (dari 9 karunia sesuai 1 Korintus 12 yang anda kutip.

Jadi, jika tidak ada satupun dari 9 Karunia itu, apakah kita bisa berfungsi didalam Tubuh Kristus?, atau dengan kata lain, apakah kita masuk dalam Tubuh Kristus itu???.

Secara khusus, karunia BAHASA ROH, dalam 1 Korintus 12 : 10 BISA KITA ARTIKAN "KARUNIA untuk UMUM, sedangkan karunia yang lainnya adalah untuk orang-orang tertentu saja, misalnya Rasul Paulus, dapat dilihat (dari alkitab), bahwa Karunia yang dimilikinya adalah bahasa roh, hikmat, mengajar, (baru ini yang bisa saya lihat dalam alkitab).

Kenapa saya katakan bahwa bahasa roh adalah karunia untuk umum?

Karena bahasa roh itu untuk membangun diri sendiri, sesuai dengan fungsinya yang dijelaskan oleh Rasul Paulus dalam 1 Korintus 14, yaitu yaitu untuk berdoa dalam bahasa roh, dan penyembahan  dalam roh dan kebenaran.

I Korintus  14 :4 Siapa yang berkata-kata dengan bahasa roh, ia membangun dirinya sendiri, tetapi siapa yang bernubuat, ia membangun Jemaat.

Hal ini sudah saya bahas DISINI

Periksa : Efesus 4 : 11 - 13, 1 Korintus 12 : 7, 27 -28 .

Pada 1 Korintus 12 : 7 dikatakan, "Tiap-tiap orang"

Memang, ada juga jenis bahasa roh yang tidak dimiliki oleh  semua orang, yaitu jika Tuhan akan memakai seseorang untuk menyampaikan sesuatu yang rahasia kepada orang lain, dengan bahasa yang tidak dimengerti oleh orang lain. (1 Korintus 14 : 2, dan lihat kata-kata "bahasa roh" dalam 1 Korintus 12 : 27 -28)

Youth of David menulis :

Jd menurut sy, ketika se2org menyanyikan nyanyian yg blm pernah d catat (dlm pengajaran grj sy, nyanyian tsb adlh "nyanyian baru"), sm sj ketika ia menyembah dgn roh, krn pada saat itu hati terdorong utk berkata2 demikian (sy jg mengalaminy, makany sy bs berkata demikian) melalui otak qt, meski tdk seluruhny (qt menggunakan bhs indonesia ato inggris).

Kiem menjawab :

Kalau bahasa Indonesia??, anda terganggu bukan??? (seperti yang anda alami, yang anda katakan diatas???), itulah sebabnya, harus bahasa lain, agar pikiran tidak terganggu karena kata-kata yang kita mengerti.

Selain itu, dalam 1 Korintus 14 : 2 tadi, kan dikatakan bahwa bahasa roh itu adalah hal-hal yang rahasia,

Rahasia disini, termasuk mengenai diri kita sendiri, coba dikatakan dalam doa kita (oleh Roh Kudus), semua dosa kita ditelanjangi, dengan bahasa kita sendiri, didengar oleh orang lain??, maka itu akan MEMALUKAN, kita sendiripun tidak percaya, misalnya Roh Kudus membeberkan dosa-dosa kita, padahal mungkin hal itu menurut kita bukanlah dosa kita, sebab sebenarnya kita tidak mengetahui apa yang ada pada diri kita dan keluhan-keluhan kita.

Roma  8 :26 Demikian juga Roh membantu kita dalam kelemahan kita; sebab kita tidak tahu, bagaimana sebenarnya harus berdoa; tetapi Roh sendiri berdoa untuk kita kepada Allah dengan keluhan-keluhan yang tidak terucapkan.

1 Korintus 2:16 Sebab: "Siapakah yang mengetahui pikiran Tuhan, sehingga ia dapat menasihati Dia?" Tetapi kami memiliki pikiran Kristus.

 

Semoga jawaban ini memuaskan,

Tuhan Yesus memberkati

 

alvarez's picture

@Kiem, Selamat Paskah

Salam Damai Sejahtera Yang Terhormat Kiem

Selamat hari Paskah jika anda merayakannya, karena kematian dan kebangkitan Yesus tidak sia-sia.

Dalam kesempatan ini ada sedikit hal yang ingin saya tanyakan, sedikit saja kok dan sederhana

Apakah dalam berbahasa roh ini, timbulnya tiba-tiba seperti ada dorongan lidah untuk berkata-kata ataukah perlu didorong dalam suasana penyembahan seperti mendengar lagu rohani sebelumnya.

Dan berapa kali biasanya berbahasa roh ini terjadi dalam sehari dan apakah saudara Kiem dalam 1 bulan terakhir ini berbahasa roh? karena teman saya hanya awal-awal saja berbahasa roh kemudian berhenti.

Terimakasih untuk kesediaan Kiem menjawab dan saya minta maaf kalau selama ini saya ada yang menyinggung hati Kiem.

 

Tuhan Yesus memberkati

Kiem's picture

@Alvarez, Selamat Paskah juga

Salam Damai Sejahtera Sdr. Alvarez.

Saya berterimakasih, karena anda masih mau mengucapkan Selamat Paskah kepada saya. Harapan saya, anda dengan tulus mengucapkannya, sehingga anda layak mendapat balasan dari Tuhan.

 

Alvarez menulis :

Dalam kesempatan ini ada sedikit hal yang ingin saya tanyakan, sedikit saja kok dan sederhana

Apakah dalam berbahasa roh ini, timbulnya tiba-tiba seperti ada dorongan lidah untuk berkata-kata ataukah perlu didorong dalam suasana penyembahan seperti mendengar lagu rohani sebelumnya.

Kiem menjawab :

Soal timbul tiba-tiba, sering terjadi demikian, apalagi ketika pertama-tama merasakan karunia itu. Pada waktu itu, saya tidak kuasa untuk menahannya, karena sering tidak kenal tempat dan tidak kenal waktu.

Walaupun demikian, Tuhan belum pernah mempermalukan saya, karena ketika berhadapan dengan orang lain, saya bisa juga menahannya.

Tetapi sering juga keceplosan, keluar bahasa asing, padahal saat itu, saya hendak mengatakan sesuatu dengan Bahasa Indonesia.

Dalam hal demikian, Tuhan tidak mempermalukan saya, karena pada saat terlanjur berbahasa asing seperti itu, teman bicara dapat dikatakan kurang memperhatikan apa yang saya katakan, dan biasanya mereka akan bertanya lagi "ngomong apa tadi?".

Namun setelah lama kelamaan, sampai saya ditinggalkan (sebagaimana pada kesaksian saya pada akhir tulisan saya ini), bahasa roh itu hanya muncul pada saat menyembah di rumah (hampir setiap pagi) dan di gereja (sekali seminggu).

Karena kurangnya aktivitas rutin penyembahan inilah yang membuat saya kehilangan sukacita dalam penyembahan, sebab akhirnya saya kekeringan dan tidak bisa lagi berbahasa roh (hampir dua tahun lamanya, sebagaimana kesaksian saya pada akhir tulisan saya ini).

 

Alvarez menulis :

Dan berapa kali biasanya berbahasa roh ini terjadi dalam sehari dan apakah saudara Kiem dalam 1 bulan terakhir ini berbahasa roh? karena teman saya hanya awal-awal saja berbahasa roh kemudian berhenti.

Kiem menjawab :

Saya "MENGUSAHAKAN", setiap pagi di RUMAH (selama kira-kira setengah jam), sekali seminggu di gereja dalam ibadah Doa dan Penyembahan, lamanya kurang lebih 1 (satu) jam (penyembahannya saja) atau kira-kira 2 jam kalau dihitung seluruh ibadah (pujian setengah jam dan Doa syafaat dan lain-lain setengah jam).

Selain itu, ada lagi Ibadah doa puasa sekali sebulan, waktunya biasanya lebih panjang sedikit dari Ibadah Doa Penyembahan yang sekali seminggu,

Alvarez menulis :

Terimakasih untuk kesediaan Kiem menjawab dan saya minta maaf kalau selama ini saya ada yang menyinggung hati Kiem.

Kiem mengomentari :

Terimakasih juga untuk komentar anda yang sangat elegan ini, dan saya juga minta maaf atas segala komentar saya yang menyinggung perasaan anda. Demikian juga saya minta maaf atas kelemahan saya, yang kurang sabar menerima komentar anda yang pedas.

Harapan saya, persoalan diantara kita dapat berakhir sampai disini, dan Tuhan mengampuni segala kekurangan saya selama ini.

Tuhan Yesus memberkati

alvarez's picture

@Nabi Kiem, MENGUSAHAKAN?

Salam damai sejahtera Nabi Kiem

Kiem :

Namun setelah lama kelamaan, sampai saya ditinggalkan (sebagaimana pada kesaksian saya pada akhir tulisan saya ini), bahasa roh itu hanya muncul pada saat menyembah di rumah (hampir setiap pagi) dan di gereja (sekali seminggu).

AlvareZ :

Menurut pemahaman saya, kalau anda ditinggalkan, bukankah itu berarti tidak muncul pada saat hampir setiap pagi dan di gereja? walaupun pada saat itu anda mengatakan bahwa KIBLAT anda beralih pada harta dan kemegahan dunia. Jadi ketika "KIBLAT" anda pada harta, anda masih berbahasa roh setiap pagi dan seminggu sekali di gereja.

Kiem :

Saya "MENGUSAHAKAN", setiap pagi di RUMAH (selama kira-kira setengah jam), sekali seminggu di gereja dalam ibadah Doa dan Penyembahan, lamanya kurang lebih 1 (satu) jam (penyembahannya saja) atau kira-kira 2 jam kalau dihitung seluruh ibadah (pujian setengah jam dan Doa syafaat dan lain-lain setengah jam).

AlvareZ :

Saudara Kiem, apakah yang anda maksudkan dengan mengusahakan diatas, dan apakah yang anda lakukan ketika mengusahakan supaya bisa berbahasa roh?

Menurut pemikiran saya, bahasa roh adalah karunia Roh Kudus, dimana timbulnya adalah mutlak tergantung Roh Kudus. Ada fenomena menarik dalam kebaktian2 di gereja, dimana jemaat ketika beribadah di gereja terlihat sangat mendorong ataupun memancing timbulnya manifestasi roh kudus dengan berbagai cara, baik dengan menutup mata dan menggerak-gerakkan lidah, mulai mengucapkan kata yang diulang-ulang dan sebagainya hanya sebagai usaha untuk memancing keluarnya bahasa roh dan bisa sama dengan jemaat yang lain yang berbahasa roh.

Jadi saudara Kiem, apakah kesaksian teman saya tersebut sama dengan cara anda mengusahakan diatas?

Kiem :

Harapan saya, persoalan diantara kita dapat berakhir sampai disini, dan Tuhan mengampuni segala kekurangan saya selama ini.

AlvareZ :

Kiem, menurut saya tidak ada persoalan diantara kita selama ini, bukankah selama ini kita hanya berdiskusi? dan kalau memang benar ada persoalan, yakinlah saya tidak akan menyelesaikan dengan cara ngeblog disini. Jadi Kiem, usahakan agar anda tidak berprasangka buruk dulu kepada orang yang menjadi lawan diskusi anda. Untuk sementara ini dulu Kiem.

 

Tuhan Yesus memberkati.

Kiem's picture

@ Alvarez, Mengusahakan kesempatan bagi Roh Kudus

Salam Damai Sejahtera Sdr. Alvarez

Sebelumnya, kalau anda memang menghendaki kita bisa berdiskusi dengan baik dan nyaman, saya mohon, panggilan anda kepada saya sebagai NABI dapat dihentikan, karena sudah ternyata sangat mengganggu saya.

Panggilan itu sama sekali SALAH.

Anda juga tidak suka kalau dipanggil dengan panggilan yang tidak anda sukai, bukan??.

Anggaplah panggilan itu hanya sebatas ketika kita berdiskusi panas.

AlvareZ :

Menurut pemahaman saya, kalau anda ditinggalkan, bukankah itu berarti tidak muncul pada saat hampir setiap pagi dan di gereja? walaupun pada saat itu anda mengatakan bahwa KIBLAT anda beralih pada harta dan kemegahan dunia. Jadi ketika "KIBLAT" anda pada harta, anda masih berbahasa roh setiap pagi dan seminggu sekali di gereja.

Kiem menjawab :

Saya ditinggalkan oleh Roh Kudus selama kurang lebih 2 (dua) tahun saja sebagaimana kesaksian saya pada awal blog saya diatas.

Setelah itu (setelah Roh Kudus kembali, sampai sekarang, "hampir" setiap saya memposisikan diri untuk menyembah, atau menyerahkan diri saya sepenuhnya untuk dipakai dan digerakkan oleh Roh Kudus, maka Roh Kudus itu "hampir" selalu datang.

Intinya, mengambil sikap menyembah dalam roh dan kebenaran itu hanya memberikan diri untuk dipakai oleh Roh Kudus, terserah Roh Kudus, mau berbahasa roh, mau bermazmur, mau penyataan Roh Kudus bentuk lain, mau bernubuat, terserah Roh Kudus.

Kalau Karunia itu belum datang, kita berdoa dalam hati saja, atau paling berbisik-bisik berdoa.

Setelah datang, tidaklah langsung berbahasa (sesuatu bahasa di dunia), tetapi secara bertahap atau lambat laun, semakin jelas, semakin jelas. Itulah sebabnya perlu waktu lebih banyak.

AlvareZ :

Saudara Kiem, apakah yang anda maksudkan dengan mengusahakan diatas, dan apakah yang anda lakukan ketika mengusahakan supaya bisa berbahasa roh?

Menurut pemikiran saya, bahasa roh adalah karunia Roh Kudus, dimana timbulnya adalah mutlak tergantung Roh Kudus. Ada fenomena menarik dalam kebaktian2 di gereja, dimana jemaat ketika beribadah di gereja terlihat sangat mendorong ataupun memancing timbulnya manifestasi roh kudus dengan berbagai cara, baik dengan menutup mata dan menggerak-gerakkan lidah, mulai mengucapkan kata yang diulang-ulang dan sebagainya hanya sebagai usaha untuk memancing keluarnya bahasa roh dan bisa sama dengan jemaat yang lain yang berbahasa roh.

Jadi saudara Kiem, apakah kesaksian teman saya tersebut sama dengan cara anda mengusahakan diatas?

Istilah mengusahakan disini tidak lain adalah menyerahkan diri dalam posisi menyembah (kalau saya berlutut dan tutup mata), untuk dipakai/digerakkan oleh Roh Kudus, untuk apa saja seturut kehendak Roh Kudus.

Inilah arti mengusahakan "BAGI ORANG YANG SUDAH DIPENUHKAN OLEH ROH KUDUS" atau YANG SUDAH BISA BERBAHASA ROH.

BERBEDA lagi istilah "mengusahakan" bagi orang yang belum pernah dipenuhkan oleh Roh Kudus, atau orang yang belum pernah berbahasa roh.

Kalau mungkin banyak cara yang dilakukan oleh orang lain, misalnya seperti cara yang dilakukan oleh teman anda, misalnya dengan menggerak-gerakkan lidah, dll, itu cara mereka masing-masing, atau yang diyakini oleh mereka.

Kalau yang kami lakukan, cukup berdoa bergumul dengan mengucapkan Yesus, Yesus,....., karena yang membaptis dengan Roh Kudus itu adalah Yesus.

Namun ayat yang perlu dijelaskan untuk memohon kepenuhan Roh Kudus harus disampaikan dulu kepada orang yang memohon Roh Kudus, yaitu Lukas 11 : 9 - 13

11:9 Oleh karena itu Aku berkata kepadamu: Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu.

11:10 Karena setiap orang yang meminta, menerima dan setiap orang yang mencari, mendapat dan setiap orang yang mengetok, baginya pintu dibukakan.

11:11 Bapa manakah di antara kamu, jika anaknya minta ikan dari padanya, akan memberikan ular kepada anaknya itu ganti ikan?

11:12 Atau, jika ia minta telur, akan memberikan kepadanya kalajengking?

11:13 Jadi jika kamu yang jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di sorga! Ia akan memberikan Roh Kudus kepada mereka yang meminta kepada-Nya."

Pada ayat 13 dikatakan akan memberikan ROH KUDUS.

Sikap memohonnya adalah sebagaimana ayat sebelumnya, yaitu ayat 1 - 8, yaitu memohon terus dengan sikap yang tidak tahu malu.

AlvareZ :

Kiem, menurut saya tidak ada persoalan diantara kita selama ini, bukankah selama ini kita hanya berdiskusi? dan kalau memang benar ada persoalan, yakinlah saya tidak akan menyelesaikan dengan cara ngeblog disini. Jadi Kiem, usahakan agar anda tidak berprasangka buruk dulu kepada orang yang menjadi lawan diskusi anda. Untuk sementara ini dulu Kiem.

Kiem menjawab :

Harapan saya juga demikian, namun saya mohon sebagaimana saya sampaikan pada awal komentar ini, yaitu, panggilan anda kepada saya sebagai NABI, saya sangat tidak menyukainya. Tentunya, anda juga mengerti maksud saya

Tunjukkanlah itikad baik anda.

Tuhan Yesus memberkati

alvarez's picture

@Kiem, mengusahakan bagi yang belum berbahasa roh

Salam Damai Sejahtera Sdr. KIEM

KIEM: Sebelumnya, kalau anda memang menghendaki kita bisa berdiskusi dengan baik dan nyaman, saya mohon, panggilan anda kepada saya sebagai NABI dapat dihentikan, karena sudah ternyata sangat mengganggu saya.

Alvarez: baiklah Kiem, walaupun anda belum memenuhi permintaan saya sebagai syarat biarlah jika memang itu yang anda kehendaki.

KIEM:  Saya ditinggalkan oleh Roh Kudus selama kurang lebih 2 (dua) tahun saja sebagaimana kesaksian saya pada blog saya diatas.

Alvarez : menurut kesaksian anda, pada waktu itu anda masih bisa seperti berbahasa roh atau bekas-bekasnya bahasa roh atau kebiasaan lidah saya berbahasa roh masih ada. Bisakah anda menggambarkan dengan lebih terperinci apa yang terjadi waktu itu

KIEM: Kalau yang kami lakukan, cukup berdoa bergumul dengan mengucapkan Yesus, Yesus,....., karena yang membaptis dengan Roh Kudus itu adalah Yesus.

Alvarez:  Jadi cara untuk mengusahakan berbahasa roh bagi yang belum dengan mengucapkan Yesus, Yesus,...... secara berulang-ulang, apakah diucapkan secara cepat dan sampai berapa lama kira-kira?

Tuhan Yesus memberkati

Kiem's picture

@ Alvarez, kalau sudah mengerucut begini, enak menjawabnya

Salam Damai Sejahtera Sdr. Alvarez

 

Alvarez : menurut kesaksian anda, pada waktu itu anda masih bisa seperti berbahasa roh atau bekas-bekasnya bahasa roh atau kebiasaan lidah saya berbahasa roh masih ada. Bisakah anda menggambarkan dengan lebih terperinci apa yang terjadi waktu itu.

Kiem :

Bekas-bekas bahasa roh itu, yang saya alami : Saya sering berbahasa roh yang "mirip" bahasa Tionghua dan "mirip " bahasa Jerman, maka bekas-bekasnya itu, mirip juga bahasa Tionghua dan bahasa Jerman.

(saya katakan  "mirip" karena saya tidak bisa dan tidak mengerti bahasa tionghua selain hanya kira-kira 10 kata, demikian juga bahasa jerman, sehingga saya tidak tahu apakah itu bahasa tionghua atau bahasa jerman).

Lama kelamaan, bekas-bekasnya itupun semakin jauh dari aslinya.

Bekas-bekas bahasa roh hilang juga, akhirnya bahasa roh yang muncul adalah bahasa roh PALSU (Bahasa roh HAFALAN),  yang bunyinya tidak pernah berubah dari kemarin, hari ini sampai nanti-nanti mungkin, atau sampai Tuhan mengembalikan yang asli itu.

 

Mengenai BEKAS-BEKAS BAHASA ROH ini, dalam alkitab  ada juga dituliskan (tetapi, KATAKANLAH ini tafsirannya Kiem/saya saja, tidak dapat dijadikan sebagai referensi umum, dimana Kiem kebanyakan berbicara ARTI ROHANINYA ketimbang arti hurufiahnya), ini ayatnya.

II Raja-raja  6 :25 Maka terjadilah kelaparan hebat di Samaria selama mereka mengepungnya, sehingga sebuah kepala keledai berharga delapan puluh syikal perak dan seperempat kab tahi merpati berharga lima syikal perak.

artinya begini : Merpati itu, menggambarkan Roh Kudus, Ingat ketika Yesus dibaptis. Dan sampai sekarang, kalau orang Kristen menggambarkan Roh Kudus, masih kebanyakan menggambarnya dengan MERPATI.

Artinya : Tahi merpatipun sangat mahal, itulah gambaran kekeringan rohani.

Tapi sekali lagi, ini tafsirannya Kiem, nanti didebat orang pula saya dengan kata-kata : Latar belakanglah, kontekslah, dengan ASAL COMOTlah, dll, yang sekarang ini lagi ngetrend jika tidak cocok dengan pikirannya.

Masih mendingan kalau orang mau mendebat saya dengan ARTI ROHANINYA.
 

 

Alvarez:  Jadi cara untuk mengusahakan berbahasa roh bagi yang belum dengan mengucapkan Yesus, Yesus,...... secara berulang-ulang, apakah diucapkan secara cepat dan sampai berapa lama kira-kira?

 

Kiem menjawab :

Jawabannya, kata-kata YESUS dikatakan dengan cepat-cepat, sampai dapat,  ini bukti keseriusan memohon.

Keterangan ini sebenarnya, adalah pengertian/atau hanya petunjuk menurut gembala, karena kebetulan tidak menyimpang dari Alkitab (dimana yang membaptis Roh Kudus itu adalah Yesus).

Kebetulan, kami melaksanakan demikian di gereja.

Seandainya Sdr. Alvarez adalah Jemaat gembalaan saya, maka teknis memohon Roh Kudus yang saya lakukan itu akan saya "Ajarkan sebagai AJARAN BAKU di gereja, karena kebetulan tidak menyimpang dari Alkitab.

Mengenai teknis memohon ini, sebenarnya tidak ada petunjuk BAKU dalam Alkitab.

Yang ada di Alkitab adalah Pedoman.

Pedoman itu adalah :

Kisah Para Rasul  2 :38 Jawab Petrus kepada mereka: "Bertobatlah dan hendaklah kamu masing-masing memberi dirimu dibaptis dalam nama Yesus Kristus untuk pengampunan dosamu, maka kamu akan menerima karunia Roh Kudus.
 

Garis besar :

Bertobat => Memberi diri dibaptis => menerima Roh Kudus.

Pertobatan benar (TUNTAS), semua dosa-dosa masa lalu diakui (kepada Tuhan dan kepada sesama manusia, dan berjanji tidak akan melakukannya (ini adalah defenisi yang umum mengenai pertobatan). Pertobatan itu jangan setengah-setengah.

Dosa-dosa diperdamaikan kepada Tuhan, dan minta ampun kepada Tuhan dan kepada sesama manusia, yaitu kepada siapa kita berdosa.

Menyerahkan diri untuk dibaptis, atas kesadaran sendiri, bukan karena peraturan gereja, bukan ikut-ikutan, tidak disuruh-suruh oleh pendeta untuk dibaptis, tetapi benar-benar menyerahkan diri.

Yesus akan menepati janjinya, membaptis dengan Roh Kudus.

Hal ini sudah pernah saya tuliskan DISINI

 

Satu hal yang perlu kita imani dari Baptisan, janganlah dipandang baptisan itu  sekedar peraturan/sakramen gereja, tetapi Baptisan itu adalah jalan kita memperoleh HATI NURANI YANG BAIK dari Tuhan. Klik DISINI

Hati nurani yang baik ini sangat perting dalam perjalanan kerohanian kita, agar kita TIDAK MENOLAK FIRMAN TUHAN. Menolak Firman Tuhan itu berbahaya.

 

Semoga komentar saya ini memuaskan

Tuhan Yesus memberkati

alvarez's picture

@Kiem, bekas bahasa roh

Kiem :

Bekas-bekas bahasa roh itu, yang saya alami, (saya katakan  "mirip" karena saya tidak bisa dan tidak mengerti bahasa tionghua selain hanya kira-kira 10 kata, demikian juga bahasa jerman, sehingga saya tidak tahu apakah itu bahasa tionghua atau bahasa jerman).

Alvarez :

Walaupun anda tidak mengerti, bukankah ada yang mengerti menurut kesaksian anda, yakni ketika didengar oleh orang tionghua, jadi bukankah itu tetap adalah bahasa roh juga walaupun hanya bekas atau sisanya?

Kiem:

Lama kelamaan, bekas-bekasnya itupun semakin jauh dari aslinya.

Alvarez :

Karena anda sendiri tidak dapat mengartikan bahasa tersebut, bukankah artinya anda kurang tahu juga aslinya seperti apa, bisa jadi itu roh asli walaupun anda memang tidak mengerti artinya.

Kiem :

Bekas-bekas bahasa roh hilang juga, akhirnya bahasa roh yang muncul adalah bahasa roh PALSU (Bahasa roh HAFALAN),  yang bunyinya tidak pernah berubah dari kemarin, hari ini sampai nanti-nanti mungkin, atau sampai Tuhan mengembalikan yang asli itu.

Alvarez :

Anda mengatakan bahasa roh HAFALAN, maaf ada yang agak membingungkan disini, apakah anda sanggup menghafal bahasa roh yang asli? atau yang anda hafal adalah bunyinya? atau juga yang anda hafalkan adalah pengulangan terus menerus SATU bunyi yang sama seperti "lala" yang anda hafalkan dan anda ucapkan berulang menjadi "la.la.la.la.la.la.la".

Apakah seperti itu yang anda maksudkan dengan menghafal bahasa roh? karena kalau memang seperti yang anda katakan sebelumnya bahwa bahasanya berubah setiap hari, bukankah anda tidak mungkin menghafalkannya?

Kiem:

Jawabannya, kata-kata YESUS dikatakan dengan cepat-cepat, sampai dapat,  ini bukti keseriusan memohon.

Kebetulan, kami melaksanakan demikian di gereja.

Seandainya Sdr. Alvarez adalah Jemaat gembalaan saya, maka teknis memohon Roh Kudus yang saya lakukan itu akan saya "Ajarkan sebagai AJARAN BAKU di gereja, karena kebetulan tidak menyimpang dari Alkitab.

Alvarez :

Apakah di gereja anda metode yang demikian sudah terbukti berhasil?

Dan kalau berhasil, berapa persen yang berhasil berbahasa roh dibandingkan yang tidak ?

Kiem, saya mungkin agak sibuk tiga minggu kedepan, jadi anda jawab saja terlebih dulu, nanti kalau ada waktu lowong pasti akan saya tanggapi, kiranya Kiem bisa mengerti dan mau memakluminya, thanks. Anda tentunya bisa berdiskusi dulu dengan yang lain, misalnya saudara PB.

 

Tuhan Yesus memberkati.

Kiem's picture

@ Alvarez, Bekas bahasa roh, jika tidak ada perasaan sukacita

Salam Damai Sejahtera Sdr. ALvarez

Alvarez :

Walaupun anda tidak mengerti, bukankah ada yang mengerti menurut kesaksian anda, yakni ketika didengar oleh orang tionghua, jadi bukankah itu tetap adalah bahasa roh juga walaupun hanya bekas atau sisanya?

Kiem :

Kalau sudah masuk dalam kasus "bekas-bekasnya bahasa roh", itu hanya mirip, dan kemungkinan besar (saya belum pernah mengujinya), tidak bisa lagi dimengerti oleh orang lain, karena bahasanyapun sudah kurang jelas, kadang-kadang sudah bercampur dengan kata-kata yang diingat oleh otang manusia.

Selain itu, perasaan sukacitapun tidak ada lagi.

Karena kata-kata "Mirip bahasa tertentu", disini adalah proses tidak ada lagi bahasa asing, dengan kata lain, sudah proses hilang bahasa roh.

Alvarez :

Karena anda sendiri tidak dapat mengartikan bahasa tersebut, bukankah artinya anda kurang tahu juga aslinya seperti apa, bisa jadi itu roh asli walaupun anda memang tidak mengerti artinya.

Kiem :

Saya bisa pastikan itu tidak asli, karena logatnyapun tidak mirip lagi.
Kalau yang asli bahasa rohnya, saya sering mengalami, logatnya seperti orang Tionghua yang baru datang ke Indonesia, atau belum terpengaruh bahasa Indonesia.

Alvarez :

Anda mengatakan bahasa roh HAFALAN, maaf ada yang agak membingungkan disini, apakah anda sanggup menghafal bahasa roh yang asli? atau yang anda hafal adalah bunyinya? atau juga yang anda hafalkan adalah pengulangan terus menerus SATU bunyi yang sama seperti "lala" yang anda hafalkan dan anda ucapkan berulang menjadi "la.la.la.la.la.la.la".

Apakah seperti itu yang anda maksudkan dengan menghafal bahasa roh? karena kalau memang seperti yang anda katakan sebelumnya bahwa bahasanya berubah setiap hari, bukankah anda tidak mungkin menghafalkannya?

Kiem :

Itulah yang saya katakan diatas tadi, bekas-bekasnya ditambah lagi dari pikiran (yang sempat termemori di otak.

Saya bisa memastikan, bahwa itu palsu, karena berulang-ulang.

Kalau yang asli, biasanya jarang sekali berulang, baik bahasanya, maupun lagunya (kalau berbentu nyanyian).

Alvarez :

Apakah di gereja anda metode yang demikian sudah terbukti berhasil?

Dan kalau berhasil, berapa persen yang berhasil berbahasa roh dibandingkan yang tidak ?

Kiem :

Berhasil, walaupun berangsur-angsur, atau satu persatu.
Sampai saat ini, dari sekian banyak jemaat (yang hadir pada hari minggu), ada sekitar 75 % diantaranya sudah rajin dalam ibadah doa dan penyembahan.

Dari yang datang dalam ibadah doa dan penyembahan itu, saya berani mengatakan 75 % juga yang sudah merasakan kepenuhan Roh Kudus, dalam bentuk berbahasa roh.

Alvarez :

Kiem, saya mungkin agak sibuk tiga minggu kedepan, jadi anda jawab saja terlebih dulu, nanti kalau ada waktu lowong pasti akan saya tanggapi, kiranya Kiem bisa mengerti dan mau memakluminya, thanks. Anda tentunya bisa berdiskusi dulu dengan yang lain, misalnya saudara PB.

Kiem :

Terimakasih, karena anda masih menunjukkan perubahan cara berkomentar kepada Saya.

Mudah-mudahan PB dapat menepati janjinya untuk melanjutkan diskusi kami di blog ini.

Saya ucapkan Selamat bertugas, semoga sukses selalu dan Tuhan Yesus memberkati

alvarez's picture

@Kiem, ada tambahan

Salam damai sejahtera Sdr. Kiem

Kebetulan masih sempat ada yang ingin saya tanyakan:

Saudara Kiem, apakah yang sudah berbahasa roh umumnya, akan selalu berbahasa roh sepanjang hidupnya? karena ada beberapa teman saya yang hanya awalnya saja, setelah itu berhenti. Malahan ada teman dekat saya yang tidak berbahasa roh dan tidak pernah memohon karunia, tiba-tiba diberi karunia yang lain.

Bagaimana dengan anda sendiri, apakah masih berbahasa roh akhir-akhir ini dan seberapa rutin kejadiannya?

Oh iya Kiem, kalau diskusi sama saya gaya bahasanya ga perlu diatur sampai terlihat sopan sekali Kiem, biasa sajalah yang penting tidak panas hati hehehe

Kiem's picture

@ Alvarez, Cara memohon Roh Kudus adalah untuk yang memohon

Salam damai sejahtera Sdr. Alvarez

 

Alvarez :

Saudara Kiem, apakah yang sudah berbahasa roh umumnya, akan selalu berbahasa roh sepanjang hidupnya? karena ada beberapa teman saya yang hanya awalnya saja, setelah itu berhenti.

Kiem :

Tidak selamanya, jika dia seperti saya, sebagaimana kesaksian saya pada awal blog ini.

Saya kehilangan karena :

  1. Sudah berkiblat pada harta dunia.
  2. Saya tidak ikut dalam ibadah rutin doa dan penyembahan sekali seminggu.
  3. Ibadah Penyembahan pribadi di rumah, juga sudah semakin jarang.
  4. Mungkin ada juga yang kehilangan karena melakukan dosa, seperti Raja Daud ketika berzinah, dia merasakan tidak ada apa-apanya setelah Roh Kudus meninggalkan Daud.

 

Alvarez :

Malahan ada teman dekat saya yang tidak berbahasa roh dan tidak pernah memohon karunia, tiba-tiba diberi karunia yang lain.

Kiem :

Ada juga orang tertentu yang tidak memohon, tahu-tahu dapat bahasa roh.

Kalau diatas ada saya jelaskan cara memohon Roh Kudus, itu untuk yang perlu bermohon tentunya.

Karunia yang lain?, biasanya itu dibarengi dengan karunia bahasa roh dulu.

Saya belum melihat yang seperti itu.

Kalau mendapat karunia lain, tetapi bahasa rohnya belum jelas, mungkin.

Saya mengatakan demikian, karena karunia ntuk umum itu, (menurut pengertian saya) adalah Karunia BAHASA ROH, karena menurut 1 Korintus 14, Berbahasa roh, membangun diri sendiri, sedangkan karunia yang lain itu berguna untuk saling membangun.

Jadi sepertinya, tidak mungkin dipakai Tuhan untuk membangun orang lain, kalau tidak lebih dahulu membangun diri sendiri.

 

Alvarez :

Bagaimana dengan anda sendiri, apakah masih berbahasa roh akhir-akhir ini dan seberapa rutin kejadiannya?

Kiem :

Sampai saat ini, "hampir" setiap saya mengambil posisi menyembah. Mengambil posisi menyembah ini saya lakukan dengan berdoa dan berlutut. Saya artikan posisi ini adalah menyerahkan diri, seluruh anggota tubuh saya untuk dipakai dan digerakkan oleh Roh Kudus, apakah itu lidah saya, tangan saya misalnya untuk menumpangkan tangan kepada orang sakit, dan lain-lain.

Alvarez :

Oh iya Kiem, kalau diskusi sama saya gaya bahasanya ga perlu diatur sampai terlihat sopan sekali Kiem, biasa sajalah yang penting tidak panas hati hehehe

Kiem :

Kalau demikian cara berbahasa saya kepada Alvarez, berarti demikianlah yang paling tepat menurut feeling saya, karena cara berbahasa saya akan berbeda kepada Alvarez, berbeda kepada Hiskia, kepada Samuel, kepada Tante Paku, kepada Denis, kepada Hai-Hai, kepada Pniel, dan lain-lain.

Itu semuanya berbeda versi atau berbeda gaya bahasa.

Tuhan Yesus memberkati

alvarez's picture

@Kiem, KEDAULATAN ROH KUDUS

Salam damai sejahtera Sdr. Kiem

 Alvarez :

Saudara Kiem, apakah yang sudah berbahasa roh umumnya, akan selalu berbahasa roh sepanjang hidupnya? karena ada beberapa teman saya yang hanya awalnya saja, setelah itu berhenti.

Kiem :

Tidak selamanya, jika dia seperti saya, sebagaimana kesaksian saya pada awal blog ini. Saya kehilangan karena :...............

Alvarez:

Saudara Kiem, menurut pemahaman saya bahasa roh adalah karunia roh kudus yang mana berarti Roh Kudus BERDAULAT untuk memberi kepada siapa dia berkenan dan juga BERDAULAT untuk mengganti ataupun menghentikan karunia yang sudah diberikan kalau memang sudah tidak diperlukan lagi.

Jadi saudara Kiem, mungkinkah seseorang tidak lagi berbahasa roh karena memang SEBAB DILUAR dari yang sudah anda berikan, misalnya seperti yang sudah diberitahukan saudara Hai-hai dengan ayatnya sekalian? bukankah semuanya bergantung dari KEDAULATAN Roh Kudus? walaupun mungkin sebab yang anda berikan juga termaksud sebagai faktor berhentinya berbahasa roh?

Kiem:

Karunia yang lain?, biasanya itu dibarengi dengan karunia bahasa roh dulu.

Saya belum melihat yang seperti itu.

Alvarez :

Teman saya yang masuk Protestan, karunia yang pertama kali yang dialaminya adalah penglihatan dan pendengaran, dan sampai saat ini tidak berbahasa roh sejak pertama kali. Saudara Kiem, saya tidak mengada-ada mengenai hal ini, akan tetapi memang seperti itu keadaannya. Mungkin ada kesaksian saudara yang lainnya di SS?

Jadi Kiem, walaupun anda belum pernah melihat, bukan berarti hal tersebut tidak ada kan? bahkan teman saya tidak pernah meminta dan memohon untuk suatu karunia ataupun hal-hal sejenis sejak pertama kalinya.

Kiem:

Jadi sepertinya, tidak mungkin dipakai Tuhan untuk membangun orang lain, kalau tidak lebih dahulu membangun diri sendiri.

Alvarez :

Kiem, sebaiknya kamu baca-baca lagi tulisan hai-hai dan merenungkan ayat-ayat bahwa bahasa roh adalah karunia untuk orang tidak percaya. Saya sendiri tidak berani mengklaim bahwa harus seperti itu, terlebih kalau mau ngatur-ngatur Roh Kudus, tapi berdasar apa yang saya lihat memang seperti itu keadaannya. Jadi sekiranya orang tersebut sudah percaya, bukankah Roh Kudus boleh memberikan karunia yang lain tanpa harus berbahasa roh terlebih dahulu?

Kiem :

Sampai saat ini, "hampir" setiap saya mengambil posisi menyembah. Mengambil posisi menyembah ini saya lakukan dengan berdoa dan berlutut.

Alvarez :

Teman saya yang tidak memperoleh karunia bahasa roh, ketika mendapat penglihatan atau karunia yang lain kebanyakan tidak sedang dalam kegiatan berdoa atau dalam posisi berdoa. Kalau menurut kesaksian PB, ibunya bahkan berbahasa roh ketika sedang mengoperasi pasien?

Jadi Kiem, menurut pemahaman saya, karena Roh Kudus BERDAULAT, bukankah hal ini berarti bahwa "POSISI" tidak mempengaruhi Roh Kudus untuk berkarya. Jikalau memang Roh Kudus hanya bisa berkarya ketika kita dalam "posisi" atau "tempat" tertentu, bukankah itu berarti roh tersebut adalah roh yang terbatas yang dibatasi oleh sesuatu, baik itu posisi ataupun yang lainnya.

 

Untuk sementara itu dulu, saya berharap saudara PB juga berkenan untuk memberi penjelasan dari apa yang sudah dialaminya sehingga kita bisa mengambil kesimpulan yang tepat sesuai kebenaran Alkitab.

Tuhan Yesus memberkati kita semua.

bintang seven's picture

@a;varez kehendak Roh Kudus

mo tanya bro, apakah Roh Kudus memiliki kehendak? krn anda bilang IA berdaulat dimana ayatnya ya?

gw gak yakin Roh Kudus berkehendak dari diriNYA sendiri...krn Di dalam Allah Bapa ada Roh Allah dan didalam Yesus Kristus ada Roh Allah sedangkan didalam orang2 percaya yg dilahirkan oleh Roh Allah ada Roh yg disebut Roh Kudus....sepanjang yg gw baca Roh Kudus, mengajar, mendidiki, mengerjakan, memimpin tapi belum ada kamusnya Roh Kudus memiliki kehendak/kedaulatan itu....

orang katanya hrs sungguh2 utk berusaha ke surga tp aku lain lagi aku ingin masuk neraka tapi sungguh aku tak bisa krn kesungguhan Kristus Yesus, itulah imanku by B7.

__________________

orang katanya hrs sungguh2 utk berusaha ke surga tp aku lain lagi aku ingin masuk neraka tapi sungguh aku tak bisa krn kesungguhan Kristus Yesus, itulah imanku by B7.

alvarez's picture

@bintang seven, kamu nggak lagi pusing kan?

Apakah menurut kamu Allah tidak berdaulat dan tidak memiliki kehendak sehingga kamu menanyakan pertanyaan diatas, atau lagi pusing?

 

Kiem's picture

@Alvarez, Kedaulatan Tuhan, tetapi ada alkitab dan pengalaman

Salam damai sejahtera Sdr. Alvarez

 

Alvarez:

Saudara Kiem, menurut pemahaman saya bahasa roh adalah karunia roh kudus yang mana berarti Roh Kudus BERDAULAT untuk memberi kepada siapa dia berkenan dan juga BERDAULAT untuk mengganti ataupun menghentikan karunia yang sudah diberikan kalau memang sudah tidak diperlukan lagi.

Kiem menjawab :

Iya, mungkin istilahnya lebih tepat "kedaulatan Tuhan" atau "kedaulatan Yesus".

Tetapi ada ayat-ayat Firman Tuhan sebagai pedoman, misalnya :

  • Roh Kudus beduka atau cemburu karena hati kita beralih kepada yang lain (diluar kebenaran)
  • Roh Kudus undur karena sudah berulang-ulang berbuat kesalahan,
  • Karunia Roh Kudus semakin berlimpah karena berjuang untuk kebenaran, seperti Paulus.
  • dan lain-lain

Kalau pedoman atau rumus-rumus seperti diatas tidak terbukti, berarti Firman itu bohong ???

atau karena saya menafsirkan ayat itu seturut pikiran saya, sehingga pengertian saya salah, jelas lari semua, atau Firman itu tidak terbukti.

 

Alvarez:

Jadi saudara Kiem, mungkinkah seseorang tidak lagi berbahasa roh karena memang SEBAB DILUAR dari yang sudah anda berikan, misalnya seperti yang sudah diberitahukan saudara Hai-hai dengan ayatnya sekalian? bukankah semuanya bergantung dari KEDAULATAN Roh Kudus? walaupun mungkin sebab yang anda berikan juga termaksud sebagai faktor berhentinya berbahasa roh?

Kiem menjawab :

Bisa saja penyebab untdurnya Roh Kudus dari seseorang, karena sebab diluar yang saya uraikan (berdasarkan ayat Firman Tuhan) atau oleh penyebab yang belum pernah saya alami.

Namun satu hal yang perlu diingat, bahwa Kedaulatan Tuhan itupun, ada standarnya yaitu Alkitab. Tuhan tidak semena-mena melakukan keadilannya.

Kalau Tuhan semena-mena melakukan FirmanNya, TIDAK AKAN ADA SEORANGPUN YANG MAU MENJADI PENDETA, karena pendeta selalu memproklamirkan kebaikan dan keadilan Tuhan.

Kalau Tuhan tidak adil dalam melakukan FirmanNya, pasti iblis menuntut keadilan, karena Iblis itu sudah cukup menderita.

Karena selalu menuntut keadilan itulah makanya iblis selalu mendakwa manusia.

Mazmur  145 :17 TUHAN itu adil dalam segala jalan-Nya dan penuh kasih setia dalam segala perbuatan-Nya.
 

Alvarez :

Teman saya yang masuk Protestan, karunia yang pertama kali yang dialaminya adalah penglihatan dan pendengaran, dan sampai saat ini tidak berbahasa roh sejak pertama kali. Saudara Kiem, saya tidak mengada-ada mengenai hal ini, akan tetapi memang seperti itu keadaannya. Mungkin ada kesaksian saudara yang lainnya di SS?

Jadi Kiem, walaupun anda belum pernah melihat, bukan berarti hal tersebut tidak ada kan? bahkan teman saya tidak pernah meminta dan memohon untuk suatu karunia ataupun hal-hal sejenis sejak pertama kalinya.

Kiem menjawab :

Boleh saya seseorang mendapat karunia itu, (kita katakanlah bahwa itu juga karunia), tetapi saya tidak dapat menggolongkan karunia itu ke dalam 9 karunia dalam 1 Korintus 12 : 8 - 10, mari kita periksa :

12:8 Sebab kepada yang seorang Roh memberikan karunia untuk berkata-kata dengan hikmat, dan kepada yang lain Roh yang sama memberikan karunia berkata-kata dengan pengetahuan.

12:9 Kepada yang seorang Roh yang sama memberikan iman, dan kepada yang lain Ia memberikan karunia untuk menyembuhkan.

12:10 Kepada yang seorang Roh memberikan kuasa untuk mengadakan mujizat, dan kepada yang lain Ia memberikan karunia untuk bernubuat, dan kepada yang lain lagi Ia memberikan karunia untuk membedakan bermacam-macam roh. Kepada yang seorang Ia memberikan karunia untuk berkata-kata dengan bahasa roh, dan kepada yang lain Ia memberikan karunia untuk menafsirkan bahasa roh itu.
 

Saya mengatakan, kesembilan karunia itu didahului dengan bahasa roh (karunia untuk umum).

Katakanlah, karunia penglihatan dan pendengaran itu, diberikan Tuhan untuk sekedar mempermudah yang bersangkutan untuk PERCAYA pada Firman Tuhan.

Soal memohon, saya sudah jawab sebelumnya, bahwa itu adalah menurut saya, yang kebetulan dilakukan di gereja saya, dan TIDAK MENYIMPANG DARI ALKITAB.

 

Alvarez :

Kiem, sebaiknya kamu baca-baca lagi tulisan hai-hai dan merenungkan ayat-ayat bahwa bahasa roh adalah karunia untuk orang tidak percaya. Saya sendiri tidak berani mengklaim bahwa harus seperti itu, terlebih kalau mau ngatur-ngatur Roh Kudus, tapi berdasar apa yang saya lihat memang seperti itu keadaannya. Jadi sekiranya orang tersebut sudah percaya, bukankah Roh Kudus boleh memberikan karunia yang lain tanpa harus berbahasa roh terlebih dahulu?

Kiem menjawab :

Kalau soal itu, sayapun sudah baca, dan analisa beliau dan analisa saya berbeda.

Tetapi mengenai ayat yang mengatakan demikian (1 Korintus 14 : 22), jawaban saya pernah saya sampaikan kepada Hiskia22, bahwa kalau TIDAK berbahasa roh, berarti berdasarkan ayat itu, MENGKLAIM DIRINYA BERIMAN, dan sekaligus mengatakan bahwa yang bisa berbahasa roh DICAP TIDAK BERIMAN.

Pendapat seperti ini konyol, dan saya anggap mengeraskan hati.

Lihat jawaban saya DISINI

Alvarez :

Teman saya yang tidak memperoleh karunia bahasa roh, ketika mendapat penglihatan atau karunia yang lain kebanyakan tidak sedang dalam kegiatan berdoa atau dalam posisi berdoa. Kalau menurut kesaksian PB, ibunya bahkan berbahasa roh ketika sedang mengoperasi pasien?

Jadi Kiem, menurut pemahaman saya, karena Roh Kudus BERDAULAT, bukankah hal ini berarti bahwa "POSISI" tidak mempengaruhi Roh Kudus untuk berkarya. Jikalau memang Roh Kudus hanya bisa berkarya ketika kita dalam "posisi" atau "tempat" tertentu, bukankah itu berarti roh tersebut adalah roh yang terbatas yang dibatasi oleh sesuatu, baik itu posisi ataupun yang lainnya.

Kiem menjawab :

Yang anda maksud ini adalah posisi untuk memperoleh Roh Kudus (pertama sekali), dan soal ini saya sudah jawab diatas, memohon yang saya maksud adalah bagi YANG BELUM memperoleh Roh Kudus.

Kalau sudah dapat Roh Kudus, dimana saja (seperti Ibunya PB), tentunya tidak perlu memohon lagi.

Posisi bedoa dan berlutut yang saya maksud adalah untuk MEMOHON Roh Kudus bagi yang belum Kepenuhan Roh Kudus dan untuk MENYEMBAH dalam roh dan kebenaran.

 

Alvarez :

Untuk sementara itu dulu, saya berharap saudara PB juga berkenan untuk memberi penjelasan dari apa yang sudah dialaminya sehingga kita bisa mengambil kesimpulan yang tepat sesuai kebenaran Alkitab.

Kiem :

Harapan saya juga demikian.

Tuhan Yesus memberkati kita semua.

alvarez's picture

@Kiem, apakah berbahasa roh sama dengan Roh Kudus?

Salam damai sejahtera saudara Kiem,

 

Alvarez:

Saudara Kiem, menurut pemahaman saya bahasa roh adalah karunia roh kudus yang mana berarti Roh Kudus BERDAULAT untuk memberi kepada siapa dia berkenan dan juga BERDAULAT untuk mengganti ataupun menghentikan karunia yang sudah diberikan kalau memang sudah tidak diperlukan lagi.

Kiem  :

Tetapi ada ayat-ayat Firman Tuhan sebagai pedoman, misalnya.............

Kalau pedoman atau rumus-rumus seperti diatas tidak terbukti, berarti Firman itu bohong ???

Alvarez menjawab:

Saudara Kiem, anda salah menangkap maksud saya. Yang saya maksudkan adalah bahwa sebab-sebab yang anda tuliskan BUKAN satu-satunya alasan roh kudus baik bahasa roh maupun karunia roh kudus undur dari seseorang.

Kiem :

atau karena saya menafsirkan ayat itu seturut pikiran saya, sehingga pengertian saya salah, jelas lari semua, atau Firman itu tidak terbukti.

Alvarez :

Saudara Kiem, Firman Tuhan tidak salah bahwa Roh Kudus bisa undur, akan tetapi harap kamu bedakan juga pengertian bahasa roh dan Roh Kudus yang adalah dua hal yang berbeda. Saya melihat anda salah sudah mengartikan antara Roh Kudus dengan bahasa roh sebagai salah satu karunia Roh Kudus. Jadi bukan Firman tidak terbukti seperti kata anda, tapi anda sudah salah dengan mengartikan karunia dengan si pemberi karunia.

---------------------------------------------------------------------------------------------------

Alvarez:

Jadi saudara Kiem, mungkinkah seseorang tidak lagi BERBAHASA ROH karena memang SEBAB DILUAR dari yang sudah anda berikan, misalnya seperti yang sudah diberitahukan saudara Hai-hai dengan ayatnya sekalian? bukankah semuanya bergantung dari KEDAULATAN Roh Kudus? walaupun mungkin sebab yang anda berikan juga termaksud sebagai faktor berhentinya berbahasa roh?

Kiem  :

Bisa saja penyebab untdurnya Roh Kudus dari seseorang, karena sebab diluar yang saya uraikan (berdasarkan ayat Firman Tuhan) atau oleh penyebab yang belum pernah saya alami. Namun satu hal yang perlu diingat, bahwa Kedaulatan Tuhan itupun, ada standarnya yaitu Alkitab. Tuhan tidak semena-mena melakukan keadilannya.

Alvarez:

Mungkin sebaiknya anda mulai memisahkan antara Roh Kudus dengan salah satu karunianya yaitu Berbahasa Roh. Seperti yang sudah saya tuliskan diatas bahwa yang sedang saya bicarakan adalah bahasa roh, bukannya Roh Kudus. Bukankah keduanya adalah hal yang berbeda saudara Kiem?

------------------------------------------------------------------------------------------------------

Kiem :

Kalau Tuhan semena-mena melakukan FirmanNya, TIDAK AKAN ADA SEORANGPUN YANG MAU MENJADI PENDETA, karena pendeta selalu memproklamirkan kebaikan dan keadilan Tuhan.

Kalau Tuhan tidak adil dalam melakukan FirmanNya, pasti iblis menuntut keadilan, karena Iblis itu sudah cukup menderita.

Alvarez :

Saudara Kiem, saya tidak mengatakan bahwa Tuhan tidak adil dalam melakukan FirmanNya, jadi sebaiknya kita fokus dulu dengan topik yang sedang kita bicarakan yaitu berbahasa roh.

-------------------------------------------------------------------------------------------------------

Kiem  :

Boleh saja seseorang mendapat karunia itu, (kita katakanlah bahwa itu juga karunia), tetapi saya tidak dapat menggolongkan karunia itu ke dalam 9 karunia dalam 1 Korintus 12 : 8 - 10, mari kita periksa :

Alvarez :

Saudara Kiem, yang saya tulis mengenai penglihatan dan pendengaran itu adalah awal-awalnya saja berkaitan dengan pertama kali dia mendapat manifestasi yang beberapa hari kemudian sudah langsung diikuti dengan karunia yang lain baik itu nubuatan, menyembuhkan dan lain lain. Anda entah ingat atau tidak dengan apa yang sudah saya sampaikan di blognya Mujizat mengenai teman saya dan saya yang ketika dalam perjalanan hendak pulang ke kota kami, tiba-tiba dia diperintahkan oleh Roh Kudus untuk pergi ke kota lain untuk mendoakan orang yang berdoa di Rumah Sakit? itu adalah teman saya yang sama dengan yang saya ceritakan diatas, dimana dia adalah seorang Protestan.

Silahkan anda sampaikan alasan kenapa anda mengatakan bahwa itu bukan karunia, sebab jikalau memang itu bukan karunia dari Roh Kudus, saya sendiri yang harus menyadarkannya bahwa selama ini yang sudah kami layani adalah roh yang bukan Roh Kudus. Sebab saya juga tidak mau kalau teman saya sampai menyesatkan orang tanpa dia ketahui atau sengaja.

--------------------------------------------------------------------------------------------------

Kiem :

Saya mengatakan, kesembilan karunia itu didahului dengan bahasa roh (karunia untuk umum).

Alvarez :

Maafkan saya Kiem, saya tidak mengerti kenapa anda bisa sampai mengambil kesimpulan bahwa Roh Kudus jika memberi karunia HARUS didahului dengan bahasa roh. Kalau anda membaca ayat yang anda berikan diatas, malah yang pertama disebutkan adalah berkata-kata dengan hikmat dan pengetahuan, bukan dengan berbahasa roh. Kalau boleh saudara Kiem memberitahukan ayat yang mengatakan bahwa Roh Kudus harus memberikan bahasa roh sebelum memberikan karunia yang lainnya, mungkin saja saya yang belum pernah membacanya.

12:8 Sebab kepada yang seorang Roh memberikan karunia untuk berkata-kata dengan hikmat, dan kepada yang lain Roh yang sama memberikan karunia berkata-kata dengan pengetahuan.

---------------------------------------------------------------------------------------------------------

Kiem :

Soal memohon, saya sudah jawab sebelumnya, bahwa itu adalah menurut saya, yang kebetulan dilakukan di gereja saya, dan TIDAK MENYIMPANG DARI ALKITAB.

Alvarez :

Saya tidak pernah mengatakan bahwa memohon bahasa roh menyimpang dari Alkitab Kiem. Jadi harap Kiem untuk tidak "keliru" dengan mengambil kesimpulan yang terburu-buru.

--------------------------------------------------------------------------------------------------------

Kiem  :

Kalau soal itu, sayapun sudah baca, dan analisa beliau dan analisa saya berbeda.

Alvarez :

Kalau begitu saya ingin tahu bagaimana analisa anda terhadap ayat ini:

I korintus 14:22

Karena itu karunia bahasa roh adalah tanda, BUKAN untuk orang yang beriman, tetapi untuk orang yang TIDAK BERIMAN; sedangkan karunia untuk bernubuat adalah tanda, bukan untuk orang yang tidak beriman, tetapi untuk orang yang beriman.

Berikan saja pendapat anda tentang ayat ini dengan cara sederhana dan mudah dimengerti. Saya yakin kita saat ini sedang berdiskusi bukan untuk mencari siapa yang menang atau kalah berdiskusi, akan tetapi kita sedang sharing kebenaran Firman Tuhan, oleh karenanya saya yakin kita tidak akan sampai memutarbalikkan firman hanya sekedar untuk menang-menangan.

-----------------------------------------------------------------------------------------------------

Kiem  :

Yang anda maksud ini adalah posisi untuk memperoleh Roh Kudus (pertama sekali), dan soal ini saya sudah jawab diatas, memohon yang saya maksud adalah bagi YANG BELUM memperoleh Roh Kudus.

Alvarez :

Saudara Kiem, yang saya maksudkan dengan POSISI adalah keterangan anda mengenai posisi anda ketika berbahasa roh saat ini, bukan membicarakan orang lain ketika memohon berbahasa roh. Saudara Kiem, komentar anda diatas juga menyebut posisi bagi yang belum memperoleh ROH KUDUS, bukankah saya sedang menanyakan berbahasa roh? dan bukan posisi anda memohon untuk memperoleh Roh Kudus?

Sampai saat INI, "hampir" setiap saya mengambil posisi menyembah. Mengambil posisi menyembah ini saya lakukan dengan berdoa dan berlutut.

Jadi saudara Kiem, tolong anda pisahkan dulu sementara antara bahasa roh dan Roh Kudus walaupun anda yakin bahwa jika seseorang belum berbahasa roh maka didalam dirinya TIDAK ADA ROH KUDUS, apakah saya benar Kiem?

---------------------------------------------------------------------------------------------------------

Kiem :

Kalau sudah dapat Roh Kudus, dimana saja (seperti Ibunya PB), tentunya tidak perlu memohon lagi.

Posisi bedoa dan berlutut yang saya maksud adalah untuk MEMOHON Roh Kudus bagi yang belum Kepenuhan Roh Kudus dan untuk MENYEMBAH DALAM ROH DAN KEBENARAN.

Alvarez :

Saudara Kiem, kekeliruan yang sama dengan komentar diatas mengenai pemisahan istilah Roh Kudus dan berbahasa roh. Selain itu anda juga menambahkan bahwa posisi berdoa dan berlutut juga berarti untuk MENYEMBAH DALAM ROH DAN KEBENARAN.

Kalau menurut saya Kiem, posisi berlutut dan berdoa tidak ada hubungannya dengan menyembah dalam roh dan kebenaran. Bukan berarti saya mengatakan bahwa posisi berlutut dan berdoa itu salah, harap Kiem tidak sampai salah mengerti lagi.

Maksud saya, saya tidak pernah membaca di Alkitab bahwa Tuhan meminta kita dalam posisi berlutut karena Tuhan menganggap bahwa itulah posisi menyembah dalam roh dan kebenaran, mungkin Kiem bisa membantu saya untuk menemukan ayatnya?

------------------------------------------------------------------------------------------------------

Saya rasa untuk sementara itu dulu saudara Kiem, maaf kalau agak sedikit banyak pertanyaannya. Tolong Kiem agar tidak terburu-buru sehingga ada yang salah baca seperti berbahasa roh yang anda baca sebagai Roh Kudus, agar diskusi bisa dipersingkat dan tidak terlalu panjang hanya karena membahas pengertian yang berbeda dari yang dimaksud oleh penanya, terima kasih, Tuhan Yesus memberkati.

 

Kiem's picture

@Alvarez, bahasa roh salah satu Karunia Roh Kudus

Salam Damai sejahtera Sdr. Alvarez

Alvarez :

Saudara Kiem, Firman Tuhan tidak salah bahwa Roh Kudus bisa undur, akan tetapi harap kamu bedakan juga pengertian bahasa roh dan Roh Kudus yang adalah dua hal yang berbeda. Saya melihat anda salah sudah mengartikan antara Roh Kudus dengan bahasa roh sebagai salah satu karunia Roh Kudus. Jadi bukan Firman tidak terbukti seperti kata anda, tapi anda sudah salah dengan mengartikan karunia dengan si pemberi karunia.

Kiem menjawab :

Karena pengertian saya sejak awal blog ini, bahwa tanda dipenuhi oleh Roh Kudus adalah berbahasa roh (aslinya : bahasa lidah asing), sesuai Kisah Para Rasul 2 : 4), maka kalau Roh Kudus sudah undur, maka bahasa rohnya hilang juga.

Dalam kenyataan juga seperti itu bukan?, saya tidak tahu, apakah ada kasus lain, dimana seseorang tidak bisa lagi berbahasa roh, tetapi masih dipakai oleh Tuhan untuk menyembuhkan?.

Bisa saja, tetapi "menurut saya", paling bisa "Mujijat" dan "kesembuhan" tanpa bahasa roh, karena kedua karunia itu adalah karunia untuk penginjilan. 

 

--------------------------------------------------------

Kiem  :

Boleh saja seseorang mendapat karunia itu, (kita katakanlah bahwa itu juga karunia), tetapi saya tidak dapat menggolongkan karunia itu ke dalam 9 karunia dalam 1 Korintus 12 : 8 - 10, mari kita periksa :

Alvarez :

Saudara Kiem, yang saya tulis mengenai penglihatan dan pendengaran itu adalah awal-awalnya saja berkaitan dengan pertama kali dia mendapat manifestasi yang beberapa hari kemudian sudah langsung diikuti dengan karunia yang lain baik itu nubuatan, menyembuhkan dan lain lain. Anda entah ingat atau tidak dengan apa yang sudah saya sampaikan di blognya Mujizat mengenai teman saya dan saya yang ketika dalam perjalanan hendak pulang ke kota kami, tiba-tiba dia diperintahkan oleh Roh Kudus untuk pergi ke kota lain untuk mendoakan orang yang berdoa di Rumah Sakit? itu adalah teman saya yang sama dengan yang saya ceritakan diatas, dimana dia adalah seorang Protestan.

Silahkan anda sampaikan alasan kenapa anda mengatakan bahwa itu bukan karunia, sebab jikalau memang itu bukan karunia dari Roh Kudus, saya sendiri yang harus menyadarkannya bahwa selama ini yang sudah kami layani adalah roh yang bukan Roh Kudus. Sebab saya juga tidak mau kalau teman saya sampai menyesatkan orang tanpa dia ketahui atau sengaja.

Kiem menjawab :

Saya mengatakan, boleh saja kita katakan itu Karunia Roh Kudus, (lihat komentar saya diatasnya komentar anda ini) tetapi saya tidak dapat menggolongkan karunia itu ke dalam 9 karunia dalam 1 Korintus 12 : 8 - 10.

Mengenai mendoakan orang lain itu, sudah saya jawab diatas.

Kiem :

Saya mengatakan, kesembilan karunia itu didahului dengan bahasa roh (karunia untuk umum).

Alvarez :

Maafkan saya Kiem, saya tidak mengerti kenapa anda bisa sampai mengambil kesimpulan bahwa Roh Kudus jika memberi karunia HARUS didahului dengan bahasa roh. Kalau anda membaca ayat yang anda berikan diatas, malah yang pertama disebutkan adalah berkata-kata dengan hikmat dan pengetahuan, bukan dengan berbahasa roh. Kalau boleh saudara Kiem memberitahukan ayat yang mengatakan bahwa Roh Kudus harus memberikan bahasa roh sebelum memberikan karunia yang lainnya, mungkin saja saya yang belum pernah membacanya.

12:8 Sebab kepada yang seorang Roh memberikan karunia untuk berkata-kata dengan hikmat, dan kepada yang lain Roh yang sama memberikan karunia berkata-kata dengan pengetahuan.

Kiem menjawab :

Saya berangkat dari Kisah Para Rasul 2, itulah awalnya kegerakan Roh Kudus dengan karunia-karunia Roh Kudus yang lainnya, (dalam Kisah Para Rasul pasal-pasal berikutnya), dan dalam Kisah para Rasul pasal-pasal berikutnya juga banyak disebutkan diawali dengan bahasa roh.

Alasan kedua, karena bahasa roh itu untuk membangun diri sendiri, sehingga sebelum membangun orang lain, sebaiknya membangun diri sendiri dulu.

Tetapi ini tidak menjadi masalah yang prinsip untuk dipersoalkan, karena tidak berkaitan dengan penyembahan.

Selain itu, ada juga saya melihat kenyataan seperti kawan anda, belum bisa berbahasa roh, tetapi dipakai Tuhan untuk kesembuhan.

-------------------------------------------------------------------------------------------------------

Alvarez :

Kalau begitu saya ingin tahu bagaimana analisa anda terhadap ayat ini:

I korintus 14:22

Karena itu karunia bahasa roh adalah tanda, BUKAN untuk orang yang beriman, tetapi untuk orang yang TIDAK BERIMAN; sedangkan karunia untuk bernubuat adalah tanda, bukan untuk orang yang tidak beriman, tetapi untuk orang yang beriman.

Berikan saja pendapat anda tentang ayat ini dengan cara sederhana dan mudah dimengerti. Saya yakin kita saat ini sedang berdiskusi bukan untuk mencari siapa yang menang atau kalah berdiskusi, akan tetapi kita sedang sharing kebenaran Firman Tuhan, oleh karenanya saya yakin kita tidak akan sampai memutarbalikkan firman hanya sekedar untuk menang-menangan.

Kiem menjawab :

Hal ini sudah saya jawab kepada Hizkia DISINI

Pengertian saya,

Orang yang tidak beriman, perlu berbahasa roh, supaya beriman.

Kalau sudah beriman, layaklah diberi karunia bernubuat.

Barangkali ada pengertian lain?, seperti yang anda katakan, kita diskusi.

Ada sebagian orang yang merasa dirinya sudah beriman, lalu mengartikan ayat itu :Tidak perlu lagi berbahasa roh, karena merasa sudah beriman.

Kepada orang seperti itu, saya balik bertanya seperti kepada Hiskia dalam LINK tadi, ini saya copy :

Kalau anda mengatakan bahwa anda beriman?, saya balik bertanya :

  1. kalau sudah ada iman sebesar biji sesawi, berarti sudah bisa memindahkan gunung (Matius 17 : 20), saya menyadarri bahwa saya belum mempunyai iman sebesar biji sesawi, makanya saya berdoa setiap pagi dalam bahasa roh.

  2. kalau sudah beriman (percaya), berarti sudah bisa memegang ular, minum racun maut tapi tidak mati, menumpangkan tangan kepada orang sakit dan orang sakit itu sembuh? (kalau kami belum bisa ini) (Markus 16 : 17 dalam hal ini percaya = iman).

  3. Kalau sudah beriman, berarti sudah siap menghadapi kedatangan Tuhan Yesus ( Lukas 18 : 8) Kalau ini, kami masih jauh jika iman dimaksud sesuai standar Ibrani 11 : 1, yaitu apa yang diyakini, itu yang jadi.

  4.  

-----------------------------------------------------------------------------------------------------

Alvarez :

Saudara Kiem, yang saya maksudkan dengan POSISI adalah keterangan anda mengenai posisi anda ketika berbahasa roh saat ini, bukan membicarakan orang lain ketika memohon berbahasa roh. Saudara Kiem, komentar anda diatas juga menyebut posisi bagi yang belum memperoleh ROH KUDUS, bukankah saya sedang menanyakan berbahasa roh? dan bukan posisi anda memohon untuk memperoleh Roh Kudus?

Sampai saat INI, "hampir" setiap saya mengambil posisi menyembah. Mengambil posisi menyembah ini saya lakukan dengan berdoa dan berlutut.

Kiem menjawab :

Boleh saja Roh Kudus bermanifestasi dalam posisi apapun, karena toh semuanya itu, manivestasi berbentuk apapun itu, semuanya untuk kepentingan Tuhan, atau kepentingan kita di hadapan Tuhan.

Tetapi

Kalau inisiatif dari saya "UNTUK MENYEMBAH TUHAN (dimana didalam penyembahan itu mungkin ada bahasa roh), ya, saya mengambil posisi berlutut.

Alvarez :

Jadi saudara Kiem, tolong anda pisahkan dulu sementara antara bahasa roh dan Roh Kudus walaupun anda yakin bahwa jika seseorang belum berbahasa roh maka didalam dirinya TIDAK ADA ROH KUDUS, apakah saya benar Kiem?

Kiem menjawab :

Tadi diatas (judul) sudah saya pisahkan antara Roh Kudus dengan bahasa roh

Kalau dalam komentar anda diatas, "Kalau tidak berbahasa roh, tandanya tidak ada Roh Kudus, itu salah, tetapi saya katakan, tandanya TIDAK PENUH dengan Roh Kudus.

---------------------------------------------------------------------------------------------------------

Kiem :

Kalau sudah dapat Roh Kudus, dimana saja (seperti Ibunya PB), tentunya tidak perlu memohon lagi.

Posisi bedoa dan berlutut yang saya maksud adalah untuk MEMOHON Roh Kudus bagi yang belum Kepenuhan Roh Kudus dan untuk MENYEMBAH DALAM ROH DAN KEBENARAN.

Alvarez :

Saudara Kiem, kekeliruan yang sama dengan komentar diatas mengenai pemisahan istilah Roh Kudus dan berbahasa roh. Selain itu anda juga menambahkan bahwa posisi berdoa dan berlutut juga berarti untuk MENYEMBAH DALAM ROH DAN KEBENARAN.

Kalau menurut saya Kiem, posisi berlutut dan berdoa tidak ada hubungannya dengan menyembah dalam roh dan kebenaran. Bukan berarti saya mengatakan bahwa posisi berlutut dan berdoa itu salah, harap Kiem tidak sampai salah mengerti lagi.

Maksud saya, saya tidak pernah membaca di Alkitab bahwa Tuhan meminta kita dalam posisi berlutut karena Tuhan menganggap bahwa itulah posisi menyembah dalam roh dan kebenaran, mungkin Kiem bisa membantu saya untuk menemukan ayatnya?

Kiem menjawab :

Berlutut adalah posisi MENYEMBAH (tanpa kata-kata dalam roh dan kebenaran), ayatnya sangat banyak, baik di PL maupun PB.

Berlutut itu adalah posisi memohon yang paling baik menurut ayat-ayat alkitab.

Di Perjanjian lama, banyak  dikatakan : Berlutut lalu SUJUD menyembah.

Boleh saja (seperti biasanya saya), sebelum karunia itu datang, saya berlutut, tetapi tidak tertutup kemungkinan, belanjut dengan Sujud (kepala sampai ke lantai), tentunya atas tuntunah/gerakan Roh Kudus juga.

Semoga penjelasan saya ini memuaskan

Tuhan Yesus memberkati.

 

alvarez's picture

@KIEM, Terima Kasih untuk Jawabannya

Salam damai sejahtera Bapak KIEM yang terhormat

Terima kasih anda sudah beritikad baik untuk menjawab pertanyaan saya selama ini. Untuk topik pembahasan ini saya hentikan sementara disini untuk memberikan kesempatan kepada saudara yang lain yang sudah saya tunggu-tunggu partisipasinya dalam blog ini.

Semoga yang lain juga memberikan kesempatan buat Kiem untuk berdiskusi dengan saudara PB, untuk pengertiannya saya ucapkan terima kasih.

GBU

Kiem's picture

@Alvarez, terimakasih atas komentarnya

Salam Damai Sejahtera Sdr. Alvarez

Terimakasih atas komentar-komentarnya pada blog ini

Saya merasakan, komentar anda telah membuat saya lebih banyak membaca lagi.

Karena komentar-komentar anda, telah membuat blog ini muncul lebih lama dalam blog yang populer, sehingga membuat lebih banyak orang yang membacanya, tentunya, dengan harapan jika para pembaca percaya pada Firman yang disajikan dalam Blog ini, akan memberkati mereka semua.

Tuhan Yesus memberkati

rogermixtin09's picture

@Kiem Bahasa roh dari hongkong

Dalam Prakteknya,

Sebelum roh Kudus memberikan apa saya yang akan kita ungkapkan, atau kita lakukan, para jemaat akan tertib dan hening berdoa dalam hati, menyembah dalam hati dengan kata-kata dari pikiran dulu dengan tertib.

Jadi tidak ribut, semua hening dan tertib dengan posisi berlutut dan berdoa masing-masing.

Lama-lama nanti akan muncul satu persatu yang berbahasa roh, itupun tidak keras-keras, kecuali Roh Kudus yang membuat keras-keras.

Indah sekali.

Saya pernah mendengarkan suami istri, bernyanyi dengan dua suara (berduet) dengan nyanyian dan bahasa (mirip) Tionghua, dengan logat "MEDHOK" Tionghua, Nyanyian itu adalah nyanyian yang sama sekali baru bagi jemaat, padahal suami istri itu orang Batak, yang jarang sekali bergaul dengan orang Tionghua (dari kampung).

 

Melayani dengan bahasa roh sebagaimana 1 Korintus 12 : 28 tadi, menurut saya adalah menyampaikan sesuatu yang rahasia kepada seseorang. Saya berpendapat seperti ini, karena saya pernah mengalaminya, yaitu dalam suatu ibadah doa dan puasa, dari mulut saya keluar bahasa Tionghua (yang saya tidak mengerti bahasa Tionghua).

Setelah selesai acara doa, saya mengkonfirmasi kepada orang Tionghua yang datang ke ibadah tersebut (waktu itu ada 2 orang), dia mengatakan bahwa itu mengatakan sesuatu ayat Firman Tuhan.

 

 

1 Korintus 14:2 Siapa yang berkata-kata dengan bahasa roh, tidak berkata-kata kepada manusia, tetapi kepada Allah. Sebab tidak ada seorangpun yang mengerti bahasanya; oleh Roh ia mengucapkan hal-hal yang rahasia.

 

Kalau begitu darimana sdr Kiem tahu bahwa bahasa yang digunakan adalah bahasa tionghoa ?

 

Apakah sdr Kiem waktu itu sudah diberikan karunia untuk menafsirkanya juga sehingga ia tahu bahwa mereka bernyanyi dengan bahasa tionghoa ?

 

Benar-benar kabablasan,,,,,

 

Bahasa roh ? Bahasa roh dari hongkong !!!!

 

 

Tuhan Yesus memberkati

Kiem's picture

@ Rogermixtin, anda mulai menggunakan logika anda menyesatkan

Salam Damai Sejahtera Sdr. Rogermixtin

Ternyata, anda datang juga membaca blog saya dan mengomentarinya juga.

Saya sudah trauma membaca komentar anda sejak anda mengomentari blog saya dengan cara yang tidak santun, dan pada saat itu, saya sudah tunjukkan kepada anda, bahwa anda TIDAK MEMPUNYAI ITIKAD BAIK DISINI

Untuk saat ini, saya tidak berprasangka buruk dulu, saya akan mencoba menjawab dulu komentar anda, siapa tahu anda memang berubah atau siapa tahu saya memang berprasangka buruk terhadap anda.

 

Rogermixtin menulis :

1 Korintus 14:2 Siapa yang berkata-kata dengan bahasa roh, tidak berkata-kata kepada manusia, tetapi kepada Allah. Sebab tidak ada seorangpun yang mengerti bahasanya; oleh Roh ia mengucapkan hal-hal yang rahasia.

 

Kalau begitu darimana sdr Kiem tahu bahwa bahasa yang digunakan adalah bahasa tionghoa ?

 

Apakah sdr Kiem waktu itu sudah diberikan karunia untuk menafsirkanya juga sehingga ia tahu bahwa mereka bernyanyi dengan bahasa tionghoa ?

 

Benar-benar kabablasan,,,,,

 

Kiem menjawab :

Nampaknya anda mencari-cari kesalahan lagi, bukan lagi mempunyai itikad baik untuk belajar alkitab dengan cara berdiskusi.

Anda melupakan, atau memotong kalimat saya??

Saya kan katakan, bahwa MIRIP, anda tahu artinya Mirip??, kalau tahu, kenapa ditanya lagi dengan berlagak mengutip ayat Firman Tuhan???

 

Rogermixtin menulis :

Bahasa roh ? Bahasa roh dari hongkong !!!!

 

Kiem menjawab :

Saya tidak mengerti arti kalimat anda ini, tolong dijelaskan, agar pembaca yang lain, yang mempunyai itikad baik untuk belajar alkitab, bisa mengerti alias "TIDAK TERSESAT oleh kalimat anda"

 

Tuhan Yesus memberkati

rogermixtin09's picture

@Kiem, anda sangat lucu.Andalah yang sesat

Salam sdr Kiem

 

Rogermixtin menulis :

1 Korintus 14:2 Siapa yang berkata-kata dengan bahasa roh, tidak berkata-kata kepada manusia, tetapi kepada Allah. Sebab tidak ada seorangpun yang mengerti bahasanya; oleh Roh ia mengucapkan hal-hal yang rahasia.

 Kalau begitu darimana sdr Kiem tahu bahwa bahasa yang digunakan adalah bahasa tionghoa ?

 Apakah sdr Kiem waktu itu sudah diberikan karunia untuk menafsirkanya juga sehingga ia tahu bahwa mereka bernyanyi dengan bahasa tionghoa ?

Kiem menjawab :

Nampaknya anda mencari-cari kesalahan lagi, bukan lagi mempunyai itikad baik untuk belajar alkitab dengan cara berdiskusi.

Anda melupakan, atau memotong kalimat saya??

Saya kan katakan, bahwa MIRIP, anda tahu artinya Mirip??, kalau tahu, kenapa ditanya lagi dengan berlagak mengutip ayat Firman Tuhan???

Kalimat mana yang saya potong sdr Kiem.

Anda menulis;

 Melayani dengan bahasa roh sebagaimana 1 Korintus 12 : 28 tadi, menurut saya adalah menyampaikan sesuatu yang rahasia kepada seseorang. Saya berpendapat seperti ini, karena saya pernah mengalaminya, yaitu dalam suatu ibadah doa dan puasa, dari mulut saya keluar bahasa Tionghua (yang saya tidak mengerti bahasa Tionghua).

Setelah selesai acara doa, saya mengkonfirmasi kepada orang Tionghua yang datang ke ibadah tersebut (waktu itu ada 2 orang), dia mengatakan bahwa itu mengatakan sesuatu ayat Firman Tuhan.

Mana kata MIRIP disitu ??????????

Anda benar-benar lucu sdr Kiem. andalah yang sesat bukan saya. Ajaran anda jelas-jelas bertentangan dengan ayat yang saya kutip diatas.cobalah anda periksa kembali.

trims

 

 

Tuhan Yesus memberkati

Kiem's picture

@Rogermixtin, ini saya tunjukkan, saya copy komentar anda

Salam Damai Sejahtera Sdr. RogerMixtin

 

Rogermixtin menulis :

1 Korintus 14:2 Siapa yang berkata-kata dengan bahasa roh, tidak berkata-kata kepada manusia, tetapi kepada Allah. Sebab tidak ada seorangpun yang mengerti bahasanya; oleh Roh ia mengucapkan hal-hal yang rahasia.

 Kalau begitu darimana sdr Kiem tahu bahwa bahasa yang digunakan adalah bahasa tionghoa ?

 Apakah sdr Kiem waktu itu sudah diberikan karunia untuk menafsirkanya juga sehingga ia tahu bahwa mereka bernyanyi dengan bahasa tionghoa ?

Kiem menjawab (dikutip RogerMixtin) :

Nampaknya anda mencari-cari kesalahan lagi, bukan lagi mempunyai itikad baik untuk belajar alkitab dengan cara berdiskusi.

Anda melupakan, atau memotong kalimat saya??

Saya kan katakan, bahwa MIRIP, anda tahu artinya Mirip??, kalau tahu, kenapa ditanya lagi dengan berlagak mengutip ayat Firman Tuhan???

Kalimat mana yang saya potong sdr Kiem.

 

Kiem menjawab :

Kalimat ini saya copy dari KOMENTAR ANDA DISINI

Indah sekali.

Saya pernah mendengarkan suami istri, bernyanyi dengan dua suara (berduet) dengan nyanyian dan bahasa (mirip) Tionghua, dengan logat "MEDHOK" Tionghua, Nyanyian itu adalah nyanyian yang sama sekali baru bagi jemaat, padahal suami istri itu orang Batak, yang jarang sekali bergaul dengan orang Tionghua (dari kampung).

Coba anda periksa lagi

 

Rogermixtin menulis :

Anda menulis;

 Melayani dengan bahasa roh sebagaimana 1 Korintus 12 : 28 tadi, menurut saya adalah menyampaikan sesuatu yang rahasia kepada seseorang. Saya berpendapat seperti ini, karena saya pernah mengalaminya, yaitu dalam suatu ibadah doa dan puasa, dari mulut saya keluar bahasa Tionghua (yang saya tidak mengerti bahasa Tionghua).

Setelah selesai acara doa, saya mengkonfirmasi kepada orang Tionghua yang datang ke ibadah tersebut (waktu itu ada 2 orang), dia mengatakan bahwa itu mengatakan sesuatu ayat Firman Tuhan.

Mana kata MIRIP disitu ??????????

Anda benar-benar lucu sdr Kiem. andalah yang sesat bukan saya. Ajaran anda jelas-jelas bertentangan dengan ayat yang saya kutip diatas.cobalah anda periksa kembali.

trims

Kiem menjawab :

Komentar ini tidak anda kutip tadi, yang anda kutip adalah yang ada kata-kata "MIRIP".

Untuk kutipan anda ini, saya menjawab, saya BARU MENGETAHUI bahwa itu adalah bahasa Tionghua, setelah konfirmasi dengan mereka berdua, dan mereka membenarkan.

 

Tuhan Yesus memberkati.

rogermixtin09's picture

@ Kiem Anda benar-benar BEBAL.

Kiem,Salam dalam kasih Yesus Kristus

 

Kiem menjawab :

Komentar ini tidak anda kutip tadi, yang anda kutip adalah yang ada kata-kata "MIRIP".

Untuk kutipan anda ini, saya menjawab, saya BARU MENGETAHUI bahwa itu adalah bahasa Tionghua, setelah konfirmasi dengan mereka berdua, dan mereka membenarkan.

Okelah sdr Kiem anggaplah saya yang salah kutip (walaupun saya tidak salah samasekali).

Disitu ada 2 komentar yang  saya copy paste dari komentar anda kepada rekan yang lain. Silahkan anda cek sendiri kepada siapa komentar itu anda tulis.

Dua komentar itu adalah:

 

1. Dalam Prakteknya,

Sebelum roh Kudus memberikan apa saya yang akan kita ungkapkan, atau kita lakukan, para jemaat akan tertib dan hening berdoa dalam hati, menyembah dalam hati dengan kata-kata dari pikiran dulu dengan tertib.

Jadi tidak ribut, semua hening dan tertib dengan posisi berlutut dan berdoa masing-masing.

Lama-lama nanti akan muncul satu persatu yang berbahasa roh, itupun tidak keras-keras, kecuali Roh Kudus yang membuat keras-keras.

Indah sekali.

Saya pernah mendengarkan suami istri, bernyanyi dengan dua suara (berduet) dengan nyanyian dan bahasa (mirip) Tionghua, dengan logat "MEDHOK" Tionghua, Nyanyian itu adalah nyanyian yang sama sekali baru bagi jemaat, padahal suami istri itu orang Batak, yang jarang sekali bergaul dengan orang Tionghua (dari kampung).

 2. Melayani dengan bahasa roh sebagaimana 1 Korintus 12 : 28 tadi, menurut saya adalah menyampaikan sesuatu yang rahasia kepada seseorang. Saya berpendapat seperti ini, karena saya pernah mengalaminya, yaitu dalam suatu ibadah doa dan puasa, dari mulut saya keluar bahasa Tionghua (yang saya tidak mengerti bahasa Tionghua).

Setelah selesai acara doa, saya mengkonfirmasi kepada orang Tionghua yang datang ke ibadah tersebut (waktu itu ada 2 orang), dia mengatakan bahwa itu mengatakan sesuatu ayat Firman Tuhan.

Angaplah saya salah memotong kalimat anda pada komentar no 1 yang ada kata MIRIP itu.

Sekarang saya bertanya kepada anda. Apakah saya salah mengutip ayat untuk komentar yang kedua sdr Kiem ???

Bagaimana anda menjelaskan mengenai komentar no 2 ??? menurut penafsiran saya dengan ayat yang saya kutip anda sesat....silahkan anda menjelaskanya.

Ingat,,,anda yang mengajarkan jadi anda harus mempertanggungjawabkan ajaran anda kepada saya, dan para pembaca lainya....

Apabila ajaran anda konsisten dengan kebenaran anda tidak perlu kawatir orang lain mencari-cari kesalahanya....

trims

 

 

 

Tuhan Yesus memberkati

Kiem's picture

@ Rogermixtin, Perhatikan Judul anda???, anda belum tentu benar

Salam Damai Sejahtera Sdr. Rogermixtin

 2. Melayani dengan bahasa roh sebagaimana 1 Korintus 12 : 28 tadi, menurut saya adalah menyampaikan sesuatu yang rahasia kepada seseorang. Saya berpendapat seperti ini, karena saya pernah mengalaminya, yaitu dalam suatu ibadah doa dan puasa, dari mulut saya keluar bahasa Tionghua (yang saya tidak mengerti bahasa Tionghua).

Setelah selesai acara doa, saya mengkonfirmasi kepada orang Tionghua yang datang ke ibadah tersebut (waktu itu ada 2 orang), dia mengatakan bahwa itu mengatakan sesuatu ayat Firman Tuhan.

Angaplah saya salah memotong kalimat anda pada komentar no 1 yang ada kata MIRIP itu.

Sekarang saya bertanya kepada anda. Apakah saya salah mengutip ayat untuk komentar yang kedua sdr Kiem ???

Bagaimana anda menjelaskan mengenai komentar no 2 ??? menurut penafsiran saya dengan ayat yang saya kutip anda sesat....silahkan anda menjelaskanya.

Ingat,,,anda yang mengajarkan jadi anda harus mempertanggungjawabkan ajaran anda kepada saya, dan para pembaca lainya....

Apabila ajaran anda konsisten dengan kebenaran anda tidak perlu kawatir orang lain mencari-cari kesalahanya....

 

Kiem menjawab :

Yang saya persoalkan tadi adalah kometar anda pertama dalam blog ini yang saya LINK tadi, Ini saya link lagi :

PERIKSA KOMENTAR ANDA (#comment-67726)

Apakah anda ada menyajikan disitu kutipan anda yang Kedua itu??.

Periksa lagi deh, urutan yang anda persoalkan.

 

Selain itu, saya katakan kepada anda, belajarlah anda membuat JUDUL komentar anda, lihat Judul komentar anda diatas.

@ Kiem Anda benar-benar BEBAL.

Judul seperti ini, sebaiknya ditinggal saja, belajarlah lebih santun.

Seolah-olah anda sudah pasti benar, kesannya anda terlalu PD.

Dimana letak kebebalan saya?, ikuti dulu awalnya persoalan saya dengan anda.

Tapi itu urusan anda, siapa tahu anda disini ingin Jago-Jagoan, atau ingin dipuji, atau merasa hebat.

Kalau seperti itu lagi cara anda berkomentar, berarti tujuan anda dengan tujuan saya masuk di SS ini berbeda.

Saya akan hentikan diskusi dengan anda, karena tidak ada untungnya kepada saya, bahkan merugikan saya.

Masih banyak teman diskusi di SS ini yang KOMENTARNYA bermanfaat bagi saya, bermanfaat dia sendiri, bermanfaat bagi orang lain dan bermanfaat bagi Tuhan.

Janganlah berkomentar yang tidak bermanfaat kepada siapa-siapa, selain hanya menguntungkan iblis.

Maaf kalau nasehat saya menyinggung perasaan saya, mungkin saya lancang gitu menasehati orang yang HEBAT, Sorry man.

 

Tuhan Yesus memberkati

rogermixtin09's picture

@Kiem Anda mengalihkan .Anda Bebal.

salam damai sejahtera sdr Kiem.

Apapun yang anda katakan tentang saya tidak akan merubah kenyataan bahwa ajaran anda sesat menurut ayat yang saya kutip. Jadi itu percuma sdr Kiem yang terhormat.

Jauh lebih baik adalah anda menunjukan kepada saya bagaimana anda bisa mengerti bahwa itu adalah bahasa Tionghoa ataupun bahasa lainya, dan jauh lebih baik apabila anda menjelaskan juga kepada saya dan para pembaca lainya bagaimana 2 orang yang anda konfirmasi itu juga mengerti bahwa itu adalah bahasa Tionghoa.Karena menurut ayat yang saya kutip TIDAK ADA SEORANGPUN YANG MENGERTI BAHASANYA.

Trims

 

Tuhan Yesus memberkati

Kiem's picture

@Rogermixtin, orang bebal berkata bebal??

Salam Damai Sejahtera Sdr. Rogermixtin.

Setelah saya perhatikan komentar anda, ternyata anda hanya INGIN menanyakan 1 Korintus 14 : 2, yang mengatakan "tidak ada seorangpun yang mengerti bahasanya".

Ternyata, untuk menanyakan hal ini saja, anda harus mengutip komentar saya dan menyalahkannya, dan anda membuat JUDUL yang tidak bersahabat dan terlalu PD.

Okelah, Itulah Cara anda, saya anggap anda baru mengerti cara yang demikian yang terbaik untuk anda.

 

Saya akan menjawab :

Roger mixtin menulis :

salam damai sejahtera sdr Kiem.

Apapun yang anda katakan tentang saya tidak akan merubah kenyataan bahwa ajaran anda sesat menurut ayat yang saya kutip. Jadi itu percuma sdr Kiem yang terhormat.

Jauh lebih baik adalah anda menunjukan kepada saya bagaimana anda bisa mengerti bahwa itu adalah bahasa Tionghoa ataupun bahasa lainya, dan jauh lebih baik apabila anda menjelaskan juga kepada saya dan para pembaca lainya bagaimana 2 orang yang anda konfirmasi itu juga mengerti bahwa itu adalah bahasa Tionghoa.Karena menurut ayat yang saya kutip TIDAK ADA SEORANGPUN YANG MENGERTI BAHASANYA.

Trims

 

Tuhan Yesus memberkati

 

Anda tidak perlu pegang satu kutipan ayat itu, lalu berlaku semua, anda perlu membedakannya.

1 Korintus 14:2 Siapa yang berkata-kata dengan bahasa roh, tidak berkata-kata kepada manusia, tetapi kepada Allah. Sebab tidak ada seorangpun yang mengerti bahasanya; oleh Roh ia mengucapkan hal-hal yang rahasia.

Justru kutipan inilah yang berlaku untuk penggunaan bahasa roh dalam hal :

BERDOA DALAM BAHASA ROH (1 Korintus 14).

Kenapa harus tidak seorangpun mengerti bahasanya??

Sudah ada yang menanyakan hal itu, dan sudah saya jawab (saya tidak sempat mencari diatas lagi)

Jawaban saya :akan MENGGANGGU.

Coba ditelanjangi semua dosa kita dengan bahasa kita sendiri, didengar oleh jemaat lain???.

Sebab kita tidak tahu apa yang ada didalam diri kita sendiri selain roh kita sendiri (Ayatnya sudah ada diatas, dari Roma 8 dan 1 Korintus 2 : 11), jadi kalau yang permasalahan yang tidak kita ketahui diucapkan oleh roh kita, kita sendiri tidak akan percaya, sebab kita tidak tahu bahwa itu adalah sebenarnya sudah menjadi masalah bagi kita)

Untuk hal yang demikian, memang, sebaiknya

TIDAK SEORANGPUN MENGERTI BAHASANYA.

 

Coba bandingkan dengan penggunaan bahasa roh untuk pelayanan :

1 Korintus 12 : 27 -28

12:27 Kamu semua adalah tubuh Kristus dan kamu masing-masing adalah anggotanya.

12:28 Dan Allah telah menetapkan beberapa orang dalam Jemaat: pertama sebagai rasul, kedua sebagai nabi, ketiga sebagai pengajar. Selanjutnya mereka yang mendapat karunia untuk mengadakan mujizat, untuk menyembuhkan, untuk melayani, untuk memimpin, dan untuk berkata-kata dalam bahasa roh.
 

Inilah yang saya maksud dengan yang anda kutip yang Kedua.

Hal ini jugalah yang terjadi dalam peristiwa Hari Pentakosta, dalam Kisah Para Rasul 2, bukankah bahasa ro murid-murid itu dimengerti oleh orang lain??

Semoga jawaban saya ini dapat anda terima, dan anda dapat merubah cara anda berkomentar.

Orang lain juga yang menilai anda dari cara anda berkomentar.

Tuhan Yesus memberkati

rogermixtin09's picture

@ Kiem Anda tetap bebal.Maafkan saya.

Salam dalam kasih Tuhan kita Yesus kristus

Terima kasih sdr Kiem sudah menjawabnya dengan panjang lebar dan mohon maaf kalau ada kata-kata saya yang sudah menyinggung perasaan anda.Tujuan saya hanyalah satu yaitu menunjukan kebenaran Alkitab khususnya ayat yang saya kutip tadi,dihubungkan dengan komentar sdr Kiem mengenai bahasa roh yang anda dan 2 orang yang anda  konfirmasi, menyatakan bahwa itu adalah bahasa Tionghoa.

Sebenarnya jawabanya sangat sederhana yaitu apabila sdr Kiem atau kedua orang yang sdr konfirmasi itu sudah diberikan karunia untuk menafsirkanya maka itu adalah hal yang sangat wajar.Namun saya melihat disini bahwa sdr Kiem maupun kedua orang itu tidak sedang menafsirkan berdasarkan karunia itu,melainkan menafsirkanya sendiri dan itu jelas-jelas bertentangan dengan ayat yang saya kutip.Dengan demikian dapatlah disimpulkan bahwa bahasa roh yang anda maksud hanyalah eforia.

sekali lagi maafkan saya sdr Kiem. Itulah kesimpulan saya karena jawaban anda yang panjang lebar itupun sebenarnya tidak menjawab pertanyaan saya.silahkan anda mempelajari komentar anda dibawah ini.

Kiem menjawab:

Roger mixtin menulis :

salam damai sejahtera sdr Kiem.

Apapun yang anda katakan tentang saya tidak akan merubah kenyataan bahwa ajaran anda sesat menurut ayat yang saya kutip. Jadi itu percuma sdr Kiem yang terhormat.

Jauh lebih baik adalah anda menunjukan kepada saya bagaimana anda bisa mengerti bahwa itu adalah bahasa Tionghoa ataupun bahasa lainya, dan jauh lebih baik apabila anda menjelaskan juga kepada saya dan para pembaca lainya bagaimana 2 orang yang anda konfirmasi itu juga mengerti bahwa itu adalah bahasa Tionghoa.Karena menurut ayat yang saya kutip TIDAK ADA SEORANGPUN YANG MENGERTI BAHASANYA.

Trims

 

Tuhan Yesus memberkati

 

Anda tidak perlu pegang satu kutipan ayat itu, lalu berlaku semua, anda perlu membedakannya.

1 Korintus 14:2 Siapa yang berkata-kata dengan bahasa roh, tidak berkata-kata kepada manusia, tetapi kepada Allah. Sebab tidak ada seorangpun yang mengerti bahasanya; oleh Roh ia mengucapkan hal-hal yang rahasia.

Justru kutipan inilah yang berlaku untuk penggunaan bahasa roh dalam hal :

BERDOA DALAM BAHASA ROH (1 Korintus 14).

Kenapa harus tidak seorangpun mengerti bahasanya??

Sudah ada yang menanyakan hal itu, dan sudah saya jawab (saya tidak sempat mencari diatas lagi)

Jawaban saya :akan MENGGANGGU.

Coba ditelanjangi semua dosa kita dengan bahasa kita sendiri, didengar oleh jemaat lain???.

Sebab kita tidak tahu apa yang ada didalam diri kita sendiri selain roh kita sendiri (Ayatnya sudah ada diatas, dari Roma 8 dan 1 Korintus 2 : 11), jadi kalau yang permasalahan yang tidak kita ketahui diucapkan oleh roh kita, kita sendiri tidak akan percaya, sebab kita tidak tahu bahwa itu adalah sebenarnya sudah menjadi masalah bagi kita)

Untuk hal yang demikian, memang, sebaiknya

TIDAK SEORANGPUN MENGERTI BAHASANYA.

 

Coba bandingkan dengan penggunaan bahasa roh untuk pelayanan :

 

1 Korintus 12 : 27 -28

 

12:27 Kamu semua adalah tubuh Kristus dan kamu masing-masing adalah anggotanya.

12:28 Dan Allah telah menetapkan beberapa orang dalam Jemaat: pertama sebagai rasul, kedua sebagai nabi, ketiga sebagai pengajar. Selanjutnya mereka yang mendapat karunia untuk mengadakan mujizat, untuk menyembuhkan, untuk melayani, untuk memimpin, dan untuk berkata-kata dalam bahasa roh.
 

Inilah yang saya maksud dengan yang anda kutip yang Kedua.

Hal ini jugalah yang terjadi dalam peristiwa Hari Pentakosta, dalam Kisah Para Rasul 2, bukankah bahasa ro murid-murid itu dimengerti oleh orang lain??

Semoga jawaban saya ini dapat anda terima, dan anda dapat merubah cara anda berkomentar.

Sekali lagi maafkan saya sdr Kiem anda sama sekali tidak menjawab pertanyaan saya.

trims

 

 

Tuhan Yesus memberkati

Kiem's picture

@ Rogermixtin, kenapa anda katakan belum menjawab?

Salam dalam kasih Tuhan kita Yesus kristus

Terima kasih sdr Kiem sudah menjawabnya dengan panjang lebar dan mohon maaf kalau ada kata-kata saya yang sudah menyinggung perasaan anda.Tujuan saya hanyalah satu yaitu menunjukan kebenaran Alkitab khususnya ayat yang saya kutip tadi,dihubungkan dengan komentar sdr Kiem mengenai bahasa roh yang anda dan 2 orang yang anda  konfirmasi, menyatakan bahwa itu adalah bahasa Tionghoa.

Sebenarnya jawabanya sangat sederhana yaitu apabila sdr Kiem atau kedua orang yang sdr konfirmasi itu sudah diberikan karunia untuk menafsirkanya maka itu adalah hal yang sangat wajar.Namun saya melihat disini bahwa sdr Kiem maupun kedua orang itu tidak sedang menafsirkan berdasarkan karunia itu,melainkan menafsirkanya sendiri dan itu jelas-jelas bertentangan dengan ayat yang saya kutip.Dengan demikian dapatlah disimpulkan bahwa bahasa roh yang anda maksud hanyalah eforia.

sekali lagi maafkan saya sdr Kiem. Itulah kesimpulan saya karena jawaban anda yang panjang lebar itupun sebenarnya tidak menjawab pertanyaan saya.silahkan anda mempelajari komentar anda dibawah ini.

 

Kiem menjawab :

Maafkan saya Sdr. Rogermixtin, andalah yang bebal.

Tahu arti Bebal??, tidak bisa diberitahu lagi.

Kenapa anda tetap tidak yakin itu bahasa Tionghua?, padahal saya sudah konfirmasi kepada Satu orang (dari antara dua orang, suami istri), yang hadir dalam ibadah itu??

Mereka berdua adalah bahasa Tionghua, mereka tahu persis arti kata-kata bahasa roh dari mulut saya.

Saya kan sudah terangkan, ada dua jenis penggunaan bahasa roh.

Ini saya link lagi keterangan saya pada blog saya KLIK DISINI

Ini saya copy lagi :

Maksud bahasa roh adalah :

1. Bahasa roh untuk berdoa

Kita tidak tahu berdoa, bahkan kebutuhan kita yang sesuai kehendak Allah tidak kita ketahui (Roma 8 : 26-28).

Berdasarkan pengalaman saya, bahasa roh dalam berdoa berganti-ganti bahasa (hampir tidak pernah berulang, selalu berbeda hari kemarin dengan hari ini, dan seterusnya), sering diselingi nyanyian-nyanyian baru, ratapan-ratapan. Tujuannya berdoa dalam Roh Kudus ini adalah agar kita mengalami proses penyucian dan perubahan menjadi menjadi serupa dan segambar dengan Yesus (2 Korintus 3 : 17 - 18),

Saya merasa sukacita, penghiburan dan kekuatan menghadapi hidup ini, tenteram dan lepas dari segala masalah, jika saya menyembah Tuhan

Sukacita ini membuat saya betahan berdoa lebih dari 1 jam seperti yang diinginkan oleh Tuhan Yesus dari murid-muridnya di taman Getsemane (Matius 26 : 40, Markus 14 : 37), karena yang berdoa adalah roh kita bukan pikiran kita, sehingga kita tidak bosan dan tidak lelah. Kalau berdoa dengan pikiran, 10 menitpun sudah bosan.

2. Bahasa roh sebagai jabatan (pelayanan kita) dalam tubuh Kristus (1 Korintus 12 : 28, 30)

Dalam hal ini, kita sedang dipakai oleh Tuhan untuk menyampaikan sesuatu yang rahasia dari Tuhan kepada seseorang yang bahasanya tidak dimengerti orang banyak. Hal seperti ini pernah kami alami berbahasa Tionghoa, dan orang tionghoa yang ada dalam ibadah itu mengerti bahasa itu.

 

Bahasa roh untuk maksud nomor 1. tidak seorangpun yang mengerti bahasanya, sesuai dengan ayat yang anda kutip.

Inilah adalah bahasa roh untuk menyembah atau bahasa roh untuk berdoa.

Bahasa roh seperti ini juga Itu juga yang dimaksud Rasul Paulus, yang secara panjang lebar dijelaskan dalam 1 Korintus 14.

 

Bahasa roh untuk maksud nomor 2, memang ditujukan untuk dimengerti bahasanya, karena tujuannya memang untuk dimengerti, karena maksudnya adalah untuk pelayanan dengan bahasa roh (1 Korintus 12 : 27 -28, baca ayatnya ya?, dan lihat disitu ada kata-kata "bahasa roh", ayat ini berbicara pelayanan.)

Saya sudah jelaskan, bahwa inilah yang terjadi pada peristiwa Hari Pentakosta, bukankah bahasa roh yang diucapkan oleh murid -murid itu SEMUANYA DIMENGERTI oleh para pendengar yang datang dari 17 bahasa, dan dikatakan bahwa bahasa yang diucapkan oleh murid-murid itu adalah bahasa dari negeri asal mereka.

Bahasa itu isinya adalah Perbuatan-perbuatan besar yang dilakukan oleh Allah, diucapkan dalam 17 bahasa, langsung dimengerti oleh pendengar, karena mereka berasal dari 17 negeri asal.

Ingat : ini TANPA PENAFSIR BAHASA ROH

Supaya anda mengerti, biarlah saya kutip ayatnya :

Kisah Para Rasul 2 : 8 - 11

2:8 Bagaimana mungkin kita masing-masing mendengar mereka berkata-kata dalam bahasa kita sendiri, yaitu bahasa yang kita pakai di negeri asal kita:

2:9 kita orang Partia, Media, Elam, penduduk Mesopotamia, Yudea dan Kapadokia, Pontus dan Asia,

2:10 Frigia dan Pamfilia, Mesir dan daerah-daerah Libia yang berdekatan dengan Kirene, pendatang-pendatang dari Roma,

2:11 baik orang Yahudi maupun penganut agama Yahudi, orang Kreta dan orang Arab, kita mendengar mereka berkata-kata dalam bahasa kita sendiri tentang perbuatan-perbuatan besar yang dilakukan Allah."
 

 

Sebenarnya tadipun sudah jelas, hanya anda sudah KEBURU MENGERASKAN HATI, sehingga sudah malas membaca komentar saya, apalagi membaca ayatnya.

Anda hanya memegang terus kata-kata "Tidak seorangpun mengerti bahasanya" dan kata-kata "penafsir",

Emangnya 1001 tafsir??, hehe bercanda!

 

Perhatikan lagi komentar anda yang anda angkat lagi, saya copy lagi di bawah ini :

Roger mixtin menulis :

salam damai sejahtera sdr Kiem.

Apapun yang anda katakan tentang saya tidak akan merubah kenyataan bahwa ajaran anda sesat menurut ayat yang saya kutip. Jadi itu percuma sdr Kiem yang terhormat.

Jauh lebih baik adalah anda menunjukan kepada saya bagaimana anda bisa mengerti bahwa itu adalah bahasa Tionghoa ataupun bahasa lainya, dan jauh lebih baik apabila anda menjelaskan juga kepada saya dan para pembaca lainya bagaimana 2 orang yang anda konfirmasi itu juga mengerti bahwa itu adalah bahasa Tionghoa.Karena menurut ayat yang saya kutip TIDAK ADA SEORANGPUN YANG MENGERTI BAHASANYA.

Trims

 

Tuhan Yesus memberkati

 

Anda tidak perlu pegang satu kutipan ayat itu, lalu berlaku semua, anda perlu membedakannya.

1 Korintus 14:2 Siapa yang berkata-kata dengan bahasa roh, tidak berkata-kata kepada manusia, tetapi kepada Allah. Sebab tidak ada seorangpun yang mengerti bahasanya; oleh Roh ia mengucapkan hal-hal yang rahasia.

Justru kutipan inilah yang berlaku untuk penggunaan bahasa roh dalam hal :

BERDOA DALAM BAHASA ROH (1 Korintus 14).

Kenapa harus tidak seorangpun mengerti bahasanya??

Sudah ada yang menanyakan hal itu, dan sudah saya jawab (saya tidak sempat mencari diatas lagi)

Jawaban saya :akan MENGGANGGU.

Coba ditelanjangi semua dosa kita dengan bahasa kita sendiri, didengar oleh jemaat lain???.

Sebab kita tidak tahu apa yang ada didalam diri kita sendiri selain roh kita sendiri (Ayatnya sudah ada diatas, dari Roma 8 dan 1 Korintus 2 : 11), jadi kalau yang permasalahan yang tidak kita ketahui diucapkan oleh roh kita, kita sendiri tidak akan percaya, sebab kita tidak tahu bahwa itu adalah sebenarnya sudah menjadi masalah bagi kita)

Untuk hal yang demikian, memang, sebaiknya

TIDAK SEORANGPUN MENGERTI BAHASANYA.

 

Coba bandingkan dengan penggunaan bahasa roh untuk pelayanan :

 

1 Korintus 12 : 27 -28

 

12:27 Kamu semua adalah tubuh Kristus dan kamu masing-masing adalah anggotanya.

12:28 Dan Allah telah menetapkan beberapa orang dalam Jemaat: pertama sebagai rasul, kedua sebagai nabi, ketiga sebagai pengajar. Selanjutnya mereka yang mendapat karunia untuk mengadakan mujizat, untuk menyembuhkan, untuk melayani, untuk memimpin, dan untuk berkata-kata dalam bahasa roh.
 

Inilah yang saya maksud dengan yang anda kutip yang Kedua.

Hal ini jugalah yang terjadi dalam peristiwa Hari Pentakosta, dalam Kisah Para Rasul 2, bukankah bahasa ro murid-murid itu dimengerti oleh orang lain??

Semoga jawaban saya ini dapat anda terima, dan anda dapat merubah cara anda berkomentar.

Sekali lagi maafkan saya sdr Kiem anda sama sekali tidak menjawab pertanyaan saya.

trims

 

Tuhan Yesus memberkati

bintang seven's picture

@kiem dan mamania

pak kiem kayaknya anda telah dipukul telak oleh mama nia...walau halus ttp ayat yg disajikannya tepat, tajam dan mengena...

klo menyembah dlm roh adalah karunia berbahasa roh lalu dijelaskan tidak semua orang mendapat karunia berbahasa roh bukankah artinya tidak semua orang bisa menyembah dlm roh dan kebenaran?

pak kiem sebelum lebih jauh tersesat seorang pria jantan nan bijak dari negeri tiongkok pernah mengatakan kata bijak berikut ini...aku mau bertempur dg siasat, senjata dan semangat utk memenangkan pertempuran...tapi sekali2  aku tidak mau bertempur utk peperangan yg tidak mungkin aku menangi..jika perang itu tidak mungkin aku menangi bukankah saatnya aku bertanya utk apa berperang?

pak kiem bertanyalah spt b7 bertanya..........jadi mama nia apa sih maksudnya menyembah dlm roh dan kebenaran?

orang katanya hrs sungguh2 utk berusaha ke surga tp aku lain lagi aku ingin masuk neraka tapi sungguh aku tak bisa krn kesungguhan Kristus Yesus, itulah imanku by B7.

__________________

orang katanya hrs sungguh2 utk berusaha ke surga tp aku lain lagi aku ingin masuk neraka tapi sungguh aku tak bisa krn kesungguhan Kristus Yesus, itulah imanku by B7.

Kiem's picture

@ Bintang Seven, Ini bukan peperangan, brow, ini study Alkitab

Salam Damai Sejahtera Sdr. Bitang Seven.

Bintang Seven menulis :

pak kiem kayaknya anda telah dipukul telak oleh mama nia...walau halus ttp ayat yg disajikannya tepat, tajam dan mengena...

klo menyembah dlm roh adalah karunia berbahasa roh lalu dijelaskan tidak semua orang mendapat karunia berbahasa roh bukankah artinya tidak semua orang bisa menyembah dlm roh dan kebenaran?

pak kiem sebelum lebih jauh tersesat seorang pria jantan nan bijak dari negeri tiongkok pernah mengatakan kata bijak berikut ini...aku mau bertempur dg siasat, senjata dan semangat utk memenangkan pertempuran...tapi sekali2  aku tidak mau bertempur utk peperangan yg tidak mungkin aku menangi..jika perang itu tidak mungkin aku menangi bukankah saatnya aku bertanya utk apa berperang?

pak kiem bertanyalah spt b7 bertanya..........jadi mama nia apa sih maksudnya menyembah dlm roh dan kebenaran?

orang katanya hrs sungguh2 utk berusaha ke surga tp aku lain lagi aku ingin masuk neraka tapi sungguh aku tak bisa krn kesungguhan Kristus Yesus, itulah imanku by B7.

Kiem menjawab :

Ini bukan berperang brow, tetapi ini diskusi Firman Tuhan, jadi tidak ingin menang.

Saya sudah menjawab Mamania.

Semua masukan mamania, saya terima dengan baik.

Silahkan lihat DISINI

Pertanyaan anda :

klo menyembah dlm roh adalah karunia berbahasa roh lalu dijelaskan tidak semua orang mendapat karunia berbahasa roh bukankah artinya tidak semua orang bisa menyembah dlm roh dan kebenaran?

Kiem :

Menyembah dalam roh dan kebenaran, bukan hanya bahasa roh, tetapi semua yang diberikan oleh Roh Kudus itu kepada kita selama kita menyembah, termasuk nyanyian/mazmur dan lain-lain.

Yang ditekankan dalam penyembahan dalam roh dan kebenaran adalah bahwa "SEMUA kata-kata penyembahan itu, diucapkan oleh roh manusia", dan kata-kata itu diberikan (100 %) oleh Roh Kudus, tanpa campur tangannya pikiran.

Benar, bahwa dari 9 karunia itu diberikan kepada lain orang karena masing-masing orang berbeda jabatan/pelayanannya.

Tetapi ada satu kekhususan, "menurut pengertian saya", bahwa karunia bahasa roh itu adalah karunia yang dimiliki oleh UMUM, karena sesuai Firman Tuhan, bahasa roh adalah membangun diri sendiri, sedangkan karunia yang lain, digunakan untuk membangun orang lain atau untuk saling membangun dalam jemaat.

I Korintus  14 : 4, 26

14 :4 Siapa yang berkata-kata dengan bahasa roh, ia membangun dirinya sendiri, tetapi siapa yang bernubuat, ia membangun Jemaat.

14:26 Jadi bagaimana sekarang, saudara-saudara? Bilamana kamu berkumpul, hendaklah tiap-tiap orang mempersembahkan sesuatu: yang seorang mazmur, yang lain pengajaran, atau penyataan Allah, atau karunia bahasa roh, atau karunia untuk menafsirkan bahasa roh, tetapi semuanya itu harus dipergunakan untuk membangun.

Dari ayat 4, SEHARUSNYA setiap orang harus mendapat karunia bahasa roh.

Kalau belum, itulah yang perlu digumulkan sebagaimana dalam blog saya ini.

Tuhan Yesus memberkati
 

bintang seven's picture

@kiem

pak kiem gak ada masalah entah ini perang atau study alkitab, yg saya tau dan liat dlm studi stp orang berusaha mempertahankan pendapatnya dg segala cara dan alasan, alasan dan pendapat mereka adalah senjata yg digunakan utk menghancurkan pendapat musuh, dan mencapai kemenangan  dan musuhpun bereaksi yg sama begitu juga dlm perang.

jadi dlm studi ini, yg saya tanyakan pak kiem jika menyembah dlm roh dan kebenaran dpt dilakukan dg bahasa roh bukankah kebenarannya jadi hilang? Krn yg dikehendaki oleh Bapa adalah bukan cuma dlm Roh tp Juga dlm Kebenaran? yg saya tau Firman TUhan adalah Kebenaran.yoh 17:17,

apakah ketika seseorang berbahasa Roh ia juga Berfirman? jika betul ia juga berfirman lalu mengapa dikatakan bahasa roh tidak membangun Jemaat? bukankah menyampaikan firman seharusnya juga membangun jemaat?

jika seseorang dikarunia bahasa Roh yg tidak dikaruniai kepada semua orang, krn karunia bahasa roh adalah hak mutlak Allah kepada siapa yg dikehendakiNYA, bukankah aneh anda menulis hal ini:

Tetapi ada satu kekhususan, "menurut pengertian saya", bahwa karunia bahasa roh itu adalah karunia yang dimiliki oleh UMUM, karena sesuai Firman Tuhan, bahasa roh adalah membangun diri sendiri, sedangkan karunia yang lain, digunakan untuk membangun orang lain atau untuk saling membangun dalam jemaat.

anda menulis karunia bahasa roh dimiliki UMUM krn SESUAI firman, sedangkan I korintus mengajarkan cuma diberikan pada orang2 yg dikehendaki Allah/KHUSUS? jadi mana yg benar alkitab atau tanngapan anda? umum / khusus?

pak kiem sekali lagi saya tulis kalimat saya ttg berperang,  aku mau bertempur dg siasat, senjata dan semangat utk memenangkan pertempuran...tapi sekali2  aku tidak mau bertempur utk peperangan yg tidak mungkin aku menangi..jika perang itu tidak mungkin aku menangi bukankah saatnya aku bertanya utk apa berperang?

Mungkin pak kiem mau diskusi/berperang untuk membela pengalamannya sendiri waktu berbahasa Roh, shg mengganggap diri unik dan spesial dan pengalaman itu adalah extraordinary? pak kiem alkitab ditafsirkan bukan utk membela pengalaman kita atau utk mencari keunikan/hal2 luar biasa.

kemungkinan kedua adalah krn anda bergerja di karismatik bukan? saya dah ketemu dg byk orang karismatik, walau gak semua tapi kebanyakan memang mengganggap bahasa roh itu penting. untuk membangun diri katanya, lalu saya bilang ttg ayat menyembah dlm roh dan kebenaran. bukankah menyembah artinya tunduk dan taat?

saya bilang pd mereka, saya senang jika anda berbahasa roh, tapi jika setelah berbahasa roh anda memukuli anak dan isteri anda dirumah atau berbuat zinah, apa artinya bahasa2 yg luar biasa itu?

jika saya tidak berbahasa roh, tapi tunduk dan taat pada Firman Tuhan apakah anda masih menganggap saya kawan, dan saudara seiman? rata2 mereka diam pak kiem.

orang katanya hrs sungguh2 utk berusaha ke surga tp aku lain lagi aku ingin masuk neraka tapi sungguh aku tak bisa krn kesungguhan Kristus Yesus, itulah imanku by B7.

__________________

orang katanya hrs sungguh2 utk berusaha ke surga tp aku lain lagi aku ingin masuk neraka tapi sungguh aku tak bisa krn kesungguhan Kristus Yesus, itulah imanku by B7.

Kiem's picture

@Bintang Seven, kita berpikir yang sederhana saja untuk membahas

Salam Damai Sejahtera Sdr. Bintang Seven.

Saya suka komentar anda.

Sesuai dengan judul komentar ini, saya mengajak anda agar kita jangan terlalu jauh berpikir dalam membahas topik ini, sebab saya disini "MENJELASKAN ISI ALKITAB SESUAI DENGAN YANG (SEBAGIAN) SUDAH SAYA ALAMI".

 

Bintang Seven menulis :

pak kiem gak ada masalah entah ini perang atau study alkitab, yg saya tau dan liat dlm studi stp orang berusaha mempertahankan pendapatnya dg segala cara dan alasan, alasan dan pendapat mereka adalah senjata yg digunakan utk menghancurkan pendapat musuh, dan mencapai kemenangan  dan musuhpun bereaksi yg sama begitu juga dlm perang.

Kiem menanggapi :

Sayapun tidak memungkiri, bahwa suasana perang terjadi di blog ini, dan saya kan manusia juga, yang masih ada sifat mudah terpancing.

Tetapi niat saya adalah sebagaimana saya tuliskan di bagian atas komen ini, bahwa saya disini "MENJELASKAN ISI ALKITAB SESUAI DENGAN YANG (SEBAGIAN) SUDAH SAYA ALAMI".

 

Bintang Seven menulis :

jadi dlm studi ini, yg saya tanyakan pak kiem jika menyembah dlm roh dan kebenaran dpt dilakukan dg bahasa roh bukankah kebenarannya jadi hilang? Krn yg dikehendaki oleh Bapa adalah bukan cuma dlm Roh tp Juga dlm Kebenaran? yg saya tau Firman TUhan adalah Kebenaran.yoh 17:17,

Kiem menanggapi :

Saya sependapat dengan anda bahwa Firman Tuhan adalah Kebenaran (Yohanes 17 : 17), dan saya sudah katakan hal ini kepada Adrina dan yang lain lagi, karena dia mengatakan pengertian kebenaran dalam topik ini adalah Yesus. (karena dia berangkat dari Firman yang mengatakan bahwa Yesus adalah jalan, kebenaran dan hidup....).

Soal kata-kata kebenaran akan hilang??, BUKAN,

Seolah-olah kata "kebenaran" itu tenggelam dalam blog ini, tetapi itu terjadi karena yang menjadi persoalah (yang sulit diterima oleh orang banyak) adalah istilah "dalam roh".

Sebenarnya sudah saya jelaskan sebelumnya, bahwa menyembah dalam kebenaran itu, adalah sesuai dengan kebenaran Firman Tuhan.

Saya mengacu pada Roma 12 : 1, bahwa kita mempersembahkan tubuh kita kepada Tuhan, yaitu tubuh yang disucikan (diKuduskan) oleh Firman Tuhan.

Roma 12:1 Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati.

Jika dikatakan menyembah dalam roh dan kebenaran, dapat diartikan sebagai mempersembahkan ROH dan TUBUH, itulah yang dikehendari oleh Tuhan.

Mempersembahkan roh artinya menyerahkan roh kita untuk dipakai oleh Tuhan untuk menyampaikan persembahan, entah itu bahasa roh, entah mazmur, entah karunia lain atau penyataan Allah, dimana semuanya itu 100 % dikerjakan oleh ROH KUDUS, tanpa campurtangan pikiran manusia. Hal ini sudah banyak saya jelaskan sebelumnya.

Mempersembahkan roh dan tubuh komplit.

1 Korintus 6 : 19 - 20

6:19 Atau tidak tahukah kamu, bahwa tubuhmu adalah bait Roh Kudus yang diam di dalam kamu, Roh Kudus yang kamu peroleh dari Allah, -- dan bahwa kamu bukan milik kamu sendiri?

6:20 Sebab kamu telah dibeli dan harganya telah lunas dibayar: Karena itu muliakanlah Allah dengan tubuhmu!

Ayat 20 diatas, jika disesuaikan dengan aslinya, maka bunyinya menjadi begini :

6:20 Sebab kamu telah dibeli dan harganya telah lunas dibayar: Karena itu muliakanlah Allah dengan tubuhmu dan rohmu, karena keduanya adalah milik Tuhan!

Lihat terjemahan King James Version :

1 Chorinthians 6:20 For ye are bought with a price: therefore glorify God in your body, and in your spirit, which are God's.

 

Bintang Seven menulis :

apakah ketika seseorang berbahasa Roh ia juga Berfirman? jika betul ia juga berfirman lalu mengapa dikatakan bahasa roh tidak membangun Jemaat? bukankah menyampaikan firman seharusnya juga membangun jemaat?

Kiem menanggapi :

Kalau orang berbahasa roh juga berfirman?, ya, kalau Tuhan (oleh Roh Kudus) memberi Firman untuk disampaikan, berarti bahasa roh menyampaikan Firman. Kalau tidak diberikan, berarti bukan Firman, berarti kemungkinan adalah doa, mazmur, dan lain-lain.

Bintang Seven menulis :

jika seseorang dikarunia bahasa Roh yg tidak dikaruniai kepada semua orang, krn karunia bahasa roh adalah hak mutlak Allah kepada siapa yg dikehendakiNYA, bukankah aneh anda menulis hal ini:

Tetapi ada satu kekhususan, "menurut pengertian saya", bahwa karunia bahasa roh itu adalah karunia yang dimiliki oleh UMUM, karena sesuai Firman Tuhan, bahasa roh adalah membangun diri sendiri, sedangkan karunia yang lain, digunakan untuk membangun orang lain atau untuk saling membangun dalam jemaat.

anda menulis karunia bahasa roh dimiliki UMUM krn SESUAI firman (???)  sedangkan I korintus mengajarkan cuma diberikan pada orang2 yg dikehendaki Allah/KHUSUS? jadi mana yg benar alkitab atau tanngapan anda? umum / khusus?

Kiem menanggapi :

Saya luruskan dulu kata-kata yang saya merahkan yaitu SESUAI firman (???).

Dalam hal ini, maksud saya adalah Firman Tuhan mengatakan bahwa berbahasa roh itu membangun diri sendiri. (anda boleh periksa pada komentar saya yang anda tanggapi).

Soal membangun diri sendiri, 

Saya berpendapat (karena itulah diatas saya katakan "menurut saya"), bahwa tidak seorangpun dari jemaat yang akan diijinkan oleh Tuhan TANPA MEMBANGUN DIRI SENDIRI, itulah sebabnya saya mengartikan karunia UMUM.

Persekutuan orang Kristen adalah persekutuan Roh Kudus.

Tubuh Kristus juga terbentuk oleh Orang-orang yang berkarunia (Efesus 4 : 11 - 16)

Kalau soal pemberian bahasa roh kepada orang-orang tertentu, BENAR,

Hal ini sudah saya terangkan kepada Roger mixtin pada bagian bawah blog ini bahwa maksud bahasa roh ada 2 macam, yaitu :

  1. Bahasa roh untuk berdoa/menyembah, inilah karunia umum (sesuai yang dijelaskan dalam 1 Korintus 14 dengan istilah "berdoa dalam bahasa roh"), Bahasa roh untuk tujuan ini tidak perlu ada yang mengerti (1 Korintus 14 : 2).
  2. Bahasa roh Untuk pelayanan, atau menyampaikan sesuatu kepada orang lain. (ini dijelaskan dalam 1 Korintus 12 : 27 - 28, dan contohnya adalah Peristiwa Pentakosta dalam Kisah Para Rasul 2 : 1 - ....). Bahasa roh untuk tujuan ini, ada yang mengerti, namanya saja untuk pelayanan, atau menyampaikan sesuatu yang rahasia kepada orang lain. Bahasa roh jenis ini MEMANG KHUSUS untuk orang-orang tertentu saja.

 

Bintang Seven menulis :

pak kiem sekali lagi saya tulis kalimat saya ttg berperangaku mau bertempur dg siasat, senjata dan semangat utk memenangkan pertempuran...tapi sekali2  aku tidak mau bertempur utk peperangan yg tidak mungkin aku menangi..jika perang itu tidak mungkin aku menangi bukankah saatnya aku bertanya utk apa berperang?

Mungkin pak kiem mau diskusi/berperang untuk membela pengalamannya sendiri waktu berbahasa Roh, shg mengganggap diri unik dan spesial dan pengalaman itu adalah extraordinary? pak kiem alkitab ditafsirkan bukan utk membela pengalaman kita atau utk mencari keunikan/hal2 luar biasa.

Kiem menjawab :

Dugaan itu salah.

Mungkin anda bisa mengatakan bahwa saya membela diri??

Bukan!

Yang penting anda lakukan sekarang adalah membuktikan cara saya menjelaskan alkitab, itulah sebabnya, anda perhatikan komentar saya dengan membuka alkitab.

Kalau di gereja saya :

Kalau Pendeta saya atau saya menjelaskan berkotbah dengan cara ayat menerangkan ayat, begini caranya :

  1. Saya tinggal menjelaskan.
  2. Yang membacakan ada petugasnya, saya tinggal memerintahkan, mari kita baca dari.......
  3. Jemaat membuka alkitab masing-masing.
  4. Operator Infocus juga menayangkan ayatnya untuk yang tidak membawa alkitab, termasuk jika diinginkan terjemahan bahasa lain, atau peta alkitab, dan Catatan Kotbah untuk dokumentasi.
  5. Sebagian besar mencatat, sehingga kalau ada yang "meragukan", bisa dibuktikan/dianalisa kembali nanti di rumah.

Kalau sudah seperti ini transparansinya, apakah masih ada yang mengatakan itu pembelaan diri?.

Kalau saya menyampaikan yang bukan kebenaran, jemaat akan KABUR/LARI.

 

Bintangseven menulis :

kemungkinan kedua adalah krn anda bergerja di karismatik bukan? saya dah ketemu dg byk orang karismatik, walau gak semua tapi kebanyakan memang mengganggap bahasa roh itu penting. untuk membangun diri katanya, lalu saya bilang ttg ayat menyembah dlm roh dan kebenaran. bukankah menyembah artinya tunduk dan taat?

Kiem menjawab :

Saya menegakkan bahasa roh ini karena alkitab.

Saya tidak mudak menerima ajaran.

Kalau Kotbah tidak transparan seperti cara pada alinea diatas, saya tidak mungkin menerima. saya pasti mengatakan "ITU MENURUT ANDA".

Saya baru umur 35 tahun masuk kharismatik, itupun, hampir setengah tahun baru menetap di satu gereja. Sebelumnya saya aktif di gereja Protestan.

 

Bintangseven menulis :

saya bilang pd mereka, saya senang jika anda berbahasa roh, tapi jika setelah berbahasa roh anda memukuli anak dan isteri anda dirumah atau berbuat zinah, apa artinya bahasa2 yg luar biasa itu?

Kiem menjawab :

Hal inipun tidak mungkin, Roh Kudus kemungkinan akan undur.

Kemungkinan kedua, karena karakter lama yang itu (memeukuli istri dan lain-lain), belum waktunya berubah, sebab Tuhan masih mengubahkan yang lain yang dianggap oleh Tuhan lebih penting.

Tuhan tidak sekaligus mencabut KARAKTER LAMA, karena kalau sekaligus, akan jatuh pada kesombongan rohani (kesombongan Lucifer lagi, yang sangat berbahaya menjadi anti kristus).

 

Bintangseven :

jika saya tidak berbahasa roh, tapi tunduk dan taat pada Firman Tuhan apakah anda masih menganggap saya kawan, dan saudara seiman? rata2 mereka diam pak kiem.

Kiem menjawab :

Kalau mereka diam, pengertian mereka mungkin sampai disitu.

Kalau untuk tahap sekarang, siapa saya dari antara orang Kristen yang "PERCAYA", itulah Saudara. Karena kenyataannya, sangat sedikit orang Kristen yang PERCAYA pada FIRMAN TUHAN.

BUKANKAH KARUNIA ROH KUDUS INI ADA WAKTUNYA DAN MENURUT TUHAN.

Memang pada akhirnya nanti, (menurut Efesus 4), bahwa semua yang akan masuk dalam Tubuh Kristus itu adalah yang ada Karunia Roh Kudus, dan yang satu pengertian terhadap Firman.

Bintang Seven :

orang katanya hrs sungguh2 utk berusaha ke surga tp aku lain lagi aku ingin masuk neraka tapi sungguh aku tak bisa krn kesungguhan Kristus Yesus, itulah imanku by B7.

Kiem :

Credo anda ini, kayaknya sama dengan prinsipnya Adrina, yaitu "sekali selamat tetap selamat" Apa demikian?

Tuhan Yesus memberkati

bintang seven's picture

@kiem

pak kiem yg saya ungkap di atas adalah pikiran orang yg paling sederhana...maafkan saya jika saya tidak lagi berbahasa roh dan tidak sesederhana anda...maafkan saya pak kiem entah Firman itu sederhana atau luar biasa ruwet saya menghormatinya lebih dari saudara2 seiman...itulah kesederhanaan bagi saya...;.sekali lagi maaf krn saya masih kurang simple menurut ukuran anda....gbu

 

Bintang Seven :

orang katanya hrs sungguh2 utk berusaha ke surga tp aku lain lagi aku ingin masuk neraka tapi sungguh aku tak bisa krn kesungguhan Kristus Yesus, itulah imanku by B7.

Kiem :

Credo anda ini, kayaknya sama dengan prinsipnya Adrina, yaitu "sekali selamat tetap selamat" Apa demikian?

gak tau dg adirna tp pak kiem saya baru akan mengetahui saya ke surga atau ke neraka nanti setelah hari penghakiman yg besar....saat ini saya berani berkata ke neraka utk siap2... krn jika saya masuk neraka  itulah keadilan bagi orang berdosa spt saya....namun jika saya masuk surga itu hanyalah krn ada yg sungguh2 telah menggantikan hukuman saya,  itulah iman saya, pengharapan spt itulah yg menguatkan saya bhw saya tak perlu ke neraka krn dosa saya telah ditanggunNya!

 

__________________

orang katanya hrs sungguh2 utk berusaha ke surga tp aku lain lagi aku ingin masuk neraka tapi sungguh aku tak bisa krn kesungguhan Kristus Yesus, itulah imanku by B7.

Kiem's picture

@Bintang Seven, sekali lagi masalah credo

Salam Damai Sejahtera Saudaraku Bintang Seven.

Bintang Seven :

orang katanya hrs sungguh2 utk berusaha ke surga tp aku lain lagi aku ingin masuk neraka tapi sungguh aku tak bisa krn kesungguhan Kristus Yesus, itulah imanku by B7.

Kiem :

Credo anda ini, kayaknya sama dengan prinsipnya Adrina, yaitu "sekali selamat tetap selamat" Apa demikian?

Bintang Seven :

gak tau dg adirna tp pak kiem saya baru akan mengetahui saya ke surga atau ke neraka nanti setelah hari penghakiman yg besar....saat ini saya berani berkata ke neraka utk siap2... krn jika saya masuk neraka  itulah keadilan bagi orang berdosa spt saya....namun jika saya masuk surga itu hanyalah krn ada yg sungguh2 telah menggantikan hukuman saya,  itulah iman saya, pengharapan spt itulah yg menguatkan saya bhw saya tak perlu ke neraka krn dosa saya telah ditanggunNya!

Kiem mengomentari :

Saya mempertanyakan ini sebenarnya, karena ada kata-kata "INGIN KE NERAKA".

Kata-kata ini memang sangat baik karena di dalamnya ada pengakuan dan ketulusan.

TETAPI......

SEHARUSNYA, kata-kata ini dikeluarkan sebelum bertobat. Dan sesudah bertobat atau sesudah PENUH DENGAN ROH KUDUS, kata-kata ini tidak muncul lagi, karena Roh Kudus akan melarangnya melalui hati nurani, sebab kata-kata "ingin ke neraka", tidak ada lagi bagi orang yang sudah dipenuhkan dengan Roh Kudus, sekalipun disambung dengan "Yesus tidak memperbolehkannya, karena kematianNya........ dst".

I Korintus 12:3 Karena itu aku mau meyakinkan kamu, bahwa tidak ada seorang pun yang berkata-kata oleh Roh Allah, dapat berkata: "Terkutuklah Yesus!" dan tidak ada seorang pun, yang dapat mengaku: "Yesus adalah Tuhan", selain oleh Roh Kudus.

Demikian juga sebaliknya, tidak ada yang percaya bahwa Yesus adalah Tuhan (yang benar-benar dari hati, lho.......... atau yang bukan di mulut saja), jika bukan oleh Roh Kudus.

Saran saya, kata-kata "ingin ke neraka" itu diganti saja dengan yang lain, misalnya, sungguh "karena KELAKUANKU, aku tidak layak....." (ini misalnya, lalu yang lainnya itu tetap.

Sekali lagi ini sekedar  saran dari saya, karena saya saat ini sedang berbicara mengenai ROH KUDUS melalui topik blog ini.

Tuhan Yesus memberkati.

bintang seven's picture

@kiem persetan dg kredo

pak kiem mengapakah kredo saya menjadi urusan anda? apakah klo kredo saya diganti sesuai arahan anda akan berguna buat orang lain? Krn saya yakin sekali anda tak memerlukan koreksi lagi...jadi bila kredo saya ini diperbaiki spt kata anda...apakah akan menyelamatkan byk jiwa dan dipersembahkan pada orang lain? apakah salah jika saya ingin ke neraka? sesuai makna kasih bukankah anda tak boleh menyembunyikan sesuatu? jadi tinggal kasih tau aja alamatnya pak kiem...spy saya sampai dg pas disana...knpa takut menginginin neraka? bukankah orang berdosa tempatnya dineraka? ya pak kiem saya orang berdosa! jelas?

pak bukankah saya menganggap bahasa roh adalah bahasanya anak2? mengapa bahasa anak2 bisa memenangkan jiwa ya? jiwa macam apa?

bagi saya yg penting cuma 2 orang yg ingin saya temui dineraka yaitu Yesus dan Roh Kudus..cuma mereka...matahari dan rembulan yg menerangi kegelapan.

buat anak2 ini ada dongeng utk anda: 1korintus 14

Saudara-saudara, janganlah sama seperti anak-anak dalam pemikiranmu. Jadilah anak-anak dalam kejahatan, tetapi orang dewasa dalam pemikiranmu! 

14:21 Dalam hukum Taurat ada tertulis: "Oleh orang-orang yang mempunyai bahasa lain dan oleh mulut orang-orang asing Aku akan berbicara kepada bangsa ini, namun demikian mereka tidak akan mendengarkan Aku, firman Tuhan."

14:22 Karena itu karunia bahasa roh adalah tanda, bukan untuk orang yang beriman, tetapi untuk orang yang tidak beriman; sedangkan karunia untuk bernubuat adalah tanda, bukan untuk orang yang tidak beriman, tetapi untuk orang yang beriman.

14:23 Jadi, kalau seluruh Jemaat berkumpul bersama-sama dan tiap-tiap orang berkata-kata dengan bahasa roh, lalu masuklah orang-orang luar atau orang-orang yang tidak beriman, tidakkah akan mereka katakan, bahwa kamu gila?

14:24 Tetapi kalau semua bernubuat, lalu masuk orang yang tidak beriman atau orang baru, ia akan diyakinkan oleh semua dan diselidiki oleh semua;

14:25 segala rahasia yang terkandung di dalam hatinya akan menjadi nyata, sehingga ia akan sujud menyembah Allah dan mengaku: "Sungguh, Allah ada di tengah-tengah kamu."

bukankah Firman telah disampaikan oleh Yesus Kristus? mengapa lagi bertanya pada dukun jampi2 yg membutuhkan penafsir? bukankah kita telah menjadi percaya masakan kita tidak bisa minum susu dan makan makanan yg sedikit agak keras?

pasti anak2 akan jawab a, b, c, d, titik koma tanda seru dllsb...maklum anak2 masih byk ngoceh.

orang katanya hrs sungguh2 utk berusaha ke surga tp aku lain lagi aku ingin masuk neraka tapi sungguh aku tak bisa krn kesungguhan Kristus Yesus, itulah imanku by B7.

__________________

orang katanya hrs sungguh2 utk berusaha ke surga tp aku lain lagi aku ingin masuk neraka tapi sungguh aku tak bisa krn kesungguhan Kristus Yesus, itulah imanku by B7.

Kiem's picture

@Bintang Seven, saran saya boleh diterima, boleh tidak

Salam Damai Sejahtera Sdr. Bintang Seven

Bintang Seven menulis :

pak kiem mengapakah kredo saya menjadi urusan anda? apakah klo kredo saya diganti sesuai arahan anda akan berguna buat orang lain? Krn saya yakin sekali anda tak memerlukan koreksi lagi...jadi bila kredo saya ini diperbaiki spt kata anda...apakah akan menyelamatkan byk jiwa dan dipersembahkan pada orang lain? apakah salah jika saya ingin ke neraka? sesuai makna kasih bukankah anda tak boleh menyembunyikan sesuatu? jadi tinggal kasih tau aja alamatnya pak kiem...spy saya sampai dg pas disana...knpa takut menginginin neraka? bukankah orang berdosa tempatnya dineraka? ya pak kiem saya orang berdosa! jelas?

pak bukankah saya menganggap bahasa roh adalah bahasanya anak2? mengapa bahasa anak2 bisa memenangkan jiwa ya? jiwa macam apa?

bagi saya yg penting cuma 2 orang yg ingin saya temui dineraka yaitu Yesus dan Roh Kudus..cuma mereka...matahari dan rembulan yg menerangi kegelapan.

Kiem mengomentari :

Nampaknya anda orangnya keras, tetapi lembut bahasanya.

Saya kesulitan biasanya menghadapi orang seperti ini, mungkin karena saya orang Sumatera.

Saya tidak mempersoalkan kredo itu, karena itu hak anda, tetapi hati nurani saya yang menjerit membaca kata-kata : "ingin ke neraka", kalau menurut saya dan menurut jalan hidup masa lalu saya, bahwa saya tidak pernah INGIN ke NERAKA, tetapi diluar kemampuan saya, maka jalan saya ternyata sudah menuju neraka.

Oke, seperti anda katakan, persetan dengan kredo.

 

Bintang seven menulis :

buat anak2 ini ada dongeng utk anda: 1korintus 14

Saudara-saudara, janganlah sama seperti anak-anak dalam pemikiranmu. Jadilah anak-anak dalam kejahatan, tetapi orang dewasa dalam pemikiranmu! 

14:21 Dalam hukum Taurat ada tertulis: "Oleh orang-orang yang mempunyai bahasa lain dan oleh mulut orang-orang asing Aku akan berbicara kepada bangsa ini, namun demikian mereka tidak akan mendengarkan Aku, firman Tuhan."

14:22 Karena itu karunia bahasa roh adalah tanda, bukan untuk orang yang beriman, tetapi untuk orang yang tidak beriman; sedangkan karunia untuk bernubuat adalah tanda, bukan untuk orang yang tidak beriman, tetapi untuk orang yang beriman.

14:23 Jadi, kalau seluruh Jemaat berkumpul bersama-sama dan tiap-tiap orang berkata-kata dengan bahasa roh, lalu masuklah orang-orang luar atau orang-orang yang tidak beriman, tidakkah akan mereka katakan, bahwa kamu gila?

14:24 Tetapi kalau semua bernubuat, lalu masuk orang yang tidak beriman atau orang baru, ia akan diyakinkan oleh semua dan diselidiki oleh semua;

14:25 segala rahasia yang terkandung di dalam hatinya akan menjadi nyata, sehingga ia akan sujud menyembah Allah dan mengaku: "Sungguh, Allah ada di tengah-tengah kamu."

bukankah Firman telah disampaikan oleh Yesus Kristus? mengapa lagi bertanya pada dukun jampi2 yg membutuhkan penafsir? bukankah kita telah menjadi percaya masakan kita tidak bisa minum susu dan makan makanan yg sedikit agak keras?

pasti anak2 akan jawab a, b, c, d, titik koma tanda seru dllsb...maklum anak2 masih byk ngoceh.

 

Kiem mengomentari :

Banyak pendeta dan ahli-ahli kitab (para pendeta dan ahli kitab yang tidak mengenal bahasa roh tentunya) yang menggunakan ayat yang anda kutip diatas untuk menyerang orang-orang yang bisa berbahasa roh, untuk MEMBENARKAN DIRINYA.

Dari kutipan ayat tersebut diatas, para pendeta dan ahli-ahli kitab itu menyimpulkan, lalu menyampaikan kepada orang-orang yang bisa berbahasa roh, antara lain :

  1. Yang bisa berbahasa roh itu adalah anak-anak (penafsiran luar biasa).
  2. Yang berbahasa roh itu perlu ditegor (penafsiran luar biasa juga)
  3. Yang berbahasa roh berarti tidak beriman, tetapi yang bernubuat berarti beriman. (lalu yang TIDAK berbahasa roh dan tidak juga bernubuat??, berarti beriman - tidak beriman??), para pendeta dan ahli kitab ini tergolong  yang mana ya??.
  4. Orang-orang yang berbahasa roh, akan disebut orang GILA oleh orang-orang yang tidak beriman, (eeh, tadi tafsiran para pendeta dan ahli Kitab terhadap ayat 22, yang tidak beriman itu adalah ORANG YANG BERBAHASA ROH ITU SENDIRI, wah tambah bingung ini, berarti "orang yang berbahasa roh akan dikatakan GILA oleh orang yang berbahasa roh itu sendiri,???, lho tadi, kan, yang berbahasa roh tidak beriman??, wah JERUK MAKAN JERUK DONG...... Gimana ya, penjelasannya para pendeta dan para ahli kitab mengenai ini?, jika ada diantar jemaatnya yang nekad bertanya seperti itu???.
  5. Mungkin, bahasa roh itu dianggap jampi-jampi, atau mantera, yang butuh penafsir???.

 Saudaraku Bintang Seven ini, pendeta atau tidak ya??

Maaf kalau kata-kata saya tidak berkenan di hati Saudaraku Bintang Seven, Berbicara mengenai kebenaran HARUS TEGAS (tidak boleh abu-abu) dan EKSTRIM.

Ayat itu bisa saja saya terangkan satu persatu.

Sebagian sudah saya terangkan  DISINI

Sekali lagi maafkan saya, tidak ada niat saya merendahkan anda, tetapi saya hanya menjawab sesuai dengan Komentar yang saya terima.

Tuhan Yesus memberkati

bintang seven's picture

@kiem anda salah besar

Saya tidak mempersoalkan kredo itu, karena itu hak anda, tetapi hati nurani saya yang menjerit membaca kata-kata : "ingin ke neraka", kalau menurut saya dan menurut jalan hidup masa lalu saya, bahwa saya tidak pernah INGIN ke NERAKA, tetapi diluar kemampuan saya, maka jalan saya ternyata sudah menuju neraka.

Oke, seperti anda katakan, persetan dengan kredo.

Pak kiem mengapa anda gak tulis kredo saya dengan mengganti kata2 ingin ke surga?

beranikah anda membuat catatatan kaki spt itu? soal ke surga atau neraka...orang yg ingin ke surga belum tentu sampai ke surga. dan orang yg ingin ke neraka belum tentu ke neraka...keinginan tidak menjadi soal...alkitab bilang usahamu jg tidak menjadi soal krn kamu selamat krn kasih karunia...krn kasih karunia itulah saya sadar betapa bangsatnya saya ini pak kiem, betapa joroknya dosa2 saya dan krn kesadaran itulah saya katakan saya ingin keneraka...tp ingat orng yg ingin ke surga belum tentu sampai di surga...

pak kiem klo boleh jujur saya sangat sedih baca2 blog anda ini, krn menyembah dlm roh dan kebenaran anda kaitkan dg bahasa roh....tahukah anda saat dibaptis paulus tidak lgs berbahasa roh padahal ia yg menulis I korintus ini, begitu juga dengan stepanus tidak ditulis kan berdoa dlm kamar dg bahasa roh?, apolos tidak suka berbahasa roh tp suka berdebat ttg Firman Tuhan.

I korintus 13 justru adalah tulisan paulus utk mengingatkan jemaat ttg bahasa roh dan kekacauan...bhsa roh telah menjadi kacau..krn apa? krn perasaan ada di atas firman.

stephen tong adalh hamba Allah yg saya kagumi, ia mengatakan injil bukan utk bahasa tapi bahasa utk injil, entah saya bisa berbahasa mandarin, jepang, inggris, perancis atau bahasa malaikat akan saya pergunakan utk menginjili byk orang kata nya. tapi bukankah bahasa malaikat tidak berguna utk menginjili?

bukankah mengerti alkitab membutuhkan belajar?, sedangkan orang2 yg berbahasa roh tinggal membuka mulutnya saja tanpa dpt dipertanggungjawabkan maknanya.

BERNUBUAT bukan MERAMAL APA YG TERJADI....tapi BERNUBUAT adalah merenungkan Firman, mengertinya dan membagikannya pada orang lain.

itulah yg dimaksud membangun jemaat shg kuat dg Firman. klo bernubuat adalah meramal misal si B hari jumat akan tertabrak mobil dll, lalu buat apa lagi ada alkitab? yg katanya YA dan Amin, semuanya akan digenapi.

maaf pak kiem saya senang anda berbahasa roh, tapi saya lebih senang lagi kalau perkataan anda membuka rahasia Firman TUhan. itulah yg saya maksudkan. kurang lebihnya saya mohon dilebihkan hahaha..hhaha..thx pak kiem . Tolol dan sesatnya anda benar2 gak ketulungan....mohon maaf pak kiem anda yg lebih cocok jadi pendeta, pendeta itu kotbah dari atas mimbar dan jemaat cuma bisa pasang kuping tanpa boleh mempertanyakan...sedikit saja menentang akan anda bilang anda pendeta atau jemaat? saya bilang jemaat...klo jemaat diem aja!!! bikin malu.

Saudaraku Bintang Seven ini, pendeta atau tidak ya??

Tidak perlu jadi pendeta utk mengenal kebenaran dan hidup dalam kebenaran yg menghidupkan, dalam Tuhanku Yesus Kristus. justru orang2 spt andalah yg menentang kebenaran yg telah memerdekakan saya. Anjing2 penggigit yg mencuri dan membinasakan.

orang katanya hrs sungguh2 utk berusaha ke surga tp aku lain lagi aku ingin masuk neraka tapi sungguh aku tak bisa krn kesungguhan Kristus Yesus, itulah imanku by B7.

__________________

orang katanya hrs sungguh2 utk berusaha ke surga tp aku lain lagi aku ingin masuk neraka tapi sungguh aku tak bisa krn kesungguhan Kristus Yesus, itulah imanku by B7.

Kiem's picture

@Bintang Seven, Anda belum memahami isi blog saya ini dari awal

Salam Damai Sejahtera Sdr. Bintang Seven.

Bintang Seven menulis :

Pak kiem mengapa anda gak tulis kredo saya dengan mengganti kata2 ingin ke surga?

beranikah anda membuat catatatan kaki spt itu? soal ke surga atau neraka...orang yg ingin ke surga belum tentu sampai ke surga. dan orang yg ingin ke neraka belum tentu ke neraka...keinginan tidak menjadi soal... alkitab bilang usahamu jg tidak menjadi soal krn kamu selamat krn kasih karunia...krn kasih karunia itulah saya sadar betapa bangsatnya saya ini pak kiem, betapa joroknya dosa2 saya dan krn kesadaran itulah saya katakan saya ingin keneraka...tp ingat orng yg ingin ke surga belum tentu sampai di surga...

Kiem mengomentari :

Sebenarnya, saya hanya membandingkan kredo anda yang menggunakan kata-kata "ingin ke neraka" dengan pengalaman masa lalu saya (yang mungkin sama suramnya dengan masa lalu anda)

Pada masa "kebodohan" saya (ini bahasa alkitabnya), saya tetap saja ingin ke sorga, tetapi saya tidak "MAMPU", dan selalu saja jalan hidup saya menuju NERAKA.

Kalau anda kaitkan dengan kasih karunia (bukan oleh usaha saya), atau dalam terjemahan lama disebut "anugerah" atau "rahmat", artinya pemberian, pendapat saya ini TETAP, dan tidak bertentangan dengan pendapat anda.

Saya bukan mengurusi kredo anda, itu hak anda, tetapi dengan kita diskusi mengenai hal ini, justru memunculkan pemahaman yang semakin baik mengenai KESELAMATAN.

Itupun, kalau anda keberatan, kita hentikan saja

 

Bintang Seven menulis :

pak kiem klo boleh jujur saya sangat sedih baca2 blog anda ini, krn menyembah dlm roh dan kebenaran anda kaitkan dg bahasa roh....tahukah anda saat dibaptis paulus tidak lgs berbahasa roh padahal ia yg menulis I korintus ini, begitu juga dengan stepanus tidak ditulis kan berdoa dlm kamar dg bahasa roh?, apolos tidak suka berbahasa roh tp suka berdebat ttg Firman Tuhan.

I korintus 13 justru adalah tulisan paulus utk mengingatkan jemaat ttg bahasa roh dan kekacauan...bhsa roh telah menjadi kacau..krn apa? krn perasaan ada di atas firman.

stephen tong adalh hamba Allah yg saya kagumi, ia mengatakan injil bukan utk bahasa tapi bahasa utk injil, entah saya bisa berbahasa mandarin, jepang, inggris, perancis atau bahasa malaikat akan saya pergunakan utk menginjili byk orang kata nya. tapi bukankah bahasa malaikat tidak berguna utk menginjili?

bukankah mengerti alkitab membutuhkan belajar?, sedangkan orang2 yg berbahasa roh tinggal membuka mulutnya saja tanpa dpt dipertanggungjawabkan maknanya.

Kiem menjawab :

Kalau anda sudah memahami isi tulisan saya ini, maka tulisan saya tidak menentang apa yang disampaikan Paulus dalam 1 Korintus 12, 13, dan 14.

Saya justru menjelaskan dan memisahkan.

Saya juga sepakat untuk tidak berbahasa roh sembarangan (sesuai dengan yang dijelaskan dalam 1 Korintus 14, bukan 1 Korintus 13 seperti yang anda Tulis diatas).

Saya memisahkan bahasa roh untuk pelayanan di blog ini, yaitu bahasa roh yang dimengerti oleh orang lain seperti kejadian dalam Kisah Para Rasul 2 dan 1 Korintus 12 : 28.

Orang lain yang membaca blog ini bertahan dengan 1 Korintus 14 : 2, bahwa bahasa roh tidak seorangpun yang mengerti bahasanya.

1 Korintus 14:2 Siapa yang berkata-kata dengan bahasa roh, tidak berkata-kata kepada manusia, tetapi kepada Allah. Sebab tidak ada seorang pun yang mengerti bahasanya; oleh Roh ia mengucapkan hal-hal yang rahasia.

Saya justru membantu para pembaca untuk memahami, jika berpegang hanya pada ayat 1 Korintus 12 : 2, bahwa tidak seorangpun mengerti bahasanya, saya justru mendahului pertanyaan : "Kenapa kejadian dalam Kisah Para Rasul 2 itu, bahasanya dimengerti oleh orang lain?

Sejak awal blog ini, saya sudah menjelaskan hal itu dengan membuat LINK, bahwa maksud, manfaat atau kegunaan bahasa roh ada 2 (dua), yaitu untuk berdoa (tidak dimengerti bahasanya) dan untuk melayani (seharusnya bahasanya dapat dimengerti). Untuk membacanya, lihat DISINI

Mengenai bahasa roh tidak berguna, atau berbahasa malaikat.... dan lain-lain dalam 1 Korintus 13, Ada saatnya, saya akan menjelaskannya secara berkaitan, mulai 1 Korintus 12, 13, sampai pasal 14,

Secara garis besar, begini :

Judul 1 Korintus 13 yang dibuat oleh LAI, untuk saya pribadi SUDAH TEPAT SEKALI.

1 Korintus 12 mengenai karunia Roh Kudus, selanjutnya mengenai Jabatan/Pelayanan dari Roh Kudus, dimana jenis pelayanan atau jabatan itu bukan ditentukan oleh Sinode, atau manusia, tetapi berdasarkan karunia yang dimilikinya.

Nah, 1 Korintus 13 itu menjelaskan, Jika seorang mendapat Karunia Roh Kudus, dan sudah melakukan Pelayanan/Jabatan sesuai dengan Karunia yang dimilikinya, maka itu TIDAK BERGUNA SAMA SEKALI, jika tidak digunakan untuk Pembangunan TUBUH KRISTUS, (Ya, bisa saja, digunakan untuk popularitas seseorang atau bahkan menjadi kesombongan seseorang).

Lalu apa kaitan jabatan/pelayanan dengan KASIH?

Kalau tidak ada kasih, itulah tandanya jabatan bukan untuk kepentingan pembentukan Tubuh Kristus, sebab :

KASIH itulah yang MENYATUKAN antar JABATAN/Pelayanan.

Kenapa KASIH, sebab defenisi kasih itu dalam 1 Korintus 13 dijelaskan ada 9 unsur, dan ada 9 juga yang kontra KASIH (yang menggunakan kata-kata "TIDAK".

Itulah gambaran 1 Korintus 13 yang diberi judul oleh LAI dengan "KASIH".

Sementara orang-orang yang mendapat jabatan/pelayanan (yang berdasarkan karunia Roh Kudus) tetapi "Tidak Menggunakannya untuk Kepentingan PEMBENTUKAN TUBUH KRISTUS", maka orang seperti inilah nanti yang akan ditolak oleh Yesus dengan kata-kata "Aku tidak kenal kamu" dalam Matius 7 : 22- 23 Ini hanya gambaran, nanti ada waktunya saya membuat blog mengenai hal ini.   

7:22 Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga?

7:23 Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!"

 

 Ayat diiatas sudah sangat populer di SS ini, karena sudah sangat sering digunakan oleh SS er untuk menyerang orang-orang Kharismatik yang menulis mengenai Karunia Roh Kudus.

 

Bintang Seven menulis :

Bintang SevenBERNUBUAT bukan MERAMAL APA YG TERJADI....tapi BERNUBUAT adalah merenungkan Firman, mengertinya dan membagikannya pada orang lain.

itulah yg dimaksud membangun jemaat shg kuat dg Firman. klo bernubuat adalah meramal misal si B hari jumat akan tertabrak mobil dll, lalu buat apa lagi ada alkitab? yg katanya YA dan Amin, semuanya akan digenapi.

Kiem menjawab :

Bernubuat bukan meramal. Bernubuat itu, Tuhan berbicara melalui mulut seseorang, seperti nabi-nabi jaman dulu, mengenai sesuatu yang akan terjadi, kepada jemaat, kepada seseorang, kepada dunia, atau kepada siapa saja.

Jika arti bernubuat adalah sekedar merenungkan Firman, mengerti dan membagikannya, maka terlalu kecillah jabatan NABI di Perjanjian lama.  

 

Bintang Seven :

maaf pak kiem saya senang anda berbahasa roh, tapi saya lebih senang lagi kalau perkataan anda membuka rahasia Firman TUhan. itulah yg saya maksudkan. kurang lebihnya saya mohon dilebihkan hahaha..hhaha..thx pak kiem .

Kiem menjawab :

Kenapa harus dipisahkan, kenapa tidak dua-duanya kalau Tuhan mengijinkan, atau lebih lagi dari situ seperti Rasul Paulus.

Topik dalam blog ini, tidak ada tertulis secara langsung dijelaskan dalam alkitab, jadi ini juga membukakan rahasia Firman, dimana rahasia itu sebenarnya sudah ada dalam Alkitab, tetapi tidak banyak orang yang mengetahuinya, dan itulah sebabnya saya mengatakan AYAT menjelaskan AYAT, buka tafsiran menjelaskan ayat.

 

Bintang Seven :

Tolol dan sesatnya anda benar2 gak ketulungan....mohon maaf pak kiem anda yg lebih cocok jadi pendeta, pendeta itu kotbah dari atas mimbar dan jemaat cuma bisa pasang kuping tanpa boleh mempertanyakan...sedikit saja menentang akan anda bilang anda pendeta atau jemaat? saya bilang jemaat...klo jemaat diem aja!!! bikin malu.

Saudaraku Bintang Seven ini, pendeta atau tidak ya??

Tidak perlu jadi pendeta utk mengenal kebenaran dan hidup dalam kebenaran yg menghidupkan, dalam Tuhanku Yesus Kristus. justru orang2 spt andalah yg menentang kebenaran yg telah memerdekakan saya. Anjing2 penggigit yg mencuri dan membinasakan.

Kiem menjawab :

Memang kalau tidak "dapat" mengerti isi blog ini, maka akan mengatakan Kiem itu sesat dan tolol. Padahal, saya sudah mengusahakan ayat menerangkan ayat, bukan Tafsir menjelaskan Ayat seperti yang dilakukan oleh orang lain, mungkin tokoh yang anda kagumi.

Saya bukan anti tafsir, tetapi kalau masih ada di alkitab itu sendiri, kenapa mendahulukan TAFSIR??

Semoga penjelasan saya ini dapat memuaskan.

Tuhan Yesus memberkati

bintang seven's picture

@kiem

Kalau anda sudah memahami isi tulisan saya ini, maka tulisan saya tidak menentang apa yang disampaikan Paulus dalam 1 Korintus 12, 13, dan 14.

saya gak mau ah pak kiem jelas2 kok tulisan anda ini ngawur..buat apa capek2 bacanya? kan udah ada alkitab dan Roh Kudus.

Topik dalam blog ini, tidak ada tertulis secara langsung dijelaskan dalam alkitab, jadi ini juga membukakan rahasia Firman, dimana rahasia itu sebenarnya sudah ada dalam Alkitab, tetapi tidak banyak orang yang mengetahuinya, dan itulah sebabnya saya mengatakan AYAT menjelaskan AYAT, buka tafsiran menjelaskan ayat.

anda adalah orang yg suka berkelit dan haus pujian!!...diatas anda setuju dan senang dg komen saya kata anda pertama kali...sekarang anda membela diri! belalah diri anda pak kiem!...saya cuma mengatakan apa yg alkitab bilang. bhw anda telah salah mengartikan menyembah dlm Roh dan Kebenaran! dan berusaha menyebar luaskannya atas dasar pengalaman anda berbahasa roh....

Firman adalah kebenaran, kebenaran yg hidup adalah Yesus Kristus...Firman tanpa Roh Kudus mustahil dimengerti secara benar mengapa? krn Yesus juga bersatu dengan Roh Kudus. apakah Yesus berbahasa roh? YA !BAHASA ROH NYA ADALAH KEBENARAN ITU SENDIRI! paham atau pusing pak kiem? anda tau selubung?

1 korintus 3

Tetapi pikiran mereka telah menjadi tumpul, sebab sampai pada hari ini selubung itu masih tetap menyelubungi mereka, jika mereka membaca perjanjian lama itu tanpa disingkapkan, karena hanya Kristus saja yang dapat menyingkapkannya.

3:15 Bahkan sampai pada hari ini, setiap kali mereka membaca kitab Musa, ada selubung yang menutupi hati mereka.

3:16 Tetapi apabila hati seorang berbalik kepada Tuhan, maka selubung itu diambil dari padanya.

3:17 Sebab Tuhan adalah Roh; dan di mana ada Roh Allah, di situ ada kemerdekaan.

kayaknya hati anda masih diselubungi tuh pak kiem...itulah mengapa anda sulit mengerti Firman!

ini buktinya anda menyebarkan ketololan firman tuhan...

 

KIEM:

Itulah gambaran 1 Korintus 13 yang diberi judul oleh LAI dengan "KASIH".

Sementara orang-orang yang mendapat jabatan/pelayanan (yang berdasarkan karunia Roh Kudus) tetapi "Tidak Menggunakannya untuk Kepentingan PEMBENTUKAN TUBUH KRISTUS", maka orang seperti inilah nanti yang akan ditolak oleh Yesus dengan kata-kata "Aku tidak kenal kamu" dalam Matius 7 : 22- 23 Ini hanya gambaran, nanti ada waktunya saya membuat blog mengenai hal ini.   

 

7:22 Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga?

7:23 Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!"

.................................................

Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!" 

pak kiem orang2 ini bukan yg Tidak Menggunakannya untuk Kepentingan PEMBENTUKAN TUBUH KRISTUS" TAPI adalah orang2 yg tidak tercatat dalam kitab kehidupan anak domba Allah...coba baca lagi deh pak kiem yg berbahasa roh:

wahyu 21:27 Tetapi tidak akan masuk ke dalamnya sesuatu yang najis, atau orang yang melakukan kekejian atau dusta,   tetapi hanya mereka yang namanya tertulis di dalam kitab kehidupan   Anak Domba itu

wahyu 20:12 Dan aku melihat orang-orang mati, besar dan kecil,   berdiri di depan takhta itu. Lalu dibuka   semua kitab. Dan dibuka juga sebuah kitab lain, yaitu kitab kehidupan. Dan orang-orang mati dihakimi   menurut perbuatan mereka, berdasarkan apa yang ada tertulis di dalam kitab-kitab itu....WALAUPUN PERBUATAN MEREKA ADALAH BERBAHASA ROH DAN BERNUBUAT DAN BERMUKJIZAT

wahyu 20:15 Dan setiap orang yang tidak ditemukan namanya tertulis di dalam kitab kehidupan  itu, ia dilemparkan ke dalam lautan api itu

mazmur69:28 Biarlah mereka dihapuskan dari kitab kehidupan,  janganlah mereka tercatat bersama-sama dengan orang-orang yang benar! 

lukas 10:20 Namun demikian janganlah bersukacita   karena roh-roh itu takluk kepadamu, tetapi bersukacitalah karena namamu ada terdaftar di sorga.

seperti anda bertanya, bintang seven ini pendeta atau bukan?......sekarang saya INGIN bertanya,PAK KIEM ANDA TOLOL ATAU INGIN MENYEBARKAN KESESATAN? pak kiem anda cuma kurang pintar dan hati anda masih penuh selubung.... cobalah anda cari tau apa itu selubung yg dimaksud paulus..ok?"

orang katanya hrs sungguh2 utk berusaha ke surga tp aku lain lagi aku ingin masuk neraka tapi sungguh aku tak bisa krn kesungguhan Kristus Yesus, itulah imanku by B7.

__________________

orang katanya hrs sungguh2 utk berusaha ke surga tp aku lain lagi aku ingin masuk neraka tapi sungguh aku tak bisa krn kesungguhan Kristus Yesus, itulah imanku by B7.

Kiem's picture

@Bintang Seven, nampaknya anda tidak sabaran, atau...?

Salam Damai Sejahtera Sdr. Bintang Seven

Bintang Seven :

saya gak mau ah pak kiem jelas2 kok tulisan anda ini ngawur..buat apa capek2 bacanya? kan udah ada alkitab dan Roh Kudus.

Kiem :

Silahkan anda.

Kalaupun saya mengatakan "anda belum mengerti isi blog saya", hanya karena komentar anda diatasnya bukan?

Bintang Seven :

anda adalah orang yg suka berkelit dan haus pujian!!...diatas anda setuju dan senang dg komen saya kata anda pertama kali...sekarang anda membela diri! belalah diri anda pak kiem!...saya cuma mengatakan apa yg alkitab bilang. bhw anda telah salah mengartikan menyembah dlm Roh dan Kebenaran! dan berusaha menyebar luaskannya atas dasar pengalaman anda berbahasa roh....

Kiem :

Tuduhan anda kebanyakan salah, Haus pujian, membela diri, salah mengartikan, dan lain-lain.

Saya harapkan, jangan anda mengatakan pendapat saya salah membuktikannya dengan alkitab, padahal diatas tadi anda sudah mengatakan bahwa anda tidak mau membaca penjelasan saya karena sudah ada alkitab. Saya berpikir ulang "pendapat saya juga dijelaskan dengan alkitab".

Hanya mungkin anda tidak dapat mengerti ayat yang saya sampaikan karena ada "SELUBUNG". Seharusnya, kalau di pikiran anda tidak ada selubung, anda pasti dengan mudahnya menunjukkan kesalahan pengertian saya dengan menggunakan ayat alkitab.  

 

Bintang Seven :

Firman adalah kebenaran, kebenaran yg hidup adalah Yesus Kristus...Firman tanpa Roh Kudus mustahil dimengerti secara benar mengapa? krn Yesus juga bersatu dengan Roh Kudus. apakah Yesus berbahasa roh? YA !BAHASA ROH NYA ADALAH KEBENARAN ITU SENDIRI! paham atau pusing pak kiem? anda tau selubung?

1 korintus 3

Tetapi pikiran mereka telah menjadi tumpul, sebab sampai pada hari ini selubung itu masih tetap menyelubungi mereka, jika mereka membaca perjanjian lama itu tanpa disingkapkan, karena hanya Kristus saja yang dapat menyingkapkannya.

3:15 Bahkan sampai pada hari ini, setiap kali mereka membaca kitab Musa, ada selubung yang menutupi hati mereka.

3:16 Tetapi apabila hati seorang berbalik kepada Tuhan, maka selubung itu diambil dari padanya.

3:17 Sebab Tuhan adalah Roh; dan di mana ada Roh Allah, di situ ada kemerdekaan.

kayaknya hati anda masih diselubungi tuh pak kiem...itulah mengapa anda sulit mengerti Firman!

ini buktinya anda menyebarkan ketololan firman tuhan...

 

KIEM:

Anda bertanya paham atau pusing?, jelas pusinglah, karena anda menyinggung Yesus menyatu dengan Roh???, bahasa rohnya Yesus adalah kebenaran itu sendiri??? hehehehe

Sesudah itu anda mengatakan "SELUBUNG" lagi, dengan ayat???

Mengatakan saya ada selubung lagi, membuat saya sulit mengerti Firman?

Mengatakan saya "menyebarkan ketololan firman tuhan lagi???.

firman tuhan tolol???, barang kali tuhan huruf kecil???

Sekarang saya balik bertanya, Anda paham atau pusing?.

Cukup dulu bercandanya, sekarang kita kembali ke serius

 

Bintang Seven mengutip Komentarnya Kiem :

Itulah gambaran 1 Korintus 13 yang diberi judul oleh LAI dengan "KASIH".

Sementara orang-orang yang mendapat jabatan/pelayanan (yang berdasarkan karunia Roh Kudus) tetapi "Tidak Menggunakannya untuk Kepentingan PEMBENTUKAN TUBUH KRISTUS", maka orang seperti inilah nanti yang akan ditolak oleh Yesus dengan kata-kata "Aku tidak kenal kamu" dalam Matius 7 : 22- 23 Ini hanya gambaran, nanti ada waktunya saya membuat blog mengenai hal ini.   

 

7:22 Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga?

 

7:23 Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!"

 

Bintang Seven mengomentarinya :

Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!" 

pak kiem orang2 ini bukan yg Tidak Menggunakannya untuk Kepentingan PEMBENTUKAN TUBUH KRISTUS" TAPI adalah orang2 yg tidak tercatat dalam kitab kehidupan anak domba Allah...coba baca lagi deh pak kiem yg berbahasa roh:

wahyu 21:27 Tetapi tidak akan masuk ke dalamnya sesuatu yang najis, atau orang yang melakukan kekejian atau dusta,   tetapi hanya mereka yang namanya tertulis di dalam kitab kehidupan   Anak Domba itu

wahyu 20:12 Dan aku melihat orang-orang mati, besar dan kecil,   berdiri di depan takhta itu. Lalu dibuka   semua kitab. Dan dibuka juga sebuah kitab lain, yaitu kitab kehidupan. Dan orang-orang mati dihakimi   menurut perbuatan mereka, berdasarkan apa yang ada tertulis di dalam kitab-kitab itu....WALAUPUN PERBUATAN MEREKA ADALAH BERBAHASA ROH DAN BERNUBUAT DAN BERMUKJIZAT

wahyu 20:15 Dan setiap orang yang tidak ditemukan namanya tertulis di dalam kitab kehidupan  itu, ia dilemparkan ke dalam lautan api itu

mazmur69:28 Biarlah mereka dihapuskan dari kitab kehidupan,  janganlah mereka tercatat bersama-sama dengan orang-orang yang benar! 

lukas 10:20 Namun demikian janganlah bersukacita   karena roh-roh itu takluk kepadamu, tetapi bersukacitalah karena namamu ada terdaftar di sorga.

seperti anda bertanya, bintang seven ini pendeta atau bukan?......sekarang saya INGIN bertanya,PAK KIEM ANDA TOLOL ATAU INGIN MENYEBARKAN KESESATAN? pak kiem anda cuma kurang pintar dan hati anda masih penuh selubung.... cobalah anda cari tau apa itu selubung yg dimaksud paulus..ok?"

orang katanya hrs sungguh2 utk berusaha ke surga tp aku lain lagi aku ingin masuk neraka tapi sungguh aku tak bisa krn kesungguhan Kristus Yesus, itulah imanku by B7.

Kiem menjawabnya :

Setelah membaca komentar anda dan mengutip ayat-ayat,  maka, Kalau boleh saya menilai anda dulu, boleh??

Anda itu orang yang baik sekali, anda tunduk kepada pendeta anda, tidak mau protes terhadap ajaran yang anda terima, dan anda pegang terus,

Mungkin karena anda terlalu kagum dengan pendeta anda.

TETAPI SARAN SAYA.

SEBAIKNYA UJILAH SEMUA AJARAN ITU, dengan alkitab anda.

Mencatatlah anda setiap mendengar kotbah, terutama ayat-ayatnya dan sedikit-sedikit penjelasannya, lalu anda buktikan lagi dengan cermat di rumah.

Ijinkan saya sampaikan teknik berkotbah di gereja saya. Saya katakan, ini cara yang paling transparan, demikian :

  • Pendetanya hanya menjelaskan Firman, dan dalam penjelasannya, Pendetanya mengusahakan ayat menerangkan ayat.
  • Setiap kotbah, ada satu orang petugas pembaca Firman, karena setiap kotbah, selalu dijelaskan dengan ayat (ayat menerangkan ayat) sehingga akan banyak ayat yang akan dibaca.
  • Pengkotbahnya tinggal memerintah, tolong dibacakan dari ayat ini, itu ...... dst, dsb.
  • Operator Infocus menayangkan juga alkitab yang dipakai umum (LAI) dan jika diperlukan, terjemahan lain juga ditayangkan.
  • Operator infocus mencatat garis besar dan ayat-ayat yang dibaca, kemudian, sesekali ditayangkan agar jemaat bisa mencatatnya.
  • Para jemaat juga membuka alkitab masing-masing.
  • Para jemaat juga mencatat masing-masing.

Dengan cara ini, jemaat bisa membuktikan lagi di rumah akan kebenaran penjelasan Pengkotbah, jangan-jangan ayat yang menerangkan itu asal comot, atau tidak berkaitan, atau tidak cocok digunakan untuk menjelaskan topik atau menjelaskan ayat. Jangan-jangan pendetanya NGAWUR??.

Jika seperti ini caranya, maka ajaran itu adalah ajaran alkitab, bukan lagi "menurut pendeta A, menurut pendeta B. kenapa, karena pendetanya akan bisa menjawab : Anda kan, bisa membuktikannya di rumah, benar atau tidak penjelasan saya??.

Jika demikian transparansinya, maka "SEHARUSNYA" tidak ada alasan untuk yang mendengarkan Tidak bertobat lagi.

Jika tidak bertobat juga, pendeta tidak disalahkan oleh Tuhan lagi.

Semoga komentar saya ini berguna bagi anda, karena saya mengasihi anda.

Tuhan Yesus memberkati

Kiem's picture

@Rogermixtin, ada perbaikan komentar saya pada blog anda

Salam Damai Sejahtera Sdr. Rogermixtin.

 

Kemarin kita sudah mengakhiri perdebatan kita pada blog anda, saya bersyukur karena tidak sempat berakibat sesuatu yang tidak baik..

Berkaitan dengan itu, ada komentar atau Saran saya kepada anda yang perlu saya ralat, yaitu :

Saran saya di blog anda :

Saya sangat senang jika kita TIDAK BERTEMU DALAM SATU FORUM, jika Forum tersebut mengenai Topik "Roh Kudus" atau "bahasa roh" atau "menyembah dalam roh dan kebenaran" DISINI

Saya perbaiki menjadi :

Saya sangat senang jika kita TIDAK BERTEMU DALAM SATU FORUM, jika Forum tersebut mengenai Topik "Roh Kudus" atau "bahasa roh" atau "menyembah dalam roh dan kebenaran", jika anda berangkat dari posisi sebagai SEORANG yang sudah mengetahui, atau sudah pernah mengetahui soal topik tersebut, sebab pengetahuan anda belum tentu sama dengan pengetahuan saya, karena kita MUNGKIN berasal dari aliran yang berbeda, akibatnya kita beradu ilmu dari perguruan yang berbeda. 

Kecuali jika anda berangkat dari rasa ingin tahu, atau ingin memperdalam, maka untuk hal seperti ini, SAYA MEMBUKA PINTU LEBAR-LEBAR.

Pada saat anda mengambil sikap sebagai seorang yang "INGIN TAHU" dalam berdiskusi mengenai Topik "Roh Kudus", anggaplah yang anda pelajari sebelumnya "kurang tepat" karena buku yang anda pelajari ditulis oleh orang yang tidak mengalaminya (MISALNYA).

Menurut saya, sangatlah lebih baik jika yang menuliskan sesuatu topik dari ALKITAB, adalah orang yang SUDAH MENGALAMI DULU BARU MENGKONFIRMASIKANNYA DENGAN ALKITAB, seperti isi Blog anda.

 

Kesimpulan saya ini, berangkat dari diskusi saya dengan ALvarez di blog ini, ketika Alvarez berdiskusi dengan saya sebagai orang yang SUDAH TAHU, maka disinilah diskusi kami "MEMANAS". 

Setelah Alvarez mengubah sikap dengan kata-kata "BERTANYA", maka diskusi kami masih berjalan dengan baik, dan sayapun akan semangat menerangkan semampu saya, ibarat seorang yang haus minta minum kepada saya.

Demikian koreksi saya terhadap komentar/saran saya, yang dengan sengaja saya letakkan di blog saya, karena saya anggap mendukung isi blog saya.

Tuhan Yesus memberkati

rogermixtin09's picture

@Kiem.sehari kita berpisah,anda sudah rindu pada saya,ha ha ha.

Salam saudaraku Kiem

Baru sehari kita berpisah anda sudah rindu kepada saya,sekarang saya tahu ternyata anda benar-benar mencintai saya,,,ha ha ha.....

Anda menulis:

 

Saran saya di blog anda :

Saya sangat senang jika kita TIDAK BERTEMU DALAM SATU FORUM, jika Forum tersebut mengenai Topik "Roh Kudus" atau "bahasa roh" atau "menyembah dalam roh dan kebenaran" DISINI

Saya perbaiki menjadi :

Saya sangat senang jika kita TIDAK BERTEMU DALAM SATU FORUM, jika Forum tersebut mengenai Topik "Roh Kudus" atau "bahasa roh" atau "menyembah dalam roh dan kebenaran", jika anda berangkat dari posisi sebagai SEORANG yang sudah mengetahui, atau sudah pernah mengetahui soal topik tersebut, sebab pengetahuan anda belum tentu sama dengan pengetahuan saya, karena kita MUNGKIN berasal dari aliran yang berbeda, akibatnya kita beradu ilmu dari perguruan yang berbeda. 

Kecuali jika anda berangkat dari rasa ingin tahu, atau ingin memperdalam, maka untuk hal seperti ini, SAYA MEMBUKA PINTU LEBAR-LEBAR.

Pada saat anda mengambil sikap sebagai seorang yang "INGIN TAHU" dalam berdiskusi mengenai Topik "Roh Kudus", anggaplah yang anda pelajari sebelumnya "kurang tepat" karena buku yang anda pelajari ditulis oleh orang yang tidak mengalaminya (MISALNYA).

Menurut saya, sangatlah lebih baik jika yang menuliskan sesuatu topik dari ALKITAB, adalah orang yang SUDAH MENGALAMI DULU BARU MENGKONFIRMASIKANNYA DENGAN ALKITAB, seperti isi Blog anda.

Rogermixtin menjawab:

Terima kasih atas pintu yang anda bukakan kembali untuk saya,akan dilihat nanti apakah masih ada rasa ingin tahu saya yang berhubungan dengan topik ini.Kalau ada saya akan memberikan komentarnya.

Berbicara mengenai mengalami atau PENGALAMAN dalam hidup saya pribadi khusus mengenai yang anda sebut karunia Roh kudus seperti misalnya penglihatan,mujizat dan juga bahsa roh,sudah terlalu banyak yang saya alami sdr Kiem.Anda boleh tidak mempercayai saya.Anda boleh berkata " ah itu kan karena anda dari aliran yang berbeda,sehingga kesaksian anda seperti itu". Dan saya tidak perlu mengatakan bahwa Tuhanlah yang menjadi saksi bahwa saya memang mengalaminya didepan mata saya sendiri,tetapi itulah kenyataanya sdr Kiem.Apabila saya menuturkanya satu persatu anda pasti kecewa sdr Kiem.Itulah sebabnya,setelah saya belajar apa yang anda sebut Ilmu=Logi,saya coba menyelidiki ayat-ayat yang dijadikan dasar ajaran-ajaran tersebut,dan saya menemukan begitu banyak salah tafsir didalamnya.

Saya percaya bahwa sesungguhnya orang Kristen yang menjalankan praktek-praktek apa yang anda sebut karunia Roh kudus itu sungguh-sungguh melakukannya untuk Tuhan,seperti diri anda.Bahkan saya yakin akan hal itu karena banyak family saya yang menjadi Gembala seprti anda sdr Kiem.Bahkan saya punya family dekat yang menjadi salah satu Tokoh yang disegani di lingkungan gereja anda,khusunya di sulawesi utara.Namanya tercantum dalam tulisan dedewijaya mengenai sejarah gereja anda.

Tetapi ada banyak juga yang melakukanya untuk kepentingan diri sendiri,dan ini adalah tugas anda untuk memberantasnya dalam lingkungan gereja anda.

Menurut saya, sangatlah lebih baik jika yang menuliskan sesuatu topik dari ALKITAB, adalah orang yang SUDAH MENGALAMI DULU BARU MENGKONFIRMASIKANNYA DENGAN ALKITAB, seperti isi Blog anda.

Saya sudah menjelaskanya saudara Kiem,itulah yang saya lakukan sekarang.Tetapi saya akui mungkin saya terlalu kasar dalam hal ini,untuk itu saya berterima kasih anda sudah mengingatkanya.

"Dan siap sedialah pada segala waktu untuk memberi pertanggungan jawab kepada tiap-tiap orang yang meminta pertanggungan jawab dari kamu tentang pengharapan yang ada padamu, tetapi haruslah dengan lemah lembut dan hormat, dan dengan hati nurani yang murni, supaya mereka, yang memfitnah kamu karena hidupmu yang saleh dalam Kristus, menjadi malu karena fitnahan mereka itu" 1 Petrus 3:15-16

 

Terima kasih.

 

 

Tuhan Yesus memberkati.

Kiem's picture

@ Rogermixtin, terimakasih atas komentar yang menyejukkan

Salam saudaraku Rogermixtin

Terimakasih atas komentar anda yang cukup menyejukkan hati, ternyata kita sama-sama menyesal karena terpancing untuk hanyut dalam suasana panas dalam diskusi kita, itulah tandanya bahwa HATI NURANI KITA masih hidup, atau belum terpadamkan.

Rogermixtin menulis :

Baru sehari kita berpisah anda sudah rindu kepada saya,sekarang saya tahu ternyata anda benar-benar mencintai saya,,,ha ha ha.....

Kiem menjawab :

Benar, anda benar, memang begitulah orang yang sadar. Saya sadar karena selama kita berdiskusi, kita dipecah belah oleh iblis, memang Hobbynya si iblis memecah belah.

 

Rogermixtin menulis :

Terima kasih atas pintu yang anda bukakan kembali untuk saya,akan dilihat nanti apakah masih ada rasa ingin tahu saya yang berhubungan dengan topik ini.Kalau ada saya akan memberikan komentarnya.

Berbicara mengenai mengalami atau PENGALAMAN dalam hidup saya pribadi khusus mengenai yang anda sebut karunia Roh kudus seperti misalnya penglihatan,mujizat dan juga bahsa roh,sudah terlalu banyak yang saya alami sdr Kiem.Anda boleh tidak mempercayai saya.Anda boleh berkata " ah itu kan karena anda dari aliran yang berbeda,sehingga kesaksian anda seperti itu". Dan saya tidak perlu mengatakan bahwa Tuhanlah yang menjadi saksi bahwa saya memang mengalaminya didepan mata saya sendiri,tetapi itulah kenyataanya sdr Kiem.Apabila saya menuturkanya satu persatu anda pasti kecewa sdr Kiem.Itulah sebabnya,setelah saya belajar apa yang anda sebut Ilmu=Logi,saya coba menyelidiki ayat-ayat yang dijadikan dasar ajaran-ajaran tersebut,dan saya menemukan begitu banyak salah tafsir didalamnya.

Saya percaya bahwa sesungguhnya orang Kristen yang menjalankan praktek-praktek apa yang anda sebut karunia Roh kudus itu sungguh-sungguh melakukannya untuk Tuhan,seperti diri anda.Bahkan saya yakin akan hal itu karena banyak family saya yang menjadi Gembala seprti anda sdr Kiem.Bahkan saya punya family dekat yang menjadi salah satu Tokoh yang disegani di lingkungan gereja anda,khusunya di sulawesi utara.Namanya tercantum dalam tulisan dedewijaya mengenai sejarah gereja anda.

Tetapi ada banyak juga yang melakukanya untuk kepentingan diri sendiri,dan ini adalah tugas anda untuk memberantasnya dalam lingkungan gereja anda.

Kiem mengomentari :

Wah, saya tidak menyangka, bahwa anda sudah banyak mengalami seperti apa yang kita bahas topik ini. LUAR BIASA.

Memang seperti anda katakan, bahwa saya sedikit kurang percaya, karena seharusnya jika ini benar, sepertinya tidak mungkin diskusi kita atau cara anda menanggapi saya sedemikian panas, seharusnya malah membantu saya untuk menjawab orang-orang yang bertanya mengenai topik ini, seperti yang dilakukan oleh Saudara kita Tony Paulo pada blog ini.

Sekarang ini, saya menduga penyebab yang lain, yaitu : pada saat anda tidak merasakan lagi keajaiban dari Roh Kudus seperti apa yang pernah anda rasakan, PADA SAAT demikian, anda membenarkan DIRI?, atau mencari pembelaan/pembenaran diri dari literatur lain yang isinya membela anda?, Apakah anda membaca buku seperti tulisan yang saya maksud, yaitu TULISAN MENGENAI ROH KUDUS, yang dituliskan oleh orang yang tidak mengalaminya? SILAHKAN LIHAT DISINI

 

Rogermixtin menulis

Saya sudah menjelaskanya saudara Kiem,itulah yang saya lakukan sekarang.Tetapi saya akui mungkin saya terlalu kasar dalam hal ini,untuk itu saya berterima kasih anda sudah mengingatkanya.

 

"Dan siap sedialah pada segala waktu untuk memberi pertanggungan jawab kepada tiap-tiap orang yang meminta pertanggungan jawab dari kamu tentang pengharapan yang ada padamu, tetapi haruslah dengan lemah lembut dan hormat, dan dengan hati nurani yang murni, supaya mereka, yang memfitnah kamu karena hidupmu yang saleh dalam Kristus, menjadi malu karena fitnahan mereka itu" 1 Petrus 3:15-16

Kiem menjawab :

Terimakasih, mari kita sama-sama mengoreksi diri, terutama saya, yang selama ini saya banyak menunjukkan ketidak dewasaan dalam bersikap dan menanggapi orang lain di SS ini.

Saya berterimakasih atas kutipan ayat yang terakhir ini. Saya akan jadikan pedoman saya, semoga Tuhan menolong saya untuk dapat melakukannya.

Tuhan Yesus memberkati

rogermixtin09's picture

@Kiem,trims kembali...Anda sdh bca blog Smile yg blm ada jdlnya?

Salam sdr kiem

Anda sudah baca blognya Smile yang belum ada judulnya itu ?

Mungkin ada masukan dari anda supaya Smile bisa menemukan judulnya seperti misalnya Jaka Sembung naik ojek gituloh,,,ha ha ha,,,becanda aja sdr Kiem

Salam.

Tuhan Yesus memberkati

Kiem's picture

@Rogermixtin, LINK saya mungkin kurang nyambung?, saya jelaskan

Salam Damai Sejahtera Sdr. Rogermixtin

Membaca komentar anda diatas, mungkin anda tertawa membaca komentar saya, atau dugaan saya yang membuat kita berdebat panjang?.

Yang sang saya maksud itu adalah, mungkin anda pernah membaca tulisannya orang lain mengenai Roh Kudus, dimana orang tersebut tidak mengalaminya?, atau hanya mengandalkan Roh pengertiannya mengenai alkitab?.

Dibawah ini saya copy kutipan kalimat dari LINK yang saya buat menjadi contoh, dimana disana dikatakan, bahwa karunia bahasa roh sudah berhenti, atau secara langsung, penulisnya sudah mengatakan atau menuduh, bahwa bahasa roh yang masih ada sekarang adalah palsu. Berikut ini copyannya :

"Kita menyimpulkan, bersama dengan para tokoh Reformasi, bahwa bahasa lidah yang sejati adalah berbahasa dalam bahasa manusia lain yang nyata, yang tidak pernah dipelajari yang bersangkutan sebelumnya, dan bahwa karunia bahasa lidah ini sudah berhenti sejak abad pertama, bahkan sebelum proses pewahyuan berhenti."

Saya tidak memungkiri suatu kenyataan yang sudah saya lihat sendiri, jangankan gereja yang bukan kharismatik atau yang bukan gereja Pantekosta, gereja-gereja "JAMAN SEKARANG" ini, yang menyebut dirinya Kharismatik atau Pantekosta, atau Pentakosta, sudah LEBIH BANYAK yang kehilangan identitasnya.

Identitas yang saya maksud adalah :

  1. Untuk pantekosta atau pentakosta, dari segi sebutan atau arti nama organisasinya, seharusnya di gereja tersebut dapat kita saksikan kejadian seperti pada Hari Pentakosta (Kisah Para Rasul 2 : 1 - 12).
  2. Untuk gereja yang sebutannya masuk dalam kelompok Charismatik, seharusnya di gereja tersebut dapat kita temukan 1 atau beberapa dari 9 karunia Roh Kudus (sesuai 1 Korintus 12 : 8 - 10), sebab yang disebut kharisma itu adalah Perbuatan-perbuatan ajaib yang diberikan oleh Roh Kudus (1 Korintus 12 : 6).

Untuk lebih jelasnya, khususnya mengenai Kharismatik, dapat dilihat pengertiannya DISINI

Hal inilah yang menjadi Misi saya yang terkandung dalam pembuatan Blog ini, yaitu, untuk belajar alkitab bersama-sama dengan Saudaraku umat Kristiani yang mendapat kesempatan untuk membaca tulisan saya ini, khususnya Saudaraku yang ada di Gereja Kharismatik atau Pantekosta.

Dengan harapan, semoga tulisan saya ini bisa bermanfaat sebagai katalisator dalam belajar alkitab.

Tuhan Yesus memberkati 

rogermixtin09's picture

@Kiem,once upon a time in America.Wong fei hung.

Salam sdr Kiem

Anda sudah pernah nonton film Jet Li dalam" once upon a time in America ?" Didalam film tersebut Jet Li bermain sebagai Wong fei hung pendekar tangguh dari daratan cina yang sedang  dalam perjalananya di America,menuju ke China town untuk meresmikan toko po chi lam......

Dalam perjalanan, kereta yang ditumpanginya diserang suku Indian,kereta pun terjun ke sungai bersama Wong fei hung yang tidak sadarkan diri.Setelah sadar ternyata dia berada ditengah-tengah suku Indian lain yang menyelamatkanya,,,,namun sayang dia lupa ingatan....akhirnya dia hidup dengan mereka.

Pada suatu saat dia berkuda dengan 2 orang indian yang sudah seperti saudara,menuju ke atas bukit dan memandang pemandangan alam yang menakjubkan sambil berbincang....

Si Indian berkata " suatu saat nanti semua suku Indian pasti akan bersatu " Wong fei hung pun menjawab " ya benar saudaraku,,,saya pasti pulang kampung"....Teman mereka si Indian yang ketigapun manggut-manggut belagak  mengerti bahasa cina lalu menjawab " ya,ya,ya,,,,,memang sungguh indah pemandanganya" Lalu mereka bertigapun berangkulan mesra tanda saudara,,,,,,

Trims

 

Tuhan Yesus memberkati

Kiem's picture

@Rogermixtin, Sejauh itukah?

Salam Dalam Kasih Tuhan Yesus Kristus

Rogermixtin menulis :

Dalam perjalanan, kereta yang ditumpanginya diserang suku Indian,kereta pun terjun ke sungai bersama Wong fei hung yang tidak sadarkan diri.Setelah sadar ternyata dia berada ditengah-tengah suku Indian lain yang menyelamatkanya,,,,namun sayang dia lupa ingatan....akhirnya dia hidup dengan mereka.

Pada suatu saat dia berkuda dengan 2 orang indian yang sudah seperti saudara,menuju ke atas bukit dan memandang pemandangan alam yang menakjubkan sambil berbincang....

Si Indian berkata " suatu saat nanti semua suku Indian pasti akan bersatu " Wong fei hung pun menjawab " ya benar saudaraku,,,saya pasti pulang kampung"....Teman mereka si Indian yang ketigapun manggut-manggut belagak  mengerti bahasa cina lalu menjawab " ya,ya,ya,,,,,memang sungguh indah pemandanganya" Lalu mereka bertigapun berangkulan mesra tanda saudara,,,,,,

Kiem :

Saya kira tidak sejauh itu yang terjadi

Kalau saya membaca 2 (dua) komentar anda terakhir, nampaknya kita belum berangkulan mesra seperti komentar anda yang saya merahkan itu.

Saya bisa memakluminya, karena kita masing-masing saling berkomentar menurut gaya bahasa masing-masing, dan saling mengomentari berlagak saling mengerti bahasa masing-masing seperti Indian orang ketiga ketiga yang anda sebutkan diatas.

Apa yang saya kehendaki sekarang, belum tentu sama dengan yang anda kehendaki, namanya saja "BERLAGAK".

Tetapi yang pasti, kita sudah seperti saudara dekat sekarang, karena kita sudah sama-sama lupa ingatan (Ingatan terhadap pertengkaran kita di blog saya dan di blog Anda.

Saya memulai persaudaraan kita yang baru ini dengan komentar saya DISINI

Inti dari pesan saya yang baru adalah LINK yang saya pasang disitu, atau saya copy lagi initinya :

"Kita menyimpulkan, bersama dengan para tokoh Reformasi, bahwa bahasa lidah yang sejati adalah berbahasa dalam bahasa manusia lain yang nyata, yang tidak pernah dipelajari yang bersangkutan sebelumnya, dan bahwa karunia bahasa lidah ini sudah berhenti sejak abad pertama, bahkan sebelum proses pewahyuan berhenti."

Hal inilah sebenarnya yang akan saya bahas dengan anda, apakah pengajaran yang anda terima sebelumnya adalah yang mengatakan bahwa bahasa lidah Sudah berhenti?.

Dugaan saya kepada anda sebelumnya, bahwa yang menyebabkan perdebatan saya dengan anda  sebelum ini adalah ajaran yang mengatakan demikian, dan saya mengharap anda akan bereaksi karena link tersebut.

Memang gaya bahasa saya terlalu halus, mengingat kita sudah berdamai dan sekarang sudah bersaudara.

Selain itu, dari LINK tersebut, ada juga seorang muridnya penulis tulisan yang saya LINK yang ada di SS ini yang saya harapkan dapat memberi penjelasan mengenai ajaran tersebut dalam LINK yang saya buat.

Kiranya sampai disini dulu komentar saya.

Tuhan Yesus memberkati

rogermixtin09's picture

@Kiem,,,i beg you,,,,please..stop this before we fight again.

Salam dalam kasih Yesus kristus

Setelah kita berdamai pada blog saya,besoknya anda "rindu pada saya"(komentar saya untuk kerinduan anda itu).......lalu anda menjawab komentar saya,yang saya balas dengan komentar mengenai Blognya smile...saya melakukan itu karena saya sudah bilang saya tidak mau lagi jadi batu sandungan terhadap anda..........kembali anda mengomentari dengan mempermasalhkan LINK yang anda berikan,,,,LiNk yang anda berikan saya tidak pernah membacanya,karena itu komentar jaka sembung naik ojek...........maka saya memutuskan untuk tidak membalas lagi komentar anda karena kita akan terjerumus pada perdebatan warung kopi........sekali lagi saya tidak pernah membaca LINK yang anda berikan itu,,,,,,,Namun tadi pagi saya penasaran juga dengan LinKnya lalu saya membacanya,dan ternyata memang Link yang anda berikan itu belum pernah saya baca sebelumya,,,,jadi trims atas LinknYa itu....Untuk itu saya membals komentar anda dengan cerita Wong fei hung itu dengan harapan anda mengerti bahwa kita akan terjerumus dalam debat warung kopi..........tetapi anda ternyata tidak mengerti-mengerti juga.......anda tetap membalas komentar saya dengan mempermasalahkan Link itu lagi,,,,maaf sdr Kiem,,,,sudah benar kita jangan berdebat soal ini lagi,,,ok,,,,,Please.....

kalau anda membalas komentar ini saya tidak akan membalasnya lagi,,,,,kita tetap bersaudara dalam Tuhan.....trims.

Tuhan Yesus memberkati

Kiem's picture

@ Rogermixtin, Maafkan, dan terimakasih atas kesediaannya

Salam Damai Sejahtera Saudaraku Rogermixtin.

Maafkan saya karena merepotkan anda dengan komentar saya.

Terimakasih atas kesediaan anda telah mengomentari blog saya ini, sehingga dengan komentar anda, saya sudah lebih jauh menjelaskan Tulisan saya.

Semoga dengan komentar anda dan dengan saya menjawab komentar anda, para pembaca blog ini semakin memahami apa yang ingin saya sampaikan dalam blog ini.

Sekali lagi terimakasih, karena dengan mempersoalkan LINK itu, saya mempunyai waktu untuk menunggu muridnya pembuat tulisan yang saya link itu, walau tak kunjung datang ke blog saya ini.

Intinya, SAYA GAGAL MEMANCING. 

Maafkan saya.

Tuhan Yesus memberkati

rogermixtin09's picture

@Kiem,your welcome

 

Tuhan Yesus memberkati

rogermixtin09's picture

Konsep Tritunggalnya Nabi Kiem.

Menurut alkitab, sangat sederhana. 3 ya 3, satu ya satu, hanya itu, tidak perlu dikaji terlalu jauh. Karena didalam Alkitab sudah sangat jelas peranannya masing-masing (Allah Bapa, Anak Allah dan Roh Kudus).