Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs SABDASpace

Loading

Mengapa Allah Menciptakan Manusia ?

Debu tanah's picture

Mengapa Allah menciptakan manusia? Apa tujuan Allah menciptakan Manusia? Bukankah Allah itu Sempurna? Bukankah sudah ada malaikat untuk melayani Dia? Lalu untuk apa Allah menciptakan manusia? Apa Allah itu kurang kerjaan menciptakan manusia? Manusia yang diketahui-Nya akan jatuh ke dalam dosa?

 

Kita mungkin tidak pernah berpikir dan tidak pernah menyadari bahwa Allah MEMBUTUHKAN manusia. Ekspresi Allah “tidak sempurna“ tanpa keberadaan manusia. Lho bukan kah Allah itu sempurna ?

 

Untuk apa manusia menciptakan mobil? Karena manusia butuh mobil untuk transportasi. Untuk apa manusia menciptakan komputer, karena manusia membutuhkannya untuk berhitung. Jadi manusia menciptakan sesuatu karena manusia membutuhkannya, demikian juga Allah menciptakan manusia karena Allah MEMBUTUHKAN manusia, Allah membutuhkan manusia untuk mengekspresikan diri-Nya. Sebagai ilustrasi: pernahkah anda merasa kasihan kepada orang yang buta? Belas kasih timbul dalam hati kita karena ada obyek dari belas kasih kita. Demikian pula Allah membutuhkan kita manusia sebagai obyek kasih-Nya. Allah membutuhkan manusia untuk mengekspresikan diri-Nya. Dari mana anda mengetahui bahwa anda mengasihi seseorang? Apa buktinya bahwa anda mengasihi seseorang? Cukupkah dengan mengatakan “aku mengasihi mu?”. Alkitab mengatakan “tidak ada kasih yang lebih besar dari pada kasih seseorang yang menyerahkan nyawanya untuk sahabat-sahabat nya”. Dan kita tahu Yesus Kristus menyerahkan nyawa-Nya di kayu salib untuk menebus manusia. Kasih Allah tidak mungkin terselami oleh pikiran manusia yang terbatas. Itu hanya dapat dibuktikan dengan pengorbanan Yesus di kayu salib.

 

“ ….betapa lebarnya dan panjangnya dan tingginya dan dalamnya kasih Kristus…. Efesus 3:18b – 19.

 

Jika Allah itu kasih mengapa Allah menciptakan dunia yang kita kenal seperti sekarang ini? Bayangkan KEHIDUPAN ini yang sudah Allah KETAHUI akan terjadi: Bumi penuh dengan kejahatan, ketidak-adilan, penyakit, dosa-dosa dan penderitaan yang tak terkatakan, bahkan bayi yang belum mengetahui apa-apa pun dihukum karena dosa manusia. Dibandingkan malaikat, Allah menciptakan manusia sedemikian lemahnya. Apalagi setelah manusia jatuh ke dalam dosa, kondisi manusia sangat kasihan sekali. Tidak ada harapan bagi manusia. Manusia tidak dapat menyelamatkan dirinya sendiri. Manusia sudah pasti akan BINASA dicampakkan ke dalam NERAKA yang kekal, karena penghakiman Allah. Tidak ada jalan lain, manusia membutuhkan Juru Selamat, maka Allah menyediakan jalan keselamatan melalui Anak-Nya Yesus Kristus. Inilah KASIH dan KEADILAN Allah.

 

Allah Tritunggal menciptakan manusia menurut gambar dan rupa-Nya (Kej 1:26). Apa maksudnya? Gambar Allah adalah Kristus. Kristus adalah model yang digunakan Allah untuk menciptakan manusia. “Ia (Kristus) adalah gambar Allah yang tidak kelihatan….” (Kolose 1:15). Maksud Allah adalah menciptakan manusia sebagai bejana tempat menampung Allah, untuk mengekspresikan Dia. Itulah sebabnya Allah menciptakan manusia menurut gambarNya, supaya Allah “klop” masuk kedalam manusia. Tubuh manusia dibentuk dari debu tanah, kemudian Allah menghembuskan nafas hidup ke dalam hidung manusia, sehingga manusia menjadi makhluk yang hidup.

 

Menurut Alkitab manusia terdiri atas 3 bagian yaitu: roh, jiwa dan tubuh.

“Semoga Allah damai sejahtera menguduskan kamu seluruhnya dan semota roh, jiwa dan tubuh mu terpelihara sempurna dengan tak bercacat pada kedatangan Yesus Kristus Tuhan kita. (1 Tesalonika 4:23).

“Sebab firman Allah hidup dan kuat dan lebih tajam daripada pedang bermata dua manapun; ia menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa dan roh, sendi-sendi dan sumsum (Ibrani 4: 12).

Dalam perjanjian lama Bait Allah terbagi atas 3 bagian yaitu: 1. pelataran luar, 2. tempat kudus, 3. tempat maha kudus. Ini juga menggambarkan manusia. “Tidak tahukah kamu, bahwa kamu adalah Bait Allah dan bahwa Roh Allah diam di dalam kamu? (1 Korintus 3:16). Jadi pelataran luar menggambarkan tubuh, tempat kudus menggambarkan jiwa, dan tempat maha kudus menggambarkan roh tempat Allah bersemayam. Roh manusia adalah nafas hidup yang dihembuskan Allah pada penciptaan manusia, sedangkan jiwa manusia terbentuk setelah debu tanah dihembusi nafas hidup ke dalam hidung manusia. Roh manusia merupakan pusat kehidupan manusia (Yakobus 2:26), sedangkan jiwa adalah pusat kepribadian manusia. Dapat disimpulkan bahwa manusia adalah jiwa dibungkus oleh tubuh sebagai “organ” luar dan roh sebagai pusat kehidupan & “organ” dalam untuk merespon Allah.

 

Adam sebelum jatuh kedalam dosa, roh-nya hidup, mampu merespon Allah, tapi belum ditinggali oleh Roh Kudus. Rencana awal Allah dalam pikiran-Nya sejak semula (saya menyebutnya rencana A) adalah menyalurkan Roh-Nya ke dalam diri manusia melalui Pohon Kehidupan. “Rohlah yang memberi hidup, daging sama sekali tidak berguna”, Yoh 6:63. Tetapi manusia tergoda oleh Iblis untuk memakan buah dari Pohon pengetahuan yang baik dan yang jahat, sehingga manusia jatuh kedalam dosa. Tetapi Allah tidak tinggal diam, Alkitab mengatakan Allah tidak mungkin gagal, Allah telah menyiapkan rencana B yaitu menyelamatkan manusia dengan menebus dosa-dosa manusia, dengan darah Anak Domba Allah, Yesus Kristus, supaya rencana awal Allah tersebut dapat terwujud.

 

Makna dari kejatuhan manusia kedalam dosa sangatlah dalam, manusia tidak hanya telah melanggar perintah Allah, berada dibawah penghukuman Allah dan terpisah dari Allah tetapi:

- roh manusia mati (tidak mampu merespon Allah)

- menerima pikiran, perasaan & tekad jahat

- tubuh manusia telah berubah menjadi tubuh dosa

 

Sekali seseorang percaya kepada Yesus Kristus maka Allah akan membangkitkan roh kita dan Allah Bapa akan menaruh Roh Kudus kedalam hati kita sebagai meterai (dilahirkan kembali). Roh Allah dan roh manusia menjadi satu, Roh Allah dan roh manusia bersekutu. “Tidak tahukah kamu, Roh Allah yang ditempatkan didalam dirimu, diinginiNya dengan cemburu?” Luar biasa, Roh Allah yang Maha Tinggi tinggal dalam diri kita! Allah tinggal didalam roh manusia berarti Allah menjadi sumber kehidupan bagi kita. Hal ini dalam Yoh 15:5 digambarkan sebagai Allah menjadi pokok anggur dan kita adalah ranting-rantingnya.

 

Ketika kita dilahirkan kembali, kita adalah bayi-bayi rohani. Allah menghendaki supaya roh kita dewasa. Roh kita menjadi dewasa dengan memberi makan dengan Roti Hidup yaitu Firman Tuhan. Bagaimanakah dengan jiwa (pikiran, perasaan dan tekad) serta tubuh manusia? Pikiran, perasaaan dan tekad serta tubuh harus ditanggulangi dengan salib Kristus. Jadi di satu sisi roh kita harus semakin dewasa & di sisi lain jiwa dan tubuh ditanggulangi dengan salib.

“Sebab aku tahu, bahwa didalam aku sebagai manusia tidak ada sesuatu yang baik. Sebab kehendak memang ada didalam aku, tetapi bukan hal berbuat apa yang baik. Sebab bukan apa yang aku kehendaki yaitu yang baik, yang aku perbuat, melainkan apa yang tidak aku kehendaki, yaitu yang jahat, yang aku perbuat… Aku manusia celaka! Siapakah yang akan melepaskan aku dari tubuh maut ini? Syukur kepada Allah! Oleh Yesus Kristus, Tuhan kita” Roma 7:18-19, 24.

 

Kita sering mendengar istilah “memikul salib”, namun saya terpaksa tidak menyukainya karena menurut saya istilah ini mengaburkan makna sebenarnya, saya lebih suka menggunakan istilah “disalibkan bersama-sama Kristus”. Inilah kehendak Allah supaya kita percaya bahwa kita telah turut disalibkan bersama-sama dengan Yesus Kristus supaya kita tidak lagi melakukan keinginan daging yang berdosa.

 

Tuhan Yesus selama hidup didunia ini adalah model manusia yang diperkenan Allah. Yang sulung diantara banyak saudara… Segenap pikiran-Nya, emosi-Nya, tekad-Nya serta tubuh-Nya tunduk kepada Roh-Nya. Tidak sedikitpun ruang bagi pikiran-Nya sendiri, emosi-Nya sendiri, serta tekad-Nya sendiri. Kita harus sungguh sungguh memahami hal ini serta berusaha dengan segenap hati kita untuk mewujudkannya dengan pertolongan kasih karunia Allah.

 

Manusia dalam Kerajaan Allah

Kerajaan Allah bukanlah sekedar memperoleh keselamatan atau hidup yang kekal, Allah berkenan menyalurkan sifat-sifat Ilahi yang SEMPURNA kepada manusia dengan cara masuk ke dalam manusia. Sekedar memperoleh keselamatan adalah masalah mudah, asal percaya kepada Yesus Kristus maka selamat. Selanjutnya Allah telah menyediakan kemuliaan bagi anak-anak Nya. Namun Allah mengehendaki supaya kita mencari dan mengejarnya seperti mengejar emas.

Ayub 23:10, ……seandainya Ia menguji aku, aku akan timbul seperti emas.

Roma 8:18, Sebab aku yakin bahwa penderitaan zaman sekarang ini tidak dapat dibandingkan dengan kemuliaan yang akan dinyatakan kepada kita.

“Apa yang tidak pernah dilihat oleh mata, dan tidak pernah didengar oleh oleh telinga, dan yang tidak pernah timbul di dalam hati manusia: semua yang disediakan Allah untuk mereka yang mengasihi Dia.”

 

Yang perlu kita lakukan sekarang, setelah kita diselamatkan oleh hidupNya adalah memelihara iman serta bersungguh-sungguh mencari dan melakukan kehendak Allah bagi kita supaya rencanaNya terlaksana dengan sempurna oleh kasih karunia-Nya.

 

Bila kita menyadari betapa tidak layaknya kita menerima kasih Allah, menyadari bahwa kita hanyalah debu tanah yang tidak berarti dan Allah berkenan tinggal di dalam kita untuk mengekspresikan diri-Nya, serta memahami rencana Allah supaya kita menerima kemuliaan bersama-sama dengan Tuhan kita Yesus Kristus, TIDAK BISA TIDAK kita akan sujud MENYEMBAH Dia, ALLAH TRITUNGGAL.

 

 

Tulisan Debu tanah yang lain:

- Adil kah Allah ? baca

- Menara Babel baca

- Mengapa Manusia Selalu Memberontak kepada Allah? baca

- Bagaimana Menulis dengan Baik (Sekedar Saran) baca

- SORGA dan NERAKA - Tempat Perhentian Manusia baca

- Apa Arti Sebuah Nama baca

- Kenapa ya Dosa kepada Roh Kudus tidak Diampuni baca

 

__________________

Debu tanah kembali menjadi debu tanah...

jesusfreaks's picture

ALLAH SANGAT-SANGAT-SANGAT MENGASIHI LUCIFER

Dear Bro Debu Tanah, maafkan saya yang mungkin masih tidak setuju dengan pendapat Anda. Berdasarkan Tulisan Anda, Allah Menciptakan Manusia, KARENA Allah MEMBUTUHKAN manusia untuk MENGEKSPRESIKAN diri-NYA. Pertanyaan 1. Analogi Anda soal "MEMBUTUHKAN" dan "MENGEKSPRESIKAN" dengan MOBIL & KOMPUTER, Apakah sudah VALID ? maksud saya begini. cth. Konsep ALLAH TRITUNGGAL, ada yang bilang Adam & Hawa, ada yang bilang teh manis, ada yang bilang air, ada yang bilang api. kembali lagi ke analogi anda, sebelum manusia MENEMUKAN (BUKAN MENCIPTAKAN) mobil, yang ada kereta dorong, kereta kuda atau apapun lainnya. sebelum manusia MENEMUKAN (BUKAN MENCIPTAKAN) komputer, yang ada kalkulator, cipoa, mesin ketik. Pertanyaan 2, apakah ada makhluk lain baik SEBELUM ATAUPUN SESUDAHNYA yang menjadi alasan ALLAH untuk "MEMBUTUHKAN" ataupun "MENGEKSPRESIKAN". Pertanyaan 3, mengapa Allah menciptakan manusia di eden di bumi, kenapa tidak di Sorga saja ? pertanyaan 4, lalu untuk apa pada akhirnya ALLAH menghancurkan langit & bumi ? wah... wah... wah... masih banyak pertanyaan lain lagi... nanti saya sambung. tapi coba deh kamu pikirkan pendapat saya ini. ALLAH MENGASIHI LUCIFER. ANDA & SAYA SETUJU ALLAH ADALAH KASIH. ALLAH MENCIPTAKAN LANGIT & BUMI UNTUK TEMPAT PENGASINGAN LUCIFER, DENGAN MAKSUD LUCIFER MERENUNG, MENYESALI PERBUATANNYA. LALU ALLAH MENCIPTAKAN EDEN & MANUSIA, UNTUK MERANGSANG PERCEPATAN PERTOBATAN MANUSIA. MENGINGAT LANGIT & BUMI MEMPUNYAI BATAS WAKTU, SETELAH ITU DIHANCURKAN, BESERTA ISINYA. ITULAH SEBABNYA ADA KONSEP KEBANGKITAN DAN PENGANGKATAN. KARENA SEMUA YANG TINGGAL NANTI AKAN DIHANCURKAN BERSAMA-SAMA LANGIT DAN BUMI. EDEN ADALAH GAMBARAN SORGA, MANUSIA ADALAH GAMBARAN ALLAH, SEMUANYA ITU DIHARAPKAN MEMBUAT LUCIFER RINDU KEMBALI KE SURGA DAN BERBALIK KEPADA ALLAH. PLAN A. MANUSIA DIHARAPKAN MENJADI ROLE MODEL UNTUK PERTOBATAN LUCIFER. NAMUN LUCIFER MENGACAUKANNYA. PLAN B. ALLAH MELIHAT MANUSIA MAMPU MENGGANTIKAN LUCIFER. ALLAH MELIHAT PENYEMBAHAN MANUSIA MAMPU MELEBIHI PENYEMBAHAN LUCIFER. ITULAH SEBABNYA ALLAH MEMBUAT STRATEGI PENYELAMATAN. KALAU KITA MAU MEMBUKA PIKIRAN. ALLAH SUNGGUH-SUNGUH KONSISTEN DENGAN KASIHNYA. ALLAH SUNGGUH-SUNGGUH KONSISTEN MENGASIHI MUSUHNYA. LIHAT IBLIS YANG BOLEH MASUK KE EDEN, LIHAT IBLIS YANG MINTA IZIN MENCOBAI AYUB, LIHAT IBLIS YANG MENCOBAI YESUS, LIHAT IBLIS YANG MINTA DI LEMPAR KE 2000 BABI. EXTREME SAYA BERKATA : ALLAH MENGASIHI IBLIS. ALLAH MENGASIHI LUCIFER. BETAPA LUAR BIASANYA KASIH ALLAH, DAN BANYAK KITA MEMBATASINYA. OH GOD, HOW GREAT IS YOUR LOVE.

Jesus Freaks,

"Live X4J, die as a martyr"

__________________

Jesus Freaks,

"Live X4J, Die As A Martyr"

-SEMBAHLAH BAPA DALAM ROH KUDUS & DALAM YESUS KRISTUS- 

Debu tanah's picture

Salam JF, Terima kasih untuk

Salam JF, Terima kasih untuk komentar & pertanyaannya. Apa yang saya tulis diatas adalah pemahaman saya tentang tentang tujuan Allah menciptakan manusia dan saya sendiri merasa sangat diberkati. Semoga menjadi berkat bagi saudara2 yang membacanya. Berikut jawaban saya : 1. Itu hanya analogi bahwa Manusia dan Allah menciptakan sesuatu karena membutuhkannya. 2. Menurut saya hanya manusia 3. Anda bisa baca komentar saya pada tulisan hai hai: Kekasihku tidak perawan lagi, Misteri lelaki & wanita 4. Karena Yesus telah mengakhiri ciptaan yang lama di kayu salib, tinggal menunggu hari penghakiman. Mengenai Lucifer, Allah mengasihi Lucifer karena Allah itu kasih, Allah mengasihi manusia berdosa karena Allah itu kasih. Tapi selain kasih, Allah juga adil, Allah telah menetapkan bahwa Iblis sudah dihukum dan tinggal menunggu waktunya untuk dicampakkan ke neraka bersama-sama dengan malaikat2 yang memberontak dan manusia yang tidak percaya kepada Yesus Kristus. Debu tanah
__________________

Debu tanah kembali menjadi debu tanah...

Debu tanah's picture

Allah memang mengasihi Lucifer tapi Allah adil...

Salam JF, Terima kasih untuk komentar & pertanyaannya. Apa yang saya tulis diatas adalah pemahaman saya tentang tentang tujuan Allah menciptakan manusia dan saya sendiri merasa sangat diberkati. Semoga menjadi berkat bagi saudara2 yang membacanya. Berikut jawaban saya : 1. Itu hanya analogi bahwa Manusia dan Allah menciptakan sesuatu karena membutuhkannya. 2. Menurut saya hanya manusia 3. Anda bisa baca komentar saya pada tulisan hai hai: Kekasihku tidak perawan lagi, Misteri lelaki & wanita 4. Karena Yesus telah mengakhiri ciptaan yang lama di kayu salib, tinggal menunggu hari penghakiman. Mengenai Lucifer, Allah mengasihi Lucifer karena Allah itu kasih, Allah mengasihi manusia berdosa karena Allah itu kasih. Tapi selain kasih, Allah juga adil, Allah telah menetapkan bahwa Iblis sudah dihukum dan tinggal menunggu waktunya untuk dicampakkan ke neraka bersama-sama dengan malaikat2 yang memberontak dan manusia yang tidak percaya kepada Yesus Kristus. Debu tanah
__________________

Debu tanah kembali menjadi debu tanah...

docil's picture

Allah yang Independent

Membaca blog ini kembali mengingatkan saya kepada cerita mengenai awal mula kejatuhan manusia ke dalam dosa, dan sebagai awal dari seluruh isi alkitab firman Tuhan, yang pada akhirnya berujung pada penggenapan akan janji Allah menyelamatkan manusia melalui Yesus Kristus.

Kembali di-ingatkan betapa Allah menciptakan langit & bumi yg begitu besar, dan seluruh binatang hanya dengan berfirman; sedangkan ketika Allah membentuk manusia
Dia melakukan suatu usaha dengan membentuknya sendiri dengan tangan-Nya dan meniupkan nafas kehidupan kedalam hidungnya, dan menciptakan manusia menurut gambar-Nya, yang menunjukkan sejak semula betapa spesialnya Allah membentuk manusia.

Allah yang Maha Mengetahui tidak memerlukan RENCANA A ataupun RENCANA B, karena Dia-lah yang Maha Mengetahui, karena Dia tidak terikat oleh waktu.
Sebelum manusia jatuh kedalam dosa, Allah telah tahu manusia akan jatuh, dan sebelum karya keselamatan oleh Yesus Kristus, Allah sendiri telah merencanakan keselamatan itu. Itulah yg dinamakan pra-pengetahuan Allah.
Sejak semula dia adalah Alfa & Omega, dan Dia adalah yg mula-mula dan yg terakhir.
Bahkan sejak semula (Alfa) pun Dia sudah mengetahui akan akhir segala sesuatu (Omega).
Karena Dia bernama YHWH = "I am who I am", yg begitu sempurna, tidak pernah berubah, yg pengetahuan-Nya pun begitu sempurna, yg tidak akan bertambah hanya karena bertambahnya waktu.

(.. berbeda jauh dengan kita yg menyebut kita sbg "I am who I was", karena setiap detik, setiap saat kita berubah, yg berubah sejalan dengan waktu..)

Allah yg Maha Sempurna sama sekali tidak bergantung & tidak mengharapkan penyembahan kita, karena Dia adalah Allah Tritunggal, yang mampu meng-ekspresikan kasih antar Pribadi Allah itu sendiri.
Kalau Allah membutuhkan manusia maka Allah bukanlah Allah lagi, karena Ia membutuhkan sesuatu di luar diri-Nya, dan ini bertentangan dengan sifat Allah yg lain yaitu Independent (bebas merdeka tidak terikat oleh apapun, termasuk oleh ruang dan waktu).

aku hanyalah domba kecil, yg mau taat pd Gembala-ku; yg menjagaku & membimbingku dgn setia, dgn gada & tongkat-Nya

__________________

aku hanyalah domba kecil, yg mau taat pd Gembala-ku; yg membimbingku & menjagaku dgn setia, dgn gada & tongkat-Nya

Debu tanah's picture

ALLAH YANG "MEMBUTUHKAN" MANUSIA

Salam Docil, Terima kasih banyak atas komentarnya.. Docil menulis, Allah yang Maha Mengetahui tidak memerlukan RENCANA A ataupun RENCANA B, karena Dia-lah yang Maha Mengetahui, karena Dia tidak terikat oleh waktu. Sebelum manusia jatuh kedalam dosa, Allah telah tahu manusia akan jatuh, dan sebelum karya keselamatan oleh Yesus Kristus, Allah sendiri telah merencanakan keselamatan itu. Itulah yg dinamakan pra-pengetahuan Allah. Debu tanah menjawab, Allah yang Maha Mengetahui memang tidak membutuhkan rencana A ataupun rencana B. Tapi Allah TERPAKSA membuatnya, karena Allah telah menetapkan bahwa Dia menciptakan manusia dengan KEHENDAK BEBAS (Free Will). Manusia bebas memilih, makan buah pohon kehidupan atau buah pohon pengetahuan yang baik dan yang jahat. Docil pernah berhayal seandainya Adam dan Hawa tidak makan buah pohon pengetahuan yang baik dan jahat tapi makan buah pohon kehidupan? Silakan baca komentar saya pada tulisan saudara Hai hai: Kekasihku sudah tidak perawan – Misteri Lelaki & Wanita. Docil menulis, Kalau Allah membutuhkan manusia maka Allah bukanlah Allah lagi, karena Ia membutuhkan sesuatu di luar diri-Nya, dan ini bertentangan dengan sifat Allah yg lain yaitu Independent (bebas merdeka tidak terikat oleh apapun, termasuk oleh ruang dan waktu). Debu tanah menjawab, Kejadian 1:3, Berfirmanlah Allah: “Jadilah terang.” Lalu terang itu jadi. Allah melihat bahwa TERANG itu BAIK, lalu dipisahkanNyalah TERANG itu dari GELAP. Yohanes 8:12, “Akulah TERANG dunia; barang siapa mengikut Aku, Ia tidak kan berjalan dalam KEGELAPAN, melainkan ia akan mempunya mempunyai TERANG hidup.” Yohanes 9:5, Selama Aku (Yesus) di dalam dunia, Akulah TERANG dunia” Allah adalah “TERANG”, tapi apakah yang disebut TERANG bila tidak ada KEGELAPAN? Allah “membutuhkan” KEGELAPAN untuk menyatakan dirinya yang adalah TERANG” Allah adalah KASIH, tapi apakah KASIH, bila tidak ada TIDAK KASIH? Allah ”membutuhkan” TIDAK KASIH” untuk menyatakan KASIH-NYA Allah itu BAIK, tapi apakah BAIK, bila tidak ada KEJAHATAN? Allah “membutuhkan” KEJAHATAN untuk menyatakan KEBAIKAN-NYA. Allah itu ADIL, tapi apakah ADIL, bila tidak ada KETIDAK ADILAN? Allah “membutuhkan” KETIDAK ADILAN untuk menyatakan KEADILAN-NYA. Allah penuh dengan HIKMAT, apakah yang disebut HIKMAT bila tidak ada KEBODOHAN? Docil, saya menuliskan semua ini dalam SUDUT PANDANG tertentu dengan bahasa manusia karena saya manusia. Semoga Docil mau memaafkan keterbatasan bahasa saya... Debu tanah
__________________

Debu tanah kembali menjadi debu tanah...

docil's picture

Terang dan Gelap

Allah tidak pernah menciptakan Gelap, yang Allah ciptakan adalah Terang.

Kej 1:3 Berfirmanlah Allah : "Jadilah terang." Lalu terang itu jadi. 4 Allah melihat bahwa terang itu baik, lalu dipisahkan-Nyalah terang itu dari gelap.

Apakah di ayat 3 tertulis Allah membuat Gelap? Kalau Allah tidak membuat gelap sedangkan yang dibuat Allah adalah terang, lalu mengapa di ayat 4 muncul Gelap?

Kalau kita kembali ke pelajaran waktu SMA dahulu, maka kita akan tahu bahwa sesungguhnya intensitas terang-lah yang ada & yang dapat di-ukur (satuan-nya tesla atau lumen.. saya lupa..), sedangkan gelap tidak dapat di-ukur.

Jadi sebenarnya yang ada hanyalah terang, sedangkan gelap adalah akibat dari ke-tidak-berada-an terang.

Allah tidak menciptakan gelap, melainkan gelap adalah akibat ke-tidak-berada-an terang.

Allah tidak pernah menciptakan dosa & kejahatan, yang Allah ciptakan adalah baik, dosa & kejahatan adalah akibat ke-tidak-berada-an Allah.

Semua hal yang buruk (kegelapan, ke-tiada-an kasih, ke-tiada-an kebaikan, ketidakadilan, kebodohan) semuanya adalah karena ketiadaan Allah.

Maka apabila terang itu muncul, maka gelap itu hilang.

Terang itu tetap terang, tidak perlu dibuktikan & tidak membutuhkan gelap untuk membuktikan terang (Allah).

Kebenaran Allah itu tidak perlu dibuktikan, benar adalah benar, tetapi kita saja manusia yang mencari-2 & membutuhkan pembuktian kebenarannya.

ps. Sdr Debu Tanah anda tidak perlu minta maaf, karena kita sama2 belajar agar kita bertumbuh. Yang penting adalah kemauan kita utk ber-proses utk bertumbuh. Karena saya pun dapat memiliki kesalahan dalam konsep, tetapi kita mencari apa yang benar menurut Firman Allah.

aku hanyalah domba kecil, yg mau taat pd Gembala-ku; yg menjagaku & membimbingku dgn setia, dgn gada & tongkat-Nya

__________________

aku hanyalah domba kecil, yg mau taat pd Gembala-ku; yg membimbingku & menjagaku dgn setia, dgn gada & tongkat-Nya

Mox's picture

Kenapa manusia diciptakan di bumi?

Debu Tanah, Mox mempunyai pertanyaan yang sama dengan Jesusfreaks yang belum di jawab : mengapa Tuhan tidak menciptakan manusia langsung di dalam Surga, melainkan di bumi.

Jika Debu Tanah sudah pernah menjawabnya di blog yang lain, tolong Debu Tanah kutip jawabannya disini secara singkat dan padat, karena Mox tidak bisa menemukan jawabannya di dalam blog yang telah Debu Tanah tunjukkan.
Josua Manurung's picture

saya coba pikirkan...

Jesus Freaks wrote:

tapi coba deh kamu pikirkan pendapat saya ini. ALLAH MENGASIHI LUCIFER. ANDA & SAYA SETUJU ALLAH ADALAH KASIH. ALLAH MENCIPTAKAN LANGIT & BUMI UNTUK TEMPAT PENGASINGAN LUCIFER, DENGAN MAKSUD LUCIFER MERENUNG, MENYESALI PERBUATANNYA.

Bro... apa kamu yakin ALLAH menciptakan langit dan bumi untuk tempat pengasingan Lucifer... coba dicari ayat pendukungnya...

LALU ALLAH MENCIPTAKAN EDEN & MANUSIA, UNTUK MERANGSANG PERCEPATAN PERTOBATAN MANUSIA.

Manusia itu bertobatnya kapan... setelah diciptakan atau sebelum diciptakan... kenapa kata-katanya menjadi merangsang pertobatan manusia... sebelum diciptakan manusia sudah berdosa... bagaimana ini...

EDEN ADALAH GAMBARAN SORGA, MANUSIA ADALAH GAMBARAN ALLAH, SEMUANYA ITU DIHARAPKAN MEMBUAT LUCIFER RINDU KEMBALI KE SURGA DAN BERBALIK KEPADA ALLAH.

Diharapkan siapa bro Lucifer itu bisa bertobat... Loe baca Injil yang mana bed... apa ada dari Kitab Kejadian sampai Wahyu tentang pengharapan ALLAH untuk pertobatan Lucifer...

PLAN A. MANUSIA DIHARAPKAN MENJADI ROLE MODEL UNTUK PERTOBATAN LUCIFER. NAMUN LUCIFER MENGACAUKANNYA.

Lucifer mengacaukannya karena dia menganggap dirinya ALLAH sehingga ia mau manusia untuk menyembahnya dan bukan menyembah ALLAH.... dengan cara menjauhkan manusia dari ALLAH dengan dosa-dosa mereka...

PLAN B. ALLAH MELIHAT MANUSIA MAMPU MENGGANTIKAN LUCIFER. ALLAH MELIHAT PENYEMBAHAN MANUSIA MAMPU MELEBIHI PENYEMBAHAN LUCIFER. ITULAH SEBABNYA ALLAH MEMBUAT STRATEGI PENYELAMATAN.

ALLAH tidak kekurangan Penyembah-Penyembah-Nya di Surga, saya rasa ini bukan plan B nya ALLAH... atau kau diberitahu plan C nya ALLAH...

KALAU KITA MAU MEMBUKA PIKIRAN. ALLAH SUNGGUH-SUNGUH KONSISTEN DENGAN KASIHNYA. ALLAH SUNGGUH-SUNGGUH KONSISTEN MENGASIHI MUSUHNYA. LIHAT IBLIS YANG BOLEH MASUK KE EDEN, LIHAT IBLIS YANG MINTA IZIN MENCOBAI AYUB, LIHAT IBLIS YANG MENCOBAI YESUS, LIHAT IBLIS YANG MINTA DI LEMPAR KE 2000 BABI.

Waduh... ini bukan berarti ALLAH menyetujui semua yang iblis rencanakan... hati-hati... karena kalau anak-anak smp atau sma yang belum mengerti atau ada saudara yang baru menjadi Kristen baca ini... lebih baik jadi iblis... toh ALLAH tetap mengasihiku kan... bisa ke surga lagi turun naik bolak-balik.... bodoh memang cara berpikir seperti itu... tapi lebih bodoh lagi orang yang mengarahkannya ke arah berpikir seperti itu lewat tulisannya...

EXTREME SAYA BERKATA : ALLAH MENGASIHI IBLIS. ALLAH MENGASIHI LUCIFER. BETAPA LUAR BIASANYA KASIH ALLAH, DAN BANYAK KITA MEMBATASINYA. Bukankah dengan mengatakan bahwa ALLAH sangat-sangat-sangat mengasihi Lucifer kita sudah membatasi Kasih ALLAH itu sendiri...

Debu tanah said: Tapi Allah TERPAKSA membuatnya, karena Allah telah menetapkan bahwa Dia menciptakan manusia dengan KEHENDAK BEBAS (Free Will). Manusia bebas memilih, makan buah pohon kehidupan atau buah pohon pengetahuan yang baik dan yang jahat.

Saya rasa ALLAH tidak pernah terpaksa, memiliki perasaan terpaksa atau merasa dipaksa oleh perasaan-Nya sendiri untuk menentukan sesuatu yang sesuai dengan Hikmat-Nya dan Kasih Karunia-Nya...

 

 

maaf kalau agak kritis... semoga dapat dimaafkan...

 

BIG GBU!

__________________

BIG GBU!

jesusfreaks's picture

JOSUA DANGKAL & BODOH

Dear Josua,

point 1, untuk cari ayat pendukungnya, jujur aza gw gak punya.

gw cuma punya pemahaman, yang menurut gw masuk akal.

makanya gw juga tanya, KALAU BEGITU UNTUK APA TUHAN MENCIPTAKAN MANAUSIA ? UNTUK APA MENCIPTAKAN MANUSIA DI BUMI, KOK GAK SURGA ?

 

point 2, gw salah ketik, pertobatan manusia diganti dengan pertobatan LUCIFER.

 

point 3, kan udah gw bilang, yang gw tahu LUCIFER itu penyembah yang luar biasa. bagi gw ALLAH haus akan penyembahan, ALLAH butuh penyembahan. dan waktu LUCIFER memberontak, ALLAH "merasa kehilangan" penyembahan.

lagian pengharapan akan pertobatan LUCIFER itu "hilang atau manjadi hambar" setelah LUCIFER menjerumuskan Manusia.

 

Point 4, soal plan a. kayaknya gak ada pertanyaan, jadi gak ada jawaban.

 

point 5, soal plan b. setuju ALLAH tidak kekurangan penyembah.

makanya gw tanya lagi ke lo, untuk apa ALLAH menciptakan manusia ?

 

point 6, josua... josua... dangkal sekali pemahamanmu.

iblis bisa bolak balik, karena belum waktunya untuk pemusnahan. pada saatnya kelak nanti sudah tidak ada waktu bolak balik.

soal kata "lebih baik" aneh sekali cara berpikirmu, menyesatkan, dan sangat-sangat bodoh. MASAKAN HIDUP JAHAT LEBIH BAIK DARI PADA HIDUP BAIK.

KALAU TUHAN MENGASIHI, LO BERBUAT JAHAT... JANGAN SALAHKAN KASIH TUHAN DONG.

KALAU TUHAN MENGASIHI, LO BERBUAT BAIK... PERTAHANKAN

MASAKAN LO BILANG LEBIH BAIK JADI IBLIS.

COME ON LAH... JANGAN DANGKAL & BODOH...

 

sori gw sewot, karena memang otak lo dangkal & bodoh, kebanyakan teori, dan bisanya cuma komplain dari belakang, pengecut.

 

Jesus Freaks,

"Live X4J, die as a martyr"

__________________

Jesus Freaks,

"Live X4J, Die As A Martyr"

-SEMBAHLAH BAPA DALAM ROH KUDUS & DALAM YESUS KRISTUS- 

Pengunjung yang selalu tidak permisi's picture

halooo..

behave dong...

kalian orang Kristen apa ilmuwan bidang ilmu Kristen doang...

membahas pemahaman FIRMAN TUHAN tapi selalu pake kata2 yang bukan nya membangun malah melenyapkan dami sejahtera...ingat Iblis mengintai setiap saat...

maksud hati jadi blogger and komentator untuk kemuliaan nama TUHAN tapi kok malah memuliakan Iblis... berkomunikasi seperti kesambet Iblis...

Debu tanah's picture

ALLAH MEMISAHKAN TERANG DARI GELAP

Salam Docil, Mox & Josua, To Sdr. Docil, Wah pertanyaan anda ini sangatlah sulit, sebenarnya saya sangat kuatir saya masuk ke wilayah yang belum saya kuasai. Namun baiklah saya jawab sebisa saya, sejauh pemahaman saya dari Alkitab: Docil menulis, - Jadi sebenarnya yang ada hanyalah terang, sedangkan gelap adalah akibat dari ke-tidak-berada-an terang. - Allah tidak menciptakan gelap, melainkan gelap adalah akibat ke-tidak-berada-an terang. Allah tidak pernah menciptakan dosa & kejahatan, yang Allah ciptakan adalah baik, dosa & kejahatan adalah akibat ke-tidak-berada-an Allah. - Semua hal yang buruk (kegelapan, ke-tiada-an kasih, ke-tiada-an kebaikan, ketidakadilan, kebodohan) semuanya adalah karena ketiadaan Allah. - Maka apabila terang itu muncul, maka gelap itu hilang. Terang itu tetap terang, tidak perlu dibuktikan & tidak membutuhkan gelap untuk membuktikan terang (Allah). Debu tanah menjawab, Sebelum saya lanjutkan, kita sepakat dulu definisi TERANG & GELAP: - Terang = Segala yang baik, terang dalam arti sebenarnya, terang dalam arti kebenaran: kasih, kebaikan, hikmat, dst - Gelap = Segala yang buruk, kegelapan gelap dalam arti sebenarnya, gelap dalam arti ketidak benaran: dosa, kejahatan, kebodohan, dst Kita jangan bingung dengan definisi ini, karena Terang dalam arti sebenarnya dan terang dalam arti kebenaran “sejalan” makna-nya. • Allah adalah terang dalam arti KEBENARAN: Yohanes 9:5, Selama Aku (Yesus) di dalam dunia, Akulah TERANG dunia” • Allah adalah TERANG dalam arti sebenarnya: Wahyu 21: 23, Dan kota itu TIDAK memerlukan MATAHARI dan BULAN untuk meneranginya, dan KEMULIAN Allah meneranginya dan Anak Domba itu adalah lampunya. Mari kita lanjutkan, Saya setuju dengan Docil mengatakan, “Allah memang tidak menciptakan GELAP”, Tapi menurut Debu tanah: Allah MENYEBABKAN ada-nya GELAP dengan MEMISAHKAN TERANG dari GELAP. (Kej 1:4) Saya setuju Docil mengatakan, “Allah tidak pernah menciptakan dosa & kejahatan”, Tapi menurut Debu tanah: Allah MEMBIARKAN adanya dosa & kejahatan dengan menciptakan LUCIFER dan MANUSIA yang mempunyai Free Will. Padahal Allah yang Maha Mengetahui sudah tahu Lucifer & Manusia akan berdosa, tetapi Allah tetap saja menciptakan Lucifer dan Manusia! Tapi saya TIDAK SETUJU Docil menulis: “dosa & kejahatan, segala sesuatu yang buruk: kegelapan, ke-tiada-an kasih, ke-tiada-an kebaikan, ketidak adilan, kebodohan akibat ke-tidak-berada-an Allah” Bukankah Allah itu MAHA HADIR ? Allah itu tidak dibatasi oleh ruang dan waktu. Jadi Allah ADA DIMANA-MANA dan ada KAPAN-PUN dari kekekalan hingga kekekalan. Terus kenapa ada GELAP, DOSA, KEJAHATAN, dst? Bukankah seharusnya tidak ada satu tempat-pun yang GELAP ? Karena Allah adalah TERANG dan Allah MAHA HADIR. Tetapi GELAP itu ada karena Allah MEMISAHKAN Terang dari Gelap. Nah, bagaimanakah cara Allah MEMISAHKAN Terang dari Gelap? Begini pemahaman saya: Kita tahu Allah adalah TERANG, dan Allah MAHA HADIR. Jadi Allah menyebabkan GELAP dengan menciptakan manusia BUTA terhadap TERANG yang dari pada ALLAH. - Dan supaya bumi tidak gelap dalam arti sebenarnya Allah kemudian menciptakan Matahari, bulan dan bintang, sebagai penerang di alam semesta! - Dan supaya bumi tidak gelap dalam arti KETIDAK BENARAN, Allah mengutus Yesus Kristus ke dalam dunia ini! Mari kita baca Alkitab, 2 Raja-raja 6:16-17, Jangan takut, sebab lebih banyak yang menyertai kita dari pada yang menyertai mereka. Lalu berdoalah Elisa “Ya TUHAN, bukalah kiranya matanya supaya ia melihat.” Maka TUHAN membuka mata bujang itu, sehingga ia melihat. Tampaklah gunung itu penuh dengan kuda dan kereta berapi sekeliling Elisa . Ketika orang-orang Aram itu turun mendatangi dia, berdoalah Elisa kepada TUHAN, “Butakanlah kiranya mata orang-orang ini.” Maka dibutakanNyalah mata mereka sesuai doa Elisa. I Yohanes 2:11, Tetapi barang siapa membenci saudaranya, ia berada dalam kegelapan dan hidup didalam kegelapan. Ia tidak tahu kemana ia pergi, karena kegelapan itu telah membutakan matanya. 2 Korintus 3: 4, Jika Injil yang kami beritakan masih tertutup juga, maka ia tertutup untuk mereka yang akan binasa, yaitu orang-orang yang tidak percaya, yang pikirannya telah dibutakan ilah zaman ini, sehingga mereka tidak melihat cahaya injil tentang kemuliana Kristus, yang adalah gambaran Allah. Nah, dari ayat-ayat diatas jelas terlihat MATA kita lah menjadi masalah bila kita tidak dapat melihat TERANG. Dimana kah Allah waktu manusia melakukan dosa & kejahatan? Oh, Allah ada dimana-mana, Allah Maha Hadir, mata manusia lah yang buta sehingga kita tidak dapat melihat Allah. Konsep NERAKA dapat kita lihat dari Matius 25:30, Dan campakkanlah hamba yang tidak berguna itu kedalam KEGELAPAN yang paling gelap. Disanalah akan terdapat ratap dan kertak gigi. Bagaimanakah Allah menciptakan Neraka? Bukankah Allah Maha Hadir? Allah selalu ada di Surga dan Allah juga selalu ada di Neraka bukan? Karena kasih lah Allah menciptakan Neraka, manusia yang berdosa tidak akan tahan melihat Allah yang KUDUS, manusia berdosa akan tersiksa bila dapat melihat Allah yang kudus yang Maha Hadir & ada dimana-mana, itulah sebabnya mata manusia berdosa dibutakan Allah, supaya manusia berdosa tidak dapat melihat Allah! Jadi demikianlah Allah menciptakan dunia ini SEDEMIKIAN RUPA, Allah membiarkan DOSA, Allah membiarkan KEJAHATAN, Allah membiarkan KEMISKINAN, Allah membiarkan KEBODOHAN, dst….. Sehinga Dia dapat mengekspresikan diri-Nya: menyatakan KASIH-Nya, menyatakan KEADILAN-Nya, menyatakan KEMURAHAN-Nya, menyatakan KEBAIKAN-Nya, menyatakan HIKMAT-Nya, dst……. Inilah jawaban yang bisa saya sampaikan, Docil boleh melengkapi-nya dengan pemahaman Docil. Semoga Allah membawa kita kepada pengenalan yang benar kan Dia! Gara-gara Docil, Debutanah terpaksa merenung selama 2 hari ini, karena ada bagian-bagian yang kurang saya mengerti. Jika Allah mengijinkan, saya akan merangkum & melengkapi komentar saya ini menjadi satu tulisan “Surga & Neraka”. To Sdr. Mox, Berikut saya kutip HAYALAN Debu tanah, komentar saya di blog nya hai-hai “Kekasihku Tidak Perawan - Misteri Lelaki & Wanita” "Seandainya Adam & Hawa tidak berdosa, seandainya Adam & Hawa tidak makan buah Pengetahuan yang baik & yang jahat, tapi makan buah pohon kehidupan... Tidak akan ada dosa di bumi, tidak akan ada penyakit, tidak akan ada kematian.. " " AKIBATNYA: Kita tidak memerlukan Yesus Kristus karena tidak ada yang perlu diselamatkan. Kita tidak akan menghargai kehidupan karena tidak ada kematian, tidak menghargai keselamatan karena tidak ada kebinasaaan, tidak menghargai kebaikan karena tidak ada kejahatan, kita tidak akan menghargai hikmat karena tidak ada kebodohan..... dst" Saya tambahkan sedikit Mox, Allah memang bermaksud menciptakan (MEMBIARKAN) dunia seperti yang sekarang ini. Dunia yang penuh dosa, kejahatan, ketidak adilan, dst, supaya Allah dapat mengekspresikan diri-Nya, yang merupakan tema dari blog ini. To Sdr. Josua, Tidak ada yang perlu dimaafkan Josua, kita sedang diskusi mencari kebenaran kan? Allah benar-benar “TERPAKSA” lho Josua, karena KASIH-NYA. Karena ada konsekuensi dari ketetapan yang telah Allah buat. Jika manusia makan buah pohon kehidupan maka begini, jika manusia makan buah pohon pengetahuan yang baik dan buruk maka begitu. Supaya rencana BESAR Allah tidak gagal, maka Allah membuat rencan-rencana lain! Ini justru membuktikan KEMURAHAN & KESABARAN Allah. Allah sabar menghadapi manusia yang berdosa, bila Allah tidak sabar, kemana kah kita ini? Allah kita tidak pernah gagal lho, maksud saya rencana BESAR Allah tidak pernah gagal. Tapi kita lah yang sering gagal,dan Dia tahu itu. Saya tidak tahu berapa banyak rencana-rencana KECIL Allah yang gagal karena saya terlalu sering gagal. Tapi Allah kita sabar menghadapi kita supaya RENCANA BESAR-NYA tidak gagal! Saya senang sekali bisa diskusi dengan saudara-saudara semuanya: JF, Docil, Mox & Josua. Semuanya kritis-kritis dan haus akan kebenaran. Semoga Allah semakin membawa kita kepada pengenalan yang benar akan Dia…. Btw Jos, gimana ya memformat tulisan kalo kita send koment seperti yang kamu bikin? Kok ndak ada tool box untuk format ya? Dulu waktu belum login selalu ada tool box, tapi sekarang sudah login malah ndak ada, kenapa ya? Debu tanah
__________________

Debu tanah kembali menjadi debu tanah...

jesusfreaks's picture

PEMAHAMAN HARUS VALID

Dear Debu tanah, soal analogi, kamu bilang cuma analogi. dan kamu gak jabarkan panjang lebar. itu berarti pemahamanmu soal mengapa Allah menciptakan manusia, jauh dari valid. artinya kamu dapat sebentar, gak kamu godok, langsung kamu ungkapkan. akan lebih baik, jika kamu membuatnya matang dulu. soal ekspresi, terang - gelap. cara berpikirmu sama dengan cara berpikir josua, yang mengatakan lebih baik jadi iblis. kamu memakai ayat tentang terang - gelap. lalu kamu sinkronkan dengan keadilan - ketidak adilan, dsb... ayolah baca yang benar... jangan asal kutip saja. ok saya akan ikutin permainan kata-katamu : 1. debu tanah berkata: Allah MENYEBABKAN ada-nya GELAP dengan MEMISAHKAN TERANG dari GELAP. (Kej 1:4) 2. debu tanah juga berkata : Sebelum saya lanjutkan, kita sepakat dulu definisi TERANG & GELAP: - Terang = Segala yang baik, terang dalam arti sebenarnya, terang dalam arti kebenaran: kasih, kebaikan, hikmat, dst - Gelap = Segala yang buruk, kegelapan gelap dalam arti sebenarnya, gelap dalam arti ketidak benaran: dosa, kejahatan, kebodohan, dst NAH SAYA COBA UBAH KATA GELAP DALAM PERNYATAAN PERTAMAMU YA. JADI : ALLAH MENYEBABKAN adanya segala yang buruk, kegelapan, kejahatan, kebodohan DENGAN MEMISAHKAN TERANG DARI GELAP. come on lah... debu tanah, jangan tambah ngaco dong... kalau argument harus matang, jangan ngasal seenak udel lo yang bodong. kalau kamu bilang Allah membiarkan kejahatan, masih masuk akal. tapi kalau kamu bilang ALLAH turut terlibat atau menyebabkan kejahatan. bertobatlah debut tanah... dan jangan berbuat sesat lagi. sori gw sewot, gw udah coba berargument dengan lo. di beberapa blog lo, jujur aza, cara ngejawab lo banyak yang gak nyambung. lo belajar lagi sama si hai-hai lah. kalau perlu ketemuan. bukannya gw ngerendahin lo, paling gak supaya nyambung aza. capek deh...

Jesus Freaks,

"Live X4J, die as a martyr"

__________________

Jesus Freaks,

"Live X4J, Die As A Martyr"

-SEMBAHLAH BAPA DALAM ROH KUDUS & DALAM YESUS KRISTUS- 

Mox's picture

Dimana hubungannya?

Maaf saudara Debu Tanah, yang saya tanyakan adalah : mengapa Tuhan tidak menciptakan manusia langsung di dalam Surga, melainkan di bumi. Tetapi jawaban anda adalah : Seandainya Adam & Hawa tidak berdosa, ....... Debu Tanah, saya kurang mengerti hubungannya antara jawaban yang anda berikan dengan pertanyaan saya. Maukah Debu Tanah menjelaskannya?
jesusfreaks's picture

MOX, GW PIKIR CUMA GW AZA YANG BINGUNG

Dear Mox, tolong lo ajarin tuh debu tanah, cara ngejawab. kalau lo dulu, ditanya malah nanya. tapi udah berubah kan. kalau yang ini, ditanya a, jawabnya b. wah gw lebih keki & sewot.

Jesus Freaks,

"Live X4J, die as a martyr"

__________________

Jesus Freaks,

"Live X4J, Die As A Martyr"

-SEMBAHLAH BAPA DALAM ROH KUDUS & DALAM YESUS KRISTUS- 

Debu tanah's picture

Mengapa Tuhan tidak menciptakan manusia langsung di Surga

Salam JF & Mox, To JF yang gampang sewot, Maaf ya JF saya menjawab pertanyaan Docil lho, saya menunggu tanggapan Docil dulu baru nanti saya akan melayani anda! Karena saya menilai Docil pasti akan lebih menghargai tulisan saya ini! Oh ya JF, saya mau menanggapi teguran saudara Pengunjung yang selalu tidak permisi. Menurut saya teguran yang sangat-sangat keras. Dia betul tuh, marilah kita menggunakan kata-kata yang sopan. Supaya kita bisa disebut Anak-anak Allah. JF sudah baca dong blog saya ini seluruhnya? Jadi JF tau dong kalo manusia itu diciptakan menurut gambar Allah, kok JF tega-teganya menyebut manusia yang diciptakan menurut gambar Allah dengan kata-kata yang tidak pantas?? Terus terang saya merasa tidak nyaman membacanya! Debu tanah sangat sedih karena blog-nya dinodai !! Hik..hik… (Debu tanah menangis..) Menurut saya komentar Josua pada komentar anda masih sopan dan bermaksud meluruskan pemahaman anda yang menurut saya memang “rada-rada” aneh! Saya kutip dari Markus 10:42-43a, Tetapi Yesus memanggil mereka lalu berkata: “Kamu tahu bahwa mereka yang disebut pemerintah bangsa-bangsa memerintah rakyatnya dengan tangan besi, dan pembesar-pembesarnya menjalankan kuasanya dengan keras atas mereka. Tidaklah demikian diantara kamu..." To Mox, Maaf ya saudara Mox, rupanya saya lah yang tidak mengerti arah pertanyaan anda. Tadinya saya pikir saya sudah jawab dengan menjawab: Allah memang bermaksud menciptakan (MEMBIARKAN) dunia seperti yang sekarang ini. Dunia yang penuh dosa, kejahatan, ketidak adilan, dst, supaya Allah dapat mengekspresikan diri-Nya. Mox bertanya: mengapa Tuhan tidak menciptakan manusia langsung di dalam Surga, melainkan di bumi. Debu tanah menjawab, Karena Debu tanah tidak mengerti arah pertanyaan Mox, karena mungkin saya agak oon, maka Debu tanah memberikan 3 alternatif jawaban: Jawaban 1: Seandainya manusia langsung di dalam surga, lalu manusia makan buah pohon pengetahuan yang baik dan yang jahat, maka manusia langsung binasa karena hangus oleh kemuliaan Allah. Jawaban 2: Seandainya manusia langsung di dalam surga, lalu manusia makan buah pohon kehidupan, manusia hidup kekal selamanya di surga. Kok kayaknya ndak seru ya Mox? Jawaban 3: Seandainya manusia langsung di dalam surga, tapi tidak ada pohon kehidupan & pohon pengetahuan yang baik dan yang jahat, manusia hidup persis seperti malaikat-malaikat yang sudah lebih dulu diciptakan. Trus ada manusia yang meninggikan diri seperti Lucifer, lalu manusia dicampakkan lagi ke bumi. Wah kok kayaknya Allah gak kreatif ya. Buat apa menciptakan manusia yang seperti malaikat, kan masih banyak malaikat yang tidak memberontak? Jawaban seperti inikah yang Mox harapkan?? Perlu Mox pahami juga bahwa Allah menciptakan tubuh manusia dari unsur-unsur bumi yaitu tanah, dimana manusia hanya akan hidup dan berkembang-biak di alam seperti bumi! Jadi kalo manusia langsung hidup di surga dan makan buah kehidupan maka hanya ada ada 2 manusia saja di Surga, yaitu: Adam & Hawa. Trus Mox mungkin akan bilang Allah akan memindahkan unsur-unsur bumi supaya manusia bisa berkembang biak di Surga ? Hahaha…….. Capek juga melayani Mox ini, Debu tanah harus putar otak sampe pusiiiiing 7 keliling… Tapi salut ya Mox, Mox memang ruarrrrr biasaaaa…… Debu tanah
__________________

Debu tanah kembali menjadi debu tanah...

Mox's picture

Jawaban 1: Seandainya

Jawaban 1: Seandainya manusia langsung di dalam surga, lalu manusia makan buah pohon pengetahuan yang baik dan yang jahat, maka manusia langsung binasa karena hangus oleh kemuliaan Allah.

Setahu Mox, buah pohon pengetahuan yang baik dan yang jahat itu adanya di taman Eden, dan Debu Tanah pernah mengatakan kalau taman Eden itu berada di bumi. Apakah maksud Debu Tanah, manusia yang tinggal di surga akan pergi ke bumi untuk memakan buah pohon pengetahuan yang baik dan yang jahat?

Jawaban 2: Seandainya manusia langsung di dalam surga, lalu manusia makan buah pohon kehidupan, manusia hidup kekal selamanya di surga. Kok kayaknya ndak seru ya Mox?

Pohon kehidupan juga adanya di taman Eden.

Jawaban 3: Seandainya manusia langsung di dalam surga, tapi tidak ada pohon kehidupan & pohon pengetahuan yang baik dan yang jahat, manusia hidup persis seperti malaikat-malaikat yang sudah lebih dulu diciptakan. Trus ada manusia yang meninggikan diri seperti Lucifer, lalu manusia dicampakkan lagi ke bumi. Wah kok kayaknya Allah gak kreatif ya. Buat apa menciptakan manusia yang seperti malaikat, kan masih banyak malaikat yang tidak memberontak?

Mox menganggap Debu Tanah belum selesai menuliskan jawaban no 3.

Perlu Mox pahami juga bahwa Allah menciptakan tubuh manusia dari unsur-unsur bumi yaitu tanah, dimana manusia hanya akan hidup dan berkembang-biak di alam seperti bumi! Jadi kalo manusia langsung hidup di surga dan makan buah kehidupan maka hanya ada ada 2 manusia saja di Surga, yaitu: Adam & Hawa.

Setelah manusia meninggal dunia, maka manusia akan tinggal di surga atau di neraka. Manusia yang sudah meninggal sudah tidak terdiri dari unsur bumi.

Nah, maksud Mox, mengapa Allah tidak menciptakan manusia langsung di surga, tetapi menciptakan manusia di bumi? Toh nantinya manuisa juga akan ke surga atau neraka.

Jousa Manroe's picture

dangkal dan bodoh itu ya elo...

jf said: point 3, kan udah gw bilang, yang gw tahu LUCIFER itu penyembah yang luar biasa. bagi gw ALLAH haus akan penyembahan, ALLAH butuh penyembahan. dan waktu LUCIFER memberontak, ALLAH "merasa kehilangan" penyembahan. Josua said: elo selalu ngomong yang gw tahu... yang gw tahu... harus ada pembandingnya... darimana elo tahu itu... siapa yang ngasih tahu elo... begitu... anak kecil juga bisa ngomong gitu... begitu loh Bed... apa elo mulai maksa sekarang seperti itu... ya gak masalah jadi gue bisa menilai elo dari hal itu... gue masih tidak sependapat kalau elo bilang Allah sangat-sangat-sangat mengasihi lucifer... lalu manusia? lalu kenapa sepertinya elo terlalu mengagungkan lucifer... ada hubungan apa elo dengan lucifer... tidak sependapat tidak apa-apa toh bro... kita kan saling menajamkan iman kita di sini... BIG GBU!
docil's picture

Allah tidak berada di Neraka!

Allah memang Maha Hadir, Dia memang berada di-mana-mana, tetapi harus disadari sepenuhnya bahwa Allah tidak hadir & tidak berada di Neraka!

Seperti yg telah dikatakan oleh Debu Tanah bahwa Konsep NERAKA dapat dilihat dari Matius 25:30, Dan campakkanlah hamba yang tidak berguna itu kedalam KEGELAPAN yang paling gelap. Disanalah akan terdapat ratap dan kertak gigi.

Kegelapan yg paling gelap yg saya tangkap itu berarti GELAP dimana tidak ada lagi sedikit pun cahaya (Terang) yang masuk. Itu berarti neraka adalah tempat dimana Allah bahkan tidak berada disana.

..kalau ingat ini maka kita harusnya menyadari betapa ngeri-nya jika berpisah dari Allah, dan betapa ngeri-nya dosa..

aku hanyalah domba kecil, yg mau taat pd Gembala-ku; yg menjagaku & membimbingku dgn setia, dgn gada & tongkat-Nya

__________________

aku hanyalah domba kecil, yg mau taat pd Gembala-ku; yg membimbingku & menjagaku dgn setia, dgn gada & tongkat-Nya

Debu tanah's picture

ALLAH BERADA DI MANA-MANA, JUGA DI NERAKA !

Salam Docil, Docil menulis: Allah memang Maha Hadir, Dia memang berada di-mana-mana, tetapi harus disadari sepenuhnya bahwa Allah tidak hadir & tidak berada di Neraka! Debu tanah komentar: Wah-wah Docil, kalo Allah tidak berada di Neraka, namanya bukan Maha Hadir dong… Boleh Debu tanah bertanya pada Docil, siapa yang menciptakan Neraka? Bila Allah yang menciptakannya? Masakan Allah tidak boleh berada di wilayah ciptaan-Nya ? Siapa yang berkuasa di Neraka? Bila Allah tidak berkuasa di Neraka, Bagaimana caranya Allah menghukum orang-orang durhaka? Bagaimana caranya Allah mencampakkan manusia berdosa ke dalamnya ? Kok bisa-bisa nya Allah mencampakkan manusia berdosa ke tempat yang bukan wilayah kekuasanNya? Nanti dibalikin lagi lho sama penguasanya! Bila bukan Allah yang menciptakan Neraka, lalu siapa ? Debu tanah
__________________

Debu tanah kembali menjadi debu tanah...

hai hai's picture

Debu Tanah Sewot!

Ha ha ha ... Debu tanah, saya suka anda ternyata bisa sewot juga ya? Salut! Dalam sewot sekalipun anda tetap menyajikan kebenaran Alkitab dengan akurat!

Pdt. DR. Stephen Tong mengajarkan bahwa Allah tidak ada di mana-mana sebab di mana-mana itu ada karena Allah menciptakan tempat, alam semesta, Surga dan neraka. 

Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak

__________________

Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak

docil's picture

Gelap yg paling gelap

Baiklah Debu Tanah saya akan mencoba menjawab pernyataan saya, yg terus terang saya masih harus banyak merenung mengenai hal ini, namun saya akan mencoba berbagi mengenai apa yg saya tahu.

Allah adalah Keteraturan.

Misal :

Kita dapat melihat keteraturan pada semua ciptaan-Nya.

Alam semesta yg begitu besar ini diciptakan Allah begitu teratur, begitu sempurna, semua bintang, matahari, planet, komet, dll diciptakan Allah dengan sangat teratur & sangat teliti. (maka sampai saat ini bumi dapat bertahan & tidak berbenturan dengan benda-2 luar angkasa lainnya)

Terhadap kita pun Allah membuat aturan mainnya sendiri.

Misal :

Seperti yg kita tahu dari seluruh isi Perjanjian Lama, bahwa Allah menetapkan penghapusan dosa harus & hanya bisa melalui pengorbanan darah, yaitu binatang yg mati untuk menggantikan dosa kita. Yang ketika disembelih, si-pemberi korban tsb harus meletakan tangannya di atas kepala binatang korban sambil berkata bahwa seharusnya dia yg mati, tetapi binatang itu harus mati sebagai ganti akibat dosanya. Dan hal ini digenapi di perjanjian baru yaitu ketika Yesus harus mati & turun ke alam maut (maksudnya terpisah dengan Bapa) untuk menggantikan kita yg berdosa.

Dan Allah Bapa pun juga menetapkan aturan-Nya sendiri dengan menetapkan Yesus sebagai satu-2nya Jalan & hanya bagi yg percaya dan orang-2 pilihan, yg menjadikan Dia sebagai juru selamat pribadinya saja yg akan selamat.

Kembali ke topik Terang dan Gelap.

Yang Allah ciptakan adalah Terang, sedangkan Gelap adalah akibat ke-tidak-berada-an Terang.

Dan mari kita ulas dengan kembali ke pelajaran SMA kita.

Terang (Cahaya) adalah sesuatu yg dapat di-ukur, dia dapat diukur kecepatannya (3x10^8 m/s), cahaya juga dapat di-ukur intensitasnya, yaitu di suatu tempat berapa banyak cahaya yg ada di tempat itu. Sedangkan gelap adalah akibat ke-tidak-berada-an cahaya. Gelap tidak memiliki satuan. Gelap yg paling gelap didalam ilmu fisika itu adalah Lubang Hitam. Menurut teori fisika modern, lubang hitam adalah kegelapan sempurna, dimana cahaya sama sekali tidak ada disana. Lubang hitam berasal dari Bintang yg mati yg tidak lagi bercahaya, dimana semua massanya meluruh dan terhisap ke inti-nya. Lubang hitam memiliki gaya gravitasi yg begitu besar sebagai akibat volume Bintang yg begitu besar meluruh & runtuh menjadi sangat padat yang bahkan cahaya pun terhisap dan tidak dapat melewatinya.

Sekarang mari kita berpikir sederhana,

Kita tahu bahwa Allah tidak pernah bertentangan dengan sifat-2-Nya sendiri.

Kita tahu bahwa Allah itu Maha Kudus.

Kita tahu bahwa Neraka adalah tempat dimana berkumpulnya semua yg menolak kehadiran Allah.

Jika Allah itu Kudus, dan Neraka juga tempat semua yg tidak menginginkan kehadiran Allah, lalu utk apa Allah ada di Neraka? (Itu tidak berarti Allah dibatasi Neraka loh yah).

Coba lihat cerita Lazarus si-orang miskin, disana disebutkan ada jurang yg tidak tersebrangi antara Surga & Neraka.

aku hanyalah domba kecil, yg mau taat pd Gembala-ku; yg menjagaku & membimbingku dgn setia, dgn gada & tongkat-Nya

__________________

aku hanyalah domba kecil, yg mau taat pd Gembala-ku; yg membimbingku & menjagaku dgn setia, dgn gada & tongkat-Nya

docil's picture

Logos dan Logikos

Menjadi perenungan kita, tentang siapakah kita yg berusaha membatasi Allah?

Berkali-2 Allah menyatakan diri-Nya kepada manusia, berkali-2 Allah ingin manusia mengenal dengan benar siapakah Dia.

Hanya melalui Firman Tuhan (Logos) kita bisa mencoba mengenal Dia dengan benar; semesta alam dan ilmu pengetahuan (Logikos) hanyalah sebagai pendukung agar melalui itu semua kita bisa melihat bahwa Allah ada dan betapa besarnya Dia.

Yang seringkali Logikos kita tidak mampu memahami Allah, harus kita sadari pada bagian-2 dimana kita tidak mampu mengenal-Nya, dimana Allah sendiri tidak menyatakannya melalui Firman-Nya, itu adalah bagian misteri dari Allah, karena kalau kita mengenal Allah dengan penuh/lengkap maka Allah bukanlah Allah lagi, karena otak kita yg terbatas ini bisa memahaminya dengan lengkap.

Kita boleh kritis tetapi kita harus tahu batas.

Belajar ttg Allah harus jg meminta Allah sendiri yg membimbing kita, tidak menjadikan Dia semata2 sbg object tetapi jangan lupa bahwa Allah sekaligus adalah subject.

Justru kita cukup mencari tahu dari apa yg Allah nyatakan kepada kita; seperti dengan membatasi Nama-Nya dengan YHWH, membatasi dirinya dalam Yesus Kristus yg inkarnasi kedalam dunia mengambil rupa manusia, semua itu agar kita memahami sebagian dari sifat2Nya, tahu bagaimana cara menyembah-Nya dengan benar. Tanpa ada pe-wahyu-an Allah, kita tidak mungkin mengenal-Nya. Allah yg mewahyukan diri maka kita bisa mengenal Allah. Apa yg sudah di-wahyu-kannya kita pelajari agar kita mengenal Dia.

Itu berarti kita harus tunduk sebatas mana Allah mau menyatakan diri pada kita, tidak bisa kita terus memaksa mencari tahu apa yg Allah tidak nyatakan kepada kita.

aku hanyalah domba kecil, yg mau taat pd Gembala-ku; yg menjagaku & membimbingku dgn setia, dgn gada & tongkat-Nya

__________________

aku hanyalah domba kecil, yg mau taat pd Gembala-ku; yg membimbingku & menjagaku dgn setia, dgn gada & tongkat-Nya

Debu tanah ndak bisa login's picture

Mox yang selalu ingin tahu …

Salam Mox,

Debu tanah merasa telah menjawab pertanyaan Mox semampunya. Dan Debu tanah merasa pengetahuan seperti itu tidak lah penting, buat apa ya Mox? Mengapa Mox malah bertanya sesuatu yang sudah berlalu? Tidak cukupkah kita mengetahui bahwa kita memang telah jatuh ke dalam dosa? Dan Allah berkenan mengangkat kita dari lumpur dosa untuk dimuliakan bersama-sama dengan Anak-Nya Yesus Kristus?

Mengapa Mox tidak bertanya yang hal-hal lebih berguna saja? Hal-hal tentang masa depan di dunia yang akan datang? Hal hal mengenai Allah yang telah menciptakan kita, yang oleh kasihNya telah menyediakan segala yang baik bagi kita anak-anakNya?

Seandainya pun Mox masih tetap penasaran pada pertanyaan Mox tsb. Saya menantang Mox untuk melatih kemampuan Mox dalam mencari kebenaran. Mencari kebenaran itu seperti permainan menyusun puzzle, kita hanya mengetahui kebenaran yang sepotong-sepotong, kemudian bila kita tekun dan bila Allah berkenan maka mungkin kita dapat menyusun sepetak kebenaran yang lebih besar lagi.

Dan kalaupun Dia tidak membawa Mox kepada pengetahuan yang mungkin Mox harapkan maka percayalah bahwa Allah tahu apa yang Mox perlu ketahui menurut kasih karuniaNya! Tapi, nanti kalo Mox sudah tahu jawabnya, kasih tahu Debu tanah ya !! Hehe (Debu tanah curang ya….)

Udah dulu ya Mox, senang bisa diskusi dengan anda!

Debu tanah

Mox's picture

Debu Tanah, judul blog ini

Debu Tanah, judul blog ini kan : Mengapa Allah Menciptakan Manusia ? Pertanyaan Mox tidak beda jauh : Mengapa Allah tidak menciptakan manusia di surga saja ? Mox bertanya mengenai sesuatu yang sudah berlalu karena blog ini membahas sesuatu yang sudah berlalu. Debu Tanah mengatakan kalau Allah membutuhkan manusia untuk mengekspresikan diri-Nya, maka Allah menciptakan manusia. Kalau Allah menciptakan manusia untuk mengekspresikan diri-Nya, kenapa harus di bumi? Kan bisa juga Allah menciptakan manusia langsung di surga namun tetap mengekspresikan diri-Nya. Kalau menurut Debu Tanah pertanyaan Mox ini tidak penting, untuk apa Debu Tanah menulis blog yang tidak penting ini? Kan pertanyaan Mox hampir sama dengan blog ini. Mox jadi curiga, jangan-jangan tulisan Debu Tanah ini adalah hasil copy-paste. Baiklah kalau begitu, kalau Debu Tanah tidak berkenan untuk menjawab pertanyaan Mox diatas, Mox tidak memaksa. Terima kasih Debu Tanah.
Debu tanah's picture

Memahami Allah dengan akal budi !

Salam Docil, Terimakasih untuk jawaban & pembahasannya.. Docil menulis, Yang Allah ciptakan adalah Terang, sedangkan Gelap adalah akibat ke-tidak-berada-an Terang. Debu tanah menjawab, Allah memang menciptakan TERANG (dalam arti yang sebenarnya) yang dihasilkan oleh matahari & bintang-bintang. Tapi camkan dengan sungguh-sungguh!! Allah tidak menciptakan TERANG (terang dalam arti sebenarnya & terang dalam arti kebenaran) yang dipancarkan dari DIRI-NYA. Karena bila benar demikian maka ALLAH telah menciptakan DIRI-NYA SENDIRI!! Apakah Allah itu ciptaan? Siapa yang menciptakan Allah? Apakah Allah menciptakan DIRI-NYA sendiri? Oh saudaraku Docil, ALLAH bukanlah CIPTAAN, Allah adalah Alfa & Omega! Dapatkah Dia memadamkan kemulianNya sendiri? Dapatkah Dia memadamkan terang yang terpancar dari DIRI-NYA sendiri? Bukan-kah lebih mudah bagai kita memahami bahwa mata kitalah yang BUTA sehingga tidak dapat melihat TERANG & KEMULIAAN ALLAH? Docil menulis, Jika Allah itu Kudus, dan Neraka juga tempat semua yg tidak menginginkan kehadiran Allah, lalu utk apa Allah ada di Neraka? (Itu tidak berarti Allah dibatasi Neraka loh yah). Coba lihat cerita Lazarus si-orang miskin, disana disebutkan ada jurang yg tidak tersebrangi antara Surga & Neraka. Debu tanah menjawab, Untuk apa Allah di neraka? Allah tidak sungguh-sungguh berada di dalam neraka lho Docil! Tetapi neraka lah yang ada dalam Allah !! Adakah yang lebih besar dari Allah, sehingga Allah bisa masuk didalamNya? Bukankah Allah lebih besar dari pada neraka !! Bukankah Allah lebih besar dari Surga? Bukankah Allah lebih besar dari alam semesta? Bukan-kah Allah itu lebih besar daripada apapun juga? Mengapa kita membatasi kebesaran Allah? Jurang antara surga & neraka diciptakan Allah supaya tidak ada seorang pun yang dapat pergi dari surga ke neraka dan sebaliknya. Lukas 16:26, Selain dari pada itu diantara kami terbentang jurang yang tak terseberangi, supaya mereka yang mau pergi dari sini kepadamu ataupun mereka yang mau datang dari situ kepada kami tidak dapat menyeberang. Docil menulis, Yang seringkali Logikos kita tidak mampu memahami Allah, harus kita sadari pada bagian-2 dimana kita tidak mampu mengenal-Nya, dimana Allah sendiri tidak menyatakannya melalui Firman-Nya, itu adalah bagian misteri dari Allah, karena kalau kita mengenal Allah dengan penuh/lengkap maka Allah bukanlah Allah lagi, karena otak kita yg terbatas ini bisa memahaminya dengan lengkap. Kita boleh kritis tetapi kita harus tahu batas. Debu tanah menjawab, Apakah Debu tanah membicarakan sesuatu yang sulit dimengerti akal budi? Bukankah Debu tanah hanya mengulas apa yang terdapat dalam Firman-Nya? Docil saudaraku didalam Kristus, marilah kita memahami Dia dengan akal budi kita. Marilah kita menyelidiki Firman-Nya dengan segenap pikiran dan dengan segenap kekuatan kita! Apakah Allah tidak berkenan kepada diskusi kita ini? Bukankah diskusi ini adalah upaya kita untuk semakin mengenal Dia? Bukan kah Dia sendiri yang telah berkata “CARI-LAH AKU! KENAL LAH AKU!” ? Kiranya diskusi kita ini lebih membawa kita kepada pengenalan yang benar akan Dia! Oleh kasih karuniaNya ! Debu tanah
__________________

Debu tanah kembali menjadi debu tanah...

Debu tanah's picture

Allah tidak ada dimana-mana ?

Salam Hai hai, Hai menulis, Pdt. DR. Stephen Tong mengajarkan bahwa Allah tidak ada di mana-mana sebab di mana-mana itu ada karena Allah menciptakan tempat, alam semesta, Surga dan neraka. Debu tanah bertanya, Maukah Hai hai membagikan pemahaman nya di atas? Debu tanah kuatir kalau-kalau pemahaman Debu tanah salah sama sekali! Debu tanah
__________________

Debu tanah kembali menjadi debu tanah...

NoSID's picture

Nimbrung lagi

sori kalo salah Hai, komentar: Pdt. DR. Stephen Tong mengajarkan bahwa Allah tidak ada di mana-mana sebab di mana-mana itu ada karena Allah menciptakan tempat, alam semesta, Surga dan neraka. ya memang Allah tidak ada dimana-mana, wong Allah ada dimana saja! soal tempat itu ada khan dari MATA manusia betul!? he..he.. hai-hai iseng banget, ngumpanin blog orang ha..ha..ha..:D Shallom4Ever
hai hai's picture

Berapa Terang Yang Diciptakan Allah?

Docil menulis:

Yang seringkali Logikos kita tidak mampu memahami Allah, harus kita sadari pada bagian-2 dimana kita tidak mampu mengenal-Nya, dimana Allah sendiri tidak menyatakannya melalui Firman-Nya, itu adalah bagian misteri dari Allah, karena kalau kita mengenal Allah dengan penuh/lengkap maka Allah bukanlah Allah lagi, karena otak kita yg terbatas ini bisa memahaminya dengan lengkap. Kita boleh kritis tetapi kita harus tahu batas.

Docil, anda menasehati agar orang lain tidak membatasi Allah, namun anda sendiri melalui kalimat anda justru membatasinya. Terserah Allah dong, apakah Dia mau mengenalkan dirinya dengan lengkap atau tidak lengkap? Pengetahuan manusia akan kebenaran Alkitab selalu berakumulasi dari generasi ke generasi, kita tidak tahu apa yang akan terjadi pada generasi berikutnya.

Docil dan Debu tanya, saya mau ikutan nimbrung nanya juga ah. Anda berdua sepakat bahwa Allah menciptakan TERANG sedangkan GELAP adalah ketidak adaan terang. Nah, saya mau tanya, Ada BERAPA TERANG yang diciptakan oleh Allah?

Berfirmanlah Allah: "Jadilah terang." Lalu terang itu jadi. Allah melihat bahwa terang itu baik, lalu dipisahkan-Nyalah terang itu dari gelap. Dan Allah menamai terang itu siang, dan gelap itu malam. Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari pertama. Kejadian 1:3-5

Berfirmanlah Allah: "Jadilah benda-benda penerang pada cakrawala untuk memisahkan siang dari malam. Biarlah benda-benda penerang itu menjadi tanda yang menunjukkan masa-masa yang tetap dan hari-hari dan tahun-tahun, dan sebagai penerang pada cakrawala biarlah benda-benda itu menerangi bumi." Dan jadilah demikian. Maka Allah menjadikan kedua benda penerang yang besar itu, yakni yang lebih besar untuk menguasai siang dan yang lebih kecil untuk menguasai malam, dan menjadikan juga bintang-bintang. Allah menaruh semuanya itu di cakrawala untuk menerangi bumi, dan untuk menguasai siang dan malam, dan untuk memisahkan terang dari gelap. Allah melihat bahwa semuanya itu baik. Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari keempat. Kejadian 1:14-19

Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak

__________________

Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak

jesusfreaks's picture

Koment yang gak penting

Dear Debu Tanah, jujur aza gw nyerah dengan cara lo ngejawab, beranalogi, dan "memungut" ayat yang aneh. regards,

Jesus Freaks,

"Live X4J, die as a martyr"

__________________

Jesus Freaks,

"Live X4J, Die As A Martyr"

-SEMBAHLAH BAPA DALAM ROH KUDUS & DALAM YESUS KRISTUS- 

Debu tanah's picture

Hanya satu terang yang diciptakan Allah

Salam Hai & Docil, Hai menulis: Docil dan Debu tanah, saya mau ikutan nimbrung nanya juga ah. Anda berdua sepakat bahwa Allah menciptakan TERANG sedangkan GELAP adalah ketidak adaan terang. Nah, saya mau tanya, Ada BERAPA TERANG yang diciptakan oleh Allah? Debu tanah menjawab Menurut Alkitab, Allah terlebih dahulu menciptakan Terang (cahaya) baru kemudian menciptakan benda-benda penerang, seperti matahari & bintang. Hal ini dianggap orang menyerang Alkitab bahwa Alkitab kita salah! Mereka mengatakan bagaimana mungkin ada TERANG pada hari pertama bila tidak ada sumbernya, karena benda penerang baru diciptakan pada hari ke 4 ? Pada zaman kita ini, kita mengetahui bahwa TERANG atau cahaya adalah gelombang elektromagnetik yang kelihatan oleh mata manusia (visible), dan merupakan suatu spectrum yang terdiri dari banyak panjang gelombang dan merupakan elemen yang paling cepat yaitu 300.000.000 m/detik. Jadi Alkitab kita tidak salah. Tidak ada yang lebih cepat dari pada TERANG (cahaya)! Jadi Allah terlebih dahulu menciptakan elemen yang tercepat baru kemudian Allah menciptakan benda-benda penerang & benda-benda yang lain. Mungkin Docil punya pendapat lain?? To Mox, Mox menulis: judul blog ini kan : Mengapa Allah Menciptakan Manusia ? Pertanyaan Mox tidak beda jauh : Mengapa Allah tidak menciptakan manusia di surga saja ? Mox bertanya mengenai sesuatu yang sudah berlalu karena blog ini membahas sesuatu yang sudah berlalu. Kalau menurut Debu Tanah pertanyaan Mox ini tidak penting, untuk apa Debu Tanah menulis blog yang tidak penting ini? Kan pertanyaan Mox hampir sama dengan blog ini. Mox jadi curiga, jangan-jangan tulisan Debu Tanah ini adalah hasil copy-paste. Debu tanah menjawab: Judul dari blog ini adalah Mengapa Allah Menciptakan Manusia ? Atau sama saja dengan: Apa TUJUAN Allah Menciptakan Manusia? Atau lebih spesifik untuk Mox: Apa Tujuan Allah menciptakan Mox? Dalam tulisan ini dipaparkan bahwa tujuan Allah menciptakan Mox adalah supaya Allah dapat mengekspresikan kasihnya melalui hidup Mox, mengekspresikan keadilanNya melalui hidup Mox, mengekpresikan kebaikanNya melalui hidup Mox? dst… Bagaimana caranya? Yaitu dengan menaruh RohNya kedalam diri Mox, itu kalo Mox mau. Kalaupun Roh-Nya sudah ada dalam Mox, Mox pun harus mengijinkan Dia bekerja dengan leluasa karena DAGING Mox masih saja kuat menarik Mox untuk selalu berbuat dosa, karena daging Mox memang mempunyai kecenderungan untuk berbuat dosa! Perjuangan ini akan terus berlangsung sampai Mox mati! Atau istilah populernya MEMIKUL SALIB sampai mati! Nah apakah semuanya itu sudah genap terjadi pada hidup Mox ? Saya yakin bahwa belum semuanya terpenuhi dalam hidup Mox bukan? Nah mudah-mudahan Mox mengerti sekarang bahwa apa saya jelaskan dalam tulisan saya di atas adalah sesuatu yang BELUM BERLALU dan itu SANGAT PENTING! Emangnya ada yang lebih penting dari ini Mox? Bila Mox tidak tahu apa tujuan Mox diciptakan, maka Mox akan dengan sembarangan hidup dan tidak menghargai hidup ini! Sedangkan pertanyaan Mox: "Mengapa Allah tidak menciptakan manusia di surga saja ?" Adalah sesuatu yang sudah berlalu karena nyatanya kita telah diciptakan di bumi kan Mox? Karena Allah telah memutuskan bahwa kita diciptakan di bumi, dengan kondisi-kondisi yang sudah ditentukan Allah, supaya segala rencanaNya dapat terjadi! NB. Btw, kenapa Mox curiga bahwa tulisan saya ini copy paste? Wah Mox mau mancing Debu tanah untuk menjawab pertanyaan Mox lagi ya? Mox ketahuan yaa…. Gak berhasil lah yaw… Hehe…. Debu tanah
__________________

Debu tanah kembali menjadi debu tanah...

Michael C's picture

Mengapa Allah menciptakan manusia?

Saya terkadang bingung apa tujuan kita sebagai manusia? Mungkin bagi kita2 yang bisa hidup berkecukupan merasa hal itu tidak terlalu berarti. Tetapi bagaimana bila orang itu terlahir sengsara??apakah ada lagi tujuan hidupnya? Terus kemudian mengenai penciptaan, apakah benar kita diciptakan dari debu dan tanah?BUkankah kita diciptakan dari berbagai macam sel yang membentuk jaringan dan kemudian organ n sistem organ bru menjadi organisme seperti kita?????????????????????????????
Michael C's picture

Mengapa Allah menciptakan manusia?

Saya terkadang bingung apa tujuan kita sebagai manusia? Mungkin bagi kita2 yang bisa hidup berkecukupan merasa hal itu tidak terlalu berarti. Tetapi bagaimana bila orang itu terlahir sengsara??apakah ada lagi tujuan hidupnya? Terus kemudian mengenai penciptaan, apakah benar kita diciptakan dari debu dan tanah?BUkankah kita diciptakan dari berbagai macam sel yang membentuk jaringan dan kemudian organ n sistem organ bru menjadi organisme seperti kita?????????????????????????????
Debu tanah's picture

Allah menciptakan manusia dari debu tanah

Salam Michael C, Michael C menulis, Saya terkadang bingung apa tujuan kita sebagai manusia? Debu tanah menjawab, Itulah sebabnya kita harus rajin membaca Alkitab, dan mencari jawabannya. Dan diskusi ini juga salah satu usaha kita untuk mencari kebenaran bukan? Michael C menulis, Tetapi bagaimana bila orang itu terlahir sengsara?? apakah ada lagi tujuan hidupnya? Debu tanah menjawab, Alkitab justru mengajarkan bahwa orang miskin lah yang mudah masuk kerajaan Allah sedangkan orang kaya sulit masuk kerajaan Allah! Matius 5:3 "Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Matius 19:24 Sekali lagi Aku berkata kepadamu, lebih mudah seekor unta masuk melalui lobang jarum dari pada seorang kaya masuk ke dalam Kerajaan Allah." Michael C menulis, apakah benar kita diciptakan dari debu dan tanah? Bukankah kita diciptakan dari berbagai macam sel yang membentuk jaringan dan kemudian organ n sistem organ bru menjadi organisme seperti kita? Debu tanah menjawab, Dari Alkitab kita mengetahui manusia membuat manusia dari tanah, lalu menghembuskan nafas hidup ke dalam hidungnya. Dengan ilmu pengetahuan kita mengetahui bahwa unsur-unsur tanah terbesar adalah: karbon, senyawa-senyawa sisa microorganisme yang mati (hewan & tumbuhan), air dan sebagian kecil unsur lainnya. Dan kita tahu juga bahwa manusia hidup dengan makanan manusia tumbuh-tumbuhan & hewan. Logikanya unsur-unsur pengganti sel-sel manusia yang mati sama dengan dari unsur-unsur yang kita makan bukan? Nah jadi dengan ilmu pengetahuan kita mengetahui bahwa unsur-unsur tubuh manusia sama dengan unsur-unsur tanah! Jadi saya percaya yang dikatakan Alkitab dan sesuai dengan ilmu pengetahuan manusia juga. Allah juga menciptakan binatang dari debu tanah juga lho Sdr Michael C ! Bedanya pada manusia dihembuskan nafas hidup oleh Allah. Debu tanah
__________________

Debu tanah kembali menjadi debu tanah...

bunga di atas mimbar's picture

jadi inget

Shalom, Mengapa ALLAH menciptakan manusia? Saya teringat satu film action Hollywood yang pernah saya tonton. Dalam satu adegan, dikisahkan tentang ritual khusus sebelum tidur yang kelihatannya selalu dilakukan seorang anak kecil bersama bapaknya. Kurang lebih ada dialog seperti ini : "Siapa yang menciptakan engkau", tanya sang Bapak pada anaknya. Sang anak menjawab, " Tuhan yang menciptakan aku". “Mengapa Tuhan menciptakan engkau?”, tanya sang Bapak lagi. Sang anak menjawab, (sepertinya memang dia diajarkan demikian oleh orangtuanya), “Karena Tuhan ingin menunjukkan kasihNya kepadaku.” Kemudian dilanjutkan puisi doa sebelum tidur, standar ala barat, “Now I lay me down to sleep, pray The Lord my soul to keep. If I die before I wake, pray The Lord my soul to take.” Saya jadi pengen nonyon film itu lagi. Ada yang tahu judulnya ngga ya…? GBU!