Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs SABDASpace

Loading

manusia biru's blog

manusia biru's picture

Dari Buku Harian Sampai ke Vlog

Menulis peristiwa sehari-hari yang kita alami itu menyenangkan. Bukan karena kurang kerjaan, tetapi sebagai terapi psikologis yang nyaman. Betapa nyamannya sampai-sampai aku bisa mengekspresikan segala hal dengan bebas, dan tidak ada seorang pun yang mengecamku, meragukanku, memojokkanku, atau menertawakanku. Itulah sekilas pengalaman indahnya menulis buku harian. Seiring berjalannya waktu, buku harian mulai tertumpuk rapi di rak paling atas.

Beralih ke blog, yang sebenarnya tidak sebaik buku harian .. hehe. Bereskpresi apa saja tetap bisa dilakukan, tetapi tak sebebas dulu. Banyak orang suka omong, omong ini itu meski belum tentu paham benar konteksnya .. duh. Blog memang menarik, memberi ruang bebas untuk menulis dan direspons, tetapi tak seindah buku harian yang kesannya memang ekslusif. Sama-sama fungsinya, tetapi tak memiliki "keindahan" yang sama.

manusia biru's picture

Hening di Keramaian

Semalam ada kesempatan makan di warung sederhana, bukan restauran ... karena kalau makan di restauran hanya terjadi ketika aku dapat undangan hajatan. Lumayan banyak pembelinya, dan aku duduk di tempat paling ujung, di dekat pasangan suami istri dengan seorang anaknya. Soto berkuah panas dengan aroma rempah-rempah sudah disajikan di depanku .. mantap. Sesendok demi sesendok kusantap ...

manusia biru's picture

Jalan Hidup Seseorang

Setiap orang memiliki jalan hidup masing-masing. Jalan hidup itu ditentukan oleh Tuhan, Sang Pencipta dan Perancang yang andal. Sadar atau tidak, kadang-kadang kita merasa iri dengan kehidupan orang lain, bisa saja teman, saudara, atau bahkan tetangga, yang hidupnya lebih enak, kecukupan, dan terbilang "mudah". Wah, kalau dipikir-pikir, siapa juga yang tidak mau hidup "mudah" ... apa-apa bisa didapat dengan cepat, gampang, dan tidak perlu banyak keringat. Namun, di satu sisi, ada orang-orang yang justru hanya pingin punya satu almari saja sampai ditunda-tunda berbulan-bulan ... tabungan belum cukup, tabungan belum cukup, masih kurang, masih kurang ... wah, malah terpakai untuk ini itu ... kapan belinya coba??!

manusia biru's picture

Menang atau Kalah

Kecenderungan setiap orang pasti ingin dinilai baik oleh orang lain. Jika ada hal-hal yang tak beres/bermasalah dan diketahui orang lain, kita cenderung ingin banyak berargumen untuk membela diri. Tidak salah, karena memang kecenderungan manusia itu seperti ini. Namun, sebagai orang yang sudah ditebus Allah, kita sudah tidak berhak lagi memiliki diri kita sendiri apalagi membela diri. Hidup baru yang sudah kita terima dari Allah, hanya karena anugerah Allah saja. :)

manusia biru's picture

Membandingkan Itu Menyenangkan

Membandingkan itu menyenangkan

Bebas dari tuntutan ...

Siapa yang suka dibanding-bandingin?

Siapa yang mau dianggap lebih jelek/tak layak?

Siapa yang menolak dianggap lebih baik, lebih jago, lebih menarik?

manusia biru's picture

Cerita

Tidak semua orang bisa mengerti keadaan kita sepenuhnya. Bahkan, apa yang kita rasakan ketika kita bercerita dengan orang lain, mereka belum tentu bisa merasakannya juga ... simpati iya, tapi saat itu. Mungkin beberapa orang bisa membawa cerita dalam doa-doa mereka, dan berharap Tuhan intervensi atas keadaan/perasaan tersebut.

manusia biru's picture

Menghargai Setiap Pengalaman

Setiap orang pasti punya pengalaman, baik itu pengalaman baik maupun buruk. Biasanya yang diingat-ingat pasti pengalaman yang paling menyenangkan atau malah yang paling menyedihkan .. pokoknya yang paling-paling.. hehe. Kalau ingat pengalaman yang paling baik, pasti senyum akan merekah dan harapan menjadi melambung. Tapi kalau ingat pengalaman yang menyedihkan, haha ... muka masam dan mata sembab mulai menghiasi raut wajah. Itu masih mending kalau cuma seperti itu, ada juga yang malah tidak berpengharapan saking pahitnya pengalaman itu, dan tidak bisa hilang dari ingatan. Bahaya!

manusia biru's picture

Mengampuni. Mudahkah?

Kalau disuruh milih, ya pilih bisa mengampuni. Dulu pernah memilih tidak mau mengampuni, tapi toh malah rugi sendiri ... hati dan pikiran jadi kemana-mana.

Kalau disuruh milih, ya pilih bisa mengampuni, tapi ternyata langkah selanjutnya setelah berucap, "Iya deh, saya maafin kamu," susahnya minta ampun untuk dijalani. Namanya juga manusia,  meski berucap memaafkan tetap saja masih ada ganjelan... aneh sih, tapi beberapa mengalami ini. Ya bisa dibilang tidak tulus dalam memaafkan.

manusia biru's picture

Sakitnya Cepat, Pulihnya Lama

Disadari atau tidak, kondisi rohani seseorang itu sama seperti penyakit -- datangnya cepat, pulihnya lama. Kemarin lihat anak kecil jatuh karna lari terbirit-birit, entah dikejar apa juga tidak jelas. Mak bruk!! Untung hanya lututnya yang lecet-lecet karna tergesek aspal kasar di jalan depan rumah. Mukanya memerah, mau nangis... nggak jadi, mungkin malu. Jalannya terpincang-pincang setelah itu. Pagi tadi, aku lihat... lecetnya masih nempel di lututnya, nggak pergi-pergi juga. Lebam sedikit rupanya.

manusia biru's picture

Semangat Berkobar-kobar Belum Tentu Benar

Beberapa hari yang lalu, salah satu acara TV menampilkan diskusi tentang politik di tanah air. Katakanlah tentang kapolri. Banyak yang ngomong ini itu ... dan suasana masih tamvak baik-baik saja.

Ketika ada seorang perempuan mengungkapkan pendapatnya ... wow!! Semua mata tertuju padanya, ekspresi serius, mengernyitkan dahi, senyum-senyum ... perempuan itu makin menggebu-gebu menyampaikan pendapatnya. Apalagi ketika orang-orang di ruangan itu memberi tepuk tangan ... entahlah apa maksudnya: terlalu "LIKE" dengan pendapatnya atau memang sekadar ekspresi / tuntutan dari sutradara. Lama perempuan itu berkata-kata. Salah satunya mengatakan bahwa Anda-Anda di sini, yang duduk di DPR, digaji oleh rakyat ... apa kalian-kalian ini tidak malu sama rakyat. Bawa laporan sana-sini, rapat lagi, tapi nggak ada hasilnya. Indonesia sekarang ini sedang dalam bahaya. Kita seperti tidak punya presiden sekarang ini. Kita harus melakukan sesuatu ... bla bla bla. Perkataan ini tidak sama persis waktu itu, tapi setidaknya secara garis besar begitu. Si pembawa acara terlihat terpukau ...

manusia biru's picture

Jadi Dampak yang Baik di Internet

Zaman sudah semakin maju, komunikasi bisa dilakukan dengan lebih mudah, dan respons pun bisa diterima dengan lebih cepat. Senang bisa hidup di zaman ini asal tidak "buta" teknologi, khususnya internet. Banyak hal yang bisa didapatkan, dipelajari, dicoba, dan dibagikan. Dulu, ada yang namanya Friendster .... wah seneng banget waktu itu, karna bisa dapat banyak teman, walau nggak semua dikenal, tapi lumayanlah nambah relasi. Yang kuinget lagi dari Friendster tentang background situsnya, yang bisa diganti-ganti sesuai mau kita. Dulu sih Friendster sudah termasuk sosmed yang sangat menarik, tapi sekarang perlahan sudah digeser oleh Facebook ..... bukan digeser lagi dink tapi disenggol terus ... hahaha... kan Facebook lebih tenar, lebih lama juga tenarnya sampai sekarang. Facebook menarik sih, selalu ada fitur baru, selalu ada yang baru dan banyak pengembangan. Kalau dipikir-pikir, Friendster dan Facebook atau sosmed yang lain, intinya sama untuk berteman dengan orang yang dikenal, tidak dikenal, tambah informasi, dan bagi-bagi update status.

manusia biru's picture

Hati untuk Indonesia

Memikirkan Indonesia ke depan memang menjadi pergumulan banyak orang yang punya "hati" untuk Indonesia. Apa jadinya Indonesia di masa yang akan datang? Mengikuti perkembangan berita saat ini apalagi setelah pilpres berlangsung, penghitungan suara sedang dalam proses... ada kegamangan yang semakin menjadi-jadi. Banyak berita yang "tak sama" berlalu-lalang di pikiran masyarakat, banyak gosip yang tak menyenangkan di satu pihak, tapi di pihak lain sangat menyenangkan, banyak perkataan pujian-celaan yang sudah tumpang tindih tanpa tahu mana yang benar, banyak lagiiiii..

manusia biru's picture

Berharap Indonesia Jadi Lebih Baik

Sebentar lagi akan ada Pilpres. Baru kali ini juga, seumur-umur aku jadi warga negara Indonesia, pemilu pilpres ini terkesan sangat bergairah. Bergairah dalam banyak hal, terutama dalam mengamati setiap sisi kehidupan capres dan cawapres. Wow ... menarik sih. Bukan karena kenapa-kenapa atau ada apa dengan capres dan cawapres, tetapi senang saja melihat antusias rakyat Indonesia dalam memperhatikan, menyelidiki, dan mengikuti perkembangan berita tentang hal ini.

manusia biru's picture

Puasa dan Godaan

Dalam masa perenungan, aku berpikir mengapa Yesus dicobai oleh Iblis sampai 3 kali, dalam kondisi pas puasa. Bukankah Iblis bisa menggoda/merayu manusia kapan saja ... mengapa pas menggoda Yesus, justru pas puasa ya.

manusia biru's picture

Cinta Beda Keyakinan

Kalau jatuh cinta dengan seseorang yang beda keyakinan dengan kita ... nggak boleh ya? Boleh-boleh saja kan ya, masa cuma jatuh cinta tidak boleh. Kalau seandainya setelah jatuh cinta berujung pada cinta beneran dan tidak mau berpisah, ini baru jadi masalah kan.

manusia biru's picture

Sedikit Kekesalan Dengan Kata "Mengalir" Versi Orang Kristen

Beberapa waktu ini, aku sangat terganggu dengan kata-kata teman yang segereja denganku.

"Ah, biar mengalir saja. Bersama Tuhan, mengalir saja...pasti bisa."

Apanya yang mengalir?? Air ... iya!!

manusia biru's picture

Pengaruh Buruk

Akhir-akhir ini, banyak terdengar berita tentang tindak asusila terhadap anak-anak sekolah. Wah, kok semakin lama semakin tragis begini ya pendidikan di Indonesia. Ada ketakutan tersendiri untuk melihat bagaimana pendidikan di Indonesia ke depannya ....

manusia biru's picture

Hal Baik Dalam Peristiwa Buruk

Orang tua bilang bahwa setiap peristiwa yang terjadi dalam kehidupan kita, pasti ada  hal baik yang tersimpan di sana. Apakah benar dalam setiap peristiwa selalu ada hal baik yang bisa kita petik? Peristiwa hanyalah peristiwa .... datang dan pergi. Ada hal baik atau tidak, ya ... tergantung kita menyikapinya ... hehe. Kalau dipikir sih bener juga. 

manusia biru's picture

Pemikiran Saya Tentang Cinta Manusia

Baru-baru ini berita tentang Ade Sara ramai dibicarakan. Seorang cewek yang meninggal karena dibunuh oleh sepasang kekasih, yang konon mereka pernah menimba ilmu di bawah atap sekolah yang sama (semasa SMU). Zaman sekarang ini, kejadian semacam ini hampir-hampir tidak mengagetkan karena entahlah ... mungkin salah satunya karena sudah terlalu sering mendengar berita tentang kematian seseorang karena dimutilasi/dibunuh dengan cara yang lainnya. 

manusia biru's picture

Gadget oh Gadget

Tiba-tiba aku ngebayangin kalau seandainya zaman Tuhan Yesus dulu sudah ada gadget ... gimana ya situasi gereja saat itu. Mungkin sama seperti saat ini.

Kalau lihat film Tuhan Yesus, terutama pas Yesus masuk ke Bait Allah dan hendak membacakan firman Tuhan ... suasana sangat khsusuk, tenang ... hampir semua orang yang ada di situ menghargai firman Tuhan yang ingin disampaikan. Yah, walaupun di film itu, yang saya ingat, Yesus berkata, "Demikianlah firman Tuhan digenapi ...." (kurang lebih begitu intinya) dan respons semua orang di situ, "Haaa ... firman Tuhan digenapi." Saat itu, ada respons langsung terhadap firman Tuhan yang disampaikan.