YLSA SABDA.org Blog SABDA SABDA Katalog

ibu

ebed_adonai's picture

"Bapak Bicara Pake Bahasa Apa Ta?"

 

“Pak, bapak bicara pake bahasa apa ta, pak?” demikian tanya putri ragilku pada suatu hari, dengan penuh rasa ingin tahu dan pandangan yang berbinar-binar. Saat itu aku baru saja habis berbicara dengan inang di telepon (pembicaraan di telepon itu merupakan bagian dari kisahku yang lain di sini), dengan menggunakan bahasa daerah kami, Batak Toba…
“Ada deh, Ndut,” jawabku saat itu ringan kepada boloku itu, yang meski sekarang sudah tidak ndut lagi, namun tetap kupanggil demikian, karena itulah panggilan sayangku padanya dari kecil (sebaliknya, ia juga membuat semacam panggilan sayang kepadaku, yaitu Chupi, yang katanya berasal dari nama boneka kelinci kesayangannya).
ms. hanni's picture

Tujuh Bidadari

Tepat pada hari Valentine kemarin, saya berkesempatan untuk melihat bidadari. Ya, bidadari yang cantik, anggun, dan pintar ! Dan bukan hanya satu, tapi tujuh bidadari. Bahkan saya sempat mengabadikan mereka, dalam ingatan dan kamera saku saya.

Hery Setyo Adi's picture

Ibu (Gali Kata Alkitab dalam Tinjauan Tulisan Ibrani Kuno)

Ibu

Kata “ibu” berasal dari bahasa Ibrani ’em (alef-sere-mayim). Kata ini dijumpai pertama kali dalam Kejadian 2:24 ‘immo, yang berarti “ibunya”. Sebelum tanda huruf hidup dipakai dalam sistem tulisan Ibrani, kata ’em ditulis dengan dua huruf mati “alef” dan “mayim”. Dalam piktograf (tulisan gambar) Ibrani kuno, “alef” adalah gambar kepala sapi jantan yang melambangkan “kekuatan”, sedangkan “mayim” adalah gambar air yang antara lain membawa ide “air” atau “cairan”. Gabungan piktograf “alef-mayim” (yang diterjemahkan “ibu”) membawa ide “cairan yang kuat”.

ms. hanni's picture

Pak, Bantu Ibu Ya

Suatu hari, saya bertemu dengan seorang teman lama di dunia maya. Lalu kami mengobrol lewat Yahoo! Messenger. (Ah, saya selalu kagum dengan teknologi chatting ini. YM membuat saya bisa mengontak teman-teman di berbagai belahan dunia dengan mudahnya. Ck ck ck…)

Tak lama, teman pun bercerita tentang istrinya.

Saya : kenapa ?

Teman : istri gua sering ngomel kalau gua pulang. Stress kale di rumah terus ngurus anak-anak.

Saya : sama dong, gua jg dulu gitu.

Lalu saya pun teringat masa lalu.

fresh salad's picture

Mami

Hmmm... ditemani sebotol yakult dan semangkuk stroberi, jari saya jadi lebih bersemangat menari di atas keyboard. Mami. Ya, Mami yang menyediakan semuanya ini. Sejak beliau tahu saya suka makan stroberi, sekarang setiap 2-3 hari sekali selalu ada stroberi di kulkas. Mami memang selalu begitu.

Ari_Thok's picture

Ibu Penjual Karak

Tangan ibu itu seperti tak kenal lelah menumbuk nasi yang baru saja diangkat dari dandang. Tangan ibu itu pula yang sejak puluhan tahun yang lalu memegang kemudi sepeda ontel, menempuh puluhan kilometer menjajakan sepatu dan sandal kulit ke desa tempat tinggalnya semasa dia kecil. Seorang ibu yang tak kenal menyerah memperjuangkan dan membesarkan anak-anaknya.

Ari_Thok's picture

Sakit dan Kasih Sayang Orang Tua

Hari Kamis dan Jumat Akhir pekan ini aku harus mengisinya dengan terbaring di tempat tidur karena sakit. Sakit benar rasanya sampai aku terkadang merintih lewat mulutku. Kamis pagi sekitar pukul 3 dini hari, perut rasanya perih dan sakit. Sempat kucoba tahan dengan mencari posisi tidur yang nyaman sampai jam 6 pagi akhirnya aku ke toilet. Cairan yang cukup banyak pun keluar saat BAB. Tentunya perih dan rasa sakit perut yang melilit pun menyertainya. Kupikir itulah akhir penderitaanku di pagi itu, tetapi ternyata baru awal penderitaan dari sakitku. Perut masih perih, ditambah mual mau muntah rasanya dan inipun berefek juga pada badanku yang mulai demam sampai pusing-pusing.

Samuel Franklyn's picture

Mengenang Mami

Mamiku Hanna Setiawati Soendari kembali ke surga pada 3 Maret 2008 pukul 23.45. Mami selalu merawatku dengan sangat baik. Kepergiannya sangat cepat dan tiba-tiba. Dia bahkan tidak memberikan pesan terakhir apapun.
Mami, aku sangat kehilangan mami dan aku akan selalu mengingat mami.

Tuhan memberikan tiga pesan kepadaku pada kebaktian penguburan mami:

clara_anita's picture

Pemberian yang Paling Berharga

Tidak Sayangku,
aku tidak berharap kau mendapat kekayaan dan kesuksesan.
Aku hanya berharap,
kau mendapatkan pekerjaan yang kau sukai,
keahlian yang bisa kausempurnakan,
rasa antusias yang bisa menerangi hatimu,
teman dan kekasih yang baik.

***

Melangkah Dengan Iman

Oleh : Mundhi Sabda H. Lesminingtyas*

Dengan banyaknya masalah yang Tuhan ijinkan terjadi dalam hidup saya,
saya menemukan 3 tujuan hidup. Yang pertama : mempersembahkan kembali
talenta yang telah Tuhan berikan. Yang kedua : membesarkan ketiga anak
saya dalam terang dan ajaran Kristus hingga mereka layak
dipersembahkan kepada Tuhan serta mampu membangun keluarga kudus. Yang
ketiga : menyediakan telinga bagi rekan-rekan senasib supaya mereka
tetap yakin akan kasih dan penyertaan Tuhan.

Dari ketiga tujuan tersebut, saya berusaha menulis untuk memuliakan
Tuhan. Saya juga harus membagi waktu dengan ketat supaya bisa tetap
bekerja untuk mendapatkan uang demi anak-anak, tanpa mengabaikan
perkembangan mereka. Untuk mencapai tujuan ketiga, sayapun bergabung
di LK3 (Layanan Konseling Keluarga & Karir) sebagai volunteer.