Allah

pwijayanto's picture

Menguji alam ROH, "Mendengar Suara Roh Kudus itu mudah"

Seseorang membuat website ( http://www.freewebs.com/rohkudus/ ), dan menulis di bagian depan website itu:

andryhart's picture

Di mana Allah?

Ketika mengalami cobaan, kita selalu bertanya di manaAllah pada saat kita membutuhkan?

anakpatirsa's picture

Teologia

Teologia yang artinya "ilmu tentang Allah" membuat banyak orang terganggu. Tidak hanya satu dua yang alergi terhadap istilah ini. Seperti kata C.S. Lewis tentang pilot tempur yang berkata, teori tentang Allah tidak berguna baginya. Sebagai anggota pasukan tempur, ia juga religius. Mengetahui Allah itu ada, bahkan merasakan-Nya saat di kepekatan malam sendirian di padang gurun.

Aries Yunarta's picture

Kehendak Allah Dapat Berubah

Hari minggu kemarin, seperti biasa saya ikut kebaktian di
gereja saya. Ketika Firman Tuhan akan di sampaikan Gembala Sidang saya memperkenalkan seorang Pendeta yang akan melayani Firman Tuhan saat itu.

 

NoStressInDepress's picture

Doa Paling Dashyat Sejagad dan Sepanjang Abad

Mengenai Praktek Doa Pribadi Tuhan Yesus, 

Siapakah Yesus Menurut Injil Yohanes ? 

Uria, Uria

derap kaki kuda gemuruh roda kereta

tinggalkan kota tersayang istri tercinta

berkepul debu gemuruh makin jauh

dihantar senyum puas sang baginda di atas menara

terpadam gelisah hati seorang perempuan istri perwira

DEDE WIJAYA's picture

ALLAH TRITUNGGAL

Doktrin Allah Tritunggal atau Trinitas merupakan doktrin yang sukar dan membingungkan kita. Kadang-kdang orang Kristen dituduh mengajarkan pemikiran yang tidak masuk akal (logika), yaitu 1+1+1=1. ini merupakan pernyataan yang salah. Mengapa tidak memakai formula 1x1x1=1 atau 1:1:1=1? Istilah Trinitas bukan menjelaskan relasi dari Tiga Allah (ini yang sering dikatakan oleh sekte Unitarian kepada Orang Kristen). Tritunggal bukan berarti triteisme, yaitu di mana ada tiga keberadaan yang tiga-tiganya adalah Allah. Kata Trinitas dipergunakan sebagai usaha untuk menjelaskan kepenuhan dari Allah, baik dalam hal keesaan-Nya maupun dalam hal keragaman-Nya.

NoStressInDepress's picture

Pro dan Kontra Kata ALLAH

Apakah nama Tuhan kita adalah Allah ??

Atau Allah hanya sebuah gelar, jabatan ?  

Sigit's picture

Manusia di dalam Allah

"Berfirmanlah Allah: "Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan
rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan
burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas
segala binatang melata yang merayap di bumi. Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar
Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka." (Kej 1:26-27)

Sigit's picture

Pada Mulanya, Allah

"Pada mulanya, Allah menciptakan langit dan bumi" (Kej 1:1, Indonesia Terjemahan Baru)

Pada
mulanya adalah Allah. Segala sesuatu berasal dari Allah. Tanpa Allah
tidak akan ada yang namanya kehidupan sejati, sebab Pribadi yang
memiliki inisiatif untuk menciptakan segala sesuatu adalah Allah.

Debu tanah's picture

Mengapa Allah Menciptakan Manusia ?

Mengapa Allah menciptakan manusia? Apa tujuan Allah menciptakan Manusia? Bukankah Allah itu Sempurna? Bukankah sudah ada malaikat untuk melayani Dia? Lalu untuk apa Allah menciptakan manusia? Apa Allah itu kurang kerjaan menciptakan manusia? Manusia yang diketahui-Nya akan jatuh ke dalam dosa?

Cuka di atas luka

Selama aktif di gereja, baru sekali itu aku hepi banget. Artikelku dimuat di majalah pemuda gereja. Di rumah aku masih menyimpan 4 artikel yang siap kirim, tinggal moles dikit. Agar lebih kinclong, aku menemui pimpinan redaksi majalah itu dan bertanya, “Apa yang menarik dari artikel saya sehingga dimuat?”’

DEDE WIJAYA's picture

MELIHAT ALLAH

SEEN THE FATHER

Pdt. Rudi Gunawan, STh

Pdt. Rudie Gunawan, S.Th dari Institut Reformed Jakarta yang dulunya berlatar belakang gereja Bethel membawakan seminar MELIHAT ALLAH (SEEN THE FATHER) di Gedung JBN Jogja selama dua hari 13-14 Februari 2008. Acara ini diikuti oleh 25 orang jemaat dan beberapa gereja di Jogja. Ibu Chrismiarti yang berusia 75 tahun memaparkan bahwa ia mengetahui acara-acara ini dari anaknya di Jakarta yang biasanya mengikuti Program Intensif STRIJ (Sekolah Teologi Reformed Injili Jakarta). Meski usia sudah sepuh, namun semangat mempelajari dan mendalami Alkitab tetap menggebu-gebu dalam dirinya. Cinta akan Tuhan telah membawa ibu ini mengikuti Seminar SEEN THE FATHER. Dalam beberapa seminar MRII (Mimbar Reformed Injili Indonesia) Jogjakarta, ibu yang berasal dari GKJ ini juga tampak hadir.

DEDE WIJAYA's picture

100 Ayat Bukti Yesus adalah ALLAH SEJATI

100 AYAT YANG MEMBUKTIKAN BAHWA

YESUS ADALAH ALLAH SEJATI

 

Rusdy's picture

Allah Kita Maha Besar

Setelah banyak yang terjadi di sabdaspace, jadi lagi mood buat nge-blog yang topik kagak nyambung nih:

Baron Arthur's picture

Di mana Allah ketika saya menikmati? (6)

Dikutip sebagian dari buku Mari Menikmati!

5. Kenikmatan sementara adalah Anugerah Allah untuk memuliakan Allah dan belajar menikmati Allah
Cara pandang ini melihat bahwa ketika Allah selesai mencipta, Ia mengatakan, “Sungguh amat baik”. Ada kepuasan dan kenikmatan di dalamNya. Ia memberikan kenikmatan ini kepada manusia yang dicipta dalam GambarNya. Manusia bisa berpikir, merasakan, menikmati dan puas baik di dalam hubungannya dengan Penciptanya maupun dengan semua ciptaan yang lain. Hanya manusia yang bisa menikmati semua relasi ini dengan baik.
Masalahnya manusia jatuh dalam dosa yang membuat semua kenikmatan itu dicemari oleh dosa. Tetapi bukan berarti harus membuang semua kenikmatan yang pada awalnya adalah pemberian Allah bagi manusia.

Baron Arthur's picture

Di mana Allah ketika saya menikmati? (5)

Dikutip sebagian dari buku Mari Menikmati!

4. Menikmati tapi tanpa hasrat untuk mengejar kenikmatan
Kita mungkin seringkali kaget dan kagum melihat orang-orang yang kelihatan begitu pasrah dan menerima segala sesuatu yang terjadi di dalam dunia ini. Bahkan mereka menjadi orang-orang yang tidak memiliki hasrat untuk mengejar kepuasan, kebahagiaan dan kenikmatan. Apapun yang terjadi mereka bisa menerimanya karena mereka tidak merasa bisa melakukan sesuatu untuk merubahnya. Banyak orang ketika melihat orang-orang seperti ini merasa iri dan menginginkan untuk menjadi seperti mereka sehingga hidup bisa lebih tenang dan menerima realita.

Baron Arthur's picture

Di Mana Allah ketika saya menikmati (4)

Dikutip sebagian dari buku Mari Menikmati!

3. Membuang sebagian dan mengejar sebagian
Cara pandang ketiga ini dimiliki oleh orang-orang yang tidak ingin mengejar kenikmatan sementara dan ingin menjadi orang-orang yang bisa membuang semua kenikmatan sementara, tetapi menyadari bahwa banyak kenikmatan yang mereka perlukan yang bisa memuaskan hidup mereka. Orang-orang ini berada di persimpangan. Mereka kadang-kadang merasa bahwa mereka adalah orang-orang yang saleh, tetapi juga merasa diri mereka sebagai orang-orang berdosa yang tidak sanggup menahan keinginan diri mereka untuk menikmati kenikmatan yang ditawarkan oleh dunia ini. Kadang-kadang mereka juga meragukan pemikiran2 dari tokoh2 agama yang fanatik yang sepertinya melarang semuanya.

Orang-orang yang berada di dalam cara pandang seperti ini seringkali dianggap kompromi oleh orang-orang yang fanatik, tetapi dianggap kurang berani oleh orang-orang yang mengejar kenikmatan. Merekapun merasa seperti memiliki standar ganda. Yang ini boleh, sedangkan yang lain tidak boleh. Siapa yang membuat standar? Sebagian standar dari agama dan kepercayaan mereka, sedangkan sebagian lagi adalah standar dunia yang bagi mereka harus diikuti kalau tidak mau tersingkir dari dunia . Mereka kadang-kadang merasa sebagai orang-orang yang lemah di dalam hal-hal yang seharusnya mereka bisa berusaha lebih keras lagi.

Allah kadang-kadang dianggap sebagai pemberi segala berkat dan kenikmatan, tetapi juga kadang-kadang dilihat sebagai Jaksa yang sedang menuntut dan Hakim yang memandang diri mereka sebagai orang yang berdosa dan telah melakukan kesalahan. Ketika membuang dan menolak kenikmatan sementara mereka menganggap Allah menyertai mereka, tetapi ketika mereka mengejar kenikmatan sementara, mereka berusaha lari menjauhi dan menghindar dariNya.

Kebimbangan dan perasaan bersalahlah yang membuat orang-orang dengan cara pandang ini biasanya tidak akan lama dan berpindah kepada cara pandang yang lain. Cara pandang ini biasanya menjadi cara pandang peralihan dari orang-orang yang sedang bergumul dalam hidupnya untuk menjadi lebih baik lagi.

Baron Arthur's picture

Di Mana Allah ketika saya menikmati (3)

Dikutip sebagian dari buku Mari Menikmati!

2. Membuang semua kenikmatan sementara. Cara pandang kedua ini dimiliki oleh orang-orang yang menganut agama dengan fanatik. Umumnya mereka mengajarkan bahwa kalau mau mendapatkan kenikmatan yang tertinggi/kekal seharusnya menjauhi dan membuang kenikmatan sementara yang hanya membuat manusia berdosa dan menjauhi Penciptanya. Pemikiran ini hanya berpusat kepada manusia yang jatuh dalam dosa.

Tampilan Terbaik di 1024 x 768