Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs SABDASpace

Renungan

Purnawan Kristanto's picture

Segan dan Hormat

 

Dalam pertemuan di antara penulis, kami biasa membawa laptop masing-masing. Biasanya kami lalu bertukar program atau data yang kami miliki. Dalam kesempatan itu, saya menyalin sebuah video klip yang cukup inspiratif, yang mengisahkan perjiangan Dick dan Rick Hoyt. Mereka adalah pasangan ayah dan anak yang ikut lomba lari marathon di Massachusetts. Mereka juga ikut lomba triathlon. Mereka juga mendaki gunung dan berjalan melintasi Amerika sejauh 5.976 km.
Yang menarik, Rick sebenarnya tidak dapat berjalan dan berbicara. Pada saat lahir, tali pusat melilit lehernya sehingga otaknya kekurangan oksigen.  Akibatnya otaknya tidak berfungsi normal. Dokter berkata tidak harapan untuk Rick.
desfortin's picture

SEBUAH KESAKSIAN DAN KRITIK TENTANG ARUS KEKRISTENAN ZAMAN INI

(A Testimony and a Critique for the current the Christian Life today)

Dear All BrothersAnd Sisters Wherever You Are.
May Our God In Jesus Christ Always Bless Everyone.

Pada saat ini sebelum saya memposting tulisan ini kepada para pembaca semua. Sekali lagi salam kenal dalam kasih Tuhan kita Yesus Kristus.

iik j's picture

Berakhir!!!

 Aku sempat bingung memberi judul tulisanku kali ini.

Purnawan Kristanto's picture

Berapa banyak Ikanmu?

“Kata Yesus kepada mereka: "Bawalah beberapa ikan, yang baru kamu tangkap itu.” (Yoh. 21:10)
Peristiwa penyaliban Yesus memberikan goncangan yang hebat kepada para murid-murid-Nya. Semula para murid itu sangat menaruh harapan kepada Yesus untuk menjadi Mesias yang mereka nanti-nantikan selama berabad-abad.   Dengan melihat karya-karya-Nya yang mampu mengusir Setan, menyembuhkan orang sakit, bahkan membangkitkan orang yang sudah mati selama empat hari sekalipun, mereka tidak punya keraguan sedikitpun untuk mengangkat Yesus sebagai pemimpin mereka. 
Sudah terlalu lama mereka menderita karena dijajah oleh bangsa Romawi. Sudah terlalu lama mereka menantikan janji akan datangngya Mesias yang akan menjadi pembebas bagi bangsa Israel. Dan kini, tampillah Yesus dari Nazaret yang dengan lantang memberitakan bahwa Kerajaan Allah sudah dekat.  Kata-Nya: "Waktunya telah genap; Kerajaan Allah sudah dekat. Bertobatlah dan percayalah kepada Injil!" (Markus 1:15)
Wow...siapa yang tidak terpikat mendengar kabar ini. Mereka lalu membayangkan kembali kejayaan kerajaan Israel seperti ketika diperintah oleh raja Daud dan Salomo. Bahkan di antara murid sudah ada yang membayangkan akan mendapat kedudukan, jika kelak Yesus memerintah sebagai raja.

Purnawan Kristanto's picture

WARISAN IMAN [2]

 

 Sebuah penelitian di Amerika Serikat menemukan bahwa anak-anak yang dididik di dalam keluarga yang saleh, maka besar kemungkinan di masa dewasanya, dia juga menjadi orang yang takut pada Tuhan. Sebagai contoh, anak-anak yang dididik di kalangan keluarga Injili, 80 persen dari mereka tetap menghayati imannya. Sementara untuk anak-anak Protestan mencapai angka 60 persen dan untuk anak-anak Katolik sebesar 75 persen.

Yang menarik, didapat fakta bahwa orangtua yang terlalu keras dan otoriter terhadap anak-anak, maka besar kemungkinan anak-anaknya justru akan memberontak dan menolak iman yang diwariskan oleh orangtuanya. Uniknya, pada orang tua yang terlalu permisif dan memberikan kebebasan pada anak-anaknya, ternyata justru tidak membuat anak-anaknya tertarik dan bersedia menghayati iman orangtuanya.

Purnawan Kristanto's picture

Mewariskan Iman [1]

 

Going To ChurchKetika kita menyimak berita terungkapnya pelaku bom Bali II, kita menyaksikan keheranan orangtua pelaku bom diri atas perbuatan anak kandungnya.  Mereka tidak menduga anaknya bisa berbuat senekad itu. Sebagai contoh Misno. Sehari-harinya dia dikenal sebagai seorang yang pendiam dan rajin membantu orangtua. Sejak kecil Misno rajin membantu orangtuanya di sawah. Beberapa tahun terakhir Misno juga sering mengirimkan uang kepada orangtuanya dan sangat sayang pada para keponakannya.
ms. hanni's picture

Pak, Bantu Ibu Ya

Suatu hari, saya bertemu dengan seorang teman lama di dunia maya. Lalu kami mengobrol lewat Yahoo! Messenger. (Ah, saya selalu kagum dengan teknologi chatting ini. YM membuat saya bisa mengontak teman-teman di berbagai belahan dunia dengan mudahnya. Ck ck ck…)

Tak lama, teman pun bercerita tentang istrinya.

Saya : kenapa ?

Teman : istri gua sering ngomel kalau gua pulang. Stress kale di rumah terus ngurus anak-anak.

Saya : sama dong, gua jg dulu gitu.

Lalu saya pun teringat masa lalu.

king heart's picture

Masih Lama !!!

Ada seorang teman yang berusia 35 tahun dan dikaruniai 3 orang anak yang masih kecil kecil. Si sulung cowok berusia 7 tahun ( kelas 2 SD ), yang tengah cewek 6 tahun ( kelas 1 SD ) yang bungsu cewek baru 4 bulan.

ms. hanni's picture

Engkar, pembantuku


Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; mso-para-margin:0in; mso-para-margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; mso-fareast-theme-font:minor-fareast; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin;} /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; mso-para-margin:0in; mso-para-margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; mso-fareast-theme-font:minor-fareast; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin;}

 Aku bertemu dengan Engkar empat tahun yang lalu. Perempuan itu seumur denganku, hanya saja kulitnya gelap sedangkan aku berkulit kuning.  Karsinah nama aslinya. Saat itu, aku majikan dan dia pembantu rumah tanggaku.

lockdown's picture

Coba kita merenung sebentar ...

 

Kemarin saya dibuat terheran-heran dengan kisah yang diceritakan teman saya. Dia bercerita bagaimana dia menerima titipan pesan dari kota Semarang, yang alamat pengirimnya, dari seorang hamba TUHAN, yang bergerak dipelayanan penginjilan dan persekutuan doa, yang cukup terkenal di jawa Tengah ini.

lockdown's picture

Semalam ....

Tadi malam aku kedatangan tamu yang, sebenarnya sudah beberapa hari ini aku berharap bisa bertemu dengan beliau. Mereka datang bertiga, suami, istri, dan cucu mereka yang berusia sekitar 8 tahun. Hem .... seusia anak ku yang pertama "Grace".

chanworks's picture

OUR LIFE IS SO FRAGILE

gkmin's picture

Waktu juga ciptaan

Kadang orang berpikir bahkan berkata dengan lantang,
"bukankah aku sudah lebih lama belajar Firman Tuhan dari pada kamu yang masih ingusan?"
"bukankah aku berdoa lebih sering dan lebih lama dari pada orang lain?"
"bukankah aku berpuasa lebih lama dari pada orang lain?"

Liem Sien Liong's picture

Ketekunan Ayub (3), Ayub 1:1-22

Ayub tidak pernah mengerti mengapa orang benar harus menderita, sebab ia sendiripun berpegang pada konsep “tabur-tuai.” Kitab Ayub hanya menjelaskan bahwa Iblislah yang mendakwa dan berusaha menjatuhkan kepercayaan Ayub kepada Allah (1:6-12; 2:1-6). Namun, mengapa Allah mengizinkannya?

Liem Sien Liong's picture

Ketekunan Ayub (2), Ayub 1:1-22

Dalam kehidupan ini, kita seringkali berpikir dengan konsep “tabur-tuai.” Artinya, apa yang kita telah lakukan, seperti itu pula hasilnya. Berpikir demikian pada satu pihak tidaklah salah; tetapi pada pihak lain, konsep ini bukanlah ukuran bagi segalanya. Itulah sebabnya, ketika kita menghadapi keadaan yang tidak sesuai dengan konsep kita (tabur-tuai), kita menjadi bertanya-tanya, “mengapa hal ini terjadi padaku, padahal aku tidak layak menerima peristiwa buruk tersebut!?” “Bukan aku yang harus mengalaminya, tetapi orang itu, orang ini, dan sebagainya.”

Liem Sien Liong's picture

Ketekunan Ayub (1), Ayub 1:1-22

Ketika Anda menghadapi persoalan atau sakit penyakit yang tidak kunjung selesai, apa reaksi Anda? Marah, kesal atau putus asa?!! Jika Anda marah, Anda marah kepada siapa? Atau jika Anda mulai putus asa, apa yang Anda akan perbuat?

monica's picture

Kesaksian Karismatik > Uang ?

gkmin's picture

Sukacita Kematian

Baru hari ini, saya membaca iklan keluarga yang memberitahukan tentang kematian dengan judul "BERITA SUKACITA". Ini adalah iklan keluarga yang dibuat oleh keluarga Alm. Ronny Pattinasarany, berkenaan dengan kematian Ronny Pattinasarany.

Liem Sien Liong's picture

Jangan Patah Semangat (Ul. 1:19-33)

Memang tidak mudah bagi kita untuk tetap bersemangat, apabila kita telah berusaha sekuat tenaga menyelesaikan permasalahan kita, namun tidak satupun hasil baik yang didapatkan.  Kita mulai putus asa dan berserah (alias “menyerah”).  Pada satu sisi, menyerah adalah baik, apalagi

johajes's picture

Bunuh diri ? Engga La Yauu..

Hampir setiap hari kalau kita baca Koran atau nonton TV (khususnya Buser, Patroli dan Sidik) akan ada berita bunuh diri. Mulai dari anak SD minum racun serangga karena malu belum bayar SPP, Istri bakar diri karena cemburu, Loncat dari gedung karena PHK, dll.