Pacaran yang di kenan TUHAN
Sebagai anak Tuhan, saya sering melihat sesama anak Tuhan, bahkan hamba/pelayan Tuhan , berpacaran dengan model yang tidak ada bedanya dengan orang – orang dunia. Bahkan terkadang mereka sampai “kebablasan”, alias MBA. Masih untung jika diakhiri dengan pernikahan, ada malah yang berakhir tanpa penyelesaian apapun. Hal ini tentunya dapat dihindari jika kita berpacaran dengan “sehat”, dalam artian sesuai dengan firman Tuhan. Setelah beberapa lama saya melakukan pengamatan, survey, mengikuti PA kaum muda, dan bertukar pikiran dengan para hamba-hamba Tuhan. Saya membuat suatu kesimpulan bagaimana cara berpacaran yang “sehat”.