Purnawan Kristanto's blog

Purnawan Kristanto's picture

Tips Melontarkan Ide Kreatif

Gereja selalu membutuhkan ide-ide kreatif, supaya pelayanannya tidak monoton.

Purnawan Kristanto's picture

It's too Good to be True

Seorang teman meneruskan email berantai kepada saya. Email asli konon berasal dari sebuah perusahaan alat komunikasi yang sedang menguji coba produk mereka. Mereka berjanji akan memberikan gadget terbaru dengan syarat si penerima bersedia meneruskan email tersebut ke enam alamat email yang lain. Sebagai bukti, maka dalam penerusan email tersebut juga harus mengirimkan copy carbon (cc) ke sebuah alamat email tertentu.

Purnawan Kristanto's picture

Petani yang Cerdik

Saya sedang belajar menulis cerita anak-anak. Cerita di bawah ini adalah hasilnya. Ketika saya kirimkan ke koran, ternyata ditolak. Saya mohon saran dari teman-yeman, mash kurang apa, ya?

---------------------------------------------------------------------------

Purnawan Kristanto's picture

Memahami Yesus, Ala Mr. Bean atau Mr. Bond?

 Apakah Yesus sungguh-sungguh miskin? Kalau melihat profesi Yesus sebelum masuk dunia pelayanan secara full time, Dia dikenal sebagai seorang tukang kayu. Pada masa itu, keahlian seperti ini cukup terhormat dan mendatangkan rejeki yang lumayan. Apakah Dia bekerja tanpa dibayar? Atau Dia selalu menghabiskan penghasilan-Nya? Pertanyaan-pertanyaan "nakal" seperti ini rasanya tidak lazim ditemui di antara umat Kristen. Jarang sekali ada orang Kristen yang berani mengajukan pertanyaan pada pastor atau pendetanya seperti ini: Apakah Yesus pernah jatuh cinta? Bagaimana masa kecil Yesus? Apakah Dia selalu menang dalam permainan petak umpet? Bagaimanakah perasaan Yesus saat diludahi oleh tentara Romawi?

Purnawan Kristanto's picture

Segan dan Hormat

 

Dalam pertemuan di antara penulis, kami biasa membawa laptop masing-masing. Biasanya kami lalu bertukar program atau data yang kami miliki. Dalam kesempatan itu, saya menyalin sebuah video klip yang cukup inspiratif, yang mengisahkan perjiangan Dick dan Rick Hoyt. Mereka adalah pasangan ayah dan anak yang ikut lomba lari marathon di Massachusetts. Mereka juga ikut lomba triathlon. Mereka juga mendaki gunung dan berjalan melintasi Amerika sejauh 5.976 km.
Yang menarik, Rick sebenarnya tidak dapat berjalan dan berbicara. Pada saat lahir, tali pusat melilit lehernya sehingga otaknya kekurangan oksigen.  Akibatnya otaknya tidak berfungsi normal. Dokter berkata tidak harapan untuk Rick.
Purnawan Kristanto's picture

Mereka Menuduhku Provokator!!!

 

"Kita harus mengambil tindakan!"
"Ya, ketidakadilan ini harus diakhiri!"
"Betul. Mereka tidak boleh menindas kita terus-menerus!"
"Pokoknya. Pimpinan kita harus diganti!"
Kamar kos yang sempit itu menjadi riuh. Udara yang panas dan pengap seolah membakar orang-orang yang berjejalan di dalamnya. Sutikno tersenyum puas karena berhasil membakar semangat teman-teman sekerjanya. Mereka sedang membicarakan tindakan pimpinan unit yang dirasakan sudah keterlaluan. Giyono mengaku jengkel karena dimarahi di depan orang banyak. Sinta mengeluh karena berkali-kali tidak diijinkan untuk pergi ke kamar mandi. Amin mengaku sering disuruh kerja lembur tanpa uang tambahan. Semua kekesalan karyawan ditumpahkan di kamar yang pengap itu.
Purnawan Kristanto's picture

Menantang Maut

Dalam perjalanan pulang dari lereng gunung Merapi, saya menjumpai aksi anak-anak sekolah yang cukup membahayakan. Waktu itu bertepatan

dengan jam pulang anak-anak SMP Kemalang Klaten. Murid-murid yang rumahnya dekat dengan sekolah, mereka pulang dengan berjalan kaki atau naik sepeda beramai-ramai. Sedangkan yang jaraknya cukup jauh harus menunggu angkutan pedesaan berupa minibus.

Begitu minibus itu datang,mereka segera berebutan naik. Ada yang masuk ke dalam bus, tapi ada pula yang langsung memanjat ke atap mobil. Ketika bagian dalam sudah terisi penuh, maka beberapa anak laki-laki terpaksa bergelayutan di pintu bis.

Ketika semua sudah naik, maka sopir bus segera menginjak gas menyusuri jalan pedesaan yang sempit dan berlubang di sana-sini. Bus berjalan terseok-seok karena sarat oleh muatan. Menyaksikan pemandangan ini saya segera menyambar kamera video saya untuk merekam peristiwa itu.

Purnawan Kristanto's picture

Uang Logam Seratusan

 

Darah Sunar tersirap. Matanya menatap lekat di layar TV. “Astaga, apa yang terjadi,” batinnya terkesiap. Cepat-cepat dia menyambar handphone. Jari-jarinya meloncat-loncat gemetaran mencari nomor telepon kawannya.
“Tulalit-tulalit…Nomor yang Anda tuju berada di luar service area….,” terdengar suara jawaban otomatis.
“Mungkin dia memakai nomor satunya,” batinnya. Masih tersisa harapan.
Tapi tidak ada nada sambung sama sekali. Sunar lalu menelepon temannya.
“Sudah lihat berita di TV?” tanya Sunar
“Sudah. Bagaimana kabar Mayadi?” jawab suara di seberang.
“Justru itu, aku mau tanya.”
Sunar terduduk lesu. Tangannya merogoh uang logam seratusam. Sejenak menimang-nimangya. Matanya menerawang kejadian lima hari sebelumnya.
Siang itu, Sunar baru saja memarkirkan sepeda motornya di halaman kantor jaringan LSM. Mayadi menghampiri dan menariknya di bawah pohon sawo.
“Biar aku saja yang berangkat,” pinta  Mayadi, “Minggu depan isteriku akan melahirkan. Aku butuh uang.”
Purnawan Kristanto's picture

Berapa banyak Ikanmu?

“Kata Yesus kepada mereka: "Bawalah beberapa ikan, yang baru kamu tangkap itu.” (Yoh. 21:10)
Peristiwa penyaliban Yesus memberikan goncangan yang hebat kepada para murid-murid-Nya. Semula para murid itu sangat menaruh harapan kepada Yesus untuk menjadi Mesias yang mereka nanti-nantikan selama berabad-abad.   Dengan melihat karya-karya-Nya yang mampu mengusir Setan, menyembuhkan orang sakit, bahkan membangkitkan orang yang sudah mati selama empat hari sekalipun, mereka tidak punya keraguan sedikitpun untuk mengangkat Yesus sebagai pemimpin mereka. 
Sudah terlalu lama mereka menderita karena dijajah oleh bangsa Romawi. Sudah terlalu lama mereka menantikan janji akan datangngya Mesias yang akan menjadi pembebas bagi bangsa Israel. Dan kini, tampillah Yesus dari Nazaret yang dengan lantang memberitakan bahwa Kerajaan Allah sudah dekat.  Kata-Nya: "Waktunya telah genap; Kerajaan Allah sudah dekat. Bertobatlah dan percayalah kepada Injil!" (Markus 1:15)
Wow...siapa yang tidak terpikat mendengar kabar ini. Mereka lalu membayangkan kembali kejayaan kerajaan Israel seperti ketika diperintah oleh raja Daud dan Salomo. Bahkan di antara murid sudah ada yang membayangkan akan mendapat kedudukan, jika kelak Yesus memerintah sebagai raja.
Purnawan Kristanto's picture

WARISAN IMAN [2]

 

 Sebuah penelitian di Amerika Serikat menemukan bahwa anak-anak yang dididik di dalam keluarga yang saleh, maka besar kemungkinan di masa dewasanya, dia juga menjadi orang yang takut pada Tuhan. Sebagai contoh, anak-anak yang dididik di kalangan keluarga Injili, 80 persen dari mereka tetap menghayati imannya. Sementara untuk anak-anak Protestan mencapai angka 60 persen dan untuk anak-anak Katolik sebesar 75 persen.

Yang menarik, didapat fakta bahwa orangtua yang terlalu keras dan otoriter terhadap anak-anak, maka besar kemungkinan anak-anaknya justru akan memberontak dan menolak iman yang diwariskan oleh orangtuanya. Uniknya, pada orang tua yang terlalu permisif dan memberikan kebebasan pada anak-anaknya, ternyata justru tidak membuat anak-anaknya tertarik dan bersedia menghayati iman orangtuanya.

Purnawan Kristanto's picture

MEWARISKAN IMAN [1]

 

Going To ChurchKetika kita menyimak berita terungkapnya pelaku bom Bali II, kita menyaksikan keheranan orangtua pelaku bom diri atas perbuatan anak kandungnya.  Mereka tidak menduga anaknya bisa berbuat senekad itu. Sebagai contoh Misno. Sehari-harinya dia dikenal sebagai seorang yang pendiam dan rajin membantu orangtua. Sejak kecil Misno rajin membantu orangtuanya di sawah. Beberapa tahun terakhir Misno juga sering mengirimkan uang kepada orangtuanya dan sangat sayang pada para keponakannya.
Tagged:
Purnawan Kristanto's picture

Pisowanan Agung

Bertepatan dengan peringatan hari Sumpah Pemuda, di Alun-alun Utara igelar Pisowanan Agung. Menurut panitia penyelenggara, diperkirakan akan ada 150 ribu orang yang akan menghadiri pertemuan akbar itu. Saya tertarik datang ke sana dengan dua alasan: Pertama, mengambil gambar video untuk ditayangkan di situs video www.beoscope.com. Kedua, bernostalgia.

Sepuluh tahun silam, tepatnya bulan Mei 1998, kawulo Mataram juga berjalan kaki bersama-sama menuju satu titik, yaitu Alun-alun Utara Jogja. Saat itu, agenda acara hanya satu yaitu mendukung gerakan reformasi untuk menumbangkan rezim Orde Baru.

Purnawan Kristanto's picture

1 Korintus 13 untuk Blogger

 

“Sekalipun aku menguasai berbagai bahasa di dunia ini, dan menguasai bahasa malaikat, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, aku sama dengan tong kosong yang dipukul. Nyaring bunyinya tapi tak ada isinya.
 
BloggerSekalipun aku pandai menyampaikan berita dari Allah dan aku menguasai segala bahasa pemrograman dan memiliki seluruh pengetahuan tentang internet; dan sekalipun aku memiliki iman yang sempurna untuk memindahkan gunung, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, aku sama sekali tidak berguna.
 
Dan sekalipun aku membagi-bagikan segala tulisan yang ada padaku, bahkan menyerahkan tubuhku untuk dibakar, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, sedikitpun tidak ada faedahnya bagiku.
 
Kasih itu sabar meski koneksi internet sangat lambat;
Kasih itu murah hati dalam membagikan pengetahuan kepada orang lain;
ia tidak cemburu jika blogger lain mendapatkan pujian.
 
Ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong atas segala pengetahuan yang dimiliki.
Ia tidak melakukan yang tidak sopan dalam menanggapi komentar dari blogger lain;
Purnawan Kristanto's picture

Mau Nulis, Tapi Kok Masih Bingung

 

Kebanyakan [calon] penulis kebingungan ketika duduk di depan layar komputer dan bersiap menulis: "Aku harus menulis apa ya?" BingungSesungguhnya kesulitan itu tidak perlu terjadi asal orang tersebut sudah mengasah kepekaannya terhadap lingkungan. Ide penulisan itu berseliweran di sekitar kita, masalahnya radar kita kadang kurang peka untuk menangkap sinyal itu.

Penentuan tema tulisan itu seperti juru masak yang akan menetapkan menu makanan. Dia bisa menetapkan berdasarkan dua hal:
Pertama: Dia menentukan jenis masakan berdasarkan bahan-bahan yang sudah dipunyainya. Contoh sederhana, jika dia punya telur mentah maka dia dapat memasak omelet alias telur orak-arik.
Purnawan Kristanto's picture

Mengapa Tuhan Mengizinkan Penderitaan ini?

Dokter menyatakan bahwa Ibu Sri Hardini mengalami kegagalan fungsi ginjal. Dia harus menjalani cuci darah selama dua kali dalam seminggu. Padahal, ketika masih sehat, ibu Sri Hardini rajin dalam pelayanan. Dia giat menjadi guru Sekolah Minggu, mengajar katekisasi dan memimpin pujian dalam Persekutuan Kelompok. Bagaimana sikap Ibu Sri Hardini menghadapi penyakitnya ini?

Purnawan Kristanto's picture

Pertemuan dengan Tamara Geraldine

"Mas Wawan ada acara nggak hari ini? Soalnya Tamara ingin mengajak ketemu,"kata Agus Mulia melalui telepon. Meski mendadak, demi ketemu Tamara, saya rela membatalkan beberapa rencana pada hari Sabtu (4 Oktober).

Dari Tamara Geraldine

Kami sepakat untuk bertemu di gereja. Tamara datang dari Solo bersama dengan Thien (suaminya), pak Yoyok, pdt. Lazarus dan beberapa orang lainnya. Inti kedatangannya sebenarnya untuk mengenalkan "Pondok Tamara" yang sudah dia dirikan di Solo dan sebantar lagi di Klaten, kota kami. Pendirian pondok ini berkaitan dengan panggilan yang dia terima dari Tuhan.

Purnawan Kristanto's picture

Pelajaran dari Anakku [1]

Sudah lama Kirana, anakku (2,5 thn), mengidamkan sepatu yang bergambar "Snow White". Sayangnya kami belum menemukan nomor sepatu yang cocok dengan kakinya. Semuanya masih terlalu besar untuk kakinya yang sangat mungil. Meski begitu, keinginannya tak pernah redup. Setiap sore, setelah mandi, dia akan mengajak aku untuk masuk toko sepatu yang ada di dekat tempat tinggal. Dia selalu menuju satu rak, tempat sepatu idamannya. Di sana dia akan mencoba sepatu itu. Mungkin dia pikir kakinya sekarang sudah bertambah besar sehingga sudah pas dengan ukuran sepatu.

Purnawan Kristanto's picture

Videoku Ditayangkan Metro TV

Hari ini Metro TV mengirimkan SMS bahwa video yang saya kirimkan akan ditayangkan di acara Iwitness Metro TV.
Seminggu sebelumnya, Dessy dari Metro TV menelepon bahwa dia tertarik pada video klip "Belalang Goreng" yang saya upload ke situs I Witness. Dia bermaksud akan menayangkan pada program I Witness. Untuk itu, Dessy menanyakan apakah saya masih menyimpan materi video yang belum diedit. Saya bilang sudah saya hapus karena kualitas gambarnya kurang bagus. Saya mengambil gambar menggunakan kamera handphone sehingga resolusinya sangat kecil. Saya menawarkan untuk mengambil ulang gambar itu, dan dia setuju.

Purnawan Kristanto's picture

Menghindari Plagiarisme

Di Sabdaspace ini ada satu ketentuan yang sangat baik. Para user dilarang memposting mentah-mentah tulisan orang lain tanpa ada sentuhan intelektual dari user tersebut. Dengan mengikuti ketentuan ini, sebenarnya para user telah mencegah dirinya sendiri dari kemungkinan terjerat dalam perbuatan plagiarisme.

Tampilan Terbaik di 1024 x 768