Gampang sekali diduga. Demi mendapatkan “restu” kelompok sayap kanan dan sebagai pengalih perhatian sehingga eksekusi mati Amrozi dan kawan-kawan berjalan lancar maka disahkanlah UU Pornografi walau belum sempurna dan mendapat tentangan dari berbagai pihak. Sebuah solusi politik yang tidak terlalu cerdik-cerdik amat, tetapi sejauh ini sukses diterapkan kasus-kasus sebelumnya, misalnya kenaikan BBM, undang-undang Sisdiknas, revisi undang-undang perburuhan, dan sebagainya. Kematian Amrozi diperlukan untuk mendapat “restu” negara-negara Barat dan nama baik dunia internasional bagi partai-partai tertentu untuk menghadapi pemilu tahun depan. Gigi ganti gigi, nyawa ganti kemasyhuran dan keuntungan politik.


>
>
>
>
>
>
>
>
sabdaspace.org |